05 Apr

LAWAN COVID-19, KOMISI PEMILIHAN UMUM PASTIKAN PENUNDAAN PEMILIHAN SERENTAK 2020

Batu, kpu-kotabatu.go.id (05 April 2020) – Pandemik Corona tengah menjadi fokus seluruh masyarakat serta lembaga-lembaga negara di seluruh Indonesia tidak terkecuali Komisi Pemilihan Umum. Hal ini ditunjukkan secara serius dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI dengan KPU RI pada Senin 30 Maret lalu.

Pernyataan pemerintah tentang status tanggap darurat bencana Non-alam (Covid-19) secara nasional hingga 29 Mei 2020 menjadi dasar pertimbangan penundaan Pemilihan 2020. Selain itu penyebaran Covid-19 cenderung meluas dan massif hampir keseluruh daerah yang melaksanakan pemilihan. Tidak dapat dipungkiri jika beberapa kegiatan tahapan pemilihan yang dilakukan melalui kontak fisik dan melibatkan orang dengan jumlah banyak pada tempat dan waktu yang sama dan terkait pengadaan dan distribusi logistik pemilihan memerlukan waktu yang cukup dan kepastian waktu untuk memulai produksinya. Demikian penjelasan Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur (Gogot Cahyo Baskoro) melalui Video Conference pada Jumat (03/04) lalu.

Pada koordinasi kedua melalui Video Conference tersebut selain menekankan kampanye, sosialisasi dan edukasi Covid-19 yang wajib dilakukan KPU kabupaten/kota se-Jatim, Gogot  juga memaparkan terkait hasil RPD KPU RI tentang penundaan pemilihan. Terdapat tiga opsi waktu penundaan dari KPU RI yaitu Opsi A pelaksanaan pemungutan pada tanggal 9 Desember 2020, Opsi B pada tanggal 17 Maret 2021 dan Opsi C pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 29 September 2021 atau dengan kata lain penundaan selama satu tahun.

“KPU kabupaten/kota terutama yang tengah menghadapi pemilihan 2020 wajib mensosialisasikan penundaan pemilihan ini, agar masyarakat secara luas mengetahui informasi ini dan tidak bertanya-tanya lagi tentang kelanjutan tahapan pemilihan 2020”, jelas Gogot.

Bagi KPU Kota Batu, meskipun bukan merupakan bagian yang tengah melaksanakan hajatan pemilihan 2020, KPU Kota Batu akan tetap turut mensosialisasikan penundaan pemilihan 2020 ini. Pemilihan serentak 2020 merupakan program nasional karena beberapa provinsi dan kabupaten kota diseluruh Indonesia akan secara serentak melakukan pemilihan kelak. Mensosialiasikan melalui website dan media sosial KPU Kota Batu diharapkan dapat membantu penyebaran informasi ini kemasyarakat luas. Ini disampaikan langsung oleh Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina).

Marlina menyampaikan agar masyarakat juga tidak bertanya-tanya tentang NPHD yang telah dilaksanakan KPU kabupaten/kota dengan pihak pemerintah di wilayah masing-masing, perlu juga kiranya untuk mensosialisasikan bahwa anggaran tersebut akan dikembalikan ke pemerintah daerah dari sisa yang terpakai selanjutnya dapat dipergunakan untuk penanggulangan bencana Covid-19 oleh pemerintah setempat sesuai dengan surat edaran KPU RI, tutup Marlina. (Mrl)

04 Apr

KPU KOTA BATU GANTI OPERATOR SAKTI

Batu, kpu-kotabatu.go.id (04 April 2020) – Sistem Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) merupakan aplikasi yang digunakan sebagai sarana bagi satker dalam mendukung implementasi SPAN untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran. Per tanggal 1 April 2020 lalu KPU Kota Batu telah mengganti operator SAKTI dikarenakan operator sebelumnya (Joko Sulistiyo) telah berakhir masa baktinya dan dipindahkan ke Kelurahan Dadaprejo. Joko digantikan oleh staff Sub bagian Hukum dan Pengawasan (Neneng Susanti).

Bertempat di Kantor KPU Kota Batu Pada Kamis lalu (02/04) Neneng didampingi Admin Sakti (Samsul) untuk mengenal dan mempelajari lebih jauh tentang salah satu aplikasi pengelolaan keuangan ini. Neneng menuturkan bahwa banyak yang harus dipelajari terkait aplikasi ini dengan mempelajari Modul penganggaran SAKTI. Diantaranya cara merevisi anggaran kewenangan Satker (Revisi POK), mempelajari revisi anggaran kewenangan KANWIL (revisi DIPA) serta mempelajari revisi halaman III DIPA.

