22 Mar

AMANKAN PEMILU 2019, KOTA BATU SIAPKAN 3682 PERSONEL KEAMANAN

Batu, kpu-kotabatu.go.id (22 Maret 2019) – Polres Kota Batu mengadakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Menghadapi Pemilu Tahun 2019 di Alun-alun Kota Batu, Jum’at (22/03/2019). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Polres Kota Batu, Kodim 0818, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Tagana, Linmas, Dinas Kesehatan, Orari, Setkom, dan tokoh masyarakat. Walikota Batu (Dewanti Rumpoko), Ketua DPRD Kota Batu (Cahyo Edi Purnomo), Komisioner KPU Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono), dan Ketua Bawaslu Kota Batu (Abdur Rochim) juga turut hadir dan mendampingi pelaksanan kegiatan apel.

Kapolres Kota Batu (AKBP Budi Hermanto) menjelaskan jika Apel Gelar Pasukan ini digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Tujuan dilaksanakannya apel serentak tersebut guna mempersiapkan keamanan jelang kampanye rapat umum yang akan segera dimulai pada 24 Maret hingga 13 April 2019. Ia meneruskan pesan dari Kapolri dan Panglima TNI bahwa dengan adanya kesiapan keamanan yang baik dan terencana, maka akan tercipta kondisi yang aman, lancar dan kondusif, baik selama kampanye rapat umum, pelaksanaan pemungutan tanggal 17 April, maupun pasca-pemungutan.

Lebih jauh, Budi Hermanto menjelaskan untuk Kota Batu sendiri sudah disiapkan sebanyak 3682 personel pengamanan yang terdiri dari seluruh elemen keamanan. “Total personel keamanan untuk Pilpres dan Pileg 2019 sejumlah 3682 personel, terdiri dari 352 anggota Polri, 100 dari TNI, 3176 dari Linmas. Ini (seluruh personel keamanan) dalam rangka pengamanan TPS-TPS yang ada. Selain itu, stakeholder pemerintah yang ada dan anggota organisasi masyarakat juga membantu tugas TNI-Polri dalam pengamanan Pemilu 2019,” tegasnya.

Ia juga mengatakan jika lembaganya berkomitmen mengawal pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Batu agar dapat berjalan adil dan kondusif. “Nanti kami juga akan melakukan patroli skala besar bergabung dengan KPU, Bawaslu, TNI, Polri, dan perwakilan dari masing-masing parpol. Ini untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa ayo berbondong-bondong ke TPS tanggal 17 April 2019. Kami akan mengawal pesta demokrasi ini dengan adil, aman, dan lancar,” tandasnya. (ats/pdp)

21 Mar

PERSIAPKAN KPU RUN, KPU KOTA BATU ADAKAN RAPAT KOORDINASI

Songgokerto, kpu-kotabatu.go.id (21 Maret 2019) – Jelang pelaksanaan KPU Run pada 7 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu mengadakan rapat koordinasi di Seulawah Resort & Cafe, Kamis (21/03/2019). Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Polres Kota Batu, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Bagian Umum Pemkot Batu, serta Event Organizer sebagai pelaksana teknis kegiatan KPU Run.

Komisioner Divisi SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto) yang memimpin rapat tersebut menjelaskan jika rapat koordinasi tersebut merupakan rapat perdana untuk menyiapkan tiga agenda, yakni Festival Musik pada 24 April 2019, Konser Musik pada 31 April 2019, dan puncaknya ialah KPU Run yang akan dilaksanakan 7 April 2019. Ia mengatakan jika ketiga agenda tersebut sifatnya berkelanjutan.

“Sebelum kita melaksanakan KPU Run tanggal 7 April, secara beruntun kita awali tanggal 24 Maret dengan festival musik, dan tanggal 31 Maret dengan konser musik. Tujuan semua agenda tersebut adalah untuk mendongkrak partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan Polres Kota Batu berpesan agar semua hal yang berhubungan dengan perizinan keamanan harus benar-benar diurus agar segala resiko bisa diantisipasi dengan baik. “Setiap kegiatan yang bisa menimbulkan resiko harus melalui perijinan. Segala kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi harus kita antisipasi bersama,” tegasnya. (ats/pdp)

21 Mar

KPU KOTA BATU HADIRI VIDEO CONFERENCE KESIAPAN MENGHADAPI KAMPANYE TERBUKA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (20 Maret 2019) – Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) dan Komisioner Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono) menghadiri undangan Kepolisian Resort Kota Batu dalam rangka menyaksikan Press Conference Menkopolhukam tentang kesiapan menghadapi Kampanye Terbuka dan pengamanan jelang pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019. Acara yang diadakan di Ruang Rupatama Polres Kota Batu pada Rabu (20/02/2019) pagi tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Kota Batu (AKBP Budi Hermanto) dan jajarannya, perwakilan Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu, perwakilan Koramil se-Kota Batu, dan perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu.

