13 Feb

SEHARI BERSOSIALISASI PINDAH PILIH (A5) DI TIGA TEMPAT, INI HARAPAN KPU KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (13 Februari 2019) – Giat sosialisasi dan pelayanan formulir A5 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu. Pada Selasa (12/02/2019) terdapat tiga tempat yang dikunjungi oleh KPU Kota Batu untuk memaksimalkan layanan pindah tempat memilih tersebut, antara lain Vihara Dhammadipa Arama, Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, dan Sekolah Al Kitab.  Pemilihan lokasi sosialisasi tersebut dikarenakan ketiganya ialah lokasi berkumpulnya siswa-siswi  yang mayoritas dari luar Kota Batu untuk melaksanakan tugas belajar.

Kegiatan sosialisasi sendiri dipimpin langsung oleh Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) dengan didampingi oleh Kassubag Program dan Data (Irfan Darmawan), Staf Teknis Pemilu dan Hupmas (Prasetiya), Staf Hukum (Mahyuni), Staf Program dan Data (Septiana wulandari dan Samsul Arifin), serta beberapa staf pendukung KPU Kota Batu. Hadir juga sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu untuk membantu pelaksanaan sosialisasi tersebut. Juga ada satu Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu yang turut mendampingi dan mengawasi jalannya sosialisasi, yakni Yogi Eka Cholid Farobi.

Tempat pertama yang dikunjungi oleh Tim KPU Kota Batu dalam rangkaian sosialiasi tersebut ialah Vihara Dhammadipa Arama yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno 311 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Di dalam Vihara yang juga menjadi Sekolah Tinggi Agama Budha tersebut terdapat sekitar 121 orang yang meliputi siswa-siswi dan tenaga pengajar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, misalnya Banyuwangi, Bali, Mataram, Makasar, Lampung, dan berbagai daerah lainnya. Ashar Chilmi mengatakan jika KPU Kota Batu membutuhkan waktu satu hingga dua hari dalam memroses data-data yang sudah diberikan oleh pihak Vihara untuk memastikan bahwa nama-nama yang ada telah terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) masing-masing daerah. “Setelah kami cek satu dua hari ke depan, kalau benar-benar sudah terdaftar di tempat asal sebagai Daftar Pemilih Tetap, maka kami akan melayani pindah pilih dengan A5, dengan mendistribusikan ke beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) terdekat di Vihara untuk dilayani oleh KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, red),” terangnya.

Berkaitan dengan penditribusian nama-nama ke TPS-TPS yang berada di sekitar lokasi Vihara, maka Ashar menerangkan jika KPU Batu akan memfasilitasi dengan membaginya ke beberapa TPS yang ada di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, dengan tujuan memudahkan para penghuni Vihara untuk melakukan pemilihan. “Di wilayah Mojorejo itu ada kisaran 4 TPS yang nanti akan kami sediakan, semoga mencukupi dari 120-an itu,” jelasnya menambahkan.

Tempat kedua dan ketiga yang menjadi tujuan sosialisasi pelayanan tempat pindah memilih selanjutnya ialah Pondok Pesantren (Ponpes) Anwarut Taufiq di Jalan Metro 103 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, dan Sekolah Al Kitab di Jalan Ir. Soekarno 7 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Berbeda dengan Vihara dan Sekolah Al Kitab yang telah menuntaskan pendataan kepada seluruh siswa-siswi dan pengajarnya, pihak pengelola Ponpes Anwarut Taufiq belum memberikan data dikarenakan baru pertama kali berdialog dengan KPU Kota Batu tentang mekanisme pelayanan formulir A5. Sedangkan, di Sekolah Al Kitab proses pelayanan sudah mencapai tahap lanjut, yakni pemaparan hasil pencocokan data dengan DPT asal yang telah selesai dikerjakan oleh Tim Data KPU Kota Batu. Dari 319 nama orang yang sudah masuk dalam data, terdapat 89 nama belum terdaftar di DPT asal dan 6 nama tidak memiliki data pendukung untuk kelengkapan pendaftaran sebagai pemilih.

Merespon permasalahan yang ada di Sekolah Al Kitab, Ashar memberikan arahan jika siswa-siswi yang belum terdaftar di DPT asal maupun data pendukungnya tidak lengkap agar segera berkomunikasi dengan orang tua di rumah untuk membantu pengurusan mendaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019 ini, sehingga mempunyai kesempatan untuk pindah tempat memilih, yakni di wilayah Kota Batu. “Selama ada waktu, minta ke anggota keluarga untuk segera mendaftarkan ke panitia pemilihan setempat di masing-masing desa atau kelurahan agar dimasukkan  ke dalam daftar DPT, ” tuturnya.

Adanya kegiatan sosialisasi ini  disambut positif oleh siswa-siswi di Sekolah Al Kitab. Salah satu siswa, Benyamin Agung Laksono, mengatakan jika ia dan teman-temannya merasa terbantu dengan informasi yang diberikan oleh KPU Kota Batu terkait dengan pelayanan pindah tempat memilih ini. Ia juga berharap jika dengan pelayanan yang maksimal akan mendukung terselenggaranya pemilu yang lebih baik. “Dengan adanya pelayanan ini saya harap akan mendukung pemilu semakin baik dan lancar. Karena kewajiban kita semua sebagai warga negara adalah memilih, jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya,” terangnya.

Terakhir, Ashar Chilmi memberi penjelasan jika semua kegiatan sosialisasi dan pelayanan pindah tempat memilih yang dilakukan KPU Kota Batu secara intensif diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat demi kesuksesan Pemilu 2019 dan secara simultan mendorong mereka menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang berkualitas. “Harapan kami, partisipasi seluruh warga Kota Batu dalam Pemilu Serentak 2019 bisa menambah tingkat persentase kehadiran. Semoga saja juga meningkatkan penggunaan hak pilih yang berkualitas, sehingga terpilih dan tercipta pemimpin-pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar berintegritas,” harapnya optimis. (ats)

 

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 1 =