06 Agu

KPU KOTA BATU SERAHKAN LAPORAN KEGIATAN EVALUASI FASILITASI KAMPANYE

Surabaya, kpu-kotabatu.go.id (6 Agustus 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyerahkan Laporan Kegiatan Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019 kepada KPU Jawa Timur, Selasa (6/08/2019). Laporan tersebut merupakan hasil dari acara rapat evaluasi fasilitasi kampanye yang telah dilakukan oleh KPU Kota Batu beberapa waktu lalu. Di dalamnya berisi tentang pelaksanaan fasilitasi KPU Kota Batu kepada peserta Pemilu 2019 terkait pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK), penentuan titik pemasangan APK, dan iklan kampanye.

Komisioner Divisi SDM dan Parmas (Marlina) mengatakan jika pelaksanaan fasilitasi kampanye ketika momen perhelatan Pemilu 2019 telah berjalan baik. Ia menyebut adanya kekurangan merupakan suatu hal yang perlu senantiasa dievaluasi dan dicarikan solusi terbaik demi peningkatan pelaksanaan di waktu yang akan datang.

Lebih lanjut, ia menerangkan jika disusunnya laporan kegiatan fasilitasi kampanye merupakan upaya untuk memberikan masukan kepada KPU untuk memudahkan mengindentifikasi dan menginventarisir permasalahan-permasalahan yang ditemui oleh penyelenggara.

“Hari ini kita serahkan laporan kegiatan evaluasi fasilitasi kampanye kepada KPU Jatim. Harapannya semoga laporan ini dapat membantu KPU di tingkat yang lebih atas untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di daerah sehingga ke depan dapat dirumuskan kebijakan yang tepat guna penyelenggaraan pemilu yang lebih baik,” terangnya. (ats/pdp)

05 Agu

PERSIAPKAN PILKADA 2020, KPU PANGANDARAN LAKUKAN KUNJUNGAN KE KPU KOTA BATU

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (5 Agustus 2019) – Sebanyak 270 daerah akan menyelenggarakan Pilkada secara serentak pada tahun 2020. Hal tersebut mengharuskan penyelenggara pada tiap tingkatan, baik KPU provinsi maupun KPU kabupaten/kota mulai menata segala persiapan; SDM, anggaran, logistik dan kelengkapan lainnya agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan sukses. Hal itu pula yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Pangandaran dalam agenda kunjungan kerja ke kantor KPU Kota Batu, Jum’at (2/08/2019).

Ketua KPU Pangandaran (Muhtadin) dalam sambutan pembukanya mengatakan jika maksud kunjungannya ke KPU Kota Batu ialah guna sharing tentang rencana pelaksanaan Pilkada 2020. Menurutnya, alasan dipilihnya Kota Batu sebagai tujuan dikarenakan adanya beberapa kesamaan yang dimiliki antara kedua daerah. “Terima kasih atas sambutan yang baik ini. Tujuan kami ke sini adalah sharing kepada KPU Kota Batu, karena daerah kami akan melaksanakan Pilkada pada tahun depan. Pangandaran merupakan kabupaten baru dan luas wilayahnya relatif kecil, mungkin ini sama dengan Kota Batu,” terangnya.

Mengawali sharing Muhtadin menanyakan tentang proses pelaksanaan Pilkada, yakni tentang kesiapan SDM dan anggaran. Menanggapi hal ini Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Batu (Erfanudin) menerangkan jika awal perencanaan anggaran hingga disetujui oleh dewan membutuhkan waktu cukup lama. Bahkan, menurutnya penyusunan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) harus dilakukan berkali-kali.

“Saat itu (persiapan Pilwali 2017) memang agak ribet karena adanya perubahan peraturan. Misalnya untuk RAB, kita lakukan penyusunan berkali-kali. Tapi justru di sanalah hasil positif kita dapatkan, anggaran yang kita ajukan semuanya disetujui, tak ada satu rupiah pun yang ditolak. Itu hasil dari lobbying yang kita lakukan. Intinya komunikasi informal perlu dilakukan,” ungkapnya.

Selain itu, rombongan KPU Pangandaran juga bertanya tentang tingkat partisipasi dan metode sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Batu. Komisioner Divisi Perencanaan dan Data (Heru Joko Purwanto) – saat itu membidangi Divisi Parmas – menerangkan jika tingkat partisipasi pemilih di Kota Batu saat Pilwali 2017 dan Pemilu 2019 sangat baik, yakni 84 persen dan 87 persen. Menurutnya kolaborasi adalah kunci dari keberhasilan tersebut.

