08 Feb

SELAIN TEKNIS PELAYANAN PINDAH PILIH, KPU KOTA BATU JUGA MEMBERI MOTIVASI KEPADA RELASI

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (8 Februari 2019) – “Sejak sekarang kita harus mulai melatih diri sendiri untuk memberikan hal atau manfaat lebih kepada orang lain”. Pesan motivasi tersebut terdengar di dalam Aula KPU Kota Batu dalam acara Rapat Koordinasi Sosialisasi Penggunaan Hak Pilih dalam Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019, Kamis (7/02/2019). Ialah Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) yang memberikan nasehat tersebut kepada 55 Relawan Demokrasi yang hadir mengikuti acara. Sebelum memberikan materi tentang teknis pelayanan pindah tempat memilih, Ashar sengaja memotivasi para relawan dengan harapan semakin tumbuh semangat dalam menjalankan tugasnya.

Ia melanjutkan jika tugas sebagai relawan tidak hanya tentang bagaimana melayani dan mendampingi masyarakat, terutama dari luar Kota Batu, yang ingin pindah tempat memilih, melainkan para relawan juga harus giat memahamkan masyarakat agar memilih calon pemimpin yang layak untuk memimpin. “Relawan Demokrasi juga harus merelakan diri memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memilih calon-calon pemimpin yang layak memimpin bangsa,” tegasnya.

Berkaitan dengan informasi layanan pindah tempat memilih, Ashar  mereview kembali pengetahuan dan pemahaman peserta tentang cara pengecekan nama pemilih di aplikasi “KPU RI Pemilu 2019”, jumlah DPT dan DPS, perbedaan DPK dan DPTb, serta alasan-alasan dan ketentuan orang bisa mengajukan pindah pilih, yang menurutnya menjadi hal penting yang wajib dikuasi oleh para Relawan Demokrasi. Ia mengingatkan kepada para relawan agar berhati-hati dalam mendampingi masyarakat dalam mengurus pindah tempat memilih. “Dalam mendampingi orang-orang yang pindah memilih agar hati-hati, karena alasan yang membolehkan untuk pindah tersebut bersifat multi tafsir,” jelasnya.

Ia juga kembali menerangkan dan merinci tentang kelompok-kelompok masyarakat yang boleh mengajukan tempat pindah memilih, antara lain tahanan atau narapidana di lapas, rehabilitasi narkoba atau orang dengan penyakit khusus, orang yang sakit atau menjadi anggota keluarga yang sedang menunggu pasien di rumah sakit, korban bencana alam, orang sedang tugas belajar, orang sedang tugas kerja, dan orang yang pindah alamat domisili. Acara pelatihan singkat ini ditutup pukul 17.00 Wib. (ats)

08 Feb

TINGKATKAN PEMAHAMAN RELAWAN DEMOKRASI, KPU KOTA BATU GELAR SOSIALISASI

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (8 Februari 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu terus bergerak menguatkan seluruh elemen yang ada di dalam lingkungan kerjanya. Salah satu langkah yang dilakukan ialah dengan menyelenggarakan pelatihan singkat bersama Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu bertajuk Rapat Koordinasi Sosialisasi Penggunaan Hak Pilih dalam Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019 di Aula KPU Kota Batu, Kamis (7/02/2019). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Relawan Demokrasi dengan jumlah 55 orang tersebut berisi materi tentang Pelatihan Public Speaking dan Sosialisasi Pelayanan Pindah Pilih. Selain relawan, juga ada beberapa Anggota KPU Kota Batu yang turut mendampingi, antara lain Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri), Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi), Komisioner KPU Kota Batu Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono), Komisioner KPU Kota Batu Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto), serta Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo).

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Lalu, Saifudin Zuhri memberikan sambutan pembukaan dengan menjelaskan maksud bahwa kegiatan pada Kamis siang tersebut adalah untuk memantapkan pengetahuan para anggota Relawan Demokrasi dalam memahami hal-hal teknis penyelenggaraan pemilu. “Teman-teman dikumpulkan di sini dengan tujuan agar kita semua semakin kompak. Nanti kita akan belajar bersama tentang hal-hal teknis penyelenggaraan pemilu, agar pemahaman teman-teman relawan lebih mantap,” jelasnya memberi sambutan.

