27 Des

KPU KOTA BATU GELAR RAPAT EVALUASI TAHAPAN PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (21 Desember 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menggelar Rapat Evaluasi Kegiatan Tahapan Pemilu 2019, Jum’at (27/12/2019). Acara tersebut diikuti oleh komisioner dan jajaran sekretariat KPU serta beberapa stakeholder terkait, antara lain perwakilan Inspektorat dan Polres Kota Batu. Adapun bahasan dalam rapat evaluasi tersebut ialah mengenai seluruh proses tahapan Pemilu 2019.

Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) dalam kesempatan pembuka menerangkan jika tahapan pemilu yang telah dilalui oleh KPU membutuhkan waktu yang lama. Berbagai permasalahan, lanjutnya, selalu ditemui dalam setiap prosesnya. Namun, seluruh tahapan dapat terlaksana dengan baik, bahkan pemilu di Kota Batu menjadi salah satu yang tersukses di Provinsi Jawa Timur, baik sisi kondusifitas maupun partisipasi masyarakat.

“Perjalanan panjang yang dilalui KPU Kota Batu dalam melaksanakan tahapan tentunya tak lepas dari dukungan dan kerja sama berbagai stakeholder di Kota Batu. Oleh karena itu, pada kesempatan ini sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan dukungan yang telah diberikan. Selain itu, tentu kita tetap membutuhkan evaluasi agar ke depan pelaksanaan pemilu semakin baik,” terangnya.

Mardiono mengungkapkan bahwa kesuksesan yang telah diraih KPU Kota Batu pasti mempunyai kekurangan pada berbagai aspek. Secara tegas ia meminta kepada pihak-pihak di luar KPU, khususnya yang aktif bekerja membantu tugas pemilihan agar memberikan masukan-masukan konstruktif kepada lembaga yang ia pimpin. Masukan yang ada, tutunya, akan berguna bagi evaluasi pada tingkatan penyelenggara yang lebih tinggi, yakni KPU provinsi dan KPU RI.

Adapun rapat evaluasi sendiri dipimpin langsung oleh Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Heru Joko Purwanto. Ia memaparkan seluruh tahapan pemilihan, sejak tahapan coklit data penduduk hingga penetapan calon terpilih. Dalam banyaknya rangkaian agenda tersebut, sebutnya, ada beberapa momen yang sangat berkesan, di antaranya sosialisasi kepada pemilih disabilitas, antusiasme masyarakat untuk pindah pilih, hingga momen penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara yang sangat menguras tenaga dan waktu. (ats/pdp)

 

24 Des

KPU KOTA BATU IKUTI IKRAR KERUKUNAN PADA MILAD KE-16 POLRES BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (23 Desember 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu hadir dalam acara Milad ke-16 Polres Batu, Senin (23/12/2019). Dalam peringatan hari lahir yang mengangkat tema “Jogo Kota Batu Untuk Indonesia Damai” ini Polres Batu mengundang berbagai stakeholder dan elemen masyarakat untuk saling bersilaturahmi dan doa bersama demi kebaikan Kota Batu.

“Hari ini Polres Batu genap berusia 16 tahun. Kita laksanakan tasyakuran secara sederhana karena (bertepatan) dengan kesibukan operasi lilin Semeru 2019. Dengan kesederhanaan duduk bersama menikmati nasi bancakan bersama elemen masyarakat, agama, pemuda, dan berbagai anak yatim yang kita libatkan semua dengan berbagi kebahagiaan,” tutur Kapolres Kota Batu (Harviadhi Agung Prathama).

Menurut Harvi acara milad ke-16 tersebut juga sebagai upaya merekatkan keguyuban masyarakat Kota Batu. Untuk menguatkan hal itu, lanjutnya, maka Polres Batu perlu melakukan do’a bersama sekaligus ikrar kerukunan yang dibacakan oleh seluruh stakeholder elemen masyarakat.