“Harapan saya semoga dapat dengan cepat mempelajari sistem keuangan SAKTI ini, hal ini sedikit lebih mudah karena latar belakang pendidikan saya adalah ekonomi akutansi. Saya akan bekerja keras dalam belajar dan akan menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap amanah baru ini,” jelas Neneng bersemangat.

Jumat lalu Neneng juga turut bergabung di Google Classroom untuk mengupdate pembaharuan Aplikasi SAKTI. Pemahaman pertama tentang aplikasi ini adalah sistem aplikasi yang dibangun untuk menyederhanakan berbagai aplikasi pengelolaan keuangan pada satuan kerja/instansi. Selama ini ada beberapa aplikasi yang dipergunakan satuan kerja/instansi dalam pengelolaan keuangan negara dari perencanaan anggaran sampai dengan pelaporan keuangan seperti Aplikasi RKA-KL DIPA untuk menyusun anggaran, aplikasi SIMAK BMN untuk pengelolaan asset tetap dan aplikasi SAKPA untuk penyusunan laporan keuangan. Dengan konsep Single Database,  aplikasi SAKTI menyatukan fungsi aplikasi-aplikasi tersebut. Saat mempelajari aplikasi tersebut, didampingi admin SAKTI KPU Kota Batu, Neneng langsung melaksanakan tugas barunya dengan melakukan input data rencana penyerapan anggaran dalam satu periode tahun anggaran 2020 ini. (Mrl)

03 Apr

PINDAH TUGAS, JOKO BERPESAN JAGA TALI SILAHTURAHMI

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (03 April 2020) – Terhitung tanggal 01 April 2020, salah satu pegawai terbaik Sekretariat KPU Kota Batu (Joko Sulistiyo) akan pindah tugas ke kantor Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. Meniti karir bekerja di Sekretariat KPU Kota Batu sejak tahun 2011 silam, pria 38 tahun ini ditugaskan di Sub bagian Keuangan, Umum dan Logistik, selama bertugas di Sekretariat KPU Kota Batu Joko dikenal sebagai sosok pegawai yang sangat disiplin dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Adapun sebelum bekerja di Sekretariat KPU, Joko pernah juga bekerja di beberapa instansi Pemerintahan, seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Kantor Kecamatan Junrejo. Kesan selama bekerja di Sekretariat KPU Kota Batu, Joko menuturkan bahwa ada yang khas selama bekerja di KPU. “Kantor KPU Kota Batu ini mempunyai sesuatu yang khas dari beberapa kantor dimana saya pernah bertugas, Pemimpin-pemimpinnya seperti kawan, tidak menempatkan posisi dirinya pada hirarki yang kaku, inilah yang membuat kita semua seperti keluarga.” ujar pria yang senang humor ini.

Joko juga berpesan “bahwa pindah tugas adalah sekedar pindah tempat bekerja saja, tetapi tidak memisahkan hubungan sebagai saudara, untuk itu komunikasi atau tali silaturahmi akan tetap dijaga, dan juga bina selalu kerjasama demi suksesnya pemilu-pemilu di masa yang akan datang.” pesannya kepada teman-teman Sekretariat KPU Kota Batu. (pdp)

