28 Des

MARDIONO : DIMANA BUMI DIPIJAK DISITULAH LANGIT DIJUJUNG

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 Desember 2020) – “Terimakasih mas Hudin selama ini sudah mengabdi di KPU Kota batu, selama berinteraksi dengan kami jelas dan pasti ada kesalahan, maupun salah paham atas nama lembaga saya mohon maaf yang sebesar besarnya, selamat jalan selamat bertugas ditempat yang baru dan pesan saya dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung,“ demikian yang disampaikan oleh ketua KPU Kota Batu Mardiono dalam sambutan perpisahan yang diselenggarakan secara sederhana di aula kantor KPU Kota Batu pada hari Senin 28 Desember 2020. Dalam pelaksanaan perpisahan ini tentunya dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker.

Dalam lanjutan sambutan ketua KPU Kota Batu mendoakan mas Hudin supaya dilancarkan dalam segala urusannya, secepatnya mendapatkan jodoh yang terbaik menurut Allah SWT dan wajib menjaga marwah KPU dimanapun berada. Mardiono juga menyampaikan berbekal yang selama ini dikerjakan di KPU Kota Batu terus dilakukan dan ditingkatkan ditempat yang baru dia berkeyakinan hasilnya akan baik dan diterima dimanapun bertugas. Dengan harapan kelak  sepuluh tahun kemudian kembali ke KPU Kota Batu menjadi Kasubag disalah satu divisi yang ada. dalam ucapan penutupnya Mardiono menegaskan jangan hilang komunikasi main dan datanglah ke KPU Kota Batu dikala ada waktu senggang, selamat jalan dan selamat bertugas Pak Hudin

Perpisahan kali ini diikuti oleh seluruh keluarga besar KPU Kota Batu baik dari komisioner dan seluruh jajaran kesekretariatan dengan penuh suasana kekeluargaan dalam sambutannya Thomas Maydo Sekretaris KPU Kota Batu sekaligus atasan langsung yang selama ini bekerjasama mengatakan “Saya pribadi dan berharap seluruh jajaran kesekretariatan bisa meniru kinerja mas Hudin selama ini” loyalitas terhadap lembaga, responsif dalam menerima tugas, menyelesaikan tugas dengan sangat baik dan apabila ada kesulitan selalu berkoordinasi. Ada dua perasaan yang mendalam disampaikan Thomas Maydo saat ini, yang pertama merasa senang karena Hudin diterima sebagai PNS di KPU Kabupaten Blitar, dengan demikian seluruh kesejahteraan akan menyertainya, yang ke dua perasaan sedih yang mendalam karena akan ditinggal mas Hudi ke tempat lain. Artinya seluruh pekerjaan yang selama ini dikerjakan mas Hudin akan ditinggal dan harus mencari penggantinya.

Harapan besar dari sekretaris KPU Kota Batu kita wajib meniru apa yang sudah dilakukan Hudin selama ini meski dia adalah tenaga pendukung yang ditugaskan di bagian teknis  namun apabila diperlukan lintas divisi akan dikerjakan juga dengan sepenuh hati. Inilah legacy yang ditinggalkan Hudin untuk kita monggo semuanya saja kita implementasikan terhadap lembaga kita dengan rasa penuh tanggunggung jawab dan sepenuh hati, karena lembaga KPU Kota Batu ini merupakan satu kesatuan yang utuh nama lembaga harus dijaga dengan baik karena sistem kerja kita adalah team work. Selamat bertugas ditempat yang baru mas Hudin semoga dilancarkan dalam segala aktifitasnya.

