24 Mar

KPU KOTA BATU KOORDINASI DENGAN KOMINFO PEMKOT BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (24 Maret 2021) – Pada hari Rabu (24/03) KPU Kota Batu mengunjungi dinas kominfo Kota Batu diwakili oleh ketua KPU Kota Batu, Mardiono beserta Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Marlina, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Heru Joko Purwanto dan Sekretaris KPU Kota Batu, Thomas Maydo kunjungan ini guna berkoordinasi dengan kepala dinas kominfo terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan kehumasan beberapa waktu lalu KPU Kota Batu telah menerima surat edaran KPU RI mengenai koordinasi KPU di wilayah kabupaten/kota dengan badan koordinasi kehumasan di wilayah pemerintah daerah masing-masing.

Marlina selaku ketua divisi sosdiklih parmas dan SDM menyampaikan kepada kepala dinas kominfo untuk diizinkan bergabung dalam grup-grup koordinasi kehumasan yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Marlina menyampaikan bahwa tujuan dari koordinasi ini adalah untuk bersinergi dengan badan-badan kehumasan yang ada di lingkungan pemerintah kota Batu Upaya ini sebagai wujud Keterbukaan Informasi Publik dan bertujuan saling sharing informasi, permintaan ini langsung diaminkan dan dipenuhi oleh bapak Agus selaku kepala dinas kominfo Pemerintah Kota Batu. (mrl)

24 Mar

KOORDINASI DENGAN KESBANGPOL PEMERINTAH KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (24 Maret 2021) – Di hari yang sama sebelum berkoordinasi dengan dinas kominfo KPU kota Batu yang diwakili oleh ketua KPU Kota Batu beserta 2 orang anggota komisioner KPU Kota Batu dan sekretaris KPU Kota Batu menyempatkan berkoordinasi dengan kepala Kesbangpol Kota Batu, Suliyana, dalam pertemuan ini Marlina ketua Divisi Parmas, Sosdiklih, dan SDM menyampaikan beberapa program kegiatan dan kondisi KPU Kota Batu saat ini Marlina berharap dan meminta kepada kepala Kesbangpol Kota Batu agar dapat bekerja sama dalam hal sosialisasi baik itu di bidang politik demokrasi dan kepemiluan.

Kepala Kesbangpol Kota Batu, Suliyana menyampaikan menyambut baik harapan yang disampaikan oleh Marlina tersebut, dan disampaikan juga bahwa masih ada 1 kegiatan di tahun anggaran 2021 ini ini terkait sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat beliau sudah berjanji bahwa akan melibatkan KPU Kota Batu saat kegiatan ini  dilaksanakan nanti. Tidak hanya terkait sosialisasi Ketua KPU Kota Batu, Mardiono juga menyampaikan terkait dana hibah pemilihan kepala daerah yang telah dianggarkan oleh pemerintah Kota Batu sebagai anggaran cadangan persiapan jika pemilihan kepala daerah dilaksanakan di Tahun 2022 namun saat ini sudah dipastikan bahwa pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah dilakukan secara serentak di tahun 2024 ketua KPU Kota Batu mardiono berharap dapat menyerap dana cadangan untuk hibah pemilihan kepala daerah tersebut melalui perubahan anggaran di pertengahan tahun ini sebagai hibah anggaran operasional non pemilihan.

Selain itu Suliyana menyampaikan bahwa beliau Pada 1 Mei 2021 mendatang akan purna tugas memasuki masa pensiun KPU Kota Batu nantinya bisa bersinergi berkoordinasi dan kerjasama dengan kepala Kesbangpol kota Batu yang baru. (mrl)

24 Mar

KOORDINASIKAN RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG KPU KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (24 Maret 2021) – Ketua KPU Kota Batu, Mardiono bertemu dengan pejabat Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Batu, Bangun Yulianto di ruang kerjanya di Balai Kota Among Tani Pemerintah Kota Batu. Pertemuan silahturami ini di upayakan oleh KPU Kota Batu yang dipimpin Mardiono untuk membicarakan tindaklanjut atas proposal usulan pembangunan gedung KPU Kota Batu di Jalan Sultan Agung Kecamatan Batu Kota Batu yang telah disampaikan terlebih dahulu pada pekan lalu kepada Pemerintah Kota Batu.