“Yang pertama dan utama kita lakukan adalah melakukan kolaborasi dengan tiap perangkat pemerintah daerah. Ini harus dilakukan agar mendapat dukungan penuh. Dan yang tak kalah penting adalah memaksimalkan keberadaan Relasi. Kita pilih orang-orang yang memiliki kemampuan di masing-masing bidangnya (sesuai kebutuhan segmen sosialisasi), terutama anak-anak muda karena mereka bisa masuk ke generasi milenial. Komisioner juga bergerak aktif turun ke masyarakat,” ungkapnya.

Setelah hampir 1,5 jam lamanya berdiskusi, tepat pukul 16.00 Wib agenda sharing diakhiri. Sebelum meninggalkan kantor KPU Kota Batu, Muhtadin beserta rombongan melakukan foto bersama dan memberikan cindera mata sebagai penanda ucapan terima kasih. (ats/pdp)

02 Agu

FGD EVALUASI KAMPANYE PEMILU 2019 HASILKAN BEBERAPA MASUKAN PENTING

Batu, kpu-kotabatu.go.id (2 Agustus 2019) – Beberapa masukan penting tersaji dalam acara Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Batu, Kamis (1/08/2019). Setidaknya ada 4 hal utama yang menjadi poin penting evaluasi, yakni pendidikan pemilih, metode sosialisasi pemilu, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dan pelanggaran kampanye.

Pertama, tentang pendidikan pemilih disampaikan oleh fungsionaris Partai Golkar (Didik Soemintarjo). Ia mengatakan jika materi sosialisasi agar tidak hanya menerangkan tentang teknis pelaksanaan pemilu, misal tanggal dan tata cara mencoblos. Lebih jauh ia berharap agar penyelenggara pemilu juga membantu memberikan wawasan tentang urgensi demokrasi bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Jika memang ada (upaya serius) pendidikan politik untuk masyarakat maka jangan hanya berfokus mensosialisasikan hari dan tanggal pemilu. Kami berharap materi lebih substantif yang akan berguna bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kedua, tentang metode sosialisasi pemilu Wakil Walikota Batu (Punjul Santoso) menyebut bahwa perlu adanya upaya lebih maksimal agar masyarakat memiliki informasi tentang pemilu secara baik. Menurutnya fasilitas milik Pemerintah Kota Batu seperti ATV dan Videotron dapat dimanfaatkan untuk sosialisasi. “Terkait sosialisasi, pemkot punya ATV, jadi silahkan dimanfaatkan. Selain itu juga ada 5 buah videotron yang bisa digunakan untuk melakukan sosialisasi pemilu,” terangnya.

Ketiga, terkait dengan pemasangan APK Walikota Batu (Dewanti Rumpoko) menanggapi beberapa harapan tentang dibatalkannya larangan pemasangan APK di jalan protokol sesuai Perwali Nomor 23 Tahun 2012. Menurutnya Perwali tersebut tidak bisa dicabut karena dengan alasan perlunya menjaga keindahan tata ruang kota. “Perwali tersebut tidak bisa diubah. Jalan protokol merupakan jalan yang strategis dan harus dijaga keindahannya. Apalagi statusnya adalah jalan provinsi yang tidak hanya dilalui orang Batu, melainkan juga masyarakat dari luar Batu. Jika APK dipasang di jalan protokol akan tidak efektif dan tidak enak dipandang. Lebih baik (APK) dipasang di perkampungan,” tegasnya.

Terkait dengan efektivitas pemasangan APK, fungsionaris Partai Bulan Bintang (Didin) sependapat dengan usulan Dewanti. Menurutnya selain perlunya digiatkan sosialisasi hingga tingkat RT, KPU diharapkan juga dapat memfasilitasi pemasangan APK semaksimal mungkin agar masyarakat mengetahui segala informasi tentang pemilu.

Terakhir, Komisioner Bawaslu (Yogi Eka) mengungkapkan bahwa kasus pelanggaran relatif kecil. Kalaupun ada, sebutnya, itu terkait dengan pelanggaran pemasangan APK yang tidak memperhatikan aturan.