02 Apr

PEMBUAT UU DAN PENYELENGGARA SEPAKAT TUNDA PEMILIHAN 2020

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (02 April 2020) – Menyikapi wabah Corona Virus Disease (Covid-19) yang belum mereda, yang telah berdampak pada tahapan penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020, pembuat Undang-undang (UU), DPR (Komisi II) bersama pemerintah (Kementerian Dalam Negeri) juga penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sepakat untuk menunda penyelenggaraan Pemilihan 2020.
Sebelumnya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Senin (30/3/2020), KPU RI menyampaikan tiga opsi penundaan Pemilihan 2020. Opsi pertama penundaan pemungutan suara dilakukan hingga dengan 9 Desember 2020 atau disesuaikan selama tiga bulan, dengan asumsi tahapan yang berhenti (ditunda) bisa dilanjutkan setelah masa tanggap darurat selesai tepat waktu (29 Mei 2020).
Opsi kedua penundaan hingga 17 Maret 2021 atau penundaan selama enam bulan. Dan opsi ketiga hingga 29 September 2021 atau penundaan selama 12 bulan.
“Pada prinsipnya semua pihak (Komisi II,  Mendagri, Bawaslu, dan DKPP) setuju Pemilihan Serentak 2020 ditunda. Namun belum sampai pada kesimpulan kapan ditundanya. Masih muncul beberapa pendapat yang berbeda,” ungkap Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi yang disampaikan melalui pesan tertulis.
Meski begitu Pramono mengatakan pada pertemuan tersebut antara pembuat UU dengan penyelenggara mulai mengerucut (kesepakatan) bahwa Pemilihan 2020 tidak bisa dilaksanakan pada tahun ini. Adapun keputusan terkait opsi yang akan dipilih selanjutnya akan diambil oleh tiga pihak (KPU, pemerintah, dan DPR) pada pertemuan berikutnya.
Hal lain yang juga sudah disepakati bersama menurut Pramono adalah terkait payung hukum melalui Perppu untuk menunda Pemilihan 2020,  diluar bulan September sebagaimana yang sebelumnya sudah disebutkan didalam UU 10 Tahun 2016. Pilihan lain yakni mengubah UU menurut pria asal Jawa Tengah sudah sulit untuk dilakukan. “Sebab memerlukan rapat-rapat pembahasan oleh Komisi II DPR secara intensif. Padahal ada aturan social distancing,” tambah Pramono.
Terakhir pada pertemuan tersebut, para pihak juga menyepakati anggaran pemilihan yang belum terpakai direalokasikan oleh pemda masing-masing untuk penyelesaian penanganan pandemi Covid-19. “Semua sepakat bahwa penanganan pandemi harus lebih didahulukan dibanding kontestasi politik,” tutup Pramono. (hupmas kpu dianR/foto: Humas DPR/ed diR)
31 Mar

BPS : SENSUS PENDUDUK 2020 DIPERPANJANG HINGGA 29 MEI 2020

Batu, kpu-kotabatu.go.id (31 Maret 2020) – Badan Pusat Statistik (BPS) memperpanjang waktu pengisian Sensus Penduduk 2020 yang dilakukan secara online, hingga 29 Mei 2020. Seperti diketahui bersama bahwa tenggat waktu pengisian sensus penduduk akan berakhir Selasa ini (31/03). Berdasarkan catatan BPS, hingga per hari ini, masyarakat yang sudah merespon melakukan sensus penduduk secara online sudah mencapai 32,4 juta orang, dan dengan dilakukan perpanjangan ini, harapannya akan lebih banyak lagi masyarakat yang akan merespon. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan himbauan Presiden Jokowi agar masyarakat berada di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dalam laman Instagramnya Kepala Badan Statistik RI (Suhariyanto) menyampaikan terima kasih atas partisipasi 32,4 juta penduduk Indonesia yang telah berpartisipasi dalam Sensus Penduduk Online hingga 31 Maret 2020. Pemerintah sedang berupaya keras untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan meminta masyarakat banyak beraktifitas di rumah, karena kesehatan dan keselamatan adalah hal yang utama. Untuk itu bagi masyarakat yang belum sempat berpartisipasi, BPS akan memperpanjang sensus penduduk online hingga tanggal 29 Mei 2020. “Mari bersama-sama menjaga kesehatan, bekerja, beribadah, belajar dirumah saja, serta beri dukungan positif untuk pemerintah dengan mengisi Sensus Penduduk Online, karena data yang disampaikan sangat diperlukan untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang.” ujarnya. BPS menargetkan 22,9 persen dari total jumlah penduduk di Indonesia atau sekitar 61 juta orang bisa menginput data melalui sensus penduduk online.

Momen sensus penduduk 2020 ini dianggap sangat penting bagi KPU Kota Batu, dikarenakan kegiatan ini dilaksanakan hanya sekali dalam sepuluh tahun. Data yang tersusun dan terupdate saat ini akan menjadi acuan dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bagi KPU untuk menghadapi Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah kedepan. (pdp)
31 Mar

MENANGKAL COVID-19, KANTOR KPU KOTA BATU DISEMPROT ULANG CAIRAN DISINFEKTAN

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (31 Maret 2020) – Guna mencegah penyebaran virus corona yang sampai saat ini masih menghantui kita semua, Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) memerintahkan kepada petugas kebersihan KPU Kota Batu untuk melakukan penyemprotan ulang cairan Disinfektan keseluruh penjuru halaman dan ruangan kantor KPU Kota Batu (31/03).

Karena menurut CNBC Indonesia melaporkan wabah virus corona belum usai, jumlah kasus kumulatif positif Corona (Covid-19) per Senin (30/3/2020) pukul 12.00 WIB mencapai 1.414 orang dan jumlah kasus positif meningkat 129 orang dalam satu hari. “Virus corona bersifat mudah menyebar dan mampu hidup cukup lama di permukaan benda. Untuk mencegah tertular virus covid-19 ini, kita akan semprotkan cairan disinfektan ke seluruh penjuru kantor KPU hari ini.”kata Thomas.

