31 Agu

RESMI DILANTIK, KPU KOTA BATU BERHARAP ANGGOTA DEWAN TERPILIH DAPAT BEKERJA DENGAN BAIK

Batu, kpu-kotabatu.go.id (31 Agustus 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu hadir di acara pelantikan Anggota DPRD Kota Batu Periode 2019-2024 yang dilaksanakan pada Jum’at (30/08/2019). Selain KPU, juga hadir Bawaslu, Forkopimda, Pimpinan BUMD, Perwakilan Ormas dan OKP tingkat Kota Batu. Dalam acara ini terdapat 30 orang anggota dewan yang dilantik dan akan menjalankan amanah selama 5 tahun lamanya.

Prosesi acara pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Gubernur Jawa Timur tentang pemberhentian Anggota DPRD Kota Batu periode 2014-2019 dan pengangkatan Anggota DPRD Kota Batu periode 2019-2024. Lalu, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah janji yang dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Malang, serta penandatanganan sumpah janji yang diwakili oleh Nurohman (Fraksi PKB) untuk anggota dewan beragama Islam dan Cahyo Edi Purnomo (Fraksi PDIP) untuk anggota dewan beragama Kristen. Prosesi pelantikan diakhiri dengan penyematan lencana kepada 30 anggota dewan.

Merespon telah resminya pelantikan terhadap anggota dewan terpilih tersebut Ketua KPU Kota Batu (Mardiono) mengucapkan selamat dan turut bahagia. Ia berharap tiap anggota dewan yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah.

“Saya ucapkan selamat kepada 30 anggota DPRD terpilih untuk masa jabatan 2019-2024. Semoga semuanya dapat bertugas dengan baik dan mampu membawa amanah yang telah diberikan rakyat. Tentu kita semua berharap kehidupan masyarakat Kota Batu semakin aman dan sejahtera,” tuturnya. (ats/pdp)

30 Agu

BRANDING LEMBAGA PERLU DIBANGUN UNTUK TINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK

Sidoarjo, kpu-kotabatu.go.id (29 Agustus 2019) – Sebagai lembaga publik yang berfokus mengurus pelaksanaan pemilu di Indonesia, KPU harus selalu bekerja keras membangun branding lembaga. Branding yang baik akan berkorelasi positif dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik sekaligus partisipasi dalam pemilu. Pesan penting tersebut disampaikan oleh Komisioner Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Timur (Rochani) dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Timur, Selasa-Rabu (27-28/08/2019) di Fave Hotel Sidoarjo.

Rochani dalam sambutannya mengingatkan bahwa selesainya pelaksanaan Pemilu 2019 harus dimanfaatkan oleh KPU di masing-masing daerah untuk membangun branding lembaga. Menurutnya, hal itu sebagai cara menjaga produktivitas sekaligus menunjukkan eksistensi KPU sebagai lembaga yang kredibel dalam hal kepemiluan.

“Waktu-waktu setelah ini harus kita manfaatkan untuk mem-branding lembaga. Branding yang baik sangat penting untuk nilai tawar lembaga kita kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia melanjutkan jika KPU dapat membangun citra lembaga secara baik maka akan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. Pada saat bersamaan, katanya, hal tersebut juga berdampak positif terhadap partsisipasi masyarakat dalam pemilu maupun pilkada.

“Kita berharap partisipasi masyarakat yang sudah baik bisa bertahan bahkan meningkat. Oleh karena itu jika masyarakat mengenal KPU dengan baik (citra dan pelaksanaan tugas) akan sangat positif bagi kita. Saya rasa salah satu tujuan adanya diklat kehumasan ini adalah untuk tujuan itu,” tegasnya.
(ats/pdp)

30 Agu

CHOIRUL ANAM PESANKAN TIGA HAL PENTING DALAM RAPAT EVALUASI TAHAPAN PEMILU 2019

Malang, kpu-kotabatu.go.id (30 Agustus 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar Rapat Evaluasi Pelaporan Dana Kampanye dan Tahapan Pemilu 2019, Kamis-Jum’at (29-30/08/2019) di Hotel Aria Gajayana Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU, Komisioner Divisi Hukum, dan Kasubbag Hukum KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ada 3 pesan penting yang disampaikan Choirul Anam selaku Ketua KPU Jawa Timur dalam acara tersebut.

