08 Mei

MEMPERINGATI HARI PALANG MERAH SEDUNIA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (08 Mei 2020) – Hari Palang Merah Sedunia diperingati pada tanggal 8 Mei setiap tahunnya. Ditetapkannya 8 Mei sebagai Hari Palang Merah Sedunia karena merupakan hari lahir Bapak Palang Merah, Jean Henri Dunant. Jean Henri Dunant merupakan seorang aktifis sosial asal Swiss dan beliau merupakan inspirasi dari terbentuknya Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada tahun 1863.

Dilansir dari id.wikipedia.org bahwa Komite Internasional Palang Merah (International Comittee of the Red Cross, ICRC) adalah lembaga kemanusiaan swasta yang berbasis di Jenewa, Swiss. Negara-negara peserta (penanda tangan) keempat Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan 1977 dan 2005, telah memberi ICRC mandat untuk melindungi korban konflik bersenjata internasional dan non-internasional. Termasuk di dalamnya adalah korban luka dalam perang, tawanan, pengungsi, warga sipil, dan non-kombatan lainnya.

ICRC adalah salah satu dari tiga komponen, sekaligus cikal bakal, Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Selain ICRC, komponen Gerakan antara lain Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) dan 186 Perhimpunan Nasional. Perhimpunan Nasional di Indonesia bernama Palang Merah Indonesia (PMI). ICRC adalah organisasi tertua dan dihormati dalam Gerakan, dan merupakan salah satu organisasi yang paling banyak diakui di seluruh dunia. Salah satu contoh pengakuan dunia, ICRC telah tiga kali menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1917, 1944, dan 1963.

Di Indonesia Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu mempunyai tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Sampai saat ini PMI telah berada di 34 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia. PMI berdiri berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1950 dan dikukuhkan kegiatannya sebagai satu-satunya organisasi perhimpunan nasional yang menjalankan tugas kepalangmerahan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 246 Tahun 1963.

Palang Merah Indonesia memang selalu identik dengan kegiatan donor darah. Namun perlu diketahui bahwa Palang Merah juga berpartisipasi dalam penanganan bencana. Ketika suatu daerah terkena bencana alam, Palang Merah akan siap sedia membantu. Bantuan yang diberikan pun beragam, dari obat-obatan hingga bantuan lainnya.

Saat bencana melanda daerah tertentu, Palang Merah akan berusaha membantu dengan segala sumber daya yang ada. Bekerja sama dengan berbagai orang agar penanganan bencana berjalan dengan baik. Pertolongan yang diberikan tentunya sangat bermanfaat bagi banyak orang. Meski harus mengorbankan nyawa sekalipun, mereka akan terus maju atas nama kemanusiaan.

Beberapa hari sebelum bulan suci Ramadhan tiba, seluruh jajaran pimpinan KPU Kota Batu melakukan bakti sosial dengan melakukan kegiatan donor darah di Kantor PMI Malang. Komisioner KPU Kota Batu Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM (Marlina), menyampaikan jika kegiatan bakti sosial ini merupakan himbauan dari KPU Provinsi. Namun sudah jauh hari sebenarnya kegiatan ini telah menjadi planning kegiatan KPU Kota Batu divisi parmas untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Dikarenakan pandemi Covid-19 ini telah melanda Indonesia lebih dari satu bulan tidak terkecuali Kota Batu, menjadikan agenda bakti sosial ini lebih bermakna dan wajib sebagai bukti kepedulian dengan sesama makhluk sosial. Semoga pandemi  ini segera berakhir agar kehidupan normal seperti biasanya dapat dinikmati kembali, ujar Marlina.

Selamat Hari Palang Merah Sedunia dan mari kita bergandengan tangan untuk membuat lingkungan sekitar kita menjadi lebih sehat dan bahagia ditengah Pandemi COVID-19 ini. (pdp)

08 Mei

USAHA KPU KOTA BATU DALAM PDPB DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (08 Mei 2020) – Dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilihan Tahun 2020 yang diselenggarakan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Timur pada tanggal 06 Mei 2020, melalui media dalam jaringan (Daring). Seluruh Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur memaparkan hasil Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode  Januari s/d april 2020 dan melaporkan apa saja yang harus dikerjakan, kendala apa yang dihadapi dalam pelaksanaan PDPB ditengah Pandemi Covid-19 saat ini.

Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Batu (Heru Joko Purwanto) menyampaikan bahwa pada periode April 2020 dengan melakukan hal yang sama pada periode sebelumnya, didapati data TMS pemilih laki-laki 28 dan perempuan 22 maka jumlah total 50 sehingga membuat Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Kota Batu terjadi perubahan sehingga diperoleh DPB pada bulan April 2020 sebagai berikut ; Pemilih laki-laki 77.626 dan perempuan 78.329 jadi jumlah total keseluruhan adalah 155.955.

Adapun kendala yang dialami dalam DPB saat Pandemi Covid-19 adalah banyaknya masyarakat yang tidak begitu merespon pendaftaran secara online melalui pengumuman yang dibuat di media yang tersedia, dan juga belum bisa maksimal memperoleh data dari Dispendukcapil, yang akhirnya belum memiliki update data pembanding seperti DP4. Yang bisa dilakukan pada saat ini adalah memilah data TMS meninggal kode 51 dan TMS ganda kode 52 di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan tanda tercoret pada DPT, dikarenakan kode TMS ini sebenarnya sudah valid TMS hasil kerja PPK/PPS Pemilu 2019. Terobosan KPU Kota Batu ke depan adalah tetap berusaha keras dan sabar meminta data ke Dispendukcapil Kota Batu, walaupun sering dijanjikan dan hanya tinggal janji, serta bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu untuk memperoleh data pemilih baru.

KPU Kota Batu membuat gerakan yang dilakukan oleh seluruh pegawai KPU Kota Batu, mulai dari komisioner, kesekretariatan dan seluruh tenaga pendukung, untuk menyisir ditetangga dekat rumah mereka, dan juga bekerja sama dengan organisasi kepemudaan untuk memperoleh data pemilih baru. Tidak luput juga akan menyasar sampai ke tingkatan desa dan kelurahan dengan tetap harus mematuhi prosedur dan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19. “Selain itu KPU Kota Batu juga melaksanakan sosialisasi melalui website resmi KPU Kota Batu dan juga media sosial lainnya seperti : Instagram, Facebook, Website, Twitter untuk mendapatkan tanggapan dari masyarakat.” tutup Heru. (pdp)