“Momentum ini merekatkan keguyuban masyarakat. Kita juga ikrar dan do’a bersama untuk kedamaian Kota Batu pada khususnya, Jatim dan rakyat indonesia,” terangnya.

Selain do’a bersama dan pembacaan ikrar kerukunan, dalam acara tersebut juga ada santunan yang diberikan kepada puluhan anak yatim, potong nasi tumpeng, penampilan drama oleh siswa sekolah Selamat Pagi Indonesia, dan ceramah agama. (ats/pdp)

24 Des

PERINGATAN HARI IBU 2019 : PEREMPUAN HARUS BERDAYA

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (23 Desember 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu melaksanakan upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91, Senin (23/12/2019) di halaman kantor KPU, Jl. Raya Tlekung No. 212. Adapun tema yang diangkat oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada PHI tahun 2019 ini “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”.

Komisioner Divisi Parmas dan Sosdiklih (Marlina) saat memimpin upacara menuturkan bahwa hakekat Peringatan Hari Ibu yang dilakukan tiap tanggal 22 Desember ialah bentuk apresiasi terhadap peran dan kontribusi perempuan dalam membangun bangsa.

“Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu, sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional,” terang Marlina membacakan sambutan Menteri PPPA.

Ia melanjutkan jika saat ini perempuan harus memiliki kesadaran tentang pentingnya kesetaraan akses dalam berbagai bidang kehidupan; ekonomi, politik, sosial, dan lain sebagainya. Ketersediaan akses yang baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kontribusi perempuan serta mendorongnya sebagai motor penggerak pembangunan.

“PHI diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian (dan) pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Dan akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agent of change,” jelasnya.

Terakhir, guna mendukung hal tersebut, sebut Marlina, perlu adanya strategi dan pelibatan seluruh unsur masyarakat dan stakeholder, khususnya laki-laki sebagai partner perempuan dalam penghapusan kekerasan dan pencapaian kesetaraan gender. (ats/pdp)

22 Des

KPU RI : PELUNCURAN BUKU TATA KELOLA PEMILU ADALAH WARISAN UNTUK PUBLIK

Jakarta, kpu.go.id – Buku Tata Kelola Pemilu (TKP) Indonesia resmi diluncurkan, Jum’at (20/12). Peluncuran ini sebagai upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan warisan (legacy) untuk masyarakat Indonesia.

Peluncuran turut dihadiri Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin, Anggota DPD Komite I, Abdul Kholik, Sekjen Ombudsman RI, Suganda Pandapotan Pasaribu, Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Ariyoga, Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Otda, Budi Santosa, Dirjen Polpum Kemendagri Bangun Sitohang serta Sekjen Kemendikbud, Taufik Dahlan.

Pramono Ubaid Tanthowi dalam sambutannya mengucapkan syukur atas lahirnya buku yang telah disusun sejak 5 bulan terakhir ini. Menurutnya, buku tersebut diharapkan dapat menjadi acuan untuk peningkatan kualitas pemilu di Indonesia.

Pramono pun mengungkapkan sedikit isi dari buku tersebut, di antaranya membahas tentang sistem pemilu hingga rekrutmen penyelenggara pemilu. “Di buku kita beri contoh bagaimana KPU mengambil langkah progresif inovatif di tengah situasi kritis. Kalau kita waktu pendek, mepet lalu mengeluarkan terobosan, maka ini yang kita angkat dibuku ini,” ujar Pramono.

Untuk kemanfaatan yang lebih luas Pramono memastikan buku tidak hanya dapat dinikmati dalam bentuk cetak tetapi juga melalui bentuk softcopy pdf. Ia berharap kehadiran buku TKP ini bisa menambah khazanah masyarakat. “Bukan hanya bagi kalangan akademisi atau kalangan pemantau pemilu tapi juga untuk siapa saja yang berminat menjadi penyelenggara pemilu karena sangat lengkap sekali,” tutur Pramono.

