01 Jul

KPU KOTA BATU IKUTI SOSIALISASI DAN RAKOR PENYETARAAN JABATAN ADMINISTRASI KE JABATAN FUNGSIONAL

Surabaya, kpu-kotabatu.go.id (01 Juni 2020) – Komisi Pemilihan Umum Kota Batu mengikuti Sosialisasi dan Rapat Koordinasi penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, acara yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur pada hari Senin (29/06) diikuti oleh 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Sosialisasi dimulai dari jam 1 siang sampai dengan selesai bertempat di aula kantor KPU Jawa timur, Jl. Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua KPU ProvinsiJatim (Choirul Anam), Plt. Sekretaris KPU Jatim (Suharto), Kabag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Jatim (Edi Hartono) serta seluruh sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Jawa timur. Adapun KPU Kota Batu dihadiri oleh Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) beserta Kasubbag Program dan Data (Irfan Darmawan)

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyampaikan saat memberikan sambutan, bahwa kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal merupakan tindaklanjut dari Surat Sekjen Nomor: 583/SD.05.5-SD/05/SJ/VI/2020 tanggal 26 Juni 2020 perihal penyetaraan Jabatan Administrasi kedalam Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/ Kota.

“Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU adalah kebijakan nasional, sebagaimana visi misi Presiden ketika Pilpres yakni terkait penyederhanaan birokrasi. Hal ini adalah bagian dari dinamika proses reformasi birokrasi yang menyangkut banyak pihak, termasuk nasib PNS di lingkungan KPU. Yang harus disikapi dengan baik  dan jangan sampai menjadi momok terutama di Kawan-kawan Kasubbag,” ujarnya.

“Tingkatkan kapasitas keilmuan, akademis, kemampuan teknis, jangan kemudian menjadi gusar dengan adanya dinamika ini. Sehingga dengan memaksimalkan kemampuan ini, kita tidak tersingkir karena adanya kompetisi,” pesan Ketua KPU Jatim.

Plt. Sekretaris KPU Jawa Timur (Suharto) pada kesempatan juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan kebijakan tata kelola SDM pasca penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional untuk mendukung penyederhanaan birokrasi pemerintah. (pdp)

12 Jun

DIVISI PARMAS KPU JATIM SOSIALISASIKAN REVITALISASI KEHUMASAN DAN DISTRIBUSI INFORMASI KEPEMILUAN DI ERA PANDEMI COVID-19

Batu, kpu-kotabatu.go.id (12 juni 2020) – Pada sosialisasi SE Nomor 19 Tahun 2020 Rabu lalu (10/06), Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas (Gogot Cahyo Baskoro) yang juga merupakan Wakil Divisi Litbang dan SDM berkesempatan untuk menyampaikan materi terkait revitalisasi kehumasan dan distribusi informasi kepemiluan di era pandemic Covid-19.

Gogot menyampaikan dengan dilanjutkannya kembali tahapan pemilihan serentak, yang pada 15 Juni mendatang akan langsung dimulai. Pasti harus ada perubahan dan penyesuaian termasuk juga terkait dengan anggaran pada pemilihan.

Sosialiasi dan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Untuk itu Gogot berharap agar Sekretaris maupun komisioner di 19 KPU Kabupaten/Kota yang pemilihan tidak gegabah untuk merestrukturiasi anggaran tersebut.

“Saya berharap tidak ada yang berpikiran bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih kurang penting pada saat ini. Dalam kondisi pandemi ini idealnya justru peran sosialisasi ini harus mendapatkan support lebih karena tugas Divisi Parmas akan menjadi lebih berat. Tidak hanya sekedar  menyampaikan sosialisasi terkait pemilihan, namun juga harus meyakinkan opini publik dan meningkatkan kepercayaan publik kepada Komisi Pemilihan Umum atas dilanjutkannya tahapan pemilihan”, jelas Gogot meyakinkan.

Masyarakat harus mengetahui keputusan dilanjutkannya tahapan pemilihan berdasarkan atas hearing atau Rapat Dengar pendapat dengan pemangku kepentingan seperti menteri dalam negeri, dan Komisi II DPR RI. Dalam kondisi apapun KPU Kabupaten/Kota harus siap dengan segala keputusan yang telah ditetapkan oleh para stackholder di internal maupun eksternal. Sekaligus PR terberat Divisi Parmas adalah meyakinkan penyelenggara ad-hoc agar tetap memegang komitmen untuk bekerja hingga selurug tahapan pemilihan serentak 2020 selesai, lanjutnya.

