30 Mei

30 MEI 2020 PSBB KOTA BATU BERAKHIR, PERSIAPAN MENJALANKAN NEW NORMAL

Batu, kpu-kotabatu.go.id (30 Mei 2020) – Hari ini merupakan hari terakhir Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Batu setelah 14 hari berjalan sejak 16 Mei lalu. Selanjutnya masyarakat akan memasuki masa “New Normal” per 1 Juni 2020 dimana ini adalah transisi tatanan hidup normal baru. Kehidupan normal dengan standar aktifitas yang baru dengan tetap menerapkan protokol pencegahan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Covid-19 yang telah ditentukan.

Ditanya terkait persiapan KPU Kota Batu untuk menjalankan standar New Normal, Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) memaparkan jika sekretariat berikut dengan seluruh pegawai sudah siap menjalani aktifitas perkantoran sebagaimana biasanya. Beberapa kebutuhan sesuai dengan SOP Covid-19 seperti area cuci tangan dilengkapi dengan sabun telah disiapkan disamping pintu masuk sekretariat, begitu juga dengan hand sanitizer juga sudah disiapkan dimasing-masing ruangan.

“Saya akan memastikan jika seluruh pegawai KPU Kota Batu mematuhi dan tertib dengan protokol Covid-19. Semua tanpa terkecuali wajib menggunakan masker. Anjuran menjaga kebersihan dan kesehatan akan selalu disampaikan kepada seluruh pegawai, bagi yang merasa demam akan dianjurkan untuk berdiam dirumah sampai kondisi membaik dan tentunya dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku”, tambah Thomas menjelaskan.

Melalui komunikasi daring, Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) juga turut menanggapi terkait persiapan New Normal ini.

“New Normal akan menjadi solusi agar tatanan hidup kembali berjalan normal namun dengan dibekali prosedur Covid-19. Soliditas sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan normal yang baru ini. pemberlakuan New Normal setelah pemberlakuan PSBB ini diharapkan berjalan efektif dan dapat mengembalikan kemerdekaan masyarakat dalam beraktifitas dan menjalani hidup yang layak sehingga perekonomian yang sempat terpurukpun akan kembali normal”, papar Mardiono.

Selain itu, bagi KPU Kota Batu, New Normal adalah semangat baru agar dapat melayani masyarakat secara efektif terkait kepemiluan, politik dan demokrasi. Selain sosialisasi dan edukasi terkait kepemiluan dan berdemokrasi, tugas penting juga untuk turut menyuarakan dan mengedukasi masyarakat agar benar-benar memahami standar hidup di era New Normal ini, tutup Mardiono.   (Mrl)

30 Mei

KPU RI PERPANJANG WFH SAMPAI 4 JUNI 2020

Batu, kpu-kotabatu.go.id (30 Mei 2020) – Meskipun per 1 Juni 2020 New Normal akan diberlakukan termasuk di Kota Batu, KPU Kota Batu akan tetap menjalan Work From Home atau bekerja dari rumah masing-masing hingga 4 Juni 2020. Hal ini merupakan ketentuan Komisi Pemilihan Umum dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas surat edaran Ketua KPU Nomor 13 tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja di lingkungan KPU RI, KPU Provinsi/KIP Aceh, KPU/KIP kabupaten/kota dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Isi dari surat edaran tersebut adalah memperpanjang masa pelaksanaan tugas/bekerja dirumah masing-masing (WFH) untuk seluruh komisioner, pegawai ASN maupun non ASN dilingkungan Komisi Pemilihan Umum hingga KPU Kabupaten/Kota. WFH harus dipastikan tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik, serta berjalan efektif efisien dan akuntabel. Hal-hal lain yang diatur pada surat edaran sebelumnya terkait Covid-19 tidak ada yang berubah kecuali yang terkait masa pelaksanaan Work Frome Home hingga 4 Juni mendatang.

Menanggapi SE 18 tahun 2020 tersebut Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) menyampaikan agar seluruh pegawai memaksimalkan kinerja hingga masa WFH ini berakhir. Meskipun 1 Juni besok telah memasuki masa New Normal, namun KPU Kota Batu harus patuh pada Surat Edaran KPU RI yang memperpanjang WFH hingga Kamis 4 Juni mendatang.

“Mungkin ini terakhir WFH sebelum kita benar-benar masuk pada era atau tatanan kehidupan yang baru yaitu New Normal yaitu semua beraktifitas seperti biasa namun tetap mempedomani prosedur Covid-19. Seluruh pegawai harus patuh dan memahami betul SOP pencegahan penularan Covid-19 ini agar kedepan tidak terbentuk Cluster baru pada penyebaran Covid-19” tutur Mardiono. (Mrl)

30 Mei

KPU KOTA BATU IKUTI HALAL BIHALAL SRIKANDI KPU SE-JATIM

Batu, kpu-kotabatu.go.id (30 Mei 2020) – Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina) mengikuti silaturahmi virtual KPU Provinsi Jawa Timur dimotori oleh komisioner Divisi Data dan informasi, dan Divisi Litbang dan SDM yang merupakan komisioner perempuan KPU Jatim menyelenggarakan Halal Bihalal dengan komisioner perempuan atau yang sering dipanggil dengan Srikandi KPU se-Jatim pada Rabu (27/05) lalu.

Inti dari Halal Bihalal ini adalah silaturahmi dan saling meminta maaf dimoment hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah. Dilain hal kegiatan ini merupakan acara “Kangenan virtual” setelah hampir 3 bulan saling bertemu dikarenakan Pandemi yang membatasi aktifitas dan pertemuan diluar rumah dan keputusan KPU RI dalam mengatur mekanisme kerja melalui Work From Home sehingga tidak dapat bertemu secara langsung dalam moment kegiatan KPU se-Jatim.

Kegiatan Halal Bihalal dibuka langsung oleh Divisi Datin (Nurul Amalia) dan dilanjutkan sambutan oleh Divisi Litbang dan SDM (Rochani). Hampir 90 persen dari perempuan KPU se-Jatim hadir pada acara tersebut. Tidak hanya sekedar Halal Bihalal, moment ini juga dijadikan Srikandi KPU se-Jatim ini untuk melakukan refleksi 1 tahun pengabdian di satuan kerja masing-masing sebagai penyelenggara pemilu.

“Ðengan literasi Inshaa Allah kecerdasan bisa diasah, dengan bekal Iman, Keyakinan dan Doa Inshaa Allah dapat menyelamatkan kita. Dengan bekal kebaikan, empati dan kerendahan hati Inshaa Allah restu dan ridho akan meringankan langkah kita,” demikian kalimat pembukaan dari Rochani.

Tidak ada keistimewaanatau perlakuan khusus bagi perempuan yang menjadi Komisioner KPU kabupaten/kota, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama. Yang menjadi istemewa adalah ketika perempuan yang menjadi penyelenggara pemilu dapat memberi keseimbangan dan menjalankan kewajibannya di dua wilayah berbeda dengan penuh tanggung jawab. Beban pekerjaan dan urusan domestik merupakan dua tanggung jawab yang sama-sama harus dipenuhi, merupakan suatu keberhasilan jika Srikandi KPU se-Jatim ini dapat menjalankannya secara bersamaan tanpa ada yang dikorbankan, lanjut Rochani.

Diakhir kegiatan Nurul Amalia menambahkan terkait kesiapan KPU baik ditingkatan Provinsi maupun kabupaten/kota dan menghadapi “New Normal” yang merupakan pembiasan-pembiasan baru dengan mengikuti prosedur untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Mrl)