Dalam laporannya, Menkopolhukam (Luhut Binsar Panjaitan) mengatakan jika kaitannya dengan keamanan, Indonesia termasuk negara teraman nomor 9 di dunia. Menurutnya, kondisi tersebut harus selalu dirawat dan dipertahankan secara bersama. Ia juga berharap kepada semua pihak, terutama yang berhubungan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019, agar terus meningkatkan keamanan dalam menghadapi momentum pesta demokrasi. “Keamanan merupkan kondisi yang harus kita hadirkan. Jika kita bisa menetralisir ancaman dan gangguan, maka pemilu akan berjalan dengan baik,” terangnya.

Luhut juga berpesan kepada semua elemen masyarakat agar momen Pemilu 2019 ini dinilai sebagai mekanisme memilih pemimpin yang berkualitas, bukan untuk saling menjatuhkan atau dianggap sebagai permusuhan antara satu pihak dengan pihak yang lain. “Saya berharap pemilu ini dinilai sebagai ajang pemilihan pemimpin. Pemilu bukan siapa melawan siapa, melainkan calon-calon yang ada menyampaikan visi misi dan kompetensinya kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain paparan dari Menkopolhukam, dalam acara Press Conference tersebut juga hadir Kapolri (Jenderal Tito Karnavian), Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto), Ketua KPU RI (Arif Budiman), Ketua Bawaslu RI (Abhan) dan beberapa pejabat tinggi negara lainnya. Semua pihak bersepakat untuk mengawal dan mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, lancar, dan sukses. (ats/pdp)

19 Mar

ADAKAN RAPAT PLENO PENETAPAN DPTB TAHAP II KPU KOTA BATU UNDANG PARPOL PESERTA PEMILU

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (19 Maret 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelenggarakan Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap II Tingkat Kota Batu, Selasa (19/03/2019) di Hotel Purnama. Kegiatan yang menghadirkan seluruh partai politik (parpol) peserta se-Kota Batu tersebut sebagai tindak lanjut dari rapat pleno tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya oleh PPK Junrejo, PPK Batu, dan PPK Bumiaji. Selain perwakilan parpol, juga hadir Ketua Badan Pengawas Pemilu (Abdur Rochman) dan perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Duspendukcapil) Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) dalam sambutannya mengatakan jika rapat pleno kali ini merupakan tindak lanjut dari surat dinas yang dikeluarkan oleh KPU tentang perlunya dilakukan penetapan rekapitulasi DPTb tahap II secara berjenjang, yakni rekapitulasi tingkat PPS, tingkat PPK, dan tingkat kota/kabupaten. “Menindaklanjuti surat dinas dari KPU tertanggal 27 Februari nomor 334/PL.02.SD/01/KPU/II/2019 perihal Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan Tahap Kedua bahwa Rekapitulasi dan Penetapan DPTb dilakukan secara berjenjang dalam rapat terbuka yang dimulai dari tingkat PPS, tingkat PPK, dan tingkat kota, dan alhamdulillah rekap tingkat PPS dan PPK sudah kita lakukan. Berdasarkan hal tersebut maka dipandang perlu rapat pleno terbuka tingkat kota,” paparnya.

Selain Saifudin, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) juga memberi penjelasan jika setelah proses rapat pleno tingkat kota selesai maka KPU Kota Batu akan mengumumkan hasil Rekapitulasi Penetapan DPTb tersebut secara terbuka kepada masyarakat melalui papan pengumuman di setiap desa/kelurahan serta website KPU Kota Batu. “Setelah PPK melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan tanggal 18 Maret 2019, kita berkewajiban menindaklanjuti dan meneruskan rekap di tingkat kota, selanjutnya besok (20 Maret 2019) di tingkat provinsi dan di KPU RI pada tanggal 22 Maret 2019. Selanjutnya daftar nama-nama yang sudah ditetapkan pada hari ini yang tersebar di 24 desa/kelurahan dan beberapa TPS yang ada daftar nama DPTb, maka selanjutnya akan kita umumkan dan tempelkan di papan pengumuman yang ada di masing-masing desa/kelurahan serta website, agar Bawaslu, partai politik, dan masyarakat mengetahui siapa-siapa yang berhak memilih, TPS nomor berapa, karena alasan apa. Itu akan bisa terpantau,” jelasnya.


