20 Mei

MEMPERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL 20 MEI 2020

Batu, kpu-kotabatu.go.id (20 Mei 2020) – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dilatar belakangi oleh berdirinya Organisasi Boedi Oetomo Pada 20 Mei 1908, Boedi Oetomo didirikan oleh sejumlah mahasiswa School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA), yaitu Soetomo, Mohammad Soelaiman, Gondo Soewarno, Goenawan Mangoenkoesoemo, R Angka Prodjosoedirdjo, Mochammad Saleh, R Mas Goembrek, Soeradji Tirtonegoro, dan Soewarno. Gagasan Soetomo mendirikan organisasi ini terinspirasi dari Dr. Wahidin Sudirohusodo yang ingin meningkatkan martabat rakyat dan bangsa. Boedi Oetomo bertujuan untuk memajukan pengajaran, pertanian, peternakan, perdagangan, teknik dan industri, ilmu pengetahuan dan seni budaya bangsa Indonesia, hingga bidang politik.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2020 ini bertema “Bangkit dalam Optimisme Normal Baru” yang merupakan momentum bagi seluruh anak negeri untuk bersatu padu, bangkit, dalam optimisme normal baru yaitu membiasakan diri dengan cara dan pola hidup baru dan tetap produktif, dikarenakan bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19 dan saat ini sejumlah daerah telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pada saat yang sama dalam soliditas tim kerja pemerintah telah, sedang dan akan terus menyiapkan berbagai langkah guna memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat dipenuhi. Dengan memastikan agar protokol kesehatan dijalankan sebagai pedoman penting dalam berinteraksi sosial yaitu jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan gunakan masker.

Makna lain dari kebangkitan nasional di tengah pandemi ini adalah dorongan percepatan dan transformasi memasuki era digital menuju masyarakat digital, dengan manfaatkan ruang digital kita secara tepat dan bijak. Katakan tidak pada hoaks dan berbagai penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan mengisi hal-hal yang bermanfaat untuk kemajuan kita bersama, kemajuan ekonomi nasional kita, secara khusus ekonomi digital yang terus berkembang.

Adapun peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini bertepatan dengan Bulan Ramadhan 1441 H, sesuai dengan semangat kita melawan Covid-19 ini, yaitu berperilaku menahan diri, membersihkan hati, membersihkan diri, untuk kemudian menggapai kemenangan.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2020. Kita optimistis akan keluar sebagai bangsa pemenang, untuk menang dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus menang dalam memulihkan kondisi sosial ekonomi untuk pencapaian Indonesia maju. (pdp)

20 Mei

MESKIPUN WFH, PEGAWAI SEKRETARIAT KPU KOTA BATU TETAP WAJIB ABSENSI SECARA VIRTUAL

Batu, kpu-kotabatu.go.id (20 Mei 2020) – Setelah dikeluarkannya SK Sekjen KPU RI nomor 357 tentang Pedoman Teknis Bekerja di Tempat Tinggal Masing-masing bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi, dan Sekretariat Kabupaten/Kota. Maka mulai tanggal 19 Mei sampai tanggal 29 Mei 2020, seluruh pegawai Sekretariat KPU Kota Batu melaksanakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah saja dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Meskipun bekerja dari rumah, seluruh pegawai Sekretariat KPU Kota Batu tetap diwajibkan melakukan absensi secara virtual dengan hadir melalui aplikasi meeting zoom, absensi virtual yang dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 08.30 WIB setiap hari kerja ini, dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo). Selain melakukan absensi secara virtual, seluruh pegawai sekretariat KPU Kota Batu juga diwajibkan untuk mengisi absensi secara online sekaligus melaporkan pekerjaan yang akan dilakukan setiap hari sesuai dengan perintah atasan dan tupoksi masing-masing, dengan melalui aplikasi Google Form yang telah disediakan.

