08 Mei

SOSIALISASI DAPIL ANGGOTA DPRD KOTA BATU DALAM PEMILU TAHUN 2019 OLEH KPU KOTA BATU

Punten, kpu-kotabatu.go.id (08/05/2018) – Sosialisasi Daerah Pemilihan (DAPIL) anggota DPRD Kota Batu dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 dilakukan KPU Kota Batu dalam acara Sosialisasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018 yang diadakan di Purnama Hotel Jalan Raya Selecta, Batu (08/05).

Sosialisasi Dapil anggota DPRD Kota Batu dalam Pemilu Tahun 2019 ini dihadiri oleh Forkompinda Kota Batu, Panwaslu Kota Batu,Dispendukcapil,Pemilih pemula, penggiat Disabilitas, Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

Dalam sosialisasi tersebut, Ketua KPU Kota Batu menjelaskan bahwasanya bertambahnya Dapil di Kota Batu akibat dari bertambahnya jumlah penduduk Kota Batu menjadi 203.214 jiwa per November 2017.

“Dapil Kota Batu untuk anggota DPRD Kota Batu dalam Pemilu 2019 menjadi empat Dapil dengan alokasi kursi sebanyak 30 kursi untuk empat Daerah pemilihan Kota Batu,” terang Ketua KPU Kota Batu sekaligus Komisioner Divisi Teknis.

  

Kecamatan Batu dipecah menjadi 2 dapil, yaitu dapil Kota Batu 1 dan dapil Kota Batu 2. Adapun formasi untuk empat dapil Kota Batu dalam Pemilu 2019 sebagai berikut: Dapil Kota Batu 1 dengan alokasi jumlah kursi sebanyak 7 buah meliputi Kelurahan Ngaglik, Desa Pesanggrahan, Desa Sidomulyo, Desa Songgokerto dan Desa Sumberejo. Untuk Dapil Kota Batu 2 dengan alokasi jumlah kursi sebanyak 7 buah, meliputi Desa Oro-Oro Ombo, Kelurahan Sisir, dan Kelurahan Temas.

Dapil Kota Batu 3 dengan alokasi jumlah kursi 9 buah dengan wilayah Kecamatan Bumiaji. Sedangkan Dapil  Kota Batu 4 dengan alokasi jumlah kursi sebanyak 7 buah ini mencakup Kecamatan Junrejo.

Penetapan Kota Batu menjadi empat Daerah Pemilihan tersebut berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum RI Nomor 278/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang penetapan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Timur dalam Pemilu Tahun 2019, Kota Batu terbagi menjadi empat Dapil dengan jumlah kursi sebanyak 30 buah kursi.(eka/pdp)

03 Mei

DALAM LOGISTIK TERSIMPAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT

Jakarta, kpu-kotabatu.go.id,(02/05/2018) – Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Pemeliharaan dan Inventarisasi logistik Terkait Tata Kelola Manajemen Gudang Logistik Pemilih/Pemilihan gelombang tiga yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta, Rabu-Jumat(02-04/05) dibuka oleh Kabag Logistik KPU RI (Purwoko). Bimtek membahas tentang pentingnya tata kelola logistik yang baik karena urusan logistik bukan hanya sekedar mengurus benda mati namun logistik punya makna yang luar biasa terkait mentransfer atau mengkonversi suara pemilih untuk memilih kursi bagi calon pemimpin.  Bimtek gelombang III diikuti oleg 9 KPU Provinsi dan 174 KPU Kabupaten/Kota.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua KPU RI (Arief Budiman) dalam pemaparannya di hadapan peserta yang mengikuti Bimtek yaitu pentingnya tata kelola logistik yang dilakukan oleh KPU supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Dalam logistik yang menjadi tanggung jawab KPU seperti surat suara adalah hal yang penting dalam proses pemilihan. Surat suara dan kebutuhan logistik lainnya harus disimpan dan dijaga dengan baik, karena dalam logistik tersimpan kepercayaan masyarakat.

Ketua KPU RI (Arief Budiman) dalam arahannya kepada peserta Bimtek gelombang III, bahwasanya pengaturan logistik dimulai dari perencanaan sampai dengan penyimpanannya dan kesalahan dalam produksi, pengelolaan dan logistik dapat menimbulkan kekacauan.

“Logistik Pemilu harus diperlakukan secara berbeda karena disana ada kedaulatan rakyat yang harus dijaga,” terang Arief Budiman.