Setelah masing-masing PPK menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan dan peserta rapat pleno memberikan tanggapan, maka diperoleh hasil rekapitulasi DPTb sebagai berikut: DPTb (masuk) yang mengurus di daerah asal sejumlah 175 orang, DPTb (masuk) yang mengurus di daerah tujuan sejumlah 904 orang, DPTb (keluar) yang mengurus di daerah asal sejumlah 252 orang, dan DPTb (keluar) yang mengurus di daerah tujuan sejumlah 286 orang. Total jumlah pemilih di Kota Batu setelah dilakukan penetapan rekapitulasi DPTb tahap II ialah 155.367 orang. (ats/pdp)

18 Mar

KUMPULKAN PPK DAN PPS SE-KOTA BATU, KPU KOTA BATU AJAK SHARING PENYELESAIAN DIM

Batu, kpu-kotabatu.go.id (17 Maret 2019) – Bertema Rapat Koordinasi Kesiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu mengumpulkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Batu untuk melakukan pemantapan pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura), Sabtu (16/03/2019) di Aster Hotel. Selain membahas kesiapan Tungsura, di dalam kegiatan rapat koordinasi tersebut juga dilakukan sharing penyelesaian terhadap Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang telah disusun oleh masing-masing PPK dan PPS.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Teknis (Erfanudin) mengatakan jika rapat koordinasi kali ini bersifat penting dikarenakan masih terdapat hal teknis yang perlu benar-benar dipahami secara detail oleh penyelenggara pemilu. Ia juga mengatakan, dengan semakin dekatnya waktu menjelang April 2019, maka koordinasi dan konsolidasi antara KPU Kota Batu dengan penyelenggara di tingkat PPK dan PPS harus sering digiatkan. Hal lain yang menurut Erfanudin juga harus didiskusikan dalam forum tersebut ialah tentang permasalahan-permasalahan yang ditemukan oleh penyelenggara yang pada akhirnya disusun dalam DIM.

Kesempatan pertama diberikan kepada PPK Batu untuk menyampaikan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi. Misalnya, mereka becerita tentang adanya rumah salah satu Calon Legislatif (Caleg) yang ditawarkan jadi lokasi TPS dengan alasan bahwa rumah tersebut sedang tidak ditempati karena pemiliknya berada di luar kota. Menanggapi hal ini secara tegas Erfanudin menjawab bahwa tawaran tersebut tidak perlu diambil. Alasannya ialah menghindari kemungkinan penilaian yang tidak baik dari masyarakat luas. “Jika ada kasus seperti itu, lebih baik dihindari karena dapat menimbulkan persepsi macam-macam dari masyarakat,” tegasnya.

Pertanyaan lain juga ke luar dari PPS Sumberejo. Perwakilan dari PPS tersebut menanyakan tentang sikap yang harus dilakukan oleh KPPS jika menemukan ada anggota tim sukses yang ikut campur di dalam TPS dan melakukan instruksi kepada petugas TPS. Menurut Erfanudin mudah saja menyelesaikan masalah ini, yakni melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Yang berkewenangan mengatur di TPS adalah teman-teman KPPS. Laporkan saja ke Bawaslu bahwa orang tersebut telah mengganggu proses pelaksanaan pemungutan dan penghitungan di TPS,” jawabnya.

Dengan adanya sharing penyelesaian masalah tersebut Erfanudin berharap tiap penyelenggara di tingkat PPK dan PPS memperoleh bekal wawasan yang berguna dalam membantu kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019. (ats/pdp)

18 Mar

TUBUH SEHAT, JADI PEMILIH CERDAS

Batu, kpu-kotabatu.go.id (17 Maret 2019) – Tubuh sehat dan menjadi pemilih cerdas. Itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan acara sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu pada acara senam pagi bersama Komunitas Zumba Kota Batu di Halaman Parkir Lippo Plaza Batu, Minggu (17/03/2019). Acara sosialisasi Pemilu 2019 tersebut menjadi semakin menarik karena dilakukan di saat kondisi hujan. Namun, hujan yang mengguyur Kota Batu sejak pagi hari tersebut tidak menghalangi para peserta untuk melakukan senam pagi dan berpartisipasi aktif dalam agenda sosialisasi yang langsung dipandu oleh Komisoner KPU Divisi SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto).