Muhammad Hudin Muklisin dengan panggilan akrabnya Hudin dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh keluarga besar KPU Kota Batu, selama bertugas di KPU Kota Batu sangat banyak pengalaman yang dia dapatkan baik suka maupun duka, semua yang ada di KPU Kota Batu diangapnya sebagai guru yang selalu menempa untuk bekal dimanapun dia berada. Rasa hormat dan permintaan maaf yang paling mendalam juga ia sampaikan menurut dia masih banyak sekali tugas yang diamanatkan belum sesuai ekspektasi komisioner, sekretaris maupun kasubag. Sekali lagi dengan rendah hati memohon maaf kesan yang paling mendalam yang ia dapatkan adalah banyak belajar tentang karakter kepemimpinan dan suasana serius tapi santai namun tugas selurnya selesai dengan baik, yang tidak kalah menariknya adalah suasana kekeluargaan yang begitu kental. Terimakasih KPU Kota Batu, Terimakasih para komisioner, terimakasih para Kasubag dan seluruh staf kesekretariatan satu kata saya tidak akan pernah melupakanmu kelak aku akan kembali lagi bersamamu. Demikian ungkapnya. (heru)

28 Des

ANTISIPASI VIRUS COVID-19, KPU KOTA BATU LAKSANAKAN TEST SWAB YANG KEDUA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (28 Desember 2020) – KPU Kota Batu kembali melaksanakan test swab guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan untuk memastikan bahwa kondisi kesehatan komisioner serta pegawai KPU Kota Batu sehat dan tidak ada yang positif Covid-19 pada Senin (28/12). Test swab yang dilaksanakan di teras kantor KPU Kota Batu ini, bekerja sama dengan tim medis dari RSUD Karsa Husada Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu, Mardiono, menyampaikan bahwa swab test yang kedua kali ini, bermaksud untuk memastikan bahwa kondisi komisioner maupun pegawai sehat, dan tidak ada yang positif. “Dengan begitu, kami selama bekerja di kantor akan merasa aman dalam melaksanakan aktivitas.” ujarnya.

Adapun untuk hasil test swab dua minggu yang lalu, seluruh pegawai KPU Kota Batu dinyatakan negatif. “Kami berharap untuk hasil test swab pada saat ini, semoga tetap sama seperti 2 minggu yang lalu, dengan hasil negatif semuanya.” ujar Sekretaris KPU Kota Batu, Thomas Maydo. (pdp)

20 Des

ADAKAN DISEMINASI RUU PEMILU BAWASLU JATIM UNDANG KPU KAB/KOTA

Jombang, kpu-kotabatu.go.id (19 Desember 2020) – KPU Kota Batu yang diwakili oleh Div Hukum & Pengawasan mengikuti kegiatan Diseminasi mengenai RUU Tentang Pemilu, dengan tema “Rencana Pengaturan Tentang Penegakan Hukum Pemilu dan Kelembagaan Penyelenggara Pemilu”, di hotel Horison Yusro, Kab Jombang atas undangan Bawaslu Provonsi Jatim RI (Sabtu, 19 Desember 2020).

Acara tersebut dihadiri oleh DPR RI Komisi II, Supriyanto (Pemateri 1); Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perlundem) Fadli Ramadhanil yang hadir secara daring sekaligus sebagai Pemateri 2; Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Jatim Sofi Rahma Dewi dan Elsa Fifajanti (Pemateri 3 dan 7); Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) sekaligus sebagai Pemateri 4 dan 6; DR Khairil Fahmi (Akademisi) sebagai pemateri 5 yang dilakukan secara daring; Dr. Drs. Hilmy Mochtar MS sebagai pemateri 8; Bawaslu Prov Jatim; 9 KPU Kab/Kota; 10 Bawaslu Kab/Kota, dan beberapa Ormas.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali permasalahan dan issue yang dibutuhkan dalam melengkapi atau memberikan rekomendasi sehingga dapat masukan kepada DPR RI dalam menyusun RUU tentang Pemilu.

Dalam sambutannya Komisioner Bawaslu Prov Jatim, Div. Hukum, Data dan Informasi Purnomo Satriyo Pringgodigdo, mengatakan bahwa “ dari kegiatan ini diharapkan selain menjadi ajang diskusi juga dapat memberikan masukan kepada DPR RI dalam menyusun RUU tentang Pemilu, terutama tentang penegakan hukum pemilu, dimana ada beberapa hal terkait penanganan pelanggaran yang perlu diperhatikan dan perlu adanya perbaikan”.

