15 Feb

KPU KOTA BATU MAKSIMALKAN PENGAMANAN SURAT SUARA PEMILU 2019

Tlekung – kpu-kotabatu.go.id (14 Februari 2019) – Upaya tak kenal lelah terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu dalam menyukseskan agenda Pemilu 2019, terutama terkait dengan kelancaran persiapan di wilayah Kota Batu. Salah satu hal yang menjadi fokus KPU Kota Batu ialah dengan pengamanan logistik pemilu berupa surat suara. Pengamanan yang dimaskud meliputi pengawalan pengiriman surat suara, penataan ruang penyimpanan, pencegahan kerusakan, hingga pengawasan di ruang penyimpanan.

   
 

Saat ini sudah ada dua jenis surat suara yang dikirimkan oleh PT. Temprina Media Grafika Malang sebagai mitra KPU Kota Batu dalam pencetakan, yakni surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Timur. Masih terdapat tiga jenis surat suara yang sedang dikerjakan di percetakan, antara lain surat suara Presiden dan Wakil Presiden RI, DPD RI, dan DPRD Kota Batu. “Hari ini adalah hari ketiga proses pelipatan surat suara. Petugas sedang melipat dua jenis surat yang sudah datang sejak minggu lalu, sedangkan tiga jenis surat suara yang lain akan datang menyusul,” kata Thomas Maydo, Sekretaris KPU Kota Batu, Kamis (14/02/2019).

Thomas juga menjelaskan bahwa proses pelipatan surat suara tahap pertama ini ditargetkan selesai dalam waktu enam hari dengan melibatkan sekitar 20-30an orang, yang terdiri dari masyarakat dan staf di KPU Kota Batu. Hingga Kamis siang, terdapat 64 box surat suara yang telah selesai dikerjakan. Rinciannya ialah 32.748 surat suara terhitung, 32.468 surat suara terlipat, dan 352 surat suara cacat/rusak. Sisa surat suara yang ada akan diselesaikan dalam waktu tiga hari ke depan.

Hal yang tak kalah penting menurut Thomas ialah terkait dengan pengamanan surat suara. Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian pada Senin (11/02/2019) lalu, antara KPU dan Bawaslu Kota Batu serta Kepolisian Resort Kota Batu bersepakat untuk melakukan kerja sama dalam hal pengawalan pengiriman surat suara dari PT. Temprina Media Grafika Malang di Jalan Raya Pepen Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang hingga ke Kantor KPU Kota Batu di Jalan Raya Tlekung 212 Kecamatan Junrejo. “Untuk pengamanan surat suara dari percetakan ke KPU, harus didampingi oleh petugas kepolisian. Kemarin sudah disepakati bahwa dari Polres siap mengawal dan pendampingan,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa selain pengamanan dari kepolisian, perlu juga diperhatikan tentang keamanan ruang penyimpanan surat suara, baik dari gangguan yang datangnya berasal dari faktor manusia maupun faktor fisik, misalnya air hujan, binatang, dan kapasitas ruangan.

Thomas menjelaskan untuk mencegah dan meminimalisir adanya gangguan yang akan berdampak pada penyalahgunaan dan kerusakan tersebut, Thomas bersama semua elemen KPU Kota Batu melakukan beberapa tindakan, antara lain pengawasan terhadap petugas pelipat suara, penjagaan kebersihan ruang penyimpanan surat suara, hingga pemberian palet untuk alas kardus kotak dan surat suara. “Ruang di atas (aula) harus steril, petugas yang melipat pun dilarang membawa tas besar dan harus ada penjaganya. Masing-masing kelompok (pelipat) ada koordinator dari KPU yang mendampingi. Untuk pengamanan logistik, yaitu kotak dan surat suara, harus terbebas dari air, serangga, kecoa, tikus, semut, dan jamur. Makanya gudang penyimpanan kita beri alas palet, agar tidak langsung tersentuh dengan lantai,” jelasnya. (ats)

