31 Agu

SUSUN DIM KAMPANYE, RAKOR DIVISI SOSDIKLIH PARMAS KPU SE-JATIM BERIKAN BEBERAPA REKOMENDASI

Batu,kpu-kotabatu.go.id (31 Agustus 2020) – Setelah melaksanakan Focus Group Discuss (FGD) dalam menyusun konsep materi pendidikan pemilih pada hari pertama Rapat Koordinasi Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU se-Jatim, dilanjut pada hari kedua (28/08) mendiskusikan dan memberikan solusi terhadap permasalahan tahapan kampanye yang akan dihadapi oleh 19 KPU Kabupaten Kota yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020.

Seperti yang disampaikan Ketua KPU Jatim (Choirul Anam) pada saat pembukaan acara bahwa KPU perlu dan harus melakukan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Tidak hanya itu, KPU nantinya harus mampu menumbuhkan,membangun, sekaligus meningkatkan kesadaran politik masyarakat untuk bisa berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pemilihan.

Artinya, tidak hanya meminta masyarakat datang tapi secara umum masyarakat juga aktif dalam pengawasan, pemantauan, menjadi penyelenggara pemilihan. Untuk hal ini dengan metode kampanye yang baik dan tepat diharapkan dapat terwujud partisipasi masyarakat dengan penuh kesadaran.

Dalam rapat penyusunan Daftar Inventaris Masalah (DIM) Kampanye Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim (Gogot Cahyo Baskoro) mempresentasikan rancangan PKPU tentang perubahan PKPU Nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Penyampaian rancangan perubahan PKPU dimaksudkan untuk menjadi dasar dan acuan dalam menyusun metode kampanye, DIM kampanye serta rekomendasi terhadap permasalahan kampanye yang akan dihadapi.

Pada umumnya metode kampanye dilaksanakan melalui pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka/dialog, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye, iklan dimedia massa cetak dan elektronik, rapat umum, debat publik/ debat terbuka serta kegiayan kampanye lainnya yang telah diatur dala peraturan KPU. Namun pelaksanaan kampanye Pemilihan dimasa pandemi saat ini haruslah memperhatikan dan mengutamakan keselamatan penyelenggara, peserta Pemilihan maupun masyarakat sebagai pemilih, papar Gogot.

Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina) menuturkan pada saat kegiatan diberikan kesempatan untuk menyusun terkait bentuk atau metode kampanye lain yang masih diperbolehkan untuk dilaksanakan serta kampanye yang dilakukan oleh pejabat publik. Turut memberikan kontribusi pemikiran atas kesuksesan Pemilihan serentak 2020 ini menjadi penting karena secara tidak langsung memberikan gambaran terhadap pelaksanaan Pemilihan kepala daerah kedepan khususnya untuk wilayah Kota Batu, tandas Marlina. (Mrl)

28 Agu

KPU KOTA BATU IKUTI RAPAT KOORDINASI PEMBAHASAN KONSEP MATERI PENDIDIKAN PEMILIH DI ERA PANDEMIK

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 Agustus 2020) – Komisi Pemilihan Umum Kota Batu mengikuti kegiatan rapat koordinasi (Rakor) pembahasan konsep materi pendidikan pemilih di era pandemic serta penyusunan DIM Kampanye untuk pelaksanaan pemilihan serentak 2020 ditengah bencana non-alam Covid-19 (Kamis, 27/08). Rakor diselenggarakan oleh KPU Jawa Timur ini akan dilaksanakan selama dua hari bertempat di Aula kantor KPU Jatim.

Kegiatan ini merupakan tatap muka langsung dengan peserta terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kegiatan yang dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Tidak hanya internal, pihak eksternalpun dilibatkan dalam pembahasan terkait metode yang paling tepat untuk kegiatan sosialisasi pada setiap tahapan pemilihan serentak di wilayah Jawa Timur khususnya bagi 19 kabupaten kota yang melaksanakan pemilihan.

Konsep materi pendidikan pemilih di era pandemi ini akan dibahas melalui Focul Group Discuss (FGD). Menyusun serta menguraikan dalam bentuk kegiatan-kegiatan teknis merupakan tujuan yang diharapkan agar diterapkan pada tahapan-tahapan pemilihan selanjutnya.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua KPU Jatim (Choirul Anam) ini berlangsung secara tertib. Kegiatan menerapkan protokol Covid-19 dan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta.

Anam menyampaikan dalam sambutannya bahwa saat ini masih banyak stigma dari masyarakat terkait pemilihan kepala daerah yang tetap dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19. Ini menjadi PR dan tantangan KPU sebagai penyelenggara pemilhan. Memastikan mereka yang datang ke TPS nanti bebas Covid-19 dengan menyemprotkan desinfektan, menyediakan sarung tangan dan menggunakan masker. Juga pada saat pelaksanaan pemungutan kita himbau kepada pemilih untuk datang ke TPS secara bergiliran tidak serentak agar tidak menumpuk antrian di TPS dengan cara memberikan jadwal kepada masing-masing pemilih.

