28 Nov

KPU KOTA BATU : PEMIRA KAMPUS ADALAH PEMBELAJARAN IDEAL KONTESTASI DEMOKRASI

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 November 2019) – Berbeda dengan waktu sebelumnya yang berfokus melakukan pendidikan pemilih di sekolah, kali ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu hadir di kampus Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (28/11/2019). Adalah kegiatan Pemilihan Raya (Pemira) yang menjadi momentum bagi KPU untuk memberikan pencerdasan politik kepada mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA (F-MIPA). Dengan dihadiri oleh Komisioner KPU Kota Batu Divisi Teknis (Erfanudin) dan Komisioner KPU Kota Batu Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih (Marlina) beserta Kasubbag Teknis KPU Kota Batu (Ariansyah Mustafa)

Di depan panitia dan pengawas pemilihan yang berjumlah sekitar 40-an orang, Komisioner Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih (Marlina) mengungkapkan rasa senangnya berkesempatan hadir pada kegiatan Pemira yang notabenenya selaras dengan tugasnya sebagai komisioner KPU. Ia menerangkan jika momentum Pemira harus benar-benar dilaksanakan dengan baik dan penuh integritas. Menurutnya, hal itu karena Pemira merupakan miniatur kontestasi yang harus dijadikan bahan pembelajaran demokrasi.

“Kegiatan Pemira ini sangat penting bagi para mahasiswa. Dengan adanya pemilihan di kampus, apalagi yang menjadi panitia dan pengawas, teman-teman semua sedang melakukan pembelajaran demokrasi yang sesungguhnya. Saya yakin, adanya kontestasi untuk menjadi presiden mahasiswa, dewan perwakilan, maupun ketua jurusan akan melatih dan memupuk kedewasaan politik kalian,” terangnya.

Lebih jauh Marlina menerangkan jika secara tidak langsung pengalaman politik selama di kampus, baik sebagai panitia maupun kontestan akan berguna ketika hidup di tengah masyarakat. Masyarakat, lanjutnya, membutuhkan aktor-aktor yang dapat memberi pencerdasan politik kepada mereka, atau bahkan menjadi pengambil kebijakan yang membawa kesejahteraan dan keadilan dalam kehidupan kolektif.

Selanjutnya, Marlina dan rombongan KPU Kota Batu juga turut menyaksikan prosesi pemilihan, mulai dari pembukaan segel pintu ruangan pemilihan hingga teknis pemilihan calon dengan metode e-voting. (ats/pdp)

 

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

30 − 22 =