13 Feb

KETUA KPU KOTA BATU PIMPIN PELIPATAN SURAT SUARA DI HARI PERTAMA

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (13 Februari 2019) – Logistik pemilu berupa surat suara sudah diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu dari PT. Temprina Media Grafika Malang beberapa hari lalu. Setelah dilakukan pengecekan, maka tahap selanjutnya ialah melakukan pelipatan surat suara. Bertempat di aula lantai 2 KPU Kota Batu, para staf dibantu oleh masyarakat sekitar mulai mengerjakan pelipatan surat suara untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/02/2019). Pada hari pertama terdapat 20 box yang dibuka dengan masing-masing berisi 500 surat suara.

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) didampingi oleh Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik (Fitrya Faradevi) hadir untuk memberikan arahan terkait dengan tata cara melipat surat suara secara benar. Berdiri di depan sekitar 20 orang masyarakat yang akan membantu pelipatan surat suara, Saifudin memberikan contoh langsung bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan. Ia memulai dengan membuka satu surat suara secara lebar, lalu mengajak masyarakat untuk mengikuti melipat surat suara sesuai dengan tata cara yang telah diberikan oleh KPU pusat. “Sesuai dengan arahan yang diberikan oleh KPU tentang  teknik melipat surat suara Pemilihan Umum 2019, maka ada 5 langkah melipat yang harus kita lakukan sehingga hasil lipatan bisa baik dan benar,” jelasnya.

Adapun 5 langkah melipat surat suara tersebut ialah (1) lipatan kesatu, lipat kertas 1/2 bagian ke atas; (2) lipatan kedua, lipat kertas 1/2 bagian ke kiri; (3) lipatan ketiga, lipat kertas 1/3 bagian ke atas; (4) lipatan keempat, lipat 1/2 bagian ke atas; dan (5) lipatan kelima, lipat kertas 1/2 bagian kiri. Jika semua langkah tersebut sudah dilakukan, maka surat suara akan tampak depan dan belakang dengan benar. Lalu, Saifudin menegaskan lagi kepada petugas pelipat suara, “Apakah sudah cukup? Atau perlu diulangi lagi?” tanya Saifudin. “Sudah cukup, Pak,” jawab semua orang serentak.

Dalam kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga sore tersebut disusun rekapitulasi hasil pelipatan dan sortir surat suara untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, yakni jumlah kotak yang dibuka sebanyak 20 box dengan isi per kotak 500 surat suara, 10.000 surat suara telah dihitung dengan rincian 9.720 surat suara terlipat, dan sisanya sebanyak 280 cacat/rusak. Selanjutnya, pelipatan surat suara akan terus dilakukan tiap hari hingga semua surat suara tuntas dilipat. (ats)

 

13 Feb

SEHARI BERSOSIALISASI PINDAH PILIH (A5) DI TIGA TEMPAT, INI HARAPAN KPU KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (13 Februari 2019) – Giat sosialisasi dan pelayanan formulir A5 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu. Pada Selasa (12/02/2019) terdapat tiga tempat yang dikunjungi oleh KPU Kota Batu untuk memaksimalkan layanan pindah tempat memilih tersebut, antara lain Vihara Dhammadipa Arama, Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, dan Sekolah Al Kitab.  Pemilihan lokasi sosialisasi tersebut dikarenakan ketiganya ialah lokasi berkumpulnya siswa-siswi  yang mayoritas dari luar Kota Batu untuk melaksanakan tugas belajar.

Kegiatan sosialisasi sendiri dipimpin langsung oleh Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) dengan didampingi oleh Kassubag Program dan Data (Irfan Darmawan), Staf Teknis Pemilu dan Hupmas (Prasetiya), Staf Hukum (Mahyuni), Staf Program dan Data (Septiana wulandari dan Samsul Arifin), serta beberapa staf pendukung KPU Kota Batu. Hadir juga sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu untuk membantu pelaksanaan sosialisasi tersebut. Juga ada satu Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu yang turut mendampingi dan mengawasi jalannya sosialisasi, yakni Yogi Eka Cholid Farobi.

