15 Mar

LAKUKAN PERGANTIAN ANTAR WAKTU KPU KOTA BATU BERHARAP PPK TETAP SOLID

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (15 Maret 2019) – Di tengah kesibukan persiapan Pemilu 2019 yang akan digelar 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap satu orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bumiaji dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Punten, Rabu (13/03/2019) di Bata Merah Cafe. Alasan dilakukannya PAW ini ialah adanya satu orang anggota PPK Bumiaji, yakni Danang Wicaksono, yang mengundurkan diri dikarenakan diterima sebagai PNS di luar kota. Untuk mengisi kekosongan tersebut ditunjuklah Mawan Heri Triantono sebagai pengganti, sebelumnya ia bertugas sebagai anggota PPS Desa Punten. Sedangkan posisi kosong yang ditinggalkan oleh Mawan diisi oleh Eni Erfianti.

Menurut Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri), adanya PAW tersebut menimbulkan dua sikap yang saling bertolak belakang namun tetap dalam koridor yang positif. Pada satu sisi ia merasa sedih dengan adanya satu anggota PPK yang mengundurkan diri mengingat pelaksanaan Pemilu 2019 hanya menyisahkan waktu satu bulan. Namun, pada sisi lain pihaknya juga merasa bangga dikarenakan anggotanya memiliki kualitas yang mumpuni sehingga banyak dipercaya oleh masyarakat. “Sebenarnya dalam pelantikan ini antara bahagia, susah dan lain sebagainya menjadi satu. Sedihnya karena di tengah tahapan yang tinggal satu bulan lebih, masih ada teman-teman PPK PPS yang harus kita lakukan pergantian antar waktu. Bahagianya, ini adalah kabar gembira bagi kawan-kawan semua, ternyata yang namanya PPK dan PPS di Kota Batu ini menjadi manusia pilihan. Sehingga kemarin ada anggota PPS yang diminta untuk menjadi kepala dusun, juga ada dua anggota PPK yang menjadi CPNS,” ungkapnya.

Meskipun ada proses PAW yang waktunya dekat dengan pelaksanaan Pemilu 2019, Saifudin berharap agar persiapan yang telah dilakukan sebelumnya tidak tergganggu. Ia juga berpesan agar antara anggota PPK dan PPS yang baru dilantik bisa bersinergi dan menjaga kekompakan dengan anggota PPK dan PPS yang lebih dahulu beraktifitas di dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. “Bagi kawan-kawan yang baru saja dilantik, baik itu yang ada di PPK dan PPS, serta kawan-kawan yang sudah lama dan senior di PPK dan PPS, kami berharap kawan-kawan bisa menjaga kekompakan, bisa menjaga soliditas antar tim supaya pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan lancar dan sukses. Tanpa soliditas dan kekompakan teman-teman semua, saya yakin akan ada kendala dalam setiap tahapan,” tegasnya.

Terakhir, Saifudin menegaskan jika antara anggota PPK dan PPS yang baru dengan yang lama harus bisa saling bekerja sama. Menurutnya, anggota lama harus bersedia mengajari dan membantu kepada anggota baru. Sedangkan bagi anggota baru juga harus menerima dengan bijak jika di awal aktifitasnya sebagai PPK dan PPS akan disuruh-suruh. “Saya berharap yang senior-senior di PPK bisa membantu, mengajari, dan legowo kepada teman-teman yang baru saja dilantik. Begitu juga bagi yang baru saja dilantik, harus ikhlas jika misalkan sedikit diperintah-perintah, itu tidak masalah. Apapun yang teman-teman kerjakan, itu demi kebaikan dan kesuksesan kita dalam melaksanakan Pemilu 2019,” tandasnya (ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 2 =