Acara diawali dengan melakukan senam secara bersama-sama. Terdapat sekitar 50-an orang mengikuti gerakan senam yang dipimpin oleh 3 orang instruktur. Setelah 3 irama senam diikuti oleh peserta, giliran KPU Kota Batu tampil di atas panggung memberikan materi sosialisasi. Pada momen yang bersifat have fun tersebut Heru tidak ingin memberikan materi yang berat dan membosankan, namun ia menyampaikannya dengan santai dan menyenangkan sehingga peserta senam yang mayoritas anggota Komunitas Zumba tersebut dapat menerima dengan mudah.

Berkaitan dengan Pemilu 2019 Heru memberikan informasi tentang jumlah surat suara yang harus dicoblos, perbedaan warna masing-masing surat suara, tanggal dan hari pelaksanaan, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan teknis penyelenggaraan Pemilu 2019. Misalnya, ia memberi pertanyaan berhadiah pulsa senilai 50 ribu kepada peserta. “Ada yang tau nggak kenapa Pemilu 2019 diselenggarakan pada hari Rabu?,” tanyanya. Beragam jawaban pun muncul dari para peserta. Sayangnya tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban dengan tepat.

Heru berharap dengan adanya sosialisasi terhadap komunitas-komunitas seperti ini, maka gaung Pemilu 2019 bisa diterima dan dipahami oleh banyak pihak. Tentunya, KPU Kota juga berharap partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS semakin baik dan meningkat. (ats/pdp)

18 Mar

SAIFUDIN ZUHRI: POLITIK ADALAH KEMANUSIAAN, POLITIK UNTUK KESEJAHTERAAN

Ngaglik, kpu-kotabatu.go.id (18 Maret 2019) –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu hadir sebagai narasumber dalam acara Dialog Publik yang diselenggarakan oleh Gusdurian Kota Batu di Gereja Katolik Paroki Gembala Baik, Minggu (17/03/2019). Tema yang diangkat dalam acara dialog tersebut menarik dan relevan dengan kondisi sosial politik Bangsa Indonesia dewasa ini, yakni “Yang Lebih Penting Dari Politik Adalah Kemanusiaan”. Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) hadir langsung sebagai narasumber yang didaulat memberikan materi tentang kepemiluan, sedangkan perwakilan dari Gusdurian Kota Batu ialah Haris El Mahdi selaku koordinator.

Haris El Mahdi mengatakan bahwa inspirasi diangkatnya tema ini ialah perkataan Gusdur sebagai seorang tokoh bangsa beberapa waktu silam. Menurutnya esensi dari pesan tersebut sangat penting disampaikan dan diketahui oleh masyarakat luas. Apalagi jika melihat realita di lapangan bahwa setidaknya ada kubu-kubu di tengah masyarakat dalam mendukung calon presiden dan wakil presiden pada kontestasi Pemilu 2019.

Haris menjelaskan lebih jauh jika adanya kontestasi pemilu bukan untuk saling menjelakkan, apalagi menjatuhkan karakter orang lain. Adanya pemilu seharusnya digunakan untuk berdialog membahas gagasan membangun Indonesia di masa depan. “Lawan di dalam politik bukan untuk saling menjatuhkan. Adanya lawan adalah untuk berdialog tentang gagasan membangun Indonesia ke depan. Kita mendorong politik untuk saling bertukar ide dan gagasan,” jelasnya

Berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019 Saifudin Zuhri menyampaikan jika pemilu kali ini berbeda dengan pemilu pada periode-periode sebelumnya. Menurutnya ada lima pilihan yang akan dipilih oleh masyarakat. Oleh karena itu hal tersebut harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik.

Saifudin juga menjelaskan jika dirinya senang dengan aktifitas yang dilakukan oleh Gusdurian dalam rangka menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat luas. “Kita senang jika teman-teman Gusdurian sering terjun ke masyarakat untuk menyebarkan nilai politic is humanity. Politik adalah kemanusiaan, politik untuk kesejahteraan,” tegasnya. (ats/pdp)