Tempat pertama yang dikunjungi oleh Tim KPU Kota Batu dalam rangkaian sosialiasi tersebut ialah Vihara Dhammadipa Arama yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno 311 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Di dalam Vihara yang juga menjadi Sekolah Tinggi Agama Budha tersebut terdapat sekitar 121 orang yang meliputi siswa-siswi dan tenaga pengajar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, misalnya Banyuwangi, Bali, Mataram, Makasar, Lampung, dan berbagai daerah lainnya. Ashar Chilmi mengatakan jika KPU Kota Batu membutuhkan waktu satu hingga dua hari dalam memroses data-data yang sudah diberikan oleh pihak Vihara untuk memastikan bahwa nama-nama yang ada telah terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) masing-masing daerah. “Setelah kami cek satu dua hari ke depan, kalau benar-benar sudah terdaftar di tempat asal sebagai Daftar Pemilih Tetap, maka kami akan melayani pindah pilih dengan A5, dengan mendistribusikan ke beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) terdekat di Vihara untuk dilayani oleh KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, red),” terangnya.

Berkaitan dengan penditribusian nama-nama ke TPS-TPS yang berada di sekitar lokasi Vihara, maka Ashar menerangkan jika KPU Batu akan memfasilitasi dengan membaginya ke beberapa TPS yang ada di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, dengan tujuan memudahkan para penghuni Vihara untuk melakukan pemilihan. “Di wilayah Mojorejo itu ada kisaran 4 TPS yang nanti akan kami sediakan, semoga mencukupi dari 120-an itu,” jelasnya menambahkan.

Tempat kedua dan ketiga yang menjadi tujuan sosialisasi pelayanan tempat pindah memilih selanjutnya ialah Pondok Pesantren (Ponpes) Anwarut Taufiq di Jalan Metro 103 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, dan Sekolah Al Kitab di Jalan Ir. Soekarno 7 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Berbeda dengan Vihara dan Sekolah Al Kitab yang telah menuntaskan pendataan kepada seluruh siswa-siswi dan pengajarnya, pihak pengelola Ponpes Anwarut Taufiq belum memberikan data dikarenakan baru pertama kali berdialog dengan KPU Kota Batu tentang mekanisme pelayanan formulir A5. Sedangkan, di Sekolah Al Kitab proses pelayanan sudah mencapai tahap lanjut, yakni pemaparan hasil pencocokan data dengan DPT asal yang telah selesai dikerjakan oleh Tim Data KPU Kota Batu. Dari 319 nama orang yang sudah masuk dalam data, terdapat 89 nama belum terdaftar di DPT asal dan 6 nama tidak memiliki data pendukung untuk kelengkapan pendaftaran sebagai pemilih.

Merespon permasalahan yang ada di Sekolah Al Kitab, Ashar memberikan arahan jika siswa-siswi yang belum terdaftar di DPT asal maupun data pendukungnya tidak lengkap agar segera berkomunikasi dengan orang tua di rumah untuk membantu pengurusan mendaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019 ini, sehingga mempunyai kesempatan untuk pindah tempat memilih, yakni di wilayah Kota Batu. “Selama ada waktu, minta ke anggota keluarga untuk segera mendaftarkan ke panitia pemilihan setempat di masing-masing desa atau kelurahan agar dimasukkan  ke dalam daftar DPT, ” tuturnya.

Adanya kegiatan sosialisasi ini  disambut positif oleh siswa-siswi di Sekolah Al Kitab. Salah satu siswa, Benyamin Agung Laksono, mengatakan jika ia dan teman-temannya merasa terbantu dengan informasi yang diberikan oleh KPU Kota Batu terkait dengan pelayanan pindah tempat memilih ini. Ia juga berharap jika dengan pelayanan yang maksimal akan mendukung terselenggaranya pemilu yang lebih baik. “Dengan adanya pelayanan ini saya harap akan mendukung pemilu semakin baik dan lancar. Karena kewajiban kita semua sebagai warga negara adalah memilih, jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya,” terangnya.

