12 Apr

POLRES KOTA BATU GELAR SIMULASI PENGAMANAN PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (11 April 2019) – Kepolisian Resort (Polres) Kota Batu menggelar pertemuan dengan seluruh elemen Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dalam rangka menyiapkan kondisi keamanan jelang pelaksanaan Pemilu 2019, Kamis (11/04/2019). Di dalam acara bertema Forum Silaturahmi Kamtibmas (FSK) tersebut juga dilakukan simulasi pengamanan dalam tahapan-tahapan krusial Pemilu 2019, yakni masa kampanye rapat umum, masa tenang pemilu, serta pemungutan dan penghitungan suara. Semua peragaan pengamanan dilakukan di halaman Mapolres Kota Batu.

Selain Kapolres Kota Batu (AKBP Budi Hermanto) dan jajaran, acara tersebut juga dihadiri oleh Walikota (Dewanti Rumpoko) dan Wakil Walikota Batu (Punjul Santoso), Ketua DPRD Kota Batu (Cahyo Edi Purnomo), Dandim 0818 (Letkol Inf. Ferry Muzawwad), Ketua Bawaslu (Abdur Rochman) dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Batu, serta para tokoh masyarakat. Tentu pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penanggung jawab utama kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019 juga hadir, antara lain Ketua KPU Kota Batu (Saifuidin Zuhri), Komisioner Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi), dan Komisioner SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto).

AKBP Budi Hermanto dalam sambutannya menjelaskan jika simulasi yang dilakukan ialah bentuk kesiapan pengamanan Pemilu 2019, khususnya di Kota Batu. Menurutnya, simulasi tidak hanya berkaitan dengan pengamanan terhadap kemungkinan terjadinya kriminalitas ataupun huru-hara massa, namun juga antisipasi terhadap potensi terjadinya bencana alam. “Selama ini simulasi banyak menggambarkan kriminalitas yang terjadi dalam (pelaksanaan) pemilu seperti perusakan kotak suara dan huru-hara. Dalam simulasi ini juga kita sesuaikan dengan kondisi wilayah geografis Kota Batu dan wilayah Malang Barat yang rawan terjadi bencana alam,” terangnya.

Rangkaian simulasi pengamanan Pemilu 2019 sendiri berjalan menarik. Sebelum hari pemungutan suara, semua elemen kamtibmas bekerja keras patroli keliling melihat kondisi keamanan Kota Batu dan memastikan tidak ada lagi Alat Peraga kampanye yang terpasang. Hambatan terjadi ketika proses distribusi kotak dan surat suara ke TPS-TPS. Beberapa lokasi di Kota Batu mengalami banjir dan tanah longsor. Dengan sigap Tim Reaksi Cepat BPBD bergerak menuju lokasi, memberi bantuan untuk mengangkut logistik pemilu tersebut.

Pada hari pemungutan suara, proses pemungutan berlangsung lancar, meskipun beberapa pemilih terlihat tidak mau tertib di lokasi TPS. Situasi mulai memanas menjelang siang hari. Sekelompok massa mendatangi TPS, memrotes petugas karena mereka belum menggunakan hak pilihnya. Mereka beralasan ada beberapa orang mengintimidasi agar tidak perlu menyoblos. Namun pihak keamanan dapat menenangkan kelompok massa ini.

Gelombang protes masih berlanjut. Massa yang tidak puas dengan hasil pemungutan dan penghitungan suara berbondong-bondong melakukan demo. Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan. Namun situasi semakin tak terkendali, massa mulai melakukan pelemparan, pengrusakan, pembakaran, dan penjarahan. Akhirnya aparat kepolisian bertindak tegas, kerumunan massa terpaksa dibubarkan dengan tembakan peringatan. Secara perlahan massa mundur, situas kembali kondusif. (ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

71 + = 74