Adapun cairan disinfektan yang dibuat sendiri oleh team tenaga kebersihan KPU Kota Batu ini berbahan dasar cairan pemutih pakaian dan cairan pembersih lantai dengan komposisi 10 liter air bersih dicampur dengan 5 tutup botol cairan pemutih dan 5 tutup botol cairan karbol pembersih lantai. Selain menyemprotkan cairan disinfektan, tidak lupa tenaga kebersihan KPU Kota Batu ini selalu mengisi ulang kembali Hand Sanitizer atau cairan-cairan pembersih tangan yang telah habis terpakai. (pdp)

 

 

31 Mar

COVID-19 ; DIVISI PARMAS KPU PROVINSI JAWA TIMUR PANTAU KPU KABUPATEN/KOTA MELALUI VIDCON

Batu, kpu-kotabatu.go.id (30 Maret 2020) – Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang mengalami penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) dengan angka yang tinggi selain DKI, Jawa Barat dan kota-kota besar lainnya. Senin (30/03) Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur (Gogot Cahyo Baskoro) menggelar Video Conference (Vidcon) guna mengetahui kondisi masing-masing KPU kabupaten kota.

Monitoring melalui media daring ini menjadi pilihan untuk efektifitas waktu dan moment, dimana pandemi Corona yang menimpa beberapa negara dibelahan dunia ini termasuk Indonesia di wajibkan untuk melakukan Social Distancing dan melarang mengumpulkan masa untuk berkegiatan karena jika larangan ini tidak diperhatikan maka akan memacu dengan cepat penyebaran Covid-19.

Koordinasi berlangsung selama 3 jam mulai dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, dengan membahas laporan masing-masing KPU kabupaten/kota. Satu hari sebelum Vidcon berlangsung, Gogot CB telah meminta laporan tertulis terkait 6 hal yang dianggap penting untuk diketahui perkembangannya dari masing-masing KPU kabupaten/kota yaitu kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih, launching pemilihan, pendaftaran lembaga pemantau, survei/jajak pendapat dan hitung cepat. Poin-poin ini dikhususkan bagi 19 kabupaten/kota yang tengah menghadapi tahapan pemilihan serentak 2020. Selanjutnya yang wajib dilaporkan oleh 38 KPU kabupaten/kota adalah terkait mekanisme kerja menyikapi wabah Corona berikut data keluarga besar KPU yang berstatus ODR, ODP, PDP dan yang positif/confirm.

Melalui vidcon tersebut, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina) melaporkan beberapa hal yang diminta seperti mekanisme kerja dalam menyikapi Pandemi Covid-19. Marlina menyebutkan dengan memperhatikan SE. KPU RI nomor 10 tahun 2020 tanggal 24 Maret, SK Walikota nomor 188.45/103/KEP/422.012/2020, Keputusan Kepala BNPB nomor 13 A tahun 2020, SE Menpan nomor 19 tahun 2020, serta keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/108/kpts/013/2020, maka KPU Kota Batu mengeluarkan SE nomor 1 tahun 2020 tentang  kegiatan perkantoran dalam rangka pencegahan Covid-19 dilingkungan KPU Kota Batu. KPU Kota Batu memutuskan untuk Work From Home (WFH) untuk Ketua dan Anggota KPU Kota Batu, pimpinan struktural, dan pelaksana/staf tertanggal 24 Maret hingga 31 Maret 2020. Segala sesuatu mengenai perkerjaan dikoordinasikan dengan divisi terkait, jika terdapat hal atau pekerjaan yang sifatnya penting atau mendesak maka seluruhnya tanpa terkecuali wajib hadir ke kantor untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Selain itu Marlina melaporkan kondisi perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Batu. Berdasarkan data Pemerintah Kota Batu, mulai tanggal 26–28 Maret 2020 angka Covid-19 meningkat baik untuk yang berstatus ODR (orang dalam resiko), ODP (orang dalam pantauan) serta kasus positif/confirm. Namun update tanggal 29 Maret 2020 tersebut mengalami penurunan. Dari data-data tersebut di Kota Batu terdapat 1 orang positif/confirm yang saat ini dalam perawatan.

Diakhir vidcon Gogot CB menjelaskan jika kedepan koordinasi melalui vidcon ini akan dilaksanakan seminggu 2 kali yaitu pada hari Selasa dan hari Jumat. Satu hari sebelumnya seluruh KPU Kabupaten/kota diminta melaporkan terlebih dahulu melalui laporan tertulis, tutup Gogot. (Mrl)