20 Mar

CAIRAN DISINFEKTAN LANGKA, KANTOR KPU KOTA BATU DISEMPROT CAIRAN PEMUTIH PAKAIAN UNTUK CEGAH COVID-19

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (20 Maret 2020) – Pada hari Kamis (19/03) Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) menginstruksikan kepada petugas kebersihan bersama staf sekretariat KPU Kota Batu untuk bersama-sama melakukan penyemprotan ke seluruh penjuru ruangan kantor dan halaman KPU Kota Batu guna membasmi kuman, virus dan bakteri. Karena sejak tanggal 18 Maret 2020 telah tercatat positif Virus Corona di Indonesia mencapai 227 orang. Angka yang terus menunjukkan kenaikan tiap harinya menjadi warning untuk setiap orang selalu waspada dan tidak meremehkan anjuran pencegahan dini terhadap serangan virus ini.

Akan tetapi pada saat ini cairan Disinfektan sulit didapatkan dan sangat langka di apotik-apotik, dikarenakan tersiar kabar bahwa virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia, mengakibatkan serbuan masyarakat untuk membeli cairan disinfektan secara besar-besaran. Oleh karena itu, KPU Kota Batu berusaha mencari alternatif lain pengganti cairan disinfektan yang sangat langka di pasaran sekarang ini, dan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan, cairan disinfektan bisa diganti dengan cairan pemutih pakaian yang dapat juga berfungsi sebagai pembasmi kuman dan bakteri.

Dengan menghabiskan kurang lebih 5 botol cairan pemutih pakaian, petugas kebersihan KPU Kota Batu menyemprot seluruh penjuru ruangan kantor beserta halaman dengan menggunakan alat penyemprot obat tanaman. “Tindakan penyemprotan (disinfektan) ini memang dibutuhkan dengan teknik dan cairan yang tepat tentunya. Sehingga bisa membunuh kuman-kuman yang ada di permukaan,” kata Thomas Maydo.

Thomas juga menjelaskan bahwa penyemprotan disinfektan sebenarnya diperlukan, tetapi ada hal yang jauh lebih penting daripada menyemprotkan cairan disinfektan di permukaan. Adalah sebuah tindakan preventif dengan rutin mencuci tangan. “Tapi yang lebih efektif lagi adalah mencuci tangan. Karena yang berpotensi menularkan (atau memasukkan virus ke tubuh) adalah tangan kita,” tutur dia. (pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 64 = 65