Pertama, kata Anam, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) terbanyak, yakni 130 ribuan TPS. Dengan jumlah tersebut, lanjutnya, membuat beban kerja dan potensi kerawanan tinggi. Namun, menurutya, semua tahapan pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan aman.

“Jatim dari 130 ribuan lebih TPS hanya terdapat 24 TPS yang PSU (Pemungutan Suara Ulang) maupun Pemungutan Suara Susulan. Hal ini membuktikan bahwa kinerja KPU baik. Rekap berjenjang dan semua permasalahan benar-benar diselesaikan dengan baik,” tuturnya.

Kedua, Anam menuturkan bahwa permasalahan hukum terkait Pemilu 2019 yang terjadi di Jawa Timur relatif kecil. Namun, sebutnya, setiap permasalahan yang ada harus diselesaikan dengan sebaik mungkin demi mewujudkan keadilan dan kondusifitas di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ketiga, ia berpesan kepada seluruh sekretariat KPU, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar mendokumentasikan kegiatan Pemilu 2019 dengan baik. Menurutnya hal tersebut akan berguna sebagai bank data kepemiluan di waktu yang akan datang.

“Penting bagi sekretariat KPU di setiap tingkatan untuk mendokumentasikan Pemilu 2019 dalam bentuk buku. Harapannya KPU bisa menjadi bank data (utama) dalam hal kepemiluan di Indonesia,” tandasnya. (ats/pdp)

29 Agu

PESERTA BIMTEK KEHUMASAN DIBEKALI TEKNIK PENULISAN BERITA DAN FOTOGRAFI

Sidoarjo, kpu-kotabatu.go.id (28 Agustus 2019) – Guna meningkatkan kualitas publikasi kegiatan KPU para peserta Bimtek Kehumasan yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Timur di Fave Hotel Sidoarjo diajak belajar tentang dasar-dasar dan teknis penulisan berita dan fotografi, Rabu (28/08/2019). Pembicara untuk dua materi tersebut adalah Ihya’ Ulumudin dan Ali Masudki.

Pada kesempatan pertama, Ihya’ Ulumudin menjelaskan tentang kriteria dasar dalam penulisan berita. Menurutnya jika kriteria tersebut dapat dipenuhi maka sebuah peristiwa menjadi layak diberitakan. “Berita tersebut memiliki nilai berita (news value), memiliki efek beritanya, aktual, memiliki nilai ketokohan, konflik, human interest, kedekatan peristiwa, angel yang tepat dan sebagainya,” jelasnya.

Ia melanjutkan jika suatu peristiwa telah memuat satu atau lebih kriteria di atas maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah cara penulisannya. Standar penulisan yang biasanya digunakan, sebutnya, adalah anatomi piramida terbalik. “Dimulai dari yang paling atas adalah teras berita, badan berita dan ekor berita. Teras berita/ lead merupakan alinea pembuka yang berisi pokok pikiran berita atau poin penting dari berita. Lead membantu Kita menentukan judul dari berita itu,” terangnya.

Sementara itu Ali Masduki yang memberikan materi tentang teknik fotografi menuturkan jika adanya foto dalam suatu berita penting untuk menarik perhatian pembaca. Syarat yang harus dipenuhi, katanya, ialah suatu foto harus memiliki daya tarik visual. “(Maknanya ialah) memiliki arti atau isi, daya tarik emosional, aktual, luar biasa, serta menyangkut kehidupan manusia pribadi/ kemasyarakatan,” paparnya.