Ketua Tim Penulis Buku TKP Indonesia, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan pentingnya kehadiran buku ini sebagai penguat mewujudkan demokrasi elektoral yang berintegritas. Bagi penyelenggara pemilu, lanjutnya, buku ini tidak hanya bermanfaat bagi KPU tetapi juga bagi Bawaslu serta DKPP. “Karena di dalamnya diberikan pengetahuan serta inovasi bagaimana membangun penyelenggara pemilu yang baik,” tuturnya.

Kepala Biro SDM KPU, Lucky Firnandy Majanto dalam laporannya mengatakan buku TKP merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya yang diharapkan lebih sempurna dalam membedah pembahasan pemilu di Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim penulis yang bekerja dengan baik menyuguhkan buku TKP hingga bisa diluncurkan kepada masyarakat. (hupmas kpu ri dianR/foto: dosen/ed diR)

BUKU TKP KLIK DISINI

22 Des

E-LAPKIN ADALAH RAPOR LEMBAGA, HARUS BERNILAI BAIK

Surabaya, kpu-kotabatu.go.id (21 Desember 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) e-LAPKIN dengan mengundang Sekretaris, Kasubbag Program dan Data, dan Operator e- LAPKIN KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019). Komisioner KPU Jatim (Miftahur Rozaq) mengatkan tujuan diadakannya bimtek ini ialah sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas kinerja 38 satker KPU di daerah.

Rozaq menambahkan jika adanya bimtek merupakan kebutuhan bagi KPU, mengingat pentingnya peningkatan kinerja lembaga tiap tahunnya. Ia berharap selepas bimtek seluruh satker KPU yang berada di bawah supervisinya dapat memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme pengisian e- LAPKIN.

“Bimtek e- LAPKIN ini sangat penting untuk diselenggarakan dengan maksud penyamaan persepsi dalam mengisi e- LAPKIN KPU dan sekretariat KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sedangakan tata cara pengisian aplikasi e-Lapkin akan dibimbing langsung oleh Biro Perencanaan KPU RI bagian e-Monev,” terangnya.

Selaras dengan Rozaq, Sekretaris KPU Jatim (Muhammad Eberta Kawima) menegaskan bahwa SAKIP (salah satu bagian pelaporan e-LAPKIN) sejatinya bukan bersifat rutinitas laporan, melainkan juga gambaran prestasi sebuah satker. Oleh karena itu, lanjutnya, tiap satker KPU harus memperhatikan kualitasnya. “e-LAPKIN bisa diibaratkan sebuah rapor bagi kementerian atau lembaga,” tegasnya. (ats/pdp)

20 Des

PENDIRIAN RPP NASIONAL ADALAH KEBANGGAAN BAGI KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (20 Desember 2019) – Selangkah lagi Kota Batu akan memiliki Rumah Pintar Pemilu (RPP) tingkat nasional. Sesuai rencana, wahana pendidikan demokrasi dan pemilu ini akan diresmikan pada bulan Januari tahun 2020. Keberadaan RPP tersebut tentu akan menjadi kebanggaan bagi Kota Batu. Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPU Jatim Divisi Parmas dan Sosdiklih (Gogot Cahyo Baskoro) dalam kunjungan ke kantor KPU Kota Batu, Kamis (19/12/2019).

Gogot menerangkan jika Kota Batu telah dikenal masyarakat luas sebagai destinasi utama tujuan wisata. Oleh karena itu, lanjutnya, keberadaan RPP yang berlokasi di kompleks wisata Jatim Park 1 sangat tepat dan berpotensi menambah daya tarik Kota Batu.

Sejalan dengan maksud tersebut Gogot berpesan agar KPU Kota Batu sebagai pelaksana pendirian RPP Nasional tersebut harus benar-benar memperhatikan kualitas. Kualitas tersebut, sebutnya, meliputi desain bangunan dan tata ruang, konten, serta peralatan pendukung lainnya.

