29 Okt

PEMUDA MOTOR PENGGERAK PERUBAHAN

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (29 November 2021) – Pemuda merupakan harapan bangsa, sebab dari mereka estafet kepemimpinan diserahkan. Untuk itu pemuda harus mau berkontribusi, memberikan yang terbaik.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat hadir pada “Seminar Nasional Semangat Sumpah Pemuda: Pemuda Desa Mendunia” yang digelar Akar Desa, Jumat (29/10).

Sama seperti generasi muda yang lain, pemuda desa menurut dia juga harus hadir sebagai motor penggerak, menjadi mitra strategis masyrakat dan pemerintah dengan gagasannya. “Lalu memberikan support dalam pemilu,” lanjut Dewa.

Dalam pemilu dan pemilihan, generasi muda menurut Dewa dapat berpartisipasi sebagai badan ad hoc (KPPS, PPS, PPK). “Dan tentu juga bisa menjadi penyelenggara yang lebih tinggi,” kata Dewa.

Pada kesempatan ini Dewa juga menyampaikan program terbaru dari KPU yakni Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan, dimana program ini menetapkan lokus desa sebagai pilot projectnya. Program tersebut menurut dia banyak diikuti oleh pemuda desa yang kemudian direkrut dan diberi bekal pengetahuan kepemiluan menjadi seorang kader yang siap menyuarakannya kembali ke masyarakat.

Hadir sebagai narasumber lainnya, Wakil Kepala BPIP, Hariyono, Dewan Energi Nasional Satya Widya Yudha, Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, Anggota KPI Hardly Stefano Fenelon Pariela serta Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan, Sri Mumpuni dengan keynote speaker Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. (humas kpu ri dianR/foto: dianR/ed diR)

29 Okt

TINGKATKAN SDM, KPU KOTA BATU IKUTI RAKORNAS PPID DAN WORKSHOP KEHUMASAN

Batu, kpu-kotabatu.go.id (29 Oktober 2021) – Era teknologi informasi dimana arus informasi mengalir secara cepat, lembaga pemerintahan dituntut untuk bertransformasi dalam menyajikan informasi secara akurat, tepat dan cepat serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai informasi yang diberikan. Hal ini ditujukan untuk meminimalisir beredarnya hoax dan disinformasi yang dapat menyebabkan menurunnya kredibilitas lembaga di mata masyarakat.

KPU secara kelembagaan senantiasa mengembangkan diri, memperkuat SDM sesuai dengan perkembangan zaman sebagai persiapan pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Oleh karena itu, KPU RI menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PPID & Workshop Kehumasan yang digelar selama 2 hari (27-28 Oktober 2021) dan diikuti oleh KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota se-Indonesia secara daring.

Pada pembukaan rakornas, Plh. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menekankan bahwa humas harus terus mengembangkan diri, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menyesuaikan metode komunikasinya kepada publik. “Persiapan aspek kehumasan, dokumentasi menjadi penting maka KPU selain menyiapkan tahapan juga antisipasi informasi (hoaks) yang beredar di masyarakat. Diharapkan kita punya konten yang bermanfaat kepada masyarakat, maka kualitas demokrasi kita akan lebih baik,” terang Dewa.

Salah satu narasumber di acara tersebut, Ketua Komisi Informasi, Gede Narayana memaparkan perubahan Peraturan KI (Perki) Standar Layanan Informasi Publik (SLIP) 1/2021, menjelaskan proses monitoring dan evaluasi lembaganya terkait keterbukaan informasi yang ada di lembaga publik serta berpesan untuk bersinergi dengan lembaga dan instansi lain.

Kegiatan ini mengundang narasumber dari kalangan profesional di bidangnya untuk memberikan ilmu yang relevan bagi peningkatan SDM kehumasan di KPU. Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno memberikan ilmu terkait peningkatan efektifitas penggunaan media sosial. Anthonee Lee, wartawan senior Kompas yang memberikan ilmu bagaimana bercerita lewat tulisan. Imam Sukamto, Wartwan Foto Senior Tempo, membahas tips dan trik seputar foto jurnalistik. Serta Putri Ayunintyas, public speaker dan TV anchor yang membahas komunikasi yang efektif dan tepat sasaran.