Dalam sesi teknik fotografi tersebut peserta tidak hanya diberi materi teoritis semata, namun mereka juga diajak dan diajari bagaimana cara pengaturan kamera beserta menu-menunya serta teknik pengambilan sebuah objek foto agar mendapatkan hasil yang berkualitas. (ats/pdp)

29 Agu

BERMODAL KINERJA BAGUS DUA PNS KPU KOTA BATU RAIH PENGHARGAAN

Batu, kpu-kotabatu.go.id (26 Agustus 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu telah memilih 2 orang PNS berprestasi di lingkungan KPU Kota Batu. Pertama adalah Kasubbag Teknis, yakni Ariansyah Mustafa sebagai kasubbag berprestasi. Kedua adalah Staf Bagian Keuangan, yakni Joko Sulistyo sebagai staf berprestasi. Penghargaan yang diberikan kepada keduanya merupakan penilaian atas kinerja bagus yang telah ditunjukkan, khususnya selama penyelenggaraan Pemilu 2019.

Ariansyah mengungkapkan rasa bahagianya ketika ia ditunjuk sebagai kasubbag berprestasi oleh segenap pimpinan dan staf KPU Kota Batu. Menurutnya adanya pemberian penghargaan tersebut bisa menjadi pelecut semangat, tidak hanya bagi dirinya namun juga untuk semua orang yang ada di dalam sekretariat KPU Kota Batu.

“Saya senang sekaligus berterima kasih atas penghargaan ini. Tentu, penghargaan ini tidak hanya untuk diri saya pribadi, namun semoga juga bermanfaat untuk semuanya. Saya juga berharap semuanya lebih semangat dalam melaksanakan tugas-tugas di KPU sehingga kinerja kita semakin baik,” ungkapnya.

Senada dengan Ariansyah, Joko juga merasa senang atas pemberian penghargaan kepada dirinya. Sebelumnya ia tak pernah menduga bahwa dirinya akan terpilih sebagai staf berprestasi KPU Kota Batu. Adanya penghargaan ini, ungkapnya, merupakan hal positif yang dapat memotivasi semua orang agar melakukan tugas secara maksimal.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah memilih saya (sebagai staf berprestasi). Semoga dengan penghargaan ini kita semua lebih termotivasi dalam bekerja,” harapnya. (ats/pdp)

29 Agu

KPU JATIM : KEHUMASAN PENTING UNTUK CITRA LEMBAGA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT

Sidoarjo, kpu-kotabatu.go.id (28 Agustus 2019) – Keberadaan dan fungsi kehumasan sangat penting bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU), selain untuk menunjukkan citra lembaga ia juga sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Kesimpulan tersebut menjadi catatan berharga bagi 38 KPU se-Jawa Timur yang hadir dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Timur, Selasa-Rabu (27-28/08/2019) di Fave Hotel Sidoarjo.

Ketua KPU Jawa Timur (Choirul Anam) dalam sambutan pembuka menerangkan bahwa perlunya adanya kesepahaman tentang fungsi kehumasan oleh semua KPU kabupaten/kota. Atas dasar itu, sebutnya, Bimtek Kehumasan menjadi penting diselenggarakan. “Sangat penting lembaga KPU ini memiliki humas. Dan belum semua KPU kabupaten/kota tuntas terkait dengan kehumasan di KPU, meskipun ada banyak komisioner yang berlatar belakang mantan wartawan. Karena kehumasan di KPU ini agak unik dan berbeda dengan instansi lainnya,” terangnya.

Anam melanjutkan, adanya kehumasan di KPU memiliki arti penting, pertama sebagai pemberian hak publik atas akses informasi kepemiluan. Kedua, sebutnya, fungsi kehumasan yang berjalan dengan baik akan dapat mewujudkan citra lembaga yang baik pula. “Ini menjadi tantangan semuanya untuk membangun citra diri lembaga dengan baik,” tegasnya.

