15 Mei

MEMPERINGATI HARI KELUARGA INTERNASIONAL

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (15 Mei 2020) – Hari Keluarga Internasional merupakan hari perayaan yang diperingati pada tanggal 15 Mei setiap tahun. Majelis Umum PBB pada tahun 1993 memproklamasikan hari tersebut lewat resolusi A/RES/47/237 dan mempertimbangkan kepentingan hubungan komunitas internasional dengan keluarganya. Pada hari tersebut, perayaan diperingati dengan mempromosikan kesadaran pentingnya berhubungan dengan keluarga dan meningkatkan pengetahuan terhadap proses sosial, ekonomi, dan demografi terhadap keluarga (sumber: id.wikipedia.org)

Tujuan dari peringatan Hari Keluarga Internasional adalah untuk mempromosikan kesadaran tentang pentingnya berhubungan dengan keluarga serta meningkatkan pengetahuan akan proses sosial, ekonomi, dan demografi terhadap keluarga. Faktanya, ketahanan, kemajuan serta kualitas suatu bangsa dimulai dari keluarga. Keluarga yang sehat akan menjadi produktif dan memberikan sumbangsih bagi bangsanya.

Saat ini memang sangat nyaman jika berkumpul bersama keluarga, terlebih ketika sedang dalam situasi sulit seperti ini. Lalu, bagaimana jika kebetulan kita sedang jauh di luar kota dan tidak bisa pulang dikarenakan adanya larangan pulang kampung. Akan tetapi meskipun kita bisa pulang kampung, kita bisa memakai teknologi video call untuk bersilahturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Untuk saat ini, kita tidak pulang kampung merupakan tanda cinta kita terhadap keluarga, dikarenakan kita tidak pernah tahu apakah kita atau seseorang membawa virus covid-19 atau tidak. (pdp)

15 Mei

DIVISI PARMAS KPU JATIM BAHAS PENANGGUNG JAWAB PPID

Batu, kpu-kotabatu.go.id (15 Mei 2020) – Pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan publik dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat terkait data kepemiluan. Hal ini yang dijelaskan oleh Divisi Parmas KPU Jatim (Gogot Cahyo Baskoro) pada meeting virtual bersama KPU kabupaten/kota se-Jatim melalui video conference beberapa hari lalu.

Pelayanan publik merupakan suatu keharusan bagi lembaga penyelenggaraan pemilu karena berpedoman pada prinsip keterbukaan termasuk informasi umum yang tidak dikecualikan. Selama pandemi KPU kabupaten/kota dapat melayani permintaan informasi atau data kepemiluan melalui mekanisme daring. Infomasi publik yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum bersifat satu pintu melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Gogot menjelaskan penanggung jawab PPID di KPU kabupaten/kota adalah Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM dan Kasubbag Teknis dan Hupmas secara otomatis menjadi PPID sesuai dengan aturan PKPU nomor 3 tahun 2020. Sebelumnya berdasarkan PKPU nomor 8 tahun 2019 PPID dibawah tanggung jawab Divisi Perencanaan, Data dan informasi.

“Teman-teman Parmas harus memahami prosedur PPID termasuk prosedur persuratan dalam proses pemenuhan informasi. Selain itu Divisi parmas harus memastikan update Daftar Informasi Publik (DIP) yang disediakan di website KPU kabupaten/kota minimal dilakukan setahun sekali.” lanjut Gogot menjelaskan.

Perlu kiranya KPU kabupaten kota untuk membuat sharing atau bimtek sederhana terkait PPID berdasarkan undang-undang informasi publik di satker masing-masing agar seluruh staf memahami prosedur dan batasan-batasan dalam memberikan informasi ke publik. Tutup Gogot mengakhiri meeting virtual. (Mrl)