Saifudin menerangkan lebih jauh lagi tentang kesanggupan KPU Kota Batu beserta semua komponen di dalamnya untuk mencapai target suara yang telah ditentukan oleh KPU RI. Ia menyebut jika target sebesar 77,5 persen tersebut bukanlah pekerjaan yang berat bagi KPU Batu jika melihat kapasitas dan kekuatan yang dimiliki, apalagi dengan adanya tambahan tenaga dari Relawan Demokrasi. “KPU Kota Batu optimis bisa melampaui target 77,5 persen suara sesuai arahan KPU pusat. Dengan jumlah dan semangat teman-teman Relawan Demokrasi, maka angka segitu mudah dicapai,” ungkapnya disambut tepuk tangan oleh para peserta.

Anggota KPU Kota Batu yang lain, Heru Joko Purwanto (Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas) juga memberi himbauan kepada para Relawan Demokrasi yang hadir agar selalu menjaga etika baik dalam menjalankan tugas sebagai relawan di bawah naungan organisasi yang dipimpinnya. Ia menyontohkan, misalnya urusan ketidaksanggupan hadir dalam suatu acara, agar para relawan bisa menyampaikan ijin dengan baik. “Tolong teman-teman agar memperhatikan etika sebagai Relasi. Ijin dengan baik dan beralasan kuat. Misalnya, ketika kuliah atau sedang ada tugas di luar kota, jangan tiba-tiba nggak hadir lalu baru bilang. Intinya, jangan mengabaikan etika dalam ijin,” jelasnya memberi nasehat.

Kegiatan koordinasi dengan para Relawan Demokrasi Kota Batu semacam ini merupakan kegiatan ke-3 bagi mereka sejak ditetapkan 17 Januari 2019 lalu. Konsolidasi secara intensif dan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman yang matang bagi setiap relawan agar berhasil dalam menjalankan tugas sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. (ats)

07 Feb

KPU KUAT, PEMILU BERJALAN BAIK

Batu, kpu-kotabatu.go.id (6 Februari 2019) – Selain dihadiri oleh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), kegiatan Bimtek TUNGSURA dan SITUNG yang diselenggarakan oleh KPU RI di Kota Batu juga dihadiri oleh Ketua Komisi ll DPR RI (Zainudin Amali). Ketua Komisi II DPR RI tersebut datang dalam rangka memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kerja keras yang telah dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara utama kontestasi Pemilu Serentak tahun 2019.

Ia mengatakan jika jika proses penghitungan dan rekapitulasi suara ialah puncak tahapan dari pemilu. Perjalanan panjang yang telah dilalui KPU, khususnya sejak adanya Undang-Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017, ia nilai sudah baik dan masih dalam jalur yang benar. “Komisi II sebagai mitra KPU dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) menilai apa yang sudah berjalan masih dalam track record yang benar atau on the track. KPU menjalankan tugas-tugasnya sebagaimana panduan dalam undang-undang pemilu,” terangnya disambut tepuk tangan seluruh peserta.

Amali juga berpesan agar semua elemen di dalam KPU agar tetap optimis dalam menjalankan tugas, karena pekerjaan panjang yang dilakukan ialah langkah dalam mendukung proses demokrasi di Indonesia. Menurutnya sikap kuat dan optimis adalah bekal utama demi jalannya pemilu yang baik. “Kita harus selalu semangat dan optimis dalam menjalankan setiap tahapan. Jika kita tidak kuat dan optimis, maka banyak tekanan dari luar yang akan membuat tidak percaya diri melaksanakan pemilu. Abaikan penilaian macam-macam dari pihak luar,” jelasnya.

Hal terakhir yang ia sampaikan ialah tentang kesiapