10 Okt

GELAR RAKOR PEMUKTAHIRAN DATA, KPU JATIM HARAP DPT SEMAKIN VALID

Batu, kpu-kotabatu.go.id (10 Oktober 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Rabu-Kamis (9-10/10/2019) di Hotel Purnama, Kota Batu. Kegiatan ini diikuti oleh Divisi Perencanaan dan Data KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan ucapan selamat datang dari Ketua KPU Kota Batu (Mardiono). Secara resmi kegiatan rakor dibuka oleh Ketua KPU Jawa Timur (Choirul Anam).

Anam dalam sambutan pembuka menerangkan maksud diselenggarakannya kegiatan rakor ialah agar ke depan KPU bisa memperoleh data pemilih yang akurat, akuntabel, dan komprehensif. Menurutnya, proses pemutakhiran ini harus benar-benar dilakukan dengan serius dan tentunya perlu waktu panjang. “Pemutakhiran daftar pemilih berkelenjutan prosesnya panjang, kami berharap data pemilih bisa lebih bagus. Misalnya, dalam Pileg (Pemilihan Legislatif) kemarin kita membuang banyak data sampah. Oleh karena itu ke depan hal ini harus kita tingkatkan,” terangnya.

Ia mencontohkan bahwa Kota Batu menjadi salah satu daerah yang dapat melakukan proses pendataan pemilih secara baik. Hal itu, lanjutnya, disebabkan oleh dua faktor utama yang menguntungkan, yakni kondisi ekonomi dan geografis.

“Di Kota Batu proses pendataan pemilih (berlangsung) bagus. Hal tersebut karena Kota Batu diuntungkan dengan masyarakat yang jarang merantau ke luar kota karena kondisi perekonomian di sini baik. Selain itu luas wilayah di Kota Batu juga mendukung karena mudah dijangkau,” jelasnya.

Terakhir, Anam menegaskan jika proses atau tahapan pendataan pemilih biasanya tidak terlalu menarik bagi masyarakat maupun peserta pemilu/pilkada. Namun, ia mengingatkan bahwa keberadaan DPT bisa dijadikan bahan gugatan pascapemilu. “Pendataan pemilih tidak seheboh proses pencalonan, namun data pemilih akan selalu menjadi bahan bagi peserta pemilu utuk melakukan gugatan,” tandasnya. (ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 2 =