10 Jun

BUKU PANDUAN KPPS TELAH DI DISTRIBUSIKAN

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id, (09/06/2018) Buku panduan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) begitu datang ke KPU Kota Batu dengan diantar pengemudi truk warna kuning (Sutopo) langsung didistribusikan pada PPK  se-Kota Batu. Hal ini dilakukan karena pada esok harinya, Minggu(10/06), buku panduan KPPS langsung dibagikan pada KPPS pada acara Bimtek yang dilakukan oleh PPK se-Kota Batu di masing-masing Desa/Kelurahan.

Untuk Kecamatan Batu dengan 190 TPS dan 8 Desa, buku panduan KPPS diberikan sebanyak 380 eksemplar. Kecamatan Bumiaji dengan 124 TPS dan 9 Desa, sebanyak 248 buku panduan KPPS diserahterimakan dan Kecamatan Junrejo dengan 97 TPS dan 7 Desa, diberikan buku panduan KPPS sebanyak 194 eksemplar. (eka/pdp)

10 Jun

BUKU PANDUAN KPPS TIBA DI KPU KOTA BATU

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id, (09/06/2018) Dengan truk warna kuning yang dikemudikan oleh Sutopo, tepat pukul  19:45, buku dengan gambar sampul  enam pemuda dan pemudi berpakaian daerah ini  tiba di KPU Kota Batu.

Buku panduan KPPS yang digunakan untuk panduan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam Pilkada 27 Juni 2018, terkirim untuk KPU Kota Batu sebanyak 822 eksemplar.

“Hari ini juga, buku panduan KPPS akan diserahterimakan pada PPK  Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo dan Kecamatan Bumiaji, karena Bimtek KPPS yang dilakukan oleh PPK  dimulai besok,Minggu (10/06),” terang Komisioner KPU Kota Batu Divisi Umum Keuangan dan Logistik. (eka/pdp)

  

09 Jun

KESIBUKAN KPU KOTA BATU MEMBUAT TPS DADAKAN

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id(09/06/2018) Menjelang simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam  Pilgub Jatim 2018 di KPU Kota Batu, Sabtu(09/06). Sejak siang hari, kesibukan sudah tampak di halaman KPU Kota Batu.

Petugas pemasangan tenda tampak hilir mudik memasang tenda dan perlengkapannya dan sound system juga tidak kalah sibuknya dengan melakukan pengecekan pada mic wireles dan perlengkapan lainnya.

Komisioner, sekretaris, kasubbag dan staff serta tenaga pendukung KPU Kota Batu tampak berada di halaman KPU Kota Batu merapikan dan memasng perlengkapan yang diperlukan untuk acara simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, Halaman KPU Kota Batu disulap seolah-olah  TPS sesungguhnya.

Tampak beberapa meja dan kursi ditata selayaknya TPS sesungguhnya. Meja untuk tujuh orang KPPS,kursi ditata rapi, papan untuk menempel DPT, kotak suara, bilik suara dengan bantalan dan alat coblosnya dan tidak ketinggalan surat suara.(eka/pdp)

09 Jun

RAKER PERSIAPAN SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA DI TPS DALAM PILGUB JATIM 2018

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id(09/06/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu dalam rangka kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam Pilgub Jatim 2018, mengadakan Rapat Kerja membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam Pilgub Jatim 2018. Rapat diadakan di ruang komisioner lantai 2 KPU Kota Batu, Sabtu (09/06).

Rapat Kerja dihadiri oleh PPK  se-Kota Batu ini langsung dipimpin oleh Ketua KPU Kota Batu sekaligus Divisi Teknis (Rochani). Dalam raker yang berlangsung santai tapi serius ini, Ibu dua putra dan putri membahas pembagian tugas untuk PPK dan PPS dalam kegiatan simulasi yang diadakan di halaman KPU Kota Batu pada pukul 15:00 WIB.

Untuk PPK dan PPS se-Kota Batu, masing-masing memerankan sebagai KPPS, saksi paslon 1, saksi paslon 2 dan pengawas, pemantau. Bukan hanya itu, PPK dan PPS se-Kota Batu juga memainkan peran sebagai pemilih disabilitas tuna daksa, disabilitas tuna netra, pemilih di lapas, pemilih di rumah sakit, pemilih yang tidak membawa C-6 dan KTP, pemilih DPTb dan pemilih DPPH.(eka/pdp)

 

09 Jun

SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA di TPS DALAM PILGUB JATIM 2018

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (09/06/2018), Komisi pemilihan Umum (KPU) Kota Batu meminimalisir kesalahan dan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Halaman KPU Kota Batu langsung berubah menjadi TPS  sesungguhnya, Sabtu(09/06).

Dibawah tenda yang terpasang, terdapat beberapa meja untuk KPPS 1 sampai dengan KPPS 7, saksi paslon 1 dan paslon 2, Pengawas TPS bahkan Linmas yang siap siaga di pintu masuk dan keluar.

Ada 25 peran yang dimainkan untuk pelaksanaan simulasi. Disamping petugas yang berada di TPS, berbagai macam pemilih juga diperankan seperti : pemilih disabilitas tuna daksa, pemilih disabilitas tuna netra, pemilih tuna aksara, pemilih yang tidak membawa C-6 dan KTP, pemilih pindahan dan pemilih yang terlambat datang, penanganan pemilih di rumah tahanan, pemilih di rumah sakit dan pemilih yang sedang sakit di rumah pada saat pencoblosan.

Semua peran dimainkan untuk mengetahui hal buruk apa yang terjadi sehingga bisa diantisipasi. Seperti yang dijelaskan oleh Ketua KPU Kota Batu sekaligus Komisioner Divisi Teknis (Rochani) bahwasanya tujuan diadakannya simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam Pilgub Jatim 2018 adalah untuk memantapkan kegiatan pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 pada tanggal 27 Juni 2018.

“Sengaja kami simulasikan beberapa kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dalam pelaksanaan pencoblosan, supaya kami bisa mengantisipasinya,” terang Rochani.  Lebih lanjut Ketua KPU Kota Batu (Rochani) juga menambahkan bahwasanya dengan adanya simulasi ini, KPU Kota Batu berharap ada masukan dari berbagai stake holder yang hadir  pada  acara simulasi  untuk memberikan solusi apa yang harus dilakukan jika terjadi hal-hal yang buruk atau tidak sesuai.

Seperti adegan dimana ada pemilih yang datang ketika pencoblosan telah selesai. Pemilih tetap ingin memilih karena ingin menggunakan hak suaranya. Namun, petugas KPPS  4  dengan sabar dan telaten menjelaskan bahwasanya waktu pemilihan dimulai pukul 07:00 sampai dengan 13:00 WIB.

Ada juga adegan dimana saksi paslon mengenakan baju dengan tanda partai di lengannya, walaupun gambar partainya kecil namun tetap harus ditutup. Ketua KPPS dengan tegas meminta saksi paslon untuk mengenakan jaket supaya gambar partai tertutup. Kejadian lainnya adalah saksi paslon lainnya lupa membawa surat, walaupun berbagai alasan dikemukakan kepada Ketua KPPS, dengan tegas Ketua KPPS meminta saksi paslon untuk mengambil surat tersebut dan baru diperkenankan masuk ke TPS sebagai saksi.

Layaknya  kegiatan pemilihan sesungguhnya, simulasi yang dilakukan KPU Kota Batu ini dengan runtut  sesuai dengan tata cara pemilihan.(eka/pdp)

  

09 Jun

RAKER PERSIAPAN SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA PILKADA 2018 DENGAN PEMANGKU KEPENTINGAN

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id, (09/06/2018) Di sela-sela kegiatan logistik dan Bimtek untuk stake holder tentang pemungutan dan penghitungan suara serta simulasi atau praktek langsung SITUNG di tingkat PPS, KPU Kota Batu demi mewujudkan kegiatan pemungutan dan penghitungan di TPS pada tanggal 27 Juni 2018 dengan baik dan meminimalisir kesalahan yang terjadi di lapangan, menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018 di halaman KPU Kota Batu, (09/06).

Sebelum simulasi dimulai, KPU Kota Batu dengan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Batu sekaligus Divisi Teknis (Rochani) mengundang pemangku kepentingan di Kota Batu dalam Raker persiapan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2018. Raker yang dihadiri oleh Satpol PP, Kepolisian, Panwaslu Kota Batu, Dandim, Danrem, Penggiat Disabilitas se – Kota Batu diadakan di ruang komisioner lantai 2 KPU Kota Batu, (09/’06).

Dalam rapat kerja dengan pemangku kepentingan di Kota Batu, Ketua KPU Kota Batu menjelaskan tentang beberapa hal terkait dengan pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dalam Pilgub Jatim 2018.(eka/pdp)

09 Jun

TIDAK BISA MENCOBLOS DI TPS TEMPAT ASAL, BISA GUNAKAN FORMULIR A-5

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (09/06/2018) Bagi Pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya dalam perhelatan Pilkada Serentak  2018 pada tanggal 27 Juni 2018, namun tidak dapat menggunakan hak pilihnya tersebut di TPS asal atau TPS terdaftar,tidak perlu khawatir. KPU memberikan kemudahan bagi pemilih tersebut dengan menggunakan Fasilitas formulir model A.5-KWK yang bisa diperoleh di PPS asal Pemilih terdaftar atau tercatat di  Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pemilih tersebut dikatagorikan sebagai Daftar Pemilih Pindahan (DPPh). Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan/ atau Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. Dalam Pasal 8 diuraikan bahwa :

Pemilih  yang   terdaftar   dalam   DPPh   sebagaimana dimaksud dalam Pasal  6 huruf b merupakan Pemilih yang karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain di provinsi dan/atau             kabupaten/kota         yang          sedang menyelenggarakan Pemilihan dalam satu Keadaan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi:

  1. menjalankan   tugas   di   tempat   lain   pada   hari Pemungutan Suara;
  2. menjalani  rawat   inap   di   rumah   sakit   atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi;
  3. menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan;
  4. tugas belajar
  5. pindah domisili; dan/atau
  6. tertimpa bencana alam.
  • Dalam hal Pemilih memberikan suara di TPS lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemilih melapor kepada PPS  asal  untuk  mendapatkan  formulir  Model A.5-KWK dengan menunjukkan bukti identitas yang sah dan/atau bukti telah terdaftar sebagai Pemilih di TPS asal dan melaporkan pada PPS tujuan paling lambat 1 (satu) hari sebelum hari Pemungutan
  • Dalam hal Pemilih tidak dapat menempuh prosedur sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Pemilih dapat melapor kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk mendapatkan formulir Model 5-KWK (Klik Disini untuk Formulir Model A.5-KWK) paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari Pemungutan Suara.
  • PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota meneliti kebenaran identitas Pemilih yang bersangkutan sebagaimana                                       Pemilih   yang   bersangkutan   sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) pada DPT.
  • Apabila Pemilih sebagaimana dimaksud pada  ayat  (5) terdaftar dalam DPT, PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota menandai dan mencatat pindah memilih pada kolom keterangan                                         formulir   DPT   dan   menerbitkan   surat keterangan                                         pindah   memilih   dengan   menggunakan formulir   Model   5-KWK   dengan   ketentuan  lembar kesatu untuk Pemilih yang  bersangkutan dan  lembar kedua sebagai arsip PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota.
  • Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4)  diberi  informasi  waktu  dan  tempat  Pemungutan Suara oleh
  • Dalam hal Pemilih tidak sempat melaporkan diri kepada PPS      tempat   Pemilih   akan   memberikan   suaranya sebagaimana dimaksud pada ayat (3), tetapi yang bersangkutan  telah  memiliki  formulir  Model  5-KWK dari PPS asal atau KPU/KIP Kabupaten/Kota, Pemilih yang bersangkutan dapat memberikan suara pada hari Pemungutan Suara di TPS tujuan.
  • KPU/KIP  Kabupaten/Kota  atau  PPS  mengatur keseimbangan jumlah Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk memberikan suara di TPS dalam wilayah kerja PPS dengan mempertimbangkan ketersediaan Surat Suara di masing-masing T
  • Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicatat oleh anggota KPPS Keempat atau KPPS Kelima pada salinan DPPh  (Model  4-KWK)  dengan  cara  menambahkan nama Pemilih pada nomor urut berikutnya dalam salinan DPPh tersebut.
  • Pemilih  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (8)  diberi kesempatan  untuk  memberikan  suara  di  TPS  mulai pukul            00   sampai   dengan   pukul   13.00   waktu setempat.

Dengan ketentuan diatas maka KPU memberikan kemudahan bagi Pemilih untuk tetap bisa menggunakan hak pilih nya apabila berhalangan hadir di TPS asal atau kondisi tidak memungkinkan seperti Pasien yang dirawat di rumah sakit. Bagi Pemilih yang akan menggunakan fasilitas hak pilih di TPS tujuan di kota Batu. Maka nantinya hanya menggunakan hak pilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur saja. Sebagai contoh Pemilih dari TPS asal di Kota Malang yang selain punya hak pilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 juga Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Malang 2018. Namun apabila pada Tanggal 27 Juni 2018 saat Hari Pemungutan Suara Pemilih tersebut pindah memilih di Kota Batu maka hanya menggunakan hak pilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 saja. Begitu sebaliknya Pemilih dari Kota Batu yang akan pindah memilih di Kota Malang hanya mendapatkan satu  surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  Jatim 2018 saja. Sedangkan Surat Suara untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Malang 2018 tidak mendapatkan.

Adapun untuk menfasilitasi pemilih dengan status tahanan. KPU Kota Batu akan bekerjasama dengan Polres Batu untuk menggunakan ruang di Polres Batu bagi Pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya dengan status tahanan Polres Batu atau Polsek. Sedangkan pemilih yang sedang di rawat inap di Rumah Sakit atau keluarga pasien. KPU kota Batu nanti bisa melayani hak pilih pasien dan keluarga dengan menugaskan petugas KPPS terdekat dari Rumah Sakit bersama saksi,Pengawas TPS,dan Linmas   untuk melayani dan mendatangi rumah sakit setempat. Hal ini juga berlaku untuk TPS terdekat yang melayani pemilih dari Polres Batu.

Untuk Pemilih di Rumah Sakit dan Tahanan Pelayanan bagi pemilih dilakukan mulai pukul 12.00-selesai waktu setempat. Sedangkan pemilih yang menggunakan fasilitas A.5-KWK dengan keadaan yang lain di luar rumah sakit dan Tahanan dapat dilayani sejak pukul 07.00-13.00 waktu setempat.(heri)

Formulir Model  A.5 -KWK