KPU Div Umum, Keuangan dan Logistik (Erfanudin) dan Kasubbag Umum (Fitriya Faradevi)

KPU Kota Batu yang mengikuti Bimtek gelombang III oleh KPU RI ini adalah : Komisiner KPU Kota Batu Divisi Umum, Keuangan dan Logistik (Erfanudin), Kasubbag Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Batu (Fitrya Faradevi). (eka/pdp)

03 Mei

KPU RI BIRO UMUM KUNJUNGI KPU KOTA BATU

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (02/05/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) Biro Umum melakukan kunjungan kerja ke KPU Kota Batu dalam rangka penatausahaan logistik pada kegiatan Pemilu 2019.

Rombongan KPU RI yang terdiri dari : Ir. Purwoto Ruslan Hidayat (Kasubbag Logistik & Pejabat ULP KPU RI), Sri Parkhatin (Wakil Kepala Biro Umum dan Logistik), Syaiful Bahri (Kepala Sub Bagian Inventaris), Juliana Christine Lestari (Fungsional Umum pada Subbag Inventaris), Mirah Nirmala (Fungsional Umum pada Subbag Inventaris) dan Mohamad Akbar ( Fungsional Umum pada Sub Bagian Inventaris) diterima langsung oleh Kasubbag Hukum dan Pejabat Pembuat Komitmen KPU Kota Batu (Badrut Tamam).

“Kedatangan KPU RI Biro Umum ke KPU Kota Batu adalah untuk sosialisasi rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN) dan rencana penghapusan kotak suara,” terang  Badrut Tamam. (eka/pdp)

27 Apr

KPU KOTA BATU MENERIMA KUNJUNGAN KPU KOTA PROBOLINGGO

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (26/04/2018) Dalam rangka kunjungan kerja dan menjalin silaturahmi, KPU Kota Probolinggo melakukan kunjungan ke KPU Kota Batu, Kamis (26/04).

Rombongan KPU Kota Probolinggo  terdiri dari : H. Amad Hudri, ST (Ketua KPU Kota probolinggo), Djoko Wahyudi, Sukaryono, Muridan Fakif, Rudi H dan Probo.

KPU Kota Probolinggo diterima langsung oleh Ketua KPU Kota Batu sekaligus Komisioner divisi teknis (Rochani). (eka/pdp)

23 Apr

KPU KOTA BATU MERANGKUL DUA GENERASI DENGAN GELAR SENI BUDAYA MENYONGSONG 1 TAHUN PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (21/04/2018) – Menyongsong satu tahun pelaksanaan Pemilu 2019, KPU Kota Batu mengadakan pagelaran kesenian dengan merangkul dua generasi sekaligus, hal ini tampak dari penonton yang hadir di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu(21/04). Pagelaran kesenian yang dikemas dalam Gelar Seni Budaya Menyongsong 1 Tahun Pemilu 2019 ini selain menampilan kesenian tradisional dengan rampak barong dan kuda lumping “Mbegedhut”, juga menampilkan band-band indie yang sudah tidak asing lagi di Kota Apel ini yaitu : Ishikuochi, Addiction dan Tahu Brontak.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi SDM dan Parmas (Saifudin Zuhri) dalam sambutannya, menjelaskan tentang Pemilu 2019 yang akan berlangsung tanggal 17 April 2019. Disamping itu Saifudin Zuhri juga menjelaskan tentang  20 partai politik yang akan maju dalam Pemilihan Umum (PEMILU) 2019.

“Pada intinya kegiatan gelar seni budaya ini untuk menyosialisasikan Pemilu 2019 termasuk kapan akan dilaksanakan, maskot Pemilu 2019 sang sura dan jingle Pemilu 2019, termasuk 20 partai politik yang nantinya akan maju dalam Pemilu 2019,” terang Saifudin Zuhri.

  

Sedangkan dari Pemerintahan Kota Batu diwakili oleh plt. Sekda Kota Batu (Dr. Alwi M.Hum). Dalam sambutannya, Alwi menjelaskan bahwasanya akan ada kegiatan Pilgub 2018 dan Pemilu 2019, hendaknya sebagai warga negara yang baik, masyarakat Kota Batu menggunakan hak pilihnya dan menghindari GOLPUT.

Kuda Lumping “Mbegedhut” yang menampilkan beberapa penari dengan menggunakan  kuda lumping sebagai tunggangannya dan juga beberapa barong tampil memukau penonton yang dengan rela duduk lesehan mengitari panggung. Sesekali muncul  teriakan penonton ketika penari kuda lumping bercanda dengan barong sambil menepukkan telapak tangannya  masing-masing. Mungkin inilah yang dimaksud dengan  Mbegedhutnya  kuda lumping.