“Karena berlokasi di wahana wisata maka pendirian RPP ini juga harus berkualitas (karena akan dilihat dan dikunjungi banyak orang). Anggaran yang ada harus benar-benar untuk menyediakan bangunan dan peralatan yang bagus. Desain ruangan menarik, audio visual harus berkualitas, konten-kontennya juga harus disiapkan,” harapnya.

Terakhir, Gogot mengungkapkan bahwa keberhasilan dalam pendirian RPP tingkat nasional ini juga akan menjadi peninggalan (legacy) berharga bagi kepemimpinan KPU Kota Batu saat ini. Ke depan, sebutnya, para generasi penerus dan masyarakat Kota Batu bisa merasakan manfaat adanya RPP dalam mendidik dan mencerdaskan masyarakat dalam kehidupan politik. (ats/pdp)

20 Des

KPU JEMBRANA SHARING PENDIDIKAN PEMILIH KE KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (20 Desember 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menerima kunjungan spesial dari sesama penyelenggara pemilu tingkat daerah, Kamis (19/12/2019). Kali ini tamu tersebut datang dari Pulau Dewata, yakni KPU Kabupaten Jembrana, Bali. Rombongan yang berjumlah 15 orang tersebut tiba di halaman kantor KPU Kota Batu sekitar pukul 9.00 Wib dan langsung disambut oleh jajaran komisioner dan sekretariat.

Mengawali pembicaraan Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) mengucapkan selamat datang kepada rombongan KPU Jembrana. Ia juga mengungkapkan rasa senang dan terima kasih atas dipilihnya lembaga yang ia pimpin sebagai tujuan kunjungan. Tak lupa ia juga memperkenalkan komisioner, sekretaris, dan staf sekretariat yang turut mendampingi.

Komisioner KPU Jembrana (I Nengah Suardana) mengungkapkan jika maksud kunjungan tersebut ialah untuk sharing terkait dengan pengelolaan Rumah Pintar Pemilu (RPP) dan program pendidikan pemilih sekaligus peningkatan kapasitas kelembagaan. Menurutnya, KPU Kota Batu selangkah lebih maju dalam pemanfaatan RPP sebagai sarana sosialisasi demokrasi dan pemilu, apalagi di Kota Batu akan memiliki RPP tingkat nasional.

Merespons hal tersebut Mardiono menerangkan bahwa selama ini KPU Kota Batu memaksimalkan keberadaan RPP di kantor dengan sebaik mungkin. Selain itu, lanjutnya, KPU Kota Batu juga gencar melakukan sosialisasi ke setiap lapisan masyarakat. Menurutnya upaya tersebut sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemilu.

Senada dengan Mardiono, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data ( Heru Joko Purwanto) yang periode sebelumnya membidangi kegiatan sosialisasi menerangkan bahwa KPU Kota Batu benar-benar memaksimalkan keberadaan Relawan Demokrasi (Relasi) untuk memberikan informasi Pemilu secara langsung ke tengah-tengah masyarakat. Target utamanya, sebut Heru, ialah masyarakat di desa, anak muda, dan pengguna media sosial. Cara itu berdampak positif dalam mendongkrak angka partisipasi, yakni mencapai 84 persen.

Komisioner Divisi SDM, Parmas, dan Sosdiklih (Marlina) melanjutkan, khusus untuk pendidikan pemilih pasca-Pemilu 2019 memiliki tujuan jangka panjang. Ia menerangkan bahwa sasaran kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih (sosdiklih) ialah masyarakat umum dan pelajar. Adanya pendidikan pemilih ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki wawasan dan pemahaman yang baik tentang kepemiluan dan tekhusus bagi pelajar, baik tingkat SMP maupun SMA, pendidikan pemilih adalah investasi untuk menjadi pemilih-pemilih cerdas di masa depan. (ats/pdp)