Dari KPU Kota Batu yang mengikuti kegiatan tersebut ialah Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Marlina, Subkoordinator Teknis dan Hupmas, Ariansyah Mustafa dan Opertator ePPID KPU Kota Batu, Nuning Sri Wahyuni. (teteh)

28 Okt

KOMISIONER DIVISI HUKUM KPU KOTA BATU MENJADI NARASUMBER DI UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 oktober 2021), #sobatpemilih, Keren Komisioner KPU Kota Batu Divisi Hukum dan Pengawasan menjadi narasumber kegiatan Sekolah Partisipasi Pemilu Mahasiswa oleh Senat Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka Pekan Intensif legislative Mahasiswa yang diselenggarakan tgl, 28 – 29 Oktober 2021 di Universitas Islam tersebut.

Thomi Rusydiantoro yang juga merupakan alumni Kampus Islam terbesar di malang itu, yang saat ini menjabat sebagai komisioner pada Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Batu diundang oleh panitia Pekan Intensif legislative Mahasiswa sebagai pembicara mengenai “Tinjauan produk Hukum Pemilu dan Pengawasan Pemilu” kepada peserta dari berbagai fakultas yang ada di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kak Thomi yang sangat akrab dengan para junior yang hadir menitipkan pesan kuat kepada juniornya bahwa Dasar Negara yang telah disepakati para Pendiri Indonesia yaitu UUD 1945 dan Pancasila merupakan harga mati bagi kita oleh karena itu mahasiswa sebagai generasi penerus harus menjaga hal tersebut dengan cara-cara yang baik dan tegas.

Ketua Senat Mahasiswa M. Adip Fanani dan Ketua Pelaksana kegitan Pekan Legislatif Mahasiswa Tsania Fitra Maulidia sebagai penanggungjawab kegiatan hari ini mengucapkan rasa hormatnya kepada Kak Thomi yang telah berkenan untuk memberikan ilmu kepemiluan untuk meningkatkan kualitas pemilihan senat dan legislative di UIN malang nanti. Hari ini kami bersyukur banyak dari para peserta kegiatan yang mendapatkan ilmu yang tidak diperoleh dalam dunia kampus kami. Ini terbukti dari para peserta yang sangat memaksimalkan waktu berdiskusi dengan kak Thomi secara maksimal hingga melebihi batas waktu yang telah ditentukan moderator Mbak Amarila.

Ariansyah dan Tim yang hadir mendampingi Thomi Rusydiantoro mencatat, ditengah perayaan Hari Sumpah Pemuda yang ke 93 Tahun Mahasiswa UIN Malang sangat berharap dan berkeinginan yang kuat untuk bisa dan terlibat membangun Indonesia melalui penyelenggaraan pemilu dan pemilihan hal ini disampaikan salah satu mahasiswa yang bertanya untuk bisa diajak terlibat menjadi penyelenggara pada pelaksanaan tahapan pemilu dan pemilihan yang akan datang. (ari)

28 Okt

KPU KOTA BATU IKUTI SOSIALISASI PKPU NOMOR 2 TAHUN 2021 TENTANG TATA NASKAH DINAS

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 Oktober 2021) – KPU Kota Batu mengikuti Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Tata Naskah Dinas KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur pada hari Kamis, 28 Oktober 2021 yang diselenggarakan secara virtual. Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Jatim, dan diikuti oleh kurang lebih 117 (seratus tujuh belas) peserta terdiri dari Divisi Hukum dan Pengawasan, Sekretaris dan pejabat fungsional/struktural KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur.

Acara Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam yang menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan untuk internal, tetapi berlaku untuk semua instansi lembaga dimana penyusunan naskah dinas tersebut diatur dalam peraturan yang baku.

Dalam arahannya Ketua KPU Provinsi Jatim menyampaikan bahwa KPU Provinsi Jatim dan KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur selain menyelenggarakan tugas pokok dengan baik, juga memberikan keseragaman dalam penyusunan naskah dinas tersebut, sehingga dalam pelaksanaan kearsipannya lebih mudah penataannya dan mudah untuk pencariannya. “Tata naskah dinas sebagai salah satu unsur administrasi umum meliputi, antara lain, pengaturan tentang jenis dan penyusunan naskah dinas, penggunaan lambang negara, logo dan cap dinas, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, pengurusan naskah dinas korespondensi, kewenangan, perubahan, pencabutan, pembatalan produk hukum, dan ralat,” tambah Choirul Anam..