“Terkait pelanggaran masih nihil. Hanya saja dari 4750 APK berbagai bentuk, 956 di antaranya melanggar. Rata yang melanggar adalah caleg DPR dan DPRD Provinsi yang tidak bergandengan dengan caleg lokal. Lalu apa yang dilanggar? Yaitu Perwalinya, sebesar 97 persen dan 3 persen dipasang di sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum,” tandasnya. (ats/pdp)

01 Agu

KABAR GEMBIRA! KINI BERITA KPU BISA DIAKSES MELALUI BATUKOTA.GO.ID

Batu, kpu-kotabatu.go.id (1 Agustus 2019) – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin selalu update berita tentang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu. Mulai sekarang, selain melalui alamat website kpu-kotabatu.go.id masyarakat juga mengakses informasi tentang KPU Kota Batu melalui portal berita milik Pemerintah Kota Batu, yakni batukota.go.id. Lalu, bagaimana caranya?

Langkah pertama yang harus dilakukan masyarakat adalah membuka alamat website batukota.go.id. Di sana akan tampil halaman utama website. Langkah selanjutnya adalah pilih dan klik menu ‘Tautan’. Di dalamnya terdapat pilihan link website milik beberapa instansi pemerintah, antara lain Kemkominfo, KemenPAN-RB, Kemendagri, KPK, dan tentu KPU Kota Batu. Klik logo KPU.

Berkaitan dengan hal ini Komisioner Divisi SDM dan Parmas (Marlina) menerangkan jika adanya link berita KPU Kota Batu di website Pemerintah Kota Batu tersebut merupakan hasil Kerjasama dengan Diskominfo. Ia berharap hal ini semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh berita terbaru dari KPU. “Ini merupakan kabar baik setelah beberapa waktu lalu kami mengajukan permohonan kerjasama kepada Diskominfo. Tentu kami berharap masyarakat semakin mudah dalam mengakses informasi KPU Kota Batu,” ungkapnya.

Tak lupa Marlina juga mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo yang telah memfasilitasi pembuatan link website KPU Kota Batu. “Kami merasa senang dan berterima kasih atas dukungan positif ini,” pungkasnya. (ats/pdp)

01 Agu

KPU KOTA BATU GELAR RAPAT EVALUASI FASILITASI KAMPANYE PADA PEMILU 2019

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (1 Agustus 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelenggarakan Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pada Pemilu 2019 di Tingkat Kota Batu, Kamis (1/08/2019) di Hotel Purnama. Acara tersebut dihadiri oleh partai politik, Bawaslu, dan jajaran Forkopimda tingkat Kota Batu. Hadir juga Walikota Batu (Dewanti Rumpoko) dan Wakil Walikota Batu (Punjul Santoso) dalam acara berkonsep Focus Group Discussion (FGD) tersebut.

Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) dalam sambutannya mengatakan jika acara rapat evaluasi sengaja diadakan atas arahan KPU RI tentang pentingnya fasilitasi kampanye kepada partai politik selama pelaksanaan Pemilu 2019. Ia menegaskan bahwa masukan yang diberikan oleh KPU kabupaten/kota akan berguna bagi penyusunan peraturan kampanye di waktu yang akan datang.

“Saya berharap acara kita hari ini tidak hanya dibatasi pada masalah fasilitasi. Segala hal yang berkaitan dengan kampanye nanti silahkan didiskusikan. Harapannya untuk apa? Ke depan masukan-masukan dari KPU kabupaten/kota seluruh Indonesia semoga menjadi pertimbangan atau dasar bagi KPU RI dalam menyusun peraturan tentang kampanye,” terangnya mengawali sambutan.

Secara teknis Mardiono berharap jika setiap peserta yang hadir bisa menyampaikan kritikan dan masukan terhadap pelaksanaan kampanye beberapa waktu lalu. Menurutnya adanya masukan yang konstruktif akan berdampak baik dalam penyelesaian permasalahan-permasalahan yang terjadi.

“Kampanye kemarin berlangsung cukup panjang, sehingga kita bisa merasakan bagaimana gesekan-gesekan yang luar biasa, baik itu di media sosial maupun di dunia nyata. (Di dalamnya) ada hal-hal negatif yang mungkin sampai sekarang belum selesai. Nanti teman-teman bisa mengusulkan ide-ide cerdas agar peraturan kampanye di pemilu-pemilu yang akan datang bisa lebih baik,” tandasnya.

Adapun acara FGD berjalan dengan baik. Dewanti Rumpoko, Punjul Santoso, dan peserta yang lain memberikan masukan penting, baik tentang proses kampanye, sosialisasi pemilu, pendidikan pemilih, dan kehidupan demokrasi di Kota Batu secara luas. KPU Kota Batu berharap hasil dari FGD tersebut dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu pada tahun-tahun selanjutnya. (ats/pdp)