Terakhir, Ashar Chilmi memberi penjelasan jika semua kegiatan sosialisasi dan pelayanan pindah tempat memilih yang dilakukan KPU Kota Batu secara intensif diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat demi kesuksesan Pemilu 2019 dan secara simultan mendorong mereka menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang berkualitas. “Harapan kami, partisipasi seluruh warga Kota Batu dalam Pemilu Serentak 2019 bisa menambah tingkat persentase kehadiran. Semoga saja juga meningkatkan penggunaan hak pilih yang berkualitas, sehingga terpilih dan tercipta pemimpin-pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar berintegritas,” harapnya optimis. (ats)

 

08 Feb

SELAIN TEKNIS PELAYANAN PINDAH PILIH, KPU KOTA BATU JUGA MEMBERI MOTIVASI KEPADA RELASI

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (8 Februari 2019) – “Sejak sekarang kita harus mulai melatih diri sendiri untuk memberikan hal atau manfaat lebih kepada orang lain”. Pesan motivasi tersebut terdengar di dalam Aula KPU Kota Batu dalam acara Rapat Koordinasi Sosialisasi Penggunaan Hak Pilih dalam Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019, Kamis (7/02/2019). Ialah Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) yang memberikan nasehat tersebut kepada 55 Relawan Demokrasi yang hadir mengikuti acara. Sebelum memberikan materi tentang teknis pelayanan pindah tempat memilih, Ashar sengaja memotivasi para relawan dengan harapan semakin tumbuh semangat dalam menjalankan tugasnya.

Ia melanjutkan jika tugas sebagai relawan tidak hanya tentang bagaimana melayani dan mendampingi masyarakat, terutama dari luar Kota Batu, yang ingin pindah tempat memilih, melainkan para relawan juga harus giat memahamkan masyarakat agar memilih calon pemimpin yang layak untuk memimpin. “Relawan Demokrasi juga harus merelakan diri memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memilih calon-calon pemimpin yang layak memimpin bangsa,” tegasnya.

Berkaitan dengan informasi layanan pindah tempat memilih, Ashar  mereview kembali pengetahuan dan pemahaman peserta tentang cara pengecekan nama pemilih di aplikasi “KPU RI Pemilu 2019”, jumlah DPT dan DPS, perbedaan DPK dan DPTb, serta alasan-alasan dan ketentuan orang bisa mengajukan pindah pilih, yang menurutnya menjadi hal penting yang wajib dikuasi oleh para Relawan Demokrasi. Ia mengingatkan kepada para relawan agar berhati-hati dalam mendampingi masyarakat dalam mengurus pindah tempat memilih. “Dalam mendampingi orang-orang yang pindah memilih agar hati-hati, karena alasan yang membolehkan untuk pindah tersebut bersifat multi tafsir,” jelasnya.

Ia juga kembali menerangkan dan merinci tentang kelompok-kelompok masyarakat yang boleh mengajukan tempat pindah memilih, antara lain tahanan atau narapidana di lapas, rehabilitasi narkoba atau orang dengan penyakit khusus, orang yang sakit atau menjadi anggota keluarga yang sedang menunggu pasien di rumah sakit, korban bencana alam, orang sedang tugas belajar, orang sedang tugas kerja, dan orang yang pindah alamat domisili. Acara pelatihan singkat ini ditutup pukul 17.00 Wib. (ats)