Kegiatan absensi secara online dan pelaporan setiap hari ini, merupakan perintah dari Sekjen KPU RI yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Nomor 357. “Kita wajib melaksanakan perintah Sekjen KPU RI untuk selalu melakukan absensi dan melaporkan kegiatan yang telah dikerjakan sesuai dengan tugas pokok masing-masing secara online, dalam masa work from home sekarang ini.” pesan Thomas kepada seluruh pegawai.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih (Marlina) yang dalam kesempatan tersebut ikut bergabung dalam absensi secara virtual pegawai sekretariat ini juga menyampaikan bahwa efek pandemi membuat pergeseran sistem mekanisme kerja di kantor, namun saat ini untuk menjaga keselamatan individu dan orang banyak maka diberlakukan work from home (WFH). Tidak hanya itu WFH adalah cara agar pegawai berdiam dirumah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ” Dengan menggunakan teknologi informasi dalam melakukan absensi adalah satu-satunya pilihan saat ini. Selain menggunakan google form, absensi virtual dengan bertatap muka dengan seluruh pegawai menjadi solusi untuk dapat memantau dan mengevaluasi kinerja pegawai.” tutup Marlina. (pdp)

20 Mei

BERSIFAT MENDESAK, KPU KOTA BATU ADAKAN PLENO RUTIN VIRTUAL PADA MALAM HARI

Batu, kpu-kotabatu.go.id (19 Mei 2020) – KPU Kota Batu melaksanakan rapat pleno rutin secara virtual terakhir di bulan Ramadhan tahun 2020. Meeting virtual yang diadakan setelah sholat taraweh pada Minggu malam (17/05) karena dianggap mendesak untuk membahas dan evaluasi kerja selama sepekan.

Rapat dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Batu (Mardiono). Dijelaskan alasan mengadakan rapat pleno pada Minggu malam karena Mardiono ingin mempercepat proses pengambilan keputusan yang bersifat strategis dan diharapkan Senin pagi sudah dikerjakan oleh seluruh pegawai sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sebagai penanggung jawab Divisi Keuangan umum dan Logistik, Mardiono meminta kepada sekretaris dan bendahara KPU Kota Batu agar segera memproses Tunjangan Hari Raya seluruh pegawai dengan mempedomani surat edaran KPU RI tentang pemberian Tunjangan Hari Raya kepada ASN dan non ASN. Memperhatikan kesejahteraan dan hak seluruh pegawai merupakan hal penting untuk disegerakan ketika keputusan yang mengatur THR telah dikeluarkan, jelas Mardiono.

”Karena Senin (18/05) merupakan hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang raya, dikhawatirkan proses pencairan Tunjangan Hari Raya pegawai mengalami kendala karena akses untuk mobilisasi dibatasi dan bersyarat. Senin pagi diharapkan bendahara dapat langsung memproses administrasi pencairan THR. Untuk itu bukan hanya bendahara, kiranya wajib seluruh pegawai dibekali surat tugas dari pimpinan agar ketika ada pekerjaan mendesak yang harus dikerjakan dikantor ataupun diluar kantor, pegawai KPU Kota Batu bisa menembus batas-batas antar wilayah.” tambah Mardiono.

Hal lain yang dibahas pada meeting virtual adalah persiapan pembekalan dan sosialisasi SK Sekretaris Jenderal KPU RI nomo 357 terkait petunjuk teknis bekerja di tempat tinggal masing-masing selama Work From Home (WFH) dimasa pandemi. Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Batu (Marlina), menyampaikan bahwa seluruh pegawai wajib mengetahui dan memahami standar kinerja dan etika kerja selama WFH dan kewajiban absensi dengan memperhatikan jam kerja selama bulan Ramadhan. Komitmen mempertahankan dan meningkatkan ritme dan kualitas kerja selama WFH harus menjadi prioritas dan tanggung jawab bersama, tutur Marlina.

Mengakhiri rapat pleno Mardiono berpesan agar seminggu terakhir di bulan Ramadhan ini seluruh unsur pimpinan baik itu komisioner, sekretaris dan kasubbag dapat memantau bawahannya agar menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dengan segera sebelum memasuki libur hari raya. (MRL)