14 Mar

WALIKOTA BATU BERHARAP PEMILU 2019 MEMPEROLEH PARTISIPASI TINGGI DARI MASYARAKAT

Batu, kpu-kotabatu.go.id (14 Maret 2019) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu menyelenggarakan acara Rapat Kerja 3 Pilar di Balai Among Tani, Kamis (14/03/2019). Acara tersebut langsung dihadiri oleh Walikota Batu (Dewanti Rumpoko). Sedangkan instansi pemerintah yang diundang untuk mengikuti acara antara lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Camat, Kepala Desa/Lurah, Danramil, Kapolsek, Babinsa, dan Babinkamtibmas se-Kota Batu, serta Satpol PP Kota Batu. Diselenggarakannya acara tersebut bermaksud untuk membahas permasalahan keamanan yang dihadapi menjelang Pemilu 2019 yang dilaksanakan 17 April 2019.

Acara Rapat Kerja 3 Pilar ini langsung dibuka oleh Dewanti Rumpoko. Dalam sambutannya ada beberapa hal penting yang ia sampaikan kepada peserta yang hadir, antara lain tentang perlunya melakukan koordinasi tingkat kecamatan untuk persiapan Pemilu 2019 sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya gangguan keamanan, koordinasi pengamanan logistik pemilu, dan koordinasi untuk persiapan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain itu Dewanti juga berpesan agar para camat, lurah, kades, anggota Koramil, anggota Kepolisian, anggota Babinsa dan Kamtibmas agar giat menjalin silaturrahmi baik kepada tokoh masyarakat, agama, maupun politik demi terciptanya suasana yang kondusif. “Saya berharap agar semua yang hadir di sini melakukan sambang kepada tokoh masyarakat, agama, dan politik untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di masing-masing kecamatan dan kelurahan,” himbaunya.

Dewanti berharap dengan adanya koordinasi yang baik di antara stakeholder keamanan masyarakat dapat menciptakan Pilpres dan Pileg yang kondusif, terkendali dan memperoleh partisipasi yang baik dari masyarakat, seperti halnya Pilkada Kota Batu tahun sebelumnya yang bisa mencapai 82 persen suara dan menjadi salah satu partisipasi tertinggi di Indonesia. “Saya berharap Pemilu 2019 ini bisa berjalan seperti Pilkada tahun kemarin yang bisa berjalan dengan kondusif, aman dan terkendali. Dan yang tak kalah penting, partisipasinya tinggi, seperti Pilkada yang bisa mencapai 82 persen suara,” tegasnya. (ats/pdp)

14 Mar

HADIRI RAPAT KERJA 3 PILAR KPU KOTA BATU SOSIALISASIKAN PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (14 Maret 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu hadir sebagai narasumber dalam acara Rapat Kerja 3 Pilar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu di Balai Among Tani, Kamis (14/03/2019). Dalam kapasitasnya sebagai narasumber KPU Kota Batu diwakili oleh Komisioner Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono) didampingi oleh Sekretaris KPU (Thomas Maydo). Selain Mardiono, narasumber lain yang dihadirkan ialah perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. Perwakilan ke dua lembaga tersebut sengaja dihadirkan dalam rangka memberikan informasi penting tentang penyelenggaraan Pemilu 2019 dan potensi terjadinya bencana alam yang dapat mengganggu pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Mardiono mengawali materi dengan menyampaikan informasi-informasi penting tentang dinamika penyelenggaraan Pemilu 2019, misalnya berkaitan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Batu, dinamika pendaftaran calon anggota legislatif (caleg), perubahan-perubahan peraturan dan undang-undang tentang kepemiluan. Ia juga menyampaikan hal teknis yang bersifat mendasar berkaitan dengan status pemilih, yakni tentang mekanisme pindah pilih dan dampaknya terhadap perbedaan jumlah hak pilih antara daftar pemilih dalam DPT, pemilih berstatus Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Menurutnya hal ini penting untuk dipahami dengan baik oleh peserta yang hadir dikarenakan posisi mereka yang strategis di tengah masyarakat.

Dalam sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan penting dari para peserta kepada Mardiono sebagai perwakilan KPU Kota Batu, misalnya tentang seberapa jauh langkah yang telah dilakukan KPU dalam melakukan sosialisasi Pemilu 2019, isu tentang penambahan 3 TPS di Kota Batu, hak pilih bagi anggota TNI dan POLRI yang telah mendekati usia pensiun, netralitas dan profesionalitas petugas di TPS, dan langkah antisipasi pengamanan kotak suara menghadapi potensi curah hujan yang tinggi. Merespon pertanyaan tersebut, misalnya tentang pengamanan kotak suara di Desa Sumberbrantas yang memiliki curah hujan tinggi pada bulan April, Mardiono mengatakan jika KPU telah menyiapkan pos anggaran untuk menyewa truk bak tertutup agar kotak suara tetap aman. “Nanti akan kita siapkan dana untuk menyewa truk bak tertutup, agar kotak suara yang terbuat dari karton tersebut tetap aman,” tegasnya.

Terakhir, dalam kaitannya dengan adanya potensi terjadinya bencana alam sepanjang pelaksanaan Pemilu 2019 ini BPBD Kota Batu berkomitmen memberikan bantuan secara cepat dan tanggap agar logistik pemilu tetap aman sehingga jalannya Pemilu 2019 dapat terlaksana dengan baik dan lancar. (ats/pdp)