Dijelaskan oleh Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Batu, Bangun Yulianto bahwa pihaknya untuk sementara ini belum menerima disposisi atas proposal yang diajukan oleh KPU Kota Batu dari atasannya. Menurut Pak Bangun jika pelaksanaan pembangunan nanti diarahkan kepada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Batu kemungkinan akan terealisasi pada tahun 2022 itu pun jika pembangunan gedung KPU ini menjadi salah satu program prioritas yang disepakati pihak Pemerintah Kota Batu dan DPRD Kota Batu pada Tahun 2021 ini. Oleh Karena itu dia menyarankan untuk mengawal proposal pembangunan tersebut paling tidak ada komunikasi kepada Sekretaris Daerah Kota Batu atau Ibu Walikota Batu, karena KPU Kota Batu sudah mendapat dukungan dari DPRD Kota Batu.

Pihaknya Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Batu sendiri merupakan hanya pihak teknis terkait proses perencanan dan pembangunan.
Koordinasi ini merupakan upaya KPU Kota Batu mendapatkan sarana berupa gedung untuk selanjutnya dipergunakan sebagai gudang, aula pertemuan dan ruang kerja KPU Kota Batu agar pelaksanaan pemilu dan pemilihan nanti di Tahun 2024 berjalan dengan baik tandas Mardiono, yang didampingi dua komisioner lainnya Heru Joko Purwanto dan Marlina serta sekretaris KPU Kota Batu Thomas Maydo pada pertemuan siang tadi. (ari)

23 Mar

PENINGKATAN KUALITAS TI MENGHADAPI PEMILU DAN PEMILIHAN 2024

Semarang, kpu-kotabatu.go.id (23 Maret 2021) – Penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020 menjadi pengalaman baru bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pengalaman ketika tidak hanya menghadapi persoalan teknis pelaksanaan tapi juga hadirnya pandemi Covid-19 yang memunculkan kekhawatiran akan adanya klaster baru dimasyarakat hingga turunnya partisipasi pemilih di 9 Desember 2020.

Meski begitu dengan upaya yang tidak kenal lelah dan dukungan para pemangku kepentingan (stakeholder), Pemilihan 2020 berjalan dengan baik dan lancar. “Pelaksanaan Pemilihan Serentak 2020 silam ditengah kondisi new normal menimbulkan pesimistis berbagai pihak akan munculnya kluster baru dan tingkat partisipasi pemilih yang akan turun, namun kekhawatiran tersebut tidak terbukti,” ucap Anggota KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi pada Seminar Nasional Fenomena Pilkada Serentak Lanjutan 2020 dan Resolusi Penyelenggara Menuju Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan KPU Kota Semarang, Selasa (23/3/2021).

Dewa mengungkapkan kesuksesan menghadapi tantangan-tantangan tersebut karena KPU juga memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi, salah satunya di antaranya dengan melakukan sosialisasi kepada pemilih secara luar jaringan (luring).

Untuk itu dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan 2024 perlu adanya penguatan dan penyempurnaan teknologi informasi.

“Upaya KPU salah satunya dengan menyiapkan PKPU  tentang Master Plan Teknologi Inforamsi  KPU RI Tahun 2021-2025, dimana tahapan pembangunan dan pengembangan setiap  aplikasi, baik untuk  Pemilu maupun Pemilihan Serentak Tahun 2024  telah direncanakan dalam  setiap tahunnya,” ujar Dewa.

Ketua Bawaslu Abhan yang juga hadir pada kegiatan ini memaklumi kekhawatiran pihak-pihak dalam pelaksanaan Pemilihan 2020 silam. Menurut dia Pemilihan 2020 memang menjadi pengalaman baru bagi penyelenggara dimana sebelum pandemi semua kegiatan kepemiluan bisa dilakukan secara bersama sementara pada masa pandemi dibatasi.

Oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi menjadi krusial dan memastikan kebutuhan informasi publik tetap terlayani. “KPU dan Bawaslu bersinergi untuk menampilkan informasi yang akurat dan faktual bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Anggota DKPP Ida Budhiati menilai penggunaan teknologi informasi memang mempermudah kinerja penyelenggara pemilu dan meminimalisir kesalahan data. Harapan selanjutnya partisipasi pemilih dan mutu pemilihan meningkat dibandingkan dengan yang sebelumnya. “Peningkatan partisipasi, adanya kepastian hukum, dan penyelenggara yang independen dan professional merupakan wujud dari pemilu yang berintegritas,” kata Ida.