FGD berjalan dengan dipandu oleh presenter ternama di Jawa Timur Agnes Santoso dan sebagai pemantik diskusi adalah Ketua Divisi Parmas dan Sosdiklih KPU Jatim (Gogot Cahyo Baskoro). Peserta FGD tidak hanya dari KPU Kabupaten Kota di wilayah Jawa Timur. Turut dihadirkan juga dari beberapa komunitas untuk mewakili dan mendapatkan input atau masukan yang beragam dari mereka. Perwakilan dari Kominfo, Bakesbangpol Jatim, Jurnalis, OKP, Perwakilan masyarakat seperti Disabilitas, komunitas perempuan, netizen turut aktif memberikan masukan pada acara diskusi terbatas tersebut.

Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina) berkesempatan hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut. Marlina menyampaikan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada masa pandemi ini telah diatur dalam Peraturan KPU nomor 6 tahun 2020. Metode tatap muka berkapasitas terbatas tetapboleh dilakukan dan masih banyak cara lain yang diperbolehkan seperti kegiatan yang dilaksanakan secara daring atau virtual namun ini juga harus diperhatikan dengan lokasi pemilihan karena harus memperhatikan ketersediaan akses jaringan internet yang baik.

Sosialisasi dengan cara persuasif juga cukup memungkinkan dengan melibatkan dan menggerakkan aparatur desa. Kegiatan berbasis desa ini akan dirasa aman karena masyarakat setempatlah yang lebih memahami kondisi dan informasi penyebaran Covid diwilayah mereka. Sehingga antisipasi dapat dilakukan lebih awal.

Informasi-informasi terkait tahapan pemilihan dapat disampaikan dengan baik. Tujuan sosialisasi dapat tercapai secara efektif sehingga masyarakat tetap semangat dan sadar untuk berpartisipasi pada pemilihan tanpa harus khawatir terhadap ancaman Covid-19 pada saat hari pemungutan suara. Perlu diketahui bahwa target partisipasi masyarakat dalam memilih pada pemilihan serentak 2020 di Jawa Timur ini adalah 77,5 persen yang telah diturunkan dari angka semula yaitu mencapai angka 79,2 persen, tutup Marlina. (Mrl)

22 Jul

SEMANGAT GOTONG ROYONG DALAM MENYEMARAKKAN HUT RI KE-75

Batu, kpu-kotabatu.go.id (21 juli 2020) – KPU Kota Batu bersiap menghadapi pesta Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Sebagai sebuah lembaga Negara dalam menyikapi kegiatan Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI ditengah Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 dengan tetap semangat.

Berbeda pada tahun sebelumnya ditengah pandemi Covid-19 di wilayah Kota Batu kemeriahan HUT RI ke-75 ini terasa berbeda namun itu bukan halangan untuk tetap mengambil peran dalam memeriahkan HUT RI yang Ke-75 dengan tema INDONESIA MAJU. Melalui instruksi yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia melalui Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara tentang Penyempurnaan Penggunaan Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 dan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara tentang Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI yang terdapat pada web. https://www.setneg.go.id KPU Kota Batu menyiapkan diri.

Dengan kesadaran semangat gotong royong staf KPU Kota Batu Dodik dan rekan rekan lainnya menyiapkan dan memasang bahan sosialisasi HUT RI Ke-75 dengan Icon “Bangga Menggunakan Produk Indonesia” menurutnya kegiatan ini merupakan makanan kami sehari hari dengan semangat bahu membahu, tolong menolong dan kerjasama tim tidak ada pekerjaan yang sulit. Cetus “Dodik CS” yang hari ini bertugas menyiapkan kemeriahan penyambutan HUT RI ke-75 di Halaman Kantor KPU Kota Batu. (ar)

01 Jul

KPU KOTA BATU IKUTI SOSIALISASI DAN RAKOR PENYETARAAN JABATAN ADMINISTRASI KE JABATAN FUNGSIONAL

Surabaya, kpu-kotabatu.go.id (01 Juni 2020) – Komisi Pemilihan Umum Kota Batu mengikuti Sosialisasi dan Rapat Koordinasi penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, acara yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur pada hari Senin (29/06) diikuti oleh 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Sosialisasi dimulai dari jam 1 siang sampai dengan selesai bertempat di aula kantor KPU Jawa timur, Jl. Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua KPU ProvinsiJatim (Choirul Anam), Plt. Sekretaris KPU Jatim (Suharto), Kabag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Jatim (Edi Hartono) serta seluruh sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Jawa timur. Adapun KPU Kota Batu dihadiri oleh Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) beserta Kasubbag Program dan Data (Irfan Darmawan)

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyampaikan saat memberikan sambutan, bahwa kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal merupakan tindaklanjut dari Surat Sekjen Nomor: 583/SD.05.5-SD/05/SJ/VI/2020 tanggal 26 Juni 2020 perihal penyetaraan Jabatan Administrasi kedalam Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/ Kota.

“Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU adalah kebijakan nasional, sebagaimana visi misi Presiden ketika Pilpres yakni terkait penyederhanaan birokrasi. Hal ini adalah bagian dari dinamika proses reformasi birokrasi yang menyangkut banyak pihak, termasuk nasib PNS di lingkungan KPU. Yang harus disikapi dengan baik  dan jangan sampai menjadi momok terutama di Kawan-kawan Kasubbag,” ujarnya.

“Tingkatkan kapasitas keilmuan, akademis, kemampuan teknis, jangan kemudian menjadi gusar dengan adanya dinamika ini. Sehingga dengan memaksimalkan kemampuan ini, kita tidak tersingkir karena adanya kompetisi,” pesan Ketua KPU Jatim.

Plt. Sekretaris KPU Jawa Timur (Suharto) pada kesempatan juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan kebijakan tata kelola SDM pasca penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional untuk mendukung penyederhanaan birokrasi pemerintah. (pdp)

12 Jun

DIVISI PARMAS KPU JATIM SOSIALISASIKAN REVITALISASI KEHUMASAN DAN DISTRIBUSI INFORMASI KEPEMILUAN DI ERA PANDEMI COVID-19

Batu, kpu-kotabatu.go.id (12 juni 2020) – Pada sosialisasi SE Nomor 19 Tahun 2020 Rabu lalu (10/06), Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas (Gogot Cahyo Baskoro) yang juga merupakan Wakil Divisi Litbang dan SDM berkesempatan untuk menyampaikan materi terkait revitalisasi kehumasan dan distribusi informasi kepemiluan di era pandemic Covid-19.

Gogot menyampaikan dengan dilanjutkannya kembali tahapan pemilihan serentak, yang pada 15 Juni mendatang akan langsung dimulai. Pasti harus ada perubahan dan penyesuaian termasuk juga terkait dengan anggaran pada pemilihan.

Sosialiasi dan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Untuk itu Gogot berharap agar Sekretaris maupun komisioner di 19 KPU Kabupaten/Kota yang pemilihan tidak gegabah untuk merestrukturiasi anggaran tersebut.

“Saya berharap tidak ada yang berpikiran bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih kurang penting pada saat ini. Dalam kondisi pandemi ini idealnya justru peran sosialisasi ini harus mendapatkan support lebih karena tugas Divisi Parmas akan menjadi lebih berat. Tidak hanya sekedar  menyampaikan sosialisasi terkait pemilihan, namun juga harus meyakinkan opini publik dan meningkatkan kepercayaan publik kepada Komisi Pemilihan Umum atas dilanjutkannya tahapan pemilihan”, jelas Gogot meyakinkan.

Masyarakat harus mengetahui keputusan dilanjutkannya tahapan pemilihan berdasarkan atas hearing atau Rapat Dengar pendapat dengan pemangku kepentingan seperti menteri dalam negeri, dan Komisi II DPR RI. Dalam kondisi apapun KPU Kabupaten/Kota harus siap dengan segala keputusan yang telah ditetapkan oleh para stackholder di internal maupun eksternal. Sekaligus PR terberat Divisi Parmas adalah meyakinkan penyelenggara ad-hoc agar tetap memegang komitmen untuk bekerja hingga selurug tahapan pemilihan serentak 2020 selesai, lanjutnya.

Terdapat tugas tambahan Divisi parmas dalam tahapan, tidak hanya mensosialisasikan pemilihan, namun juga harus mampu menghadirkan para pakar kesehatan untuk meyakinkan masyarakat beserta penyelenggara bagaimana bekerja sesuai dengan standar pencegahan Covid-19 untuk mengurangi kekawatiran ditengah masyarakat, tutup Gogot dalam pemaparannya. (Mrl)

04 Jun

MASIH DI MOMENT LEBARAN, DIVISI PARMAS KPU SE-JATIM LAKSANAKAN RAPAT KOORDINASI

Batu, kpu-kotabatu.go.id (4 Juni 2020) – Di waktu yang berbeda, dihari yang sama dengan kegiatan Halal Bi Halal KPU se-Jatim, Divisi Parmas dan Sosdiklih KPU Jatim melaksanakan rapat koordinasi dengan 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim (02/06).