Selaras dengan Anam, Sekretaris KPU Jawa Timur (HM. Eberta Kawima) menegaskan bahwa fungsi kehumasan di KPU berbeda dengan lembaga lain. Menurutnya titik fokus yang harus menjadi perhatian ialah efektivitasnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. “Humas di KPU tidak hanya sekedar bertugas memenuhi hak publik atas informasi, namun lebih dari itu. Humas KPU memperhatikan output-nya untuk partisipasi masyarakat juga, sehingga humas di KPU namanya Hupmas (Hubungan Partisipasi Masyarakat),” tandasnya.

Dalam bimtek kehumasan tersebut materi-materi yang tersaji antara lain Komunikasi Publik dalam Pemilu dan Pilkada, Public Speaking, Teknik Fotografi dan Jurnalistik, dan Penulisan Berita. Sedangkan perwakilan dari KPU Kota Batu yang hadir ialah Komisoner KPU Kota Batu Divisi SDM dan Parmas (Marlina) dan Staf Subbag Teknis (Prasetiya). (ats/pdp)

22 Agu

KEBOHONGAN JADI KEBENARAN KALAU TIDAK DILAWAN

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id (21 Agustus 2019) – Salah satu narasumber Focus Group Discussion (FGD) Hoaks, Henry Subiakto mengingatkan bahayanya berita bohong (hoaks) apabila tidak ada tindakan untuk menyikapinya. Pria yang juga pakar komunikasi politik Universitas Airlangga (Unair) itu juga mengajak masyarakat untuk kritis terhadap informasi yang ada di media sosial, sebab berbeda dengan media mainstream yang informasinya telah melalui proses editing, media sosial sangat minim tanggungjawab informasinya.

“Hoaks akan selalu ada, fenomena digital sekarang semua (orang) bisa jd wartawan, memproduksi pesan, padahal tidak semua orang baik dan punya komitmen moral,” kata Henry mengawali paparannya.

Henry juga melihat maraknya hoaks di Pemilu 2019 karena saat ini, penyebaran berita bohong dianggap lebih kecil resikonya dibandingkan politik uang. Selain itu hoaks disebut telah menjadi bisnis bagi sebagian orang yang ingin mengambil keuntungan sesaat. “Pilpres 2019 sebenarnya pertarungan komunikasi antara orang banyak melawan orang banyak. Itu yang menyebabkan bias komunikasi bisa terjadi,” tutur Henry.

Narasumber lain yang hadir dalam FGD, Taufiq Pasiak mengungkapkan bahayanya hoaks bagi otak manusia. Dokter yang juga merupakan pakar ilmu otak, menyebut beberapa bahayanya antara lain memunculkan rasa takut, cemas, merasa terancam hingga membunuh kemampuan berpikir.

Dalam kondisi lain, orang yang menyebarkan hoaks menurut Taufiq juga berpotensi mengalami gangguan dalam organ tubuhnya. Khususnya otak ketika merespon tidak sebagaimana mestinya orang normal. “Seperti tersenyum, kalau dipaksakan tentu rasanya berbeda dengan orang yang tersenyum lepas,” kata Taufiq.

Atau dalam kata lain, dalam paparan tersebut Taufiq menyebutnya dengan biaya kognitif, dimana biaya berbohong jauh lebih besar dibanding menyampaikan kebenaran. “Tercermin dari aktivitas otak prefrontal yang lebih tinggi dan respon yang lebih lambat serta kurang akurat,” tutur Taufiq.

Sementara itu Budayawan Radar Pancadahana menilai hoaks disebar oleh orang yang tidak jelas. Hoaks juga berbahaya karena menghilangkan daya kritis dan dapat menghilangkan nilai. Meski begitu hoaks menurut dia bisa ditangkal dengan kearifan lokal di masyarakat. (hupmas kpu ri dianR/foto: dosen/ed diR)

Sumber: kpu.go.id