Dalam seminar tersebut Ketua KPU Semarang Hendry Casandra Gelombang bertindak sebagai moderator. Turut hadir Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat serta jajaran KPU Kota Semarang dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, Bawaslu dan stakeholder terkait. (humas kpu ri ajg/foto: dessy/ed diR)

23 Mar

MEMBANGUN KERJASAMA KEGIATAN PENYELENGGARA PEMILU Di KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (23 Maret 2021) – KPU Kota Batu, siang ini menerima kunjungan kerja dari Bawaslu Kota Batu. Kunjungan yang diterima lengkap oleh Komisioner KPU Kota Batu di Aula kantor KPU Kota Batu jalan Sultan Agung. Pertemuan ini membahas program kerja ke depan antara kedua lembaga penyelenggara pemilu di Kota Batu.

Sambutan Mardiono Ketua KPU Kota Batu dalam kunjungan kerja ini menyebutkan kegiatan seperti ini merupakan hal yang baik untuk kedua lembaga penyelenggara pemilu di Kota Batu. Untuk membangun sinergi dalam mewujudkan profesionalisme sebagai pemangku utama penyelenggara pemilu di Kota Batu ini. Kedua lembaga ini perlu melakukan sharing kegiatan agar kesan kepada masyarakat Kota Batu bahwa kedua lembaga penyelenggara pemilu yang ada di Kota Batu menampakkan eksistensinya dalam melayani kebutuhan kepemiluan masyarakat Kota Batu.

Sementara dalam pesan pembuka Ketua Bawaslu Kota Batu Abdur Rochman menyampaikan keinginan untuk ada sinergitas yang sama dalam hal membangunan tingkat pemahaman yang baik dimasyarakat Kota Batu untuk perhelatan Pemilu 2024 nanti, melalui kerjasama dalam berbagai kegiatan baik yang akan dilakukan oleh Bawaslu Kota Batu maupun yang dilakukan oleh KPU Kota Batu. Termasuk adanya rencana untuk mengajukan pengajuan tambahan operasional sarana atau anggaran melalui Hibah dari Pemerintah Kota Batu seperti yang telah dilakukan oleh KPU Kota Batu beberapa waktu lalu.

Lanjut disampaikan oleh Yogi Eka Chalid Farobi selaku koordinator pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Kota Batu menjelaskan ada beberapa kerjasama baik yang menguntungkan bagai kedua lembaga penyelenggara pemilu ini misalkan kerjasama dalam hal sharing konten kedua lembaga di media sosial masing-masing. Kerjasama kedua lembaga kepada pihak universitas se-Malang Raya atau mahasiswa Di Kota Batu, radio komunitas dan atau pihak ATV (Agropolitan Televisi). Menurutnya salah cara agar kita kembali dekat kepada masyarakat pemilih Kota Batu bisa melalui hal tersebut. Pelibatan kegiatan mahasiswa, kegiatan talkshow di radio atau di Televisi lokal seperti radio surya atau stasiun ATV di tengah non tahapan pemilu dan pemilihan seperti ini saat ini sangat strategis bagi penyelenggara untuk melakukan edukasi ditengah adanya keterbatasan anggaran pada saat ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Supriyanto koordinator divisi hukum, penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Batu. Hal spesifik yang ditambahkan supriyanto bahwa penting bagi kita sesama penyelenggara pemilu di Kota Batu untuk membangun sinergitas kepada lembaga eksekutif dan legislatif di Kota Batu. Karena baik pemerintah Kota Batu atau DPRD Kota Batu merupakan element yang penting dalam pelaksanaan peran penyelenggara pemilu. Baginya pelibatan kedua element eksekutif dan yudikatif dalam penguatan sosial politik di Kota Batu sangat penting.

Kesimpulan dari pertemuan ini disepakati untuk membangun kerjasama kedua lembaga agar eksistensi penyelenggara pemilu dan pemilihan di Kota Batu nantinya dapat berjalan dengan baik. Dimulai dari rencana penguatan kelembagaan kedua lembaga ini, kerjasama pendidikan politik melalui desa melu (Melek Pemilu) dan desa pengawasan partisipatif dan kegiatan pendidikan politik lainnya yang dapat disinergikan. (ari)