Membuka acara rapat koordinasi (rakor), Komisioner Divisi Parmas dan Sosdiklih KPU Jatim (Gogot Cahyo Baskoro) menyampaikan jika rapat koordinasi ini diperuntukkan 19 KPU kabupaten/kota yang tengah menghadapi tahapan pemilihan kepala daerah 2020. Namun, dilibatkannya 19 KPU kabupaten kota lainnya yang tidak dalam tahapan pemilihan dikarenakan harapan agar Divisi parmas ini menjadi penerus informasi terkait pembahasan-pembahasan mengenai persiapan pemilihan kepala daerah serentak ini, jelas Gogot.

Momen rapat koordinasi ini juga dibarengi dengan acara Halal Bi Halal divisi Parmas. Kabag Teknis, Hukum dan Parmas KPU Jatim (Yulyani Dewi) diminta untuk menjadi moderator dalam kegiatan yang dilakukan secara virtual ini. Dengan seizin pimpinan Divisi Parmas, Dewi mengambil alih untuk meminta perwakilan masing-masing zona wilayah untuk mengucapkan atau menyampaikan sesuatu terkait momen Halal Bi Halal tersebut.

Mewakili wilayah zona VI, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Kota Batu (Marlina) menyampaikan permohonan maaf mewakili keluarga besar KPU Kota Batu dan teman-teman wilayah VI.

”Saya mewakili keluarga besar KPU Kota Batu dan teman-teman KPU di Zona VI, mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin. Untuk wilayah Malang raya saat ini baru selesai masa PSBB, dan akan menyambut New Normal. Namun di Kota Batu kasus Covid-19 malah meningkat saat pemberlakuan karantina wilayah ini. Jika memasuki New Normal kita diwajibkan beraktifitas berkerja seperti biasanya diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Semoga kita diberikan kesehatan dan dapat meningkatkan kinerja setelah lamanya menjalani WFH”, jelas Marlina sambil berpesan.

Dalam rapat koordinasi Gogot memaparkan alasan KPU RI siap melanjutkan dan melaksanakan tahapan dan pemilihan di 9 Desember 2020 mendatang. Sebagai keluarga besar KPU, kita wajib mematuhi, mensupport dan menjalankan segala keputusan yang telah diambil oleh KPU RI. Dan setelah rakor ini dilaksanakan diharapkan seluruh KPU kabupaten/kota dapat turut mensosialisasikan informasi ini kepada publik, tegas Gogot. (Mrl

04 Jun

HALAL BI HALAL VIRTUAL KPU SE-JATIM BERJALAN KHIDMAT

Batu, kpu-kotabatu.go.id (4 Juni 2020) – KPU Provinsi Jawa Timur melaksanakan Halal Bi Halal dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jatim dalam rangka Idul Fitri 1441 hijriyah serta pengarahan umum KPU RI pada hari Selasa (02/06). Kegiatan dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Jatim dan 38 KPU Kabupaten/kota beserta sekretaris.

Acara Halal Bi Halal berjalan secara daring dengan tetap menggunakan protokol kegiatan formal seperti biasanya. Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Jatim (Choirul Anam). Pada sambutannya Anam menyampaikan permohonan maaf pada moment silaturahmi tersebut.

“Mohon maaf lahir dan bathin, semoga Allah SWT menerima amaliyah ibadah kita pada bulan Ramadhan dan memasukkan kita dalam golongan hamba-hambanya yang bertaqwa. Semoga berkah sehat, kesuksesan dan rezeki yang berlimpah juga senantiasa tercurah pada kita semua, aamiin,” demikian kalimat pembuka oleh Ketua KPU Jatim tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Anam menjelaskan bahwa pada beberapa hari lalu KPU Jatim telah melaksanakan rapat pleno dalam rangka menyambut kembali dimulainya lanjutan tahapan pemilihan kepala daerah yang sempat terhenti dikarenakan pandemi Covid-19. Diawali oleh Divisi Hukum pada Senin lalu telah melaksanakan rapat koordinasi dengan peserta 19 KPU kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada tahun 2020. Setelah acara Halal Bi Halal ini berakhir akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi Divisi parmas dan Sosdiklih dan keesokkan harinya dilanjutkan dengan rapat koordinasi Divisi SDM untuk membahas dan menyikapi pembahasan badan ad-hoc, terutama mengenai pelantikan kawan-kawan badan ad-hoc yang sempat tertunda, jelas Anam.

Dengan dibukanya acara Halal Bi Halal oleh Ketua KPU Jatim. Memasuki acara inti dengan mendengarkan secara seksama pengarahan KPU RI Divisi SDM (Ilham Saputra) yang juga merupakan Koordinator Wilayah Jatim.

Sebelum acara Halal Bi Halal ditutup, masing-masing komisioner KPU Jatim diberikan kesempatan untuk menyampaikan permohonan maaf. Selanjutnya acara diakhiri dengan pembacaan Doa. (Mrl)