Terdapat tugas tambahan Divisi parmas dalam tahapan, tidak hanya mensosialisasikan pemilihan, namun juga harus mampu menghadirkan para pakar kesehatan untuk meyakinkan masyarakat beserta penyelenggara bagaimana bekerja sesuai dengan standar pencegahan Covid-19 untuk mengurangi kekawatiran ditengah masyarakat, tutup Gogot dalam pemaparannya. (Mrl)

04 Jun

MASIH DI MOMENT LEBARAN, DIVISI PARMAS KPU SE-JATIM LAKSANAKAN RAPAT KOORDINASI

Batu, kpu-kotabatu.go.id (4 Juni 2020) – Di waktu yang berbeda, dihari yang sama dengan kegiatan Halal Bi Halal KPU se-Jatim, Divisi Parmas dan Sosdiklih KPU Jatim melaksanakan rapat koordinasi dengan 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim (02/06).

Membuka acara rapat koordinasi (rakor), Komisioner Divisi Parmas dan Sosdiklih KPU Jatim (Gogot Cahyo Baskoro) menyampaikan jika rapat koordinasi ini diperuntukkan 19 KPU kabupaten/kota yang tengah menghadapi tahapan pemilihan kepala daerah 2020. Namun, dilibatkannya 19 KPU kabupaten kota lainnya yang tidak dalam tahapan pemilihan dikarenakan harapan agar Divisi parmas ini menjadi penerus informasi terkait pembahasan-pembahasan mengenai persiapan pemilihan kepala daerah serentak ini, jelas Gogot.

Momen rapat koordinasi ini juga dibarengi dengan acara Halal Bi Halal divisi Parmas. Kabag Teknis, Hukum dan Parmas KPU Jatim (Yulyani Dewi) diminta untuk menjadi moderator dalam kegiatan yang dilakukan secara virtual ini. Dengan seizin pimpinan Divisi Parmas, Dewi mengambil alih untuk meminta perwakilan masing-masing zona wilayah untuk mengucapkan atau menyampaikan sesuatu terkait momen Halal Bi Halal tersebut.

Mewakili wilayah zona VI, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Kota Batu (Marlina) menyampaikan permohonan maaf mewakili keluarga besar KPU Kota Batu dan teman-teman wilayah VI.

”Saya mewakili keluarga besar KPU Kota Batu dan teman-teman KPU di Zona VI, mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin. Untuk wilayah Malang raya saat ini baru selesai masa PSBB, dan akan menyambut New Normal. Namun di Kota Batu kasus Covid-19 malah meningkat saat pemberlakuan karantina wilayah ini. Jika memasuki New Normal kita diwajibkan beraktifitas berkerja seperti biasanya diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Semoga kita diberikan kesehatan dan dapat meningkatkan kinerja setelah lamanya menjalani WFH”, jelas Marlina sambil berpesan.

Dalam rapat koordinasi Gogot memaparkan alasan KPU RI siap melanjutkan dan melaksanakan tahapan dan pemilihan di 9 Desember 2020 mendatang. Sebagai keluarga besar KPU, kita wajib mematuhi, mensupport dan menjalankan segala keputusan yang telah diambil oleh KPU RI. Dan setelah rakor ini dilaksanakan diharapkan seluruh KPU kabupaten/kota dapat turut mensosialisasikan informasi ini kepada publik, tegas Gogot. (Mrl

04 Jun

HALAL BI HALAL VIRTUAL KPU SE-JATIM BERJALAN KHIDMAT

Batu, kpu-kotabatu.go.id (4 Juni 2020) – KPU Provinsi Jawa Timur melaksanakan Halal Bi Halal dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jatim dalam rangka Idul Fitri 1441 hijriyah serta pengarahan umum KPU RI pada hari Selasa (02/06). Kegiatan dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Jatim dan 38 KPU Kabupaten/kota beserta sekretaris.