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto juga memberikan materi pengarahan tentang isi yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2021 yaitu bagaimana penyusunan tata naskah dinas KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota.

“Untuk mendukung pengelolaan arsip dinamis yang efektif dan efesien pencipta arsip membuat tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip, serta sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip” papar Arbayanto.

Pedoman tata naskah dinas merupakan acuan bagi lembaga negara, pemerintahan daerah, perguruan tinggi, dan/atau BUMN/BUMD dalam penyusunan tata naskah dinas.
Tata naskah dinas, klasifikasi arsip, serta sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip ditetapkan oleh pimpinan pencipta arsip berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh Kepala ANRI. “Prinsip penanganan naskah dinas yaitu penerima naskah dinas masuk dipusatkan diunit kearsipan atau unit lain yang menyelenggarakan fungsi kesekretariatan, selain itu menerima naskah dinas dianggap sah apabila diterima oleh petugas atau pihak yang berhak menerima di unit kearsipan dan naskah dinas masuk yang disampaikan langsung kepada pejabat atau staf unit pengolah harus diregistrasikan di unit kearsipan”, tambah Arbayanto.

Adapun sesi tanya jawab selaku moderator Mokko Sub Koordinator Hukum KPU Jatim, ada beberapa usulan maupun pertanyaan yang sampaikan peserta sosialisasi yaitu “Dengan dihilangkannya bulan saya agak kurang sepakat, karena secara administrasi dan pengarsipan dengan adanya bulan memudahkan kita dalam pencarian, mohon bisa ada penjelasan terkait aturan baru ini”, kata salah satu Anggota KPU Kab Lumajang.

Pedoman Tata Naskah Dinas KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota ini merupakan acuan bagi internal KPU dalam menyusun Petunjuk Pelaksanaan Tata Naskah Dinas sesuai dengan keperluan masing-masing, kata Arbayanto dalam sesi penutupan acara sosialisasi tersebut.(budhi)

28 Okt

KPU KOTA BATU IKUTI UPACARA SUMPAH PEMUDA KE 93 SECARA DARING

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 Oktober 2021) – Seluruh pegawai KPU Kota Batu mengikuti upacara hari Sumpah Pemuda ke 93 secara daring. Acara yang diselenggarakan di aula kantor KPU Kota Batu ini berjalan secara khidmat.

Dalam sambutannya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengungkapkan bahwa Hari Sumpah Pemuda ke-93 mengangkat tema “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh”.

“Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928. Dalam sejarah Sumpah Pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa,” ujar Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, tema Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh ini diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, terutama untuk kalangan pemuda.

“Tema ini bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemudalah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” harapnya. (pdp)

27 Okt

TINGKATKAN KETERIKATAN MELALUI OPTIMALISASI MEDSOS

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (27 Oktober 2021) – Di era teknologi informasi saat ini, komunikasi tidak sebatas bertemu secara fisik tapi juga dapat dilakukan secara virtual, salah satunya melalui media sosial (medsos) . Pemanfaatan metode berkomunikasi melalui medsos pun dewasa ini bukan hanya digunakan oleh individu tapi juga kelembagaan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga negara penyelenggara pemilu juga telah memanfaatkan medsos untuk berinteraksi menjaga kedekatan dengan pemilih, juga sebagai ruang menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

Berangkat dari pentingnya keberadaan dan pemanfaatan medsos ini, sesi diskusi panel kedua, Rakornas PPID KPU dan Workshop Kehumasan Tahun 2021, sengaja mengangkat tema “Strategi Meningkatkan Enggangement Media Sosial KPU Dalam Penyebarluasan Informasi Kelembagaan dan Kepemiluan” dengan menghadirkan pembicara Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno, Rabu (27/10/2021).