08 Feb

TINGKATKAN PEMAHAMAN RELAWAN DEMOKRASI, KPU KOTA BATU GELAR SOSIALISASI

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (8 Februari 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu terus bergerak menguatkan seluruh elemen yang ada di dalam lingkungan kerjanya. Salah satu langkah yang dilakukan ialah dengan menyelenggarakan pelatihan singkat bersama Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu bertajuk Rapat Koordinasi Sosialisasi Penggunaan Hak Pilih dalam Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019 di Aula KPU Kota Batu, Kamis (7/02/2019). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Relawan Demokrasi dengan jumlah 55 orang tersebut berisi materi tentang Pelatihan Public Speaking dan Sosialisasi Pelayanan Pindah Pilih. Selain relawan, juga ada beberapa Anggota KPU Kota Batu yang turut mendampingi, antara lain Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri), Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi), Komisioner KPU Kota Batu Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono), Komisioner KPU Kota Batu Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto), serta Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo).

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Lalu, Saifudin Zuhri memberikan sambutan pembukaan dengan menjelaskan maksud bahwa kegiatan pada Kamis siang tersebut adalah untuk memantapkan pengetahuan para anggota Relawan Demokrasi dalam memahami hal-hal teknis penyelenggaraan pemilu. “Teman-teman dikumpulkan di sini dengan tujuan agar kita semua semakin kompak. Nanti kita akan belajar bersama tentang hal-hal teknis penyelenggaraan pemilu, agar pemahaman teman-teman relawan lebih mantap,” jelasnya memberi sambutan.

Saifudin menerangkan lebih jauh lagi tentang kesanggupan KPU Kota Batu beserta semua komponen di dalamnya untuk mencapai target suara yang telah ditentukan oleh KPU RI. Ia menyebut jika target sebesar 77,5 persen tersebut bukanlah pekerjaan yang berat bagi KPU Batu jika melihat kapasitas dan kekuatan yang dimiliki, apalagi dengan adanya tambahan tenaga dari Relawan Demokrasi. “KPU Kota Batu optimis bisa melampaui target 77,5 persen suara sesuai arahan KPU pusat. Dengan jumlah dan semangat teman-teman Relawan Demokrasi, maka angka segitu mudah dicapai,” ungkapnya disambut tepuk tangan oleh para peserta.

Anggota KPU Kota Batu yang lain, Heru Joko Purwanto (Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas) juga memberi himbauan kepada para Relawan Demokrasi yang hadir agar selalu menjaga etika baik dalam menjalankan tugas sebagai relawan di bawah naungan organisasi yang dipimpinnya. Ia menyontohkan, misalnya urusan ketidaksanggupan hadir dalam suatu acara, agar para relawan bisa menyampaikan ijin dengan baik. “Tolong teman-teman agar memperhatikan etika sebagai Relasi. Ijin dengan baik dan beralasan kuat. Misalnya, ketika kuliah atau sedang ada tugas di luar kota, jangan tiba-tiba nggak hadir lalu baru bilang. Intinya, jangan mengabaikan etika dalam ijin,” jelasnya memberi nasehat.

Kegiatan koordinasi dengan para Relawan Demokrasi Kota Batu semacam ini merupakan kegiatan ke-3 bagi mereka sejak ditetapkan 17 Januari 2019 lalu. Konsolidasi secara intensif dan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman yang matang bagi setiap relawan agar berhasil dalam menjalankan tugas sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. (ats)

07 Feb

KPU KUAT, PEMILU BERJALAN BAIK

Batu, kpu-kotabatu.go.id (6 Februari 2019) – Selain dihadiri oleh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), kegiatan Bimtek TUNGSURA dan SITUNG yang diselenggarakan oleh KPU RI di Kota Batu juga dihadiri oleh Ketua Komisi ll DPR RI (Zainudin Amali). Ketua Komisi II DPR RI tersebut datang dalam rangka memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kerja keras yang telah dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara utama kontestasi Pemilu Serentak tahun 2019.

