14 Mei

KPU KOTA BATU PERPANJANG MASA WORK FROM HOME (WFH)

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (14 Mei 2020) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu memperpanjang masa work from home (WFH), dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 04 Tahun 2020 tentang perubahan SE Ketua KPU No 13 tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja di lingkungan KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten Kota dalam upaya pencegahan penularan infeksi corona virus disease (covid-19) di lingkungan KPU Kota Batu. Langkah itu diambil menyusul keluarnya Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 15 Tahun 2020, tanggal 13 Mei 2020.

Ketua KPU Kota Batu (Mardiono), menyebutkan perpanjangan WFH atau pelaksanaan tugas dari tempat tinggal atau rumah berlaku hingga 29 Mei 2020 dan teknisnya membagi jadwal piket seluruh tenaga SDM yang ada di Satker KPU Kota Batu. Jadi meskipun situasi sedang darurat, tetapi aspek pelayanan di kantor KPU tetap berjalan.

Akan tetapi meski WFH, tidak berarti melepaskan tugas sama sekali. Sesuai amanat KPU RI seluruh pegawai wajib melaksanakan tugas di rumah sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan. Selanjutnya diwajibkan mencatat aktivitas kerja melalui spreadsheet dan melaporkan hasil pekerjaan kepada atasannya di subbag masing-masing. Mardiono juga menekankan agar selama masa WFH dilarang meninggalkan rumah, kecuali dalam keadaan mendesak untuk memenuhi kebutuhan primer. Selain itu harus juga selalu mengaktifkan alat komunikasi seluler atau handphone agar memudahkan komunikasi, jika sangat dibutuhkan bisa saja dihadirkan ke kantor walaupun sedang masa WFH.

Mardiono juga mengimbau seluruh pegawai KPU Kota Batu dan seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti prosedur keselamatan dari pemerintah, apalagi sekarang Malang Raya (Kab.Malang, Kota Malang dan Kota Batu) telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kedua kalinya, dikarenakan Malang Raya masih ada peningkatan orang yang terjangkit virus corona. Karena itu, mohon tetap hati-hati dan waspada sambil terus ikhtiar dan berdoa, tutupnya. (pdp)

14 Mei

KPU KOTA BATU JELASKAN PERSIAPAN PSBB SAAT VIDEO CONFERENCE BERSAMA KPU JATIM

Batu, kpu-kotabatu.go.id (14 Mei 2020) – Setelah Surabaya raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo) yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan telah melakukan perpanjangan PSBB yang kedua kalinya, kini wilayah Malang Raya (Kab. Malang, Kota Malang, Kota Batu) telah mengajukan hal yang sama. Rencana pemberlakuan PSBB ini dijelaskan oleh Divisi Sosdiklih, Parmas dan  SDM KPU Kota Batu (Marlina) pada saat rapat virtual Divisi parmas KPU se-Jatim pada Selasa malam lalu.

Marlina menerangkan persiapan PSBB yang akan diberlakukan pada 17 Mei mendatang. Semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 di wilayah Malang raya tidak terkecuali Kota Batu menjadikan alasan kuat pemerintah kota untuk turut memberlakukan PSBB ini. Tiga wilayah Malang raya ini tidak dapat dipisahkan karena berhubungan dengan batasan-batasan wilayah dan akses masyarakat yang sering dilalui.

“Dengan adanya PSBB ini akan meminimalisir mobilitas masyarakat. Pemberlakuan jam aktifitas masyarakat dibatasi hingga pukul 21.00 WIB, jika mekanisme kerja WFH berakhir 13 Mei ini dan mengharuskan berkantor seperti biasanya, maka diwajibkan membawa surat tugas dari pimpinan bila melewati lintas wilayah”, tambah Marlina.

Kasus Covid-19 di Kota Batu per tanggal 13 Mei 2020 menurut data pemerintah Kota Batu mengalami peningkatan dari sebelumnya. Kasus Positif hingga saat ini telah mencapai 6 orang, dimana 5 orang masih dalam perawatan dan 1 orang dinyatakan sembuh. Yang menjadi perhatian adalah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dari 57 orang terdapat 5 orang yang telah meninggal.

Perkiraan sebagian pakar bahwa pandemic Covid-19 diIndonesia ini akan berakhir di Bulan Mei sepertinya belum bisa menjadi kenyataan. Kasus yang terus bertambah memaksa beberapa wilayah untuk memberlakukan PSBB. Semoga pandemic ini segera berakhir, agar kehidupan kembali normal sebagaimana mestinya, untuk itu seluruh keluarga besar KPU diminta untuk memperhatikan dan wajib mematuhi larangan mudik agar tidak menjadi media penularan virus corona yang mengakibatkan semakin panjangnya masa pandemic ini, tutup Marlina. (Mrl)

14 Mei

RAPAT SECARA ONLINE, JAJARAN PIMPINAN DI SEKRETARIAT KPU KOTA BATU BAHAS SK SEKJEN NO 357

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (14 Mei 2020) – Jajaran pimpinan sekretariat KPU Kota Batu pada hari Rabu (13/05) melaksanakan rapat yang diikuti oleh seluruh Kasubbag di sekretariat KPU Kota Batu dan dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo). Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dan dilaksanakan secara online ini membahas dan menindaklanjuti keputusan Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 357 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bekerja Di Tempat Tinggal Masing-Masing Bagi Pegawai Di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

Thomas menyampaikan agar seluruh Kasubbag mensosialisasikan SK Sekjen Nomor 357 tersebut kepada seluruh pegawai sekretariat KPU Kota Batu yang bekerja di rumah agar melaksanakan tugasnya sesuai dengan rencana kerja yang sudah disetujui oleh atasan langsung, mencatat aktifitas kerja dan melaporkan hasilnya setiap hari kepada Kasubbag masing-masing.

Dalam rapat juga dibahas mengenai larangan bagi pegawai untuk meninggalkan tempat tinggal kecuali dalam keadaan mendesak seperti memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan ataupun keselamatan. Dan harus selalu mengaktifkan alat komunikasi selular dan dilarang untuk menon-aktifkan perangkat tersebut.

Adapun pegawai yang bekerja dirumah atau WFH agar selalu melaporkan kinerjanya setiap hari lewat media jaringan atau lewat media spreadsheet, dan untuk pegawai yang tidak mengisi atau melaporkan kinerjanya, akan diberikan sanksi yaitu pemotongan tunjangan kinerja atau uang makan hariannya. (pdp)