Ryno biasa dia disapa pada paparannya memberikan tips dan trik, strategi konten yang berhasil di media sosial. Selain ada interaksi, konten menurut dia juga harus otentik, substansial dan tepat waktu.

Ryno juga menekankan pentingnya kesesuaian antara platform media sosial dengan konten yang dibuat. Juga aspek menyenangkan meski penggunaan medsos untuk hal resmi sekalipun. “Memang harus menyesuaikan dengan platform tapi menyenangkan,” tambah Ryno.

Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi yang hadir mengikuti acara sepakat jajaran KPU meningkatkan keterikatan dengan publik melalui pemanfaatan medsos. Dan dia melihat Facebook sebagai salah satu media sosial yang memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk mengeksplorasi diri. “Karena itu trik dan tips dari mas Ryno tadi untuk meningkat enggangement itu penting,” kata Pramono.

Senada, Plh Ketua KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengajak jajaran KPU provinsi, KPU kabupaten/kota mendalami ruang lingkup media sosial. Pola pikir yang tepat dalam melihat media sosial dapat mendukung pada tataran pemanfaatannya. “Samudra IT ini luas, tidak terbatas, tapi setidaknya kita punya pemahaman,” ucap Dewa.

Hadir mengikuti jalannya diskusi panel kedua, Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima, Deputi Bidang Administrasi Purwoto Ruslan Hidayat, Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Cahyo Ariawan, Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Pemilu Melgia Carolina Van Harling serta Kepala Biro Perencanaan Suryadi. (humas kpu ri dianR/foto: dosen/ed diR)

27 Okt

KNOWLEDGE SHARING PENGELOLAAN DATABASE BADAN ADHOC

Batu, kpu-kotabatu.go.id (27 oktober 2021) – KPU Provinsi Jawa Timur beserta KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur Kembali mengadakan rapat daring program knowledge sharing dengan tema “Pengelolaan Database Pembentukan Badan Adhoc”. Hadir sebagai peserta Rapat Divisi Sosdiklih dan SDM KPU Kota Batu Marlina dan Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kota Batu Uke Wahyu Hidayati. Program knowledge sharing ke 15 kali ini diisi oleh Dr. Fathor Rachman, M.Pd. (Anggota KPU Kabupaten Pamekasan) selaku narasumber, Marhaendra Pramudya Mahardika, S.AP. (Anggota KPU Kabupaten Malang) selaku pembahas, dan Alim Syaiful Fuad, SE. MA. (Kasubbag KUL KPU Kabupaten Pamekasan) selaku moderator.

Dalam materi yang disampaikan, Fathor Rachman membahas mengenai definisi dan konsep database, fungsi dan manfaat database, bagaimana mengelola database yang efektif, serta tantangan penggunaan database seperti ketersediaan anggaran dan entri data yang terkadang kurang akurat. Sementara Marhaendra Pramudya Mahardika membahas mengapa database perlu dirubah kedalam bentuk digital (digitalisasi database). Menurutnya hal ini karena database dalam bentuk digital dapat diakses dengan cepat dan mudah, data tetap lengkap dan dapat digunakan untuk sekarang dan di masa mendatang, data lebih aman karena kewenangan mengakses data dapat dibatasi dan diberikan pada orang tertentu, data tersimpan dengan baik tidak seperti arsip hardcopy yang rentan hilang dan rusak seiring berjalannya waktu, serta hemat ruang penyimpanan.

Dalam saran yang diberikan pada akhir acara rapat daring, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Divisi SDM dan Litbang Rochani mengingatkan agar teman-teman di KPU Kabupaten/Kota mempunyai inisiatif dalam menyimpan data maupun database badan Adhoc ini. “ Mengelola data kan butuh instrument, dan instrument tersebut bisa dari KPU RI yang sudah terverifikasi, terpusat, dan sifatnya nasional, namun juga bisa instrument lokal dari teman-teman KPU Kabupaten/Kota” jelas Rochani.

Pada kesempatan yang sama Rochani juga menegaskan agar kita tidak selalu bergantung pada aplikasi yang dibuat oleh pusat. Rapat daring ini berakhir pukul 11.30 WIB dan akan dilanjutkan pada hari Jum’at 29 Oktober 2021 dengan tema bahasan lainnya. (uke)