Rencananya, Komisi II akan membawa draft RUU Pemilu pada pembukaan masa sidang DPR mendatang. Sejak penutupan masa sidang lalu, Komisi II meminta masing-masing fraksi membuat pandangan mini resmi mengingat masih terdapat banyak perbedaan pendapat terkait isu-isu yang akan dibahas dalam RUU Pemilu, kata Supriyanto saat ditemui diluar forum. (Tommy)

19 Des

KPU KOTA BATU HADIRI RAPAT KOORDINASI PERGANTIAN ANTAR WAKTU (PAW) HASIL PEMILU 2019

Tuban, kpu-kotabatu.go.id (19 Desember 2020) – Komisioner KPU Kota Batu Divisi Teknis Erfanudin, menghadiri rakor Pergantian Antar Waktu (PAW) bersama 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur bertempat di kantor KPU Kabupaten Tuban, Jum’at-Sabtu 18-19 Desember 2020. Kegiatan dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam, Ketua Divisi Teknis KPU Jatim Insan Qoriawan dan Koordinator Hukum dan Tekmas KPU Jatim Yulyani Dewi.

Kegiatan dimaksudkan tidak saja untuk menyamakan persepsi baik dari sisi regulasi maupun secara teknis tentang PAW tetapi juga sebagai forum transfer pengetahuan dari KPU yang telah melaksanakan pemilihan kepada KPU yang belum melaksanakan pemilihan dengan segala dinamika regulasi dan tantangan yang ada dilapangan, meskipun secara umum alurnya sama tapi dari sisi teknis administrasi kepemiluan terus mengalami perubahan. Bahkan kendala non teknis pun dapat di jumpai oleh KPU yang melaksanakan pemilihan serentak 9 Desember 2020 lalu, misalnya dengan adanya instrumen baru “Sirekap” sebagai instrumen yang harus dilaksanakan di tengah konsentrasi yang terbagi dengan situasi covid 19. Pemahaman IT menjadi sesuatu yang harus dipahami oleh siapapun tidak hanya Divisi Teknis saja tapi harapannya semua pengampu kebijakan dapat memahami bagaimana sebuah terobosan dalam bidang teknologi akan sangat membantu dalam pelaksanaan pemilihan. Meskipun IT bukan segalanya karena ada satu resiko yang juga harus dipertimbangkan terhadap serangan IT sehingga dalam pelaksanaannya tidak harus selalu mengandalkan IT.

Dalam sambutannya Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam menyampaikan bahwa Divisi Teknis menjadi organ yang sangat vital dalam manajemen pemilu maka pengetahuan harus terus diupgrade, pemahaman regulasi dan aplikasi dilapangan harus seimbang. “Dengan begitu harapnya Divisi teknis dapat memberikan solusi-solusi terhadap permasalahan teknis dengan tanpa menghilangkan substansinya, meski secara ideal baik secara prosedur maupun substansi harus berkorelasi baik.” ujar Anam.

Kegiatan dilanjutkan dan dipimpin oleh Ketua Divisi Teknis KPU Jatim Insan Qoriawan untuk mempresentasikan terhadap laporan kegiatan PAW dimasing-masing KPU Kabupaten/Kota, dan Kota Batu menjadi KPU pertama yang menyampaikan presentasi tersebut dari mulai awal bagaimana proses PAW hingga disampaikannya hasil penelitian terhadap perolehan hasil suara sah dan penetapan calon terpilihnya seperti apa hingga dituangkan dalam Berita Acara untuk kemudian disampaikan kepada Pimpinan Dewan sebagaimana surat permintaan PAW tersebut. (erf)

18 Des

INOVASI DAN KERJA KERAS WUJUDKAN PARTISIPASI MASYARAKAT

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (18 Desember 2020) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengapresiasi inovasi dan kerja keras yang telah dilakukan jajaran KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota terutama dalam mewujudkan peningkatan partisipasi masyarakat di Pemilihan 2020. Untuk tingkat partisipasi sendiri KPU hingga saat ini terus memperbarui berdasarkan data-data resmi yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama melalui formulir D Hasil-KWK.

“Keberhasilan penyelenggaraan pemilihan ini berkat doa dan kerja keras kita semua. Padahal banyak persepsi publik yang mengkhawatirkan pemilih tidak datang ke TPS di tengah pandemi Covid-19, namun pemilih tetap datang karena kita terapkan protokol kesehatan dengan baik. Untuk itu, inovasi dan upaya yang telah dilakukan, kita evaluasi bersama untuk peningkatan kinerja penyelenggaraan pemilu/pemilihan ke depan,” tutur Anggota I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam Webinar Rapat Koordinasi Evaluasi Tingkat Partisipasi Masyarakat, Jumat (18/12/2020).