Acara Halal Bi Halal berjalan secara daring dengan tetap menggunakan protokol kegiatan formal seperti biasanya. Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Jatim (Choirul Anam). Pada sambutannya Anam menyampaikan permohonan maaf pada moment silaturahmi tersebut.

“Mohon maaf lahir dan bathin, semoga Allah SWT menerima amaliyah ibadah kita pada bulan Ramadhan dan memasukkan kita dalam golongan hamba-hambanya yang bertaqwa. Semoga berkah sehat, kesuksesan dan rezeki yang berlimpah juga senantiasa tercurah pada kita semua, aamiin,” demikian kalimat pembuka oleh Ketua KPU Jatim tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Anam menjelaskan bahwa pada beberapa hari lalu KPU Jatim telah melaksanakan rapat pleno dalam rangka menyambut kembali dimulainya lanjutan tahapan pemilihan kepala daerah yang sempat terhenti dikarenakan pandemi Covid-19. Diawali oleh Divisi Hukum pada Senin lalu telah melaksanakan rapat koordinasi dengan peserta 19 KPU kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada tahun 2020. Setelah acara Halal Bi Halal ini berakhir akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi Divisi parmas dan Sosdiklih dan keesokkan harinya dilanjutkan dengan rapat koordinasi Divisi SDM untuk membahas dan menyikapi pembahasan badan ad-hoc, terutama mengenai pelantikan kawan-kawan badan ad-hoc yang sempat tertunda, jelas Anam.

Dengan dibukanya acara Halal Bi Halal oleh Ketua KPU Jatim. Memasuki acara inti dengan mendengarkan secara seksama pengarahan KPU RI Divisi SDM (Ilham Saputra) yang juga merupakan Koordinator Wilayah Jatim.

Sebelum acara Halal Bi Halal ditutup, masing-masing komisioner KPU Jatim diberikan kesempatan untuk menyampaikan permohonan maaf. Selanjutnya acara diakhiri dengan pembacaan Doa. (Mrl)

30 Mei

KPU KOTA BATU IKUTI HALAL BIHALAL SRIKANDI KPU SE-JATIM

Batu, kpu-kotabatu.go.id (30 Mei 2020) – Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina) mengikuti silaturahmi virtual KPU Provinsi Jawa Timur dimotori oleh komisioner Divisi Data dan informasi, dan Divisi Litbang dan SDM yang merupakan komisioner perempuan KPU Jatim menyelenggarakan Halal Bihalal dengan komisioner perempuan atau yang sering dipanggil dengan Srikandi KPU se-Jatim pada Rabu (27/05) lalu.

Inti dari Halal Bihalal ini adalah silaturahmi dan saling meminta maaf dimoment hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah. Dilain hal kegiatan ini merupakan acara “Kangenan virtual” setelah hampir 3 bulan saling bertemu dikarenakan Pandemi yang membatasi aktifitas dan pertemuan diluar rumah dan keputusan KPU RI dalam mengatur mekanisme kerja melalui Work From Home sehingga tidak dapat bertemu secara langsung dalam moment kegiatan KPU se-Jatim.

Kegiatan Halal Bihalal dibuka langsung oleh Divisi Datin (Nurul Amalia) dan dilanjutkan sambutan oleh Divisi Litbang dan SDM (Rochani). Hampir 90 persen dari perempuan KPU se-Jatim hadir pada acara tersebut. Tidak hanya sekedar Halal Bihalal, moment ini juga dijadikan Srikandi KPU se-Jatim ini untuk melakukan refleksi 1 tahun pengabdian di satuan kerja masing-masing sebagai penyelenggara pemilu.

“Ðengan literasi Inshaa Allah kecerdasan bisa diasah, dengan bekal Iman, Keyakinan dan Doa Inshaa Allah dapat menyelamatkan kita. Dengan bekal kebaikan, empati dan kerendahan hati Inshaa Allah restu dan ridho akan meringankan langkah kita,” demikian kalimat pembukaan dari Rochani.

Tidak ada keistimewaanatau perlakuan khusus bagi perempuan yang menjadi Komisioner KPU kabupaten/kota, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama. Yang menjadi istemewa adalah ketika perempuan yang menjadi penyelenggara pemilu dapat memberi keseimbangan dan menjalankan kewajibannya di dua wilayah berbeda dengan penuh tanggung jawab. Beban pekerjaan dan urusan domestik merupakan dua tanggung jawab yang sama-sama harus dipenuhi, merupakan suatu keberhasilan jika Srikandi KPU se-Jatim ini dapat menjalankannya secara bersamaan tanpa ada yang dikorbankan, lanjut Rochani.

