23 Sep

GELAR EVALUASI PENCALONAN ANGGOTA DEWAN, KPU TERIMA BANYAK MASUKAN

Batu, kpu-kotabatu.go.id (23 September 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pencalonan Anggota DPRD Kota Batu Pada Pemilu 2019, Kamis (19/09/2019) di Hotel Senyum, Batu. Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Walikota Batu (Punjul Santoso) beserta jajaran Forkopimda, pimpinan Partai Politik, Komisoner Bawaslu, perwakilan instansi pemerintahan tingkat Kota Batu, perwakilan Rumah Sakit, dan awak media. Ada beberapa hal penting yang menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi KPU untuk momen Pemilihan Legislatif (Pileg) selanjutnya.

Pertama ialah tentang perlunya sosialisasi lebih masif kepada masyarakat. Menurut parpol meskipun angka partisipasi tinggi namun pemahaman masyarakat tentang pemilu dinilai masih rendah. Untuk itu, ke depan KPU perlu menyusun rencana sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi masyarakat.

“Selama Pemilu 2019 kemarin KPU telah berusaha maksimal melakukan sosialisasi. Tetapi kita menilai KPU kurang begitu terjun ke bawah, hingga tingkat RT dan kampung. Dan yang disosialisasikan hanya sebatas kulitnya saja, belum mendalam. Di waktu yang ada ini KPU bisa menyusun regulasi untuk jadwal sosialisasi agar lebih efektif, sehingga ketika mendekati pemilu tugas KPU tidak berat,” ujar Didik dari Partai Golkar.

Kedua ialah tentang efektivitas penyediaan Alat Peraga Kampanye (APK) oleh KPU. Berdasarkan kondisi di lapangan, bahwa APK yang terpasang belum tersebar ke banyak lokasi di Kota Batu dan hanya terpusat di jalan-jalan utama. Selain itu parpol juga merasa mempunyai keterbatasan SDM dan biaya untuk pemasangan APK.

“APK yang disediakan KPU lebih efektif jika memuat informasi semua calon. Hal lain ialah pemasangan APK lebih baik difasilitasi oleh KPU, karena parpol sudah sibuk mengurusi persyaratan pencalonan, mulai dari kelengkapan administrasi dan lain sebagainya,” ungkap Punjul Santoso.

Selain dua hal tersebut masukan-masukan lain yang tersaji dalam rapat evaluasi antara lain tentang urgensi pembuatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi calon anggota dewan, persoalan money politics di tengah masyarakat, dan ketegasan pelaksanaan hukum untuk kasus pelanggaran kampanye.

Atas setiap masukan tersebut Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) menyebutkan bahwa semuanya akan dibawa dan dimusyawarahkan di tingkat KPU RI. “Semua masukan yang saudara-saudara berikan akan kami diskusikan ketika pelaksanaan Konsolidasi Nasional yang diselenggarakan KPU RI di Jakarta,” tegasnya.
(ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

95 − = 85