Dewa juga menjelaskan, KPU menghitung tingkat partisipasi masyarakat berdasarkan data resmi di tingkat kabupaten/kota. Tata cara penghitungan berasal dari formulir D Hasil-KWK, seluruh pengguna hak pilih dari DPT ditambah DPTb dan DPPh dibagi jumlah pemilih dari DPT ditambah DPTb dikali 100 persen.

“Sejalan kita semua mempersiapkan laporan pertanggungjawaban hasil penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020. Semoga kita juga bisa membuat satu buku khusus terkait pemilihan. Buku tersebut akna menampilkan perjuangan, inovasi dan usaha positif kita di masing-masing daerah, sehingga mampu meningkatkan partisipasi publik di atas target yang sudah ditetapkan, apalagi penyelenggaraan pemilihan ini di tengah pandemi Covid-19,” ujar Dewa di depan peserta webinar.

Dikesempatan yang sama, Ketua KPU RI Arief Budiman meminta semua jajarannya untuk memastikan kembali data-data sebelum dihitung dalam rumus tingkat partisipasi masyarakat. Contohnya hitungan pengguna hak pilih dari DPT ditambah DPTb dan DPPh, apabila DPPh tersebut mau dimasukkan, maka harus dipastikan data pemilih pindahan tersebut sudah benar dan data di tempat asalnya harus sudah dicoret.

“KPU provinsi bukan hanya menerima dan mengumpulkan data semata, tetapi harus memastikan kembali data-data dari masing-masing kabupaten/kota sudah benar. Selain itu, sejauh mana laporan penggunaan Sirekap, harus dilaporkan daerah mana saja yang sudah bisa 100 persen, daerah mana saja yang belum 100 persen. Ini tantangan kita bersama apakah kita mampu mendokumentasikan hasil di semua TPS, untuk itu diupayakan Sirekap di semua daerah bisa 100 persen,” tegas Arief.

Sementara itu, Kepala Biro Teknis dan Hupmas Nur Syarifah juga meminta semua jajaran KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota mempunyai pemahaman yang sama dalam merumuskan tingkat partisipasi di daerahnya. Sirekap dalam prosesnya juga harus didukung manualnya untuk mencocokkan data. Targetnya setelah dua hari rakor ini, masing-masing KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota dapat menyelesaikan data tingkat partisipasinya.

Rakor ini akan digelar dalam dua gelombang selama dua hari. Pada hari Jumat 18 Desember 2020 Gelombang I Sesi 1 diikuti KPU Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan, kemudian Sesi 2 diikuti KPU Provinsi Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Lampung. Selanjutnya hari Sabtu 19 Desember 2020, Gelombang II Sesi 1 diikuti KPU Provinsi Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Banten, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara dan Jawa Barat, Sesi 2 diikuti KPU Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Gorontalo dan Jambi, Sesi 3 diikuti KPU Provinsi Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta. (hupmas kpu ri arf/foto: dosen/ed diR)

17 Des

KPU JATIM EVALUASI SOSDIKLIH & REALISASI TARGET PARMAS PEMILIHAN SERENTAK 2020

Pasuruan, kpu-kotabatu.go.id (17 Desember 2020) – Usai tahapan pemungutan, penghitungan suara serta rekapitulasi hasil Pemilihan Serentak 2020 selesai diselenggarakan, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) bersama dengan 19 KPU Kabupaten/ Kota melaksanakan evaluasi sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) dan realisasi target partisipasi masyarakat (parmas). Evaluasi bertempat di aula kantor KPU Kota Pasuruan, jalan Panglima Sudirman Nomor 119A Kota Pasuruan.

Hadir dalam kegiatan ini Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM serta Sub Koordinator/ staf pada bagian Teknis dan Hupmas atau staf dari 19 KPU Kabupaten Kota.