Penonton semakin merangsek ke depan ketika band indie tampil di atas panggung. Penampilan Ishikuochi dilanjut dengan Addiction dan setelah itu Tahu Brontak. Penonton yang memadati depan panggung ketika Tahu Brontak tampil adalah golongan pemilih muda. Kesempatan ini tidak di sia-siakan oleh band-band indie Kota Batu untuk mengingatkan anak-anak muda yang hadir dalam acara gelar seni budaya untuk memberikan suaranya dalam kegiatan Pemilihan Umum atau Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung. Di samping itu, mereka juga mengingatkan untuk tidak GOLPUT. (eka/pdp)

23 Apr

Ribuan Penonton Padati Gelar Seni Budaya Menyongsong 1 Tahun Pemilu 2019 KPU Kota Batu

Batu, kpu-kotabatu.go.id (21/04/2018) – Gelar  Seni  Budaya Menyongsong 1 Tahun Pemilu 2019 yang digelar oleh KPU Kota Batu dalam rangka Sosialisasikan Pemilihan Umum (PEMILU) 2019 di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu(21/04) berlangsung meriah. Ribuan  masyarakat kota Batu tumplek blek  memadati halaman Balai Kota Among Tani.

Gelar seni budaya menyongsong 1 tahun Pemilu 2019 yang digelar KPU Kota Batu ini menampilkan rampak barong, kuda lumping “Mbegedhut”, Ishikuochi Band, Addiction dan sebagai band pamungkas acara adalah Tahu Brontak Band.

Kemeriahan acara gelar seni budaya menyongsong 1 tahun Pemilu 2019 tampak dari antusiasnya masyarakat  Kota Batu yang memadati Balai Kota Among Tani dan enggannya penonton meninggalkan area acara walaupun hari semakin malam.

“Saya menyempatkan diri untuk datang, pengen menyaksikan pertunjukkan kuda lumpingnya. Kalau anak saya, fans nya band-band indie Kota Batu,” terang Uchie, yang datang bersama dengan suami dan dua putranya yang sudah beranjak dewasa.

Gelar seni budaya menyongsong 1 tahun Pemilu 2019 yang diadakan oleh KPU Kota Batu selain memberikan  hiburan untuk masyarakat Kota Batu juga menambah pemahaman tentang jadwal, kegiatan dan tahapan Pemilu 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019.

Sebagai informasi, Pemilu 2019 ini adalah Pemilu pertama yang diselenggarakan secara serentak antara Pemilihan DPR, DPD, DPRD I, DPRD II dan juga pemilihan Presiden, Wakil Presiden.(eka/pdp)

23 Apr

KERIUHAN PAGELARAN SENI BUDAYA MENYONGSONG SATU TAHUN PEMILU 2019 TERASA DI BELAKANG PANGGUNG

Batu, kpu-kotabatu.go.id (21/04/2018) Menyongsong satu tahun Pemilu 2019, KPU Kota Batu menggelar Pagelaran Seni Budaya Menyongsong 1 Tahun Pemilu 2019, Sabtu(21/04) di Balai Kota Among Tani Kota Batu. Pagelaran Seni Budaya yang menampilkan kesenian tradisional Kuda Lumping “Mbegedut”, Ishokuichi, Addiction dan Tahu Brontak ini dipersempahkan KPU Kota Batu untuk menyosialisasikan Pemilu 2019. Tak kalah sibuknya adalah persiapan talent atau pengisi acara di belakang panggung. Sesekali muncul celotehan dari mereka yang menambah keriuhan suasana belakang panggung sebelum tampil menghibur masyarakat kota Batu.

Pengisi acara dari kuda lumping “Mbegedut” pun tak kalah keseruannya di belakang panggung. Tampak beberapa penari kuda lumping yang sudah mengenakan kostum lengkap saling bercengkrama menunggu waktu tampil di panggung. Walaupun sudah mengenakan kostum penari lengkap, namun masih saja satu sama lain saling melihat kelengkapan kostum rekannya, siapa tahu ada yang kurang.

Di tenda kerucut tempat pengisi acara dengan propertinya, tampak juga beberapa penari laki-laki tengah mengenakan kostum dengan dikelilingi penonton anak-anak, rupanya mereka juga tidak mau ketinggalan moment keseruan penari kuda lumping walaupun sedang mempersiapkan diri dengan mengenakan kostum pelengkap berupa kain bermotif kotak-kotak putih hitam seperti papan catur.

   

Lain lagi dengan persiapan yang dilakukan band indie yang sudah tidak asing lagi di Kota Batu, yaitu : Ishokuichi, Addiction dan Tahu Brontak. Diatas panggung, mereka lakukan cek sound. (eka/pdp)