16 Okt

MASUK USIA KE -18 PEREKONOMIAN KOTA BATU SEMAKIN KOMPETITIF

Batu, kpu-kotabatu.go.id (16 Oktober 2019) – Kota Batu memasuki usia ke-18 pada 17 Oktober 2019, Kamis besok. Tema yang diangkat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kali ini memiliki makna mendalam, yakni “Berdaya Desaku, Berjaya Kotaku”. Selaras dengan tema tersebut sejatinya kondisi dan geliat pertumbuhan ekonomi di Kota Batu semakin kompetitif. Hal ini terlihat dari paparan Walikota Batu (Dewanti Rumpoko) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batu, Rabu (16/10/2019).

Dewanti menerangkan jika perekonomian di Kota Batu ditopang oleh 2 sektor utama, yakni wisata dan UMKM. Kedua sektor tersebut, sebutnya, berkembang pesat dan berjalan kompetitif dalam membangun daya saing ekonomi.

“Pembangunan di Kota Batu dari masa ke masa mengalami perkembangan yang cukup pesat. Selama kurun waktu 18 tahun terakhir atau sampai dengan semester pertama tahun 2019 capaian hasil kinerja pembangunan menunjukkan perkembangan yang terus meningkat di setiap tahunnya, dalam sepuluh tahun terakhir (ini),” terangnya.

Ia memaparkan indikator-indikator utamanya ialah peningkatan angka APBD, PAD, PDRB, pendapatan per kapita, serta angka kemiskinan yang menurun. Pertama, peningkatan APBD dari 354,8 milyar menjadi 992,8 milyar atau meningkat hampir 3 kali lipat. Kedua, peningkatan PAD dari 14,2 milyar menjadi 160 milyar atau naik 11 kali lipat. Ketiga, PDRB atas harga berlaku dari 2,95 triliun menjadi 15,8 triliun atau naik 5,3 kali lipat.

Keempat, pendapatan per kapita PDRB atas harga berlaku dari 12,1 juta menjadi 76,79 juta atau naik hampir 6,3 kali lipat. Kelima, pertumbuhan ekonomi dari 5,84 persen menjadi 6,58 persen. Keenam, angka kemiskinan turun, dari 6,18 persen menjadi 3,89 persen. Ketujuh, angka pengangguran dari 10,91 turun menjadi 3,12 persen. Kedelapan, rasio ketimpangan dari 0,30 persen turun menjadi 0,29 persen. Sedangkan, angka investasi yang sebelumnya kurang dari 300 milyar menjadi 1,2 triliun atau naik 4 kali lipat.

Dewanti melanjutkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat yang semakin meningkat juga berdampak kepada prestasi dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yakni dengan nilai 75,04 atau peringkat 9 dari keseluruhan nilai IPM kabupaten/kota di Jawa Timur. Oleh karena itu ia mengajak seluruh stakeholder pemerintah dan masyarakat di Kota Batu agar selalu berupaya memberikan kontribusi dan karya terbaik dalam pembangunan.

“Semua stakeholder di Kota Batu, baik pemerintah, swasta, maupun segenap masyarakat yang ada agar mampu melakukan refleksi atau muhasabah, sudah sejauh mana kita berkarya dan memberikan kontribusi dalam upaya melakukan pembangunan yang berkeadilan, hingga mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan,” tegasnya. (ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − 8 =