Sementara itu, nampak hadir dari KPU Jatim yakni, Ketua, Choirul Anam, Divisi Sosdiklih dan Parmas, Gogot Cahyo Baskoro, Divisi Hukum dan Pengawasan, Muhammad Arbayanto. Serta dari KPU Kota Pasuruan hadir Ketua dan Anggotanya.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam mengungkapkan kegiatan Evaluasi Sosdiklih dan Realisasi Target Parmas ini merupakan kegiatan rakor pertama usai dilaksanakannya tahapan pemungutan, penghitungan suara serta rekapitulasi hasil Pemilihan Serentak 2020. “Alhamdulillah Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur berjalan lancar, aman dan kondusif,” tuturnya (17/12/2020).

Lebih lanjut, Ketua KPU Jatim ini menjelaskan bahwa usai tahapan pemungutan, penghitungan suara, serta rekapitulasi hasil pemilihan penting untuk melakukan evaluasi sosdiklih dan realisasi target parmas di masing-masing kabupaten/ kota. “Di Jawa Timur 18 Kabupaten/ Kota mengalami kenaikan parmas, dan menjadi PR bersama ketika ada 1 kota yang mengalami penurunan parmas pada Pemilihan Serentak 2020 ini,” ujar Anam.

Bicara terkait parmas, menurut Anam memang banyak faktor yang mempengaruhi dan tidak hanya bisa dinilai dari satu faktor saja. “Faktor yang mempengaruhi parmas ini misalnya, data pemilih, kontestasi, penyelenggaranya dalam hal ini KPU, minimnya anggaran, minimnya kegiatan sosialisasi dan sebagainya,” jelas Ketua KPU Jatim.

Selanjutnya mengakhiri sambutannya, Ketua KPU Jatim berharap usai tahapan Pemilihan Serentak 2020 selesai dilaksanakan, harapannya ada produk buku atau infografis hasil Pemilihan.

(AACS)

15 Des

PEMUTAKHIRAN DATA PARPOL BERKELANJUTAN, TRANSPARANSI BAGI PUBLIK

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (15 Desember 2020) – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pemutakhiran Data Partai Politik (Parpol) Berkelanjutan Secara Elektronik, di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Mengundang perwakilan dari seluruh parpol tingkat nasional, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta sejumlah Non Government Organization (NGO).

Membuka jalannya kegiatan, Anggota KPU RI, Evi Novida Ginting Manik menyampaikan pentingnya pemutakhiran data parpol berkelanjutan untuk mengoptimalkan dan memudahkan peserta pemilu dalam mengikuti tahapan pendaftaran pada Pemilu 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan merupakan langkah besar menuju tata kelola partai politik yang lebih transparan akuntabel yang manfaatnya bukan hanya bagi KPU tapi juga parpol,” ungkap Evi

Senada dengan Evi, Anggota KPU RI, Hasyim Asy’ari berharap pemutakhiran data bisa mengembangkan tingginya dinamika perubahan kepengurusan parpol di Tanah Air. “Sangat mungkin partai mengubah, mengganti, atau menonaktifkan anggotaannya, supaya publik tahu itu diunggah di Sipol, sehingga pemutakhiran parpol ini menjadi hal yang penting,” jelas Hasyim.

Lebih lanjut, Hasyim menyampaikan tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pemutakhiran data yakni pengurus, anggota, dan kantor. Selain itu, penting bagi parpol menunjuk liaison officer (LO) atau penghubung yang memiliki wewenang untuk mengikuti alur pemutakhiran data mulai dari pengisian data, pengunggahan dokumen, sampai penyampaian data hasil.

Sementara itu, Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, Baroto serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Syarmadani berharap ke depan integrasi sistem informasi antar lembaga dapat dibangun untuk meminimalisir potensi munculnya perbedaan data.

Dalam kesempatan itu juga, sejumlah perwakilan NGO menyampaikan apresiasi atas gagasan KPU melakukan pemutkahiran parpol sebagai bentuk maintenence Sipol yang berkelanjutan.

Terakhir, melalui kesempatan itu juga, parpol menyampaikan tanggapan dan masukan teknis pelaksanaan pemutakhiran data parpol. (hupmas kpu ri bil/foto: dosen/ed diR)