23 Mar

SIMULASI PEMUNGUTAN & PENGHITUNGAN SUARA DENGAN DESAIN SURAT SUARA & FORMULIR YANG DISEDERHANAKAN UNTUK PEMILU TAHUN 2024

Batu-kpu-kotabatu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari ini, Selasa (22/3/2022), menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan desain surat suara dan formulir yang disederhanakan untuk Pemilu Serentak 2024. Simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara dengan formulir model baru ini diselenggarakan di halaman Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengaku bahwa penyederhanaan surat suara dilakukan berdasarkan evaluasi dari pemilu 2019.
“Ini adalah ikhtiar kami agar kemudian mengaca pada Pemilu 2019 bahwa kita ada korban, dari petugas kami dan juga ada persoalan persoalan yang kemudian membuat Pemilu 2019 begitu rumit dalam teknis pelaksanaannya,” kata Ilham di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (22/3).


Sebelumnya pemungutan suara pada pemilu 2019 terdiri dari 5 surat suara. Pada simulasi kali ini, KPU menyediakan dua model surat suara.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat 2 TPS yang didirikan untuk melakukan simulasi pencoblosan ini, dengan total ada 100 koresponden/pemilih dalam simulasi ini yang nantinya akan melaksanakan uji coba surat suara dan mengisi borang untuk memberikan keterangan pengalaman dalam pemakaian desain surat suara yang baru.
Pada TPS 1, terdapat 3 formulir surat suara dan kotak suara yang tersedia mencakup jenis pemilihan untuk presiden-wakil presiden dan DPR RI yang digabung dengan DPD RI, dan DPRD Provinsi-DPRD Kabupaten/Kota.


Sementara TPS 2 mencakup 2 jenis formulir surat suara yakni pemilihan presiden – wakil presiden, DPD dan DPR RI yang digabung dalam satu formulir surat suara.
Serta satu surat suara lainnya untuk pemilihan DPRD Provinsi – DPRD Kabupaten/Kota.
“Pada 2019 itu kan 5 surat suara, sekarang kita coba sederhanakan menjadi 2 atau 3 surat suara. Jadi presiden dengan DPR, kemudian DPD. Karena 2019 itu sesuai dengan 5 level pemilu kita. Presiden – wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota,” kata Ketua KPU RI Ilham Saputra di lokasi.
Penggabungan jenis pemilihan dalam 2 dan 3 formulir surat suara ini merupakan upaya penyederhanaan dan kemudahan bagi pemilih menyalurkan hak konstitusinya dan panitia pemilihan untuk memproses tahapan penghitungan suara. Dalam acara ini hadir pula Anggota Komisi II DPR RI, Komisi I DPD, Bawaslu, DKPP, LSM, Akademisi hingga Ketua/perwakilan dari Parta Politik.

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

40 − 38 =