Diakhir kegiatan Nurul Amalia menambahkan terkait kesiapan KPU baik ditingkatan Provinsi maupun kabupaten/kota dan menghadapi “New Normal” yang merupakan pembiasan-pembiasan baru dengan mengikuti prosedur untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Mrl)

22 Mei

KOMISIONER KPU KOTA BATU MENGIKUTI KHOTMIL QUR’AN ONLINE

Batu, kpu-kotabatu.go.id (22 Mei 2020) – Komisioner KPU Kota Batu mengikuti acara Khotmil Qur’an online yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur pada hari Kamis (21/05) dengan menggunakan aplikasi zoom dan dimulai tepat pukul 15.00-17.00 WIB, dengan tema “Doa untuk Keselamatan Bangsa dan Sukses Pemilihan Serentak 2020.” Acara dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur (Choirul Anam) dilanjutkan dengan arahan dan tausiyah hikmah Ramadhan oleh Ketua KPU RI (Arief Budiman), serta penyampaian informasi seputar penundaan Pemilihan Serentak dihadapan peserta Khotmil Qur’an yang terdiri dari Komisioner dan Jajaran Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

KETUA KPU RI, Arief Budiman

Mengawali tausiyahnya, Ketua KPU RI mengucapkan terimakasih kepada KPU se-Provinsi Jawa Timur atas inisiasi kegiatan Khotmil Qur’an ini. “Saya menyambut positif kegiatan Khotmil Qur’an yang dilakukan di bulan Ramadhan ini, yang juga bertujuan untuk melakukan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan suksesnya Pemilihan Serentak Tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 saat ini,” tutur Arief.

Arief Budiman juga menyampaikan pada kesempatan ini mengajak rekan-rekan untuk senantiasa jangan sampai lupa untuk bersyukur, karena rasa syukur harus selalu dijaga dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Seperti inisiasi kegiatan Khotmil Qur’an ini juga salah satu bentuk rasa syukur kita.

Mantan Komisioner KPU Jawa Timur ini juga mangajak peserta untuk selalu menjalin silaturahmi. “Kegiatan hari ini juga salah satu bentuk silaturahmi, seperti ini saya suka, meskipun lebih suka bila bertatap muka langsung. Namun, silaturahmi tatap muka dalam beberapa waktu kedepan akan sulit karena masih ada pandemi ini. Silaturahmi tidak hanya dengan keluarga saja, tetapi juga dengan sahabat, tetangga dan lainnya. Di dalam Al Qur’an disebutkan pula bahwa tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi. jelasnya.

Arief berpesan jika dimanapun manusia berada harus memberikan hal yang bermanfaat atau hal positif bagi generasi mendatang. “Bisa kita wujudkan dalam perbuatan yang memberikan manfaat bagi organisasi ini. Berikan tinggalan warisan yang baik bagi generasi penerus. Saya harap semangat ini terus kita miliki,” harap Ketua KPU RI.

Usai memberikan tausiyahnya, Arief Budiman kemudian melanjutkan penyampaian informasi terkait penundaan pelaksanaan Pemilihan Serentak. “KPU tetap mengacu pada Perppu Nomor 2 Tahun 2020, dengan menyiapkan skema tahapan penundaan pelaksanaan pemilihan serentak di Bulan Desember 2020 mendatang, terlepas nanti ada informasi resmi tentang perkembangan kasus atau status pandemi Covid-19, kita tetap harus menunggu info lebih lanjut dari otoritas lembaga yang berwenang terkait kasus Covid-19 ini,” jelasnya.