Ia mengatakan jika jika proses penghitungan dan rekapitulasi suara ialah puncak tahapan dari pemilu. Perjalanan panjang yang telah dilalui KPU, khususnya sejak adanya Undang-Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017, ia nilai sudah baik dan masih dalam jalur yang benar. “Komisi II sebagai mitra KPU dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) menilai apa yang sudah berjalan masih dalam track record yang benar atau on the track. KPU menjalankan tugas-tugasnya sebagaimana panduan dalam undang-undang pemilu,” terangnya disambut tepuk tangan seluruh peserta.

Amali juga berpesan agar semua elemen di dalam KPU agar tetap optimis dalam menjalankan tugas, karena pekerjaan panjang yang dilakukan ialah langkah dalam mendukung proses demokrasi di Indonesia. Menurutnya sikap kuat dan optimis adalah bekal utama demi jalannya pemilu yang baik. “Kita harus selalu semangat dan optimis dalam menjalankan setiap tahapan. Jika kita tidak kuat dan optimis, maka banyak tekanan dari luar yang akan membuat tidak percaya diri melaksanakan pemilu. Abaikan penilaian macam-macam dari pihak luar,” jelasnya.

Hal terakhir yang ia sampaikan ialah tentang kesiapan dan pemahaman Petugas Pemungutan Suara (PPS) dalam melaksanakan tugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Amali berharap agar KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus menggiatkan konsolidasi internal. “Tolong Bapak Ibu terus meningkatkan sosialisasi kepada internal penyelenggara. Minimal hal-hal teknis dan mendasar sudah dipahami oleh PPS, sehingga tidak ada keruwetan di saat pelaksanaan,” jelasnya menghimbau.

Jangan sampai ada kejadian “pukul dahulu baru bicara”, dikarenakan peserta pemilu lebih mengetahui daripada penyelenggara, tegas Amali. (ats)

06 Feb

PERKUAT SOLIDARITAS PESERTA BIMTEK, KPU KOTA BATU ADAKAN FUTSAL BERSAMA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (05 Februari 2019) – Peserta Bimtek Tungsura dan Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah 2 hari berada di Kota Batu. Materi demi materi diberikan untuk memperkuat pemahaman anggota KPU terkait teknis penyelenggaraan pemilu. Di balik kepadatan jadwal bimbingan teknis (bimtek), para peserta berinisiatif untuk mengadakan pertandingan futsal bersama. Dalam hal ini, KPU Kota Batu sebagai tuan rumah memfasilitasi dengan menyewa lapangan futsal yang bertempat di Hotel Zam-Zam, Batu, Minggu (07/02/19)

Para peserta bimtek datang ke lokasi futsal pukul 22.00 Wib. Sekitar 30-an orang ikut serta dalam olahraga santai tersebut. Hadir juga Anggota KPU RI Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra) di malam tersebut. Selain itu, Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) dengan didampingi oleh Kasubbag Program dan Data Kota Batu (Erfan Darmawan) dan Kasubbag Teknis KPU Kota Batu (Ariansyah Mustofa) serta beberapa staf KPU turut datang menyambut dan mendampingi peserta bimtek yang akan bermain futsal.

Di sela-sela menunggu peserta datang secara lengkap Thomas Maydo mengatakan jika agenda futsal ini sangat baik untuk meningkatkan silaturrahmi dan solidaritas antar peserta bimtek yang berasal dari seluruh provinsi se-Indonesia. “Kegiatan futsal ini baik untuk meningkatkan kekompakkan peserta bimtek. Juga bermanfaat untuk refreshing bagi mereka,” terangnya bersemangat.

Setelah semua peserta datang, sekitar pukul 22.20 Wib pertandingan futsal dimulai. Terlihat Ilham Saputra, Thomas Maydo, dan 8 peserta bimtek lainnya mengawali bermain futsal. Lalu, secara bergantian para peserta lain masuk ke lapangan ikut bermain. Setelah hampir satu setengah jam lamanya bermain futsal, tepat pukul 24.00 Wib pertandingan diakhiri. Setelahnya, semua rombongan kembali ke Tulip Garden Hotel untuk beristirahat. (ats)