19 Jun

DIVISI TEKNIS: JANTUNG PEMILU YANG DITUNTUT BERWAWASAN LUAS

Malang, kpu-kotabatu.go.id (19 Juni 2019) – Bertempat di Hotel Aria Gajayana Malang, KPU Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Simulasi Penghitungan Perolehan Kursi dan Penetapan Calon Terpilih Pemilu 2019, Selasa-Rabu (18-19/06/2019). Acara ini dapat dikatakan sebagai rapat koordinasi (rakor) perdana bagi anggota baru KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur, khususnya Anggota KPU Divisi Teknis. Erfanudin dan Ariansyah Mustafa masing-masing selaku Anggota Divisi Teknis dan Kasubbag Teknis hadir mewakili KPU Kota Batu

Berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab divisi teknis yang secara kuantitas jumlahnya banyak, Ketua KPU Jawa Timur (Choirul Anam) menyebutkan jika ia adalah jantung pemilu. Sebagai jantung pemilih maka Anggota KPU Divisi Teknis harus belajar dan memiliki pemahaman yang luas. “Sebagian besar divisi teknis adalah orang baru, sehingga sebagai jantungnya pemilu ini menjadi tantangan. Divisi teknis harus paham betul bagaimana pemilu (diselenggarakan). Pemahaman ini harus menyeluruh atau komprehensif”, terangnya.

Anam berharap, khusunya kepada anggota baru divisi teknis, agar giat mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kepemiluan. Ia mengatakan jika proses belajar, baik dengan bertanya maupun berdiskusi, bisa dilakukan dengan semua penyelenggara di berbagai tingkatan. “Harapannya, kawan-kawan teknis yang belum punya pengalaman kepemiluan (agar) segera belajar. Jangan malu dan jangan segan untuk bertanya kepada siapapun. Tidak harus ke KPU provinsi, bisa ke PPS, Pantarlih, PPK, atau lainnya agar pemahaman bisa utuh,” pesannya.

Selain pengarahan kepada Anggota KPU Divisi Teknis, pada rakor tersebut juga dilakukan simulasi penghitungan perolehan kursi bagi partai dan penetepan calon terpilih serta pembahasan DIM (Daftar Inventaris Masalah) dan evaluasi Situng. (ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

72 − = 67