22 Mar

TANTANGAN 2024 DENGAN REGULASI BERKUALITAS

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (22 Maret 2021) – Kepastian belum adanya revisi atas Undang-undang (UU) Pemilu dan Pemilihan 2024 jadi ruang bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki waktu yang cukup untuk menyusun regulasi yang berkualitas ke depan. Terlebih tantangan  penyelenggaraan tahapan yang beririsan harus disikapi dengan kesiapan yang matang.
Kajian atas Peraturan KPU (PKPU) juga bisa dilakukan terutama mengantisipasi apabila masih berlangsungnya  pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga hari ini.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI Ilham Saputra saat membuka Rapat Pembahasan Rancangan PKPU Tata Naskah Dinas, Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis, Pembentukan PKPU, Seleksi Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, dan Perubahan Ketiga atas PKPU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Tata Kerja KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, di Jakarta, Senin (22/3/2021).
“Penting dibahas tata naskah dinas, misalnya bagaimana saat pimpinan tanda tangan saat dinas di luar kota, padahal kita perlu cepat, apakah memungkinkan Plh yang tanda tangan. Perlu dikaji bagaimana kementerian/lembaga lainnya, seperti Komnas HAM dan MK yang sudah memakai barcode, dan apakah memungkinkan dengan e-signature. Ini harus dikaji menyeluruh, untuk menghindari bongkar pasang regulasi,” tutur Ilham saat membuka rapat.
Senada dengan Ilham, Pimpinan KPU RI Arief Budiman memandang kajian PKPU ini hanya tinggal melihat kembali, karena tidak memulai dari nol. Meski demikian, perlu ketelitian dan kehati-hatian, serta mengacu bagaimana prakteknya di lapangan. PKPU itu nantinya perlu dibimtekkan dan dipublikasikan, karena PKPU itu sifatnya tidak hanya untuk internal, tetapi banyak berkaitan dengan pihak umum. Untuk itu, penting mengundang orang di luar KPU untuk turut melihat rancangan PKPU ini dari sudut pandang pihak eksternal juga.
Sementara itu, Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengingatkan kepada jajaran Sekretariat Jenderal (Setjen) KPU RI agar melihat kembali dan menghimpun PKPU dan Keputusan KPU apakah tetap atau sudah diperbarui. Hal ini penting untuk menjaga langkah strategis jajaran KPU di provinsi dan kabupaten/kota. “KPU tidak ingin ada daerah yang masih keliru merujuk PKPU yang lama, sehingga jajaran KPU di daerah bisa laporkan dengan dugaan pelanggaran administrasi. Padahal sebenarnya sudah terbit PKPU yang baru,” pesan  Dewa.
Di kesempatan yang sama, Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi mengungkapkan PKPU saat ini cukup progresif, seperti soal napi koruptor, ada calon DPD yang masih terdaftar anggota parpol dan menerjemahkan Putusan MK. Modal KPU sebenarnya sudah memadai, apalagi saat ini struktur kelembagaan KPU sudah terdapat Biro Peraturan Perundang-Undangan (PUU), sehingga bisa lebih fokus menyiapkan peraturan perundang-undangan.
“Masalah kita di Pemilu 2019, yaitu ketika UU Nomor 7 Tahun 2017 diundangkan 1 hari sebelum tahapan dimulai, yaitu tanggal 16 Agustus 2017, sehingga proses penyusunan PKPU menjadi berkejaran dengan pelaksanaan tahapan Pemilu 2019. Hal ini yang harus kita antisipasi, dan tidak adanya perubahan UU menjadikan KPU mempunyai waktu yang cukup menyusun regulasi yang lebih baik,” jelas Pramono. (humas kpu ri arf/foto: ieam/ed diR)
22 Mar

KPU KOTA BATU TERIMA VAKSIN COVID-19 TAHAP KEDUA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (22 Maret 2021) – Komisioner KPU beserta seluruh pegawai sekretariat KPU Kota Batu, pada hari Senin (21/03) melaksanakan vaksinasi covid-19 tahap kedua yang bertempat sama seperti pada saat vaksin yang pertama yaitu di Faskes Pertama Klinik Polres Kota Batu pada tanggal 08 Maret 2021.

Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan tersebut, dimulai kurang lebih pukul 14.00 WIB dengan cara menyuntikan jarum yang sudah berisi vaksin pada lengan tangan sebelah kiri masing-masing penerima vaksin, kemudian diarahkan memasuki salah satu ruangan untuk menjalani masa observasi atau pengamatan selama kurang lebih 30 menit dengan tujuan untuk mengetahui apakah nantinya ada efek samping setelah vaksinasi.

Sekretaris KPU Kota Batu, Thomas Maydo menyampaikan meskipun sudah melaksanakan vaksinasi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi, “harus tetap kita laksanakan dengan baik.” ujarnya. (pdp)