Setelah mendapatkan arahan dan tausiyah dari Ketua KPU RI, acara Khotmil Qur’an dimulai. Khotmil Qur’an ini dipimpin oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Timur (Miftahur Rozak) dengan membagi masing-masing peserta per-juz Al-Qur’an untuk dibaca yang telah dibagi sebelumnya. Setelah selesai Khotmil Qur’an, acara ditutup dengan doa kebaikan untuk bangsa Indonesia yang disampaikan oleh anggota KPU Kabupaten Madiun (Fahim Amrillah). (pdp)

16 Mei

DIVISI SDM KPU JATIM SOSIALISASIKAN KEPUTUSAN SEKJEN NOMOR 357 KEPADA KPU KABUPATEN/KOTA MELALUI MEETING VIRTUAL

Batu, kpu-kotabatu.go.id (16 Mei 2020) – KPU Kota Batu diwakili divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM (Marlina) beserta Sekretaris (Thomas Maydo) mengikuti rapat virtual yang laksanakan oleh Divisi SDM KPU Jatim pada Jum’at (15/05). Rapat koordinasi ini merupakan pertemuan pertama secara daring sejak pandemi Covid-19 melanda. Rapat bertujuan untuk mensosialisasikan keputusan sekretaris jenderal KPU nomor 357/SDM.03,1-kpt/05/SJ/V/2020 tentang Pedoman Teknis Bekerja di Tempat Tinggal Masing-masing bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi, dan Sekretariat Kabupaten/Kota.

Divisi Litbang dan SDM KPU Jatim (Rochani) menyampaikan salah satu tugas Divisi SDM adalah pembinaan kinerja kepegawaian ditingkatan masing-masing. Oleh karena itu menjadi penting untuk secara langsung mensosialisasikan guna menyampaikan keputusan Sekretaris Jenderal tersebut.

“Hari ini yang laksanakan sesuai PKPU nomor 8 dimana salah satu tugas Divisi SDM adalah pembinaan kinerja dan etika kerja kepegawaian di tingkat masing-masing termasuk juga bagian dari tugas sekretaris. Hari Kamis kemarin KPU Provinsi juga telah menerima sosialisasi dari Sekjen tentang mekanisnme kerja kepegawaian selama masa pandemi Covid-19. Saat ini KPU RI telah meluncurkan aplikasi sistem pencatatan kehadiran dan kinerja.” Jelas Rochani.

Selanjutnya dijelaskan bahwa KPU kabupaten/kota juga diberikan keleluasaan membuat sistem pencatatan kehadiran dan kinerja termasuk komisioner. Karena meskipun kita bekerja dari rumah masing-masing tapi bagi pegawai tetap diberikan tunjangan kinerja berserta uang makan secara penuh. Maka penting untuk melakukan pencatatan kehadiran dan kinerja agar tidak menyalahi aturan dengan masalah laporan pertanggungjawaban, lanjut Rochani.

Selain itu Sekretaris KPU Jatim (Soeharto Totok) juga menjelaskan terkait harapan sebelumnya bahwa SK 357 ini terbit terlebih dahulu sebelum munculnya Surat Edaran nomor 4 dan terakhir Surat Edaran nomor 15. Kedepan wajib membuat laporan harian Work From Home (WFH) masing-masing ASN beserta daftar hadir. Sekretaris terlebih dahulu membuatkan SPT melaksanakan WFH dengan ketentuan tetap melaksanakan pelaporan daftar hadir maupun laporan kinerja perhari bagi ASN masing-masing satker.

Kewajiban ini akan dimulai per tanggal 18 Mei 2020 Senin mendatang dan sudah harus diterapkan dimasing-masing saktker KPU Kabupaten/Kota. SK ini memiliki Dasar hukum dengan memperhatikan UU nomor 5 tentang ASN, UU nomor 7 tentang Pemilihan Umum, SE MenpanRB nomor 19 tentang penyesuaian sistem kinerja ASN, PKPU nomor 6 tentang SOTK, Kepres nomor 12 tentang penetapan bencana non alam dan penyebaran Covid-19, SE Menpan RB nomor 45 tentang penyesuaian sistem kinerja bagi ASN untuk pencegahan dan mengurangi penyebaran Covid-19, tambah Totok.

Sementara Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) menjelaskan bahwa KPU Kota Batu telah mensosialisasikan SK 357 ini kepada seluruh pegawai pada Kamis kemarin. Mengingat hal ini penting agar seluruh pegawai tanpa terkecuali memahami prosedur selama WFH dan kewajiban memenuhi tupoksinya masing-masing agar kinerjanya tetap terukur meski tidak dilaksanakan dikantor. (Mrl)