19 Mei

PEMBERLAKUAN PSBB, KPU KOTA BATU PERKETAT STANDAR PROTOKOL KESEHATAN

sumber : humas pemkot kota batu

Batu, kpu-kotabatu.go.id (19 Mei 2020) – Jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Malang raya terus meningkat memaksa pimpinan pemerintah kabupaten kota (Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang) untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemberlakuan ini dimulai tepat pada tanggal 17 Mei lalu, dimana dua hari sebelumnya (15-16/05) diberlakukan masa sosialisasi kepada masyarakat.

PSBB membuat beberapa akses tertentu di beberapa wilayah perbatasan antara kabupaten kota ditutup total, dan akses keluar masuk wilayah diperketat dengan wajib menunjukkan identitas sebagai warga masyarakat di wilayah tersebut. Khusus Kota Batu memiliki empat titik peta penyekatan PSBB. Beberapa titik tersebut adalah Pos simpang 4 Arhanud 3 Shif, Pos batas Kota Batu dengan Kecamatan DAU 3 Shif, Pos Kota Batu dengan Banjar Tengah DAU ditutup total, jalur kelurahan Dadaprejo dengan batas DAU kuat 6 Pers ditutup total. Demikian himbauan dari pemerintah Kota Batuagar menjadi perhatian seluruh masyarakat untuk mematuhi dan tertib guna melawan virus Corona agar pandemi Covi-19 segera berakhir dan bisa beraktifitas seperti sediakala.

Menindaklanjuti pemberlakuan PSBB di Kota Batu, KPU Kota Batu memperketat standar protokol kesehatan di kantor jl. Tlekung No.212 Junrejo. Setelah beberapa kali melakukan penyemprotan desinfektan, menyediakan fasilitas hand sanitizer disetiap ruangan, dianggap belum maksimal. Beberapa hari lalu KPU Kota Batu menambah fasilitas westafel atau tempat cuci tangan beserta sabun disediakan di depan pintu masuk sekretariat. Fasilitas ini disediakan agar memastikan seseorang yang masuk dan berinteraksi didalam kantor tidak menjadi pembawa virus dari luar.

Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) menyampaikan bahwa upaya ini untuk memastikan keselamatan seluruh pegawai KPU Kota Batu dari paparan virus Corona. Menunjukkan dukungan kepada seluruh kebijakan pemerintah Kota Batu dalam memerangi Covid-19 merupakan peran nyata KPU Kota Batu sebagai bagian dari lembaga pemerintah yang terdapat di kota wisata ini, seyogyanya ikut berpartisipasi dan berperan serta  secara langsung. Semoga pemberlakuan PSBB dua minggu kedepan efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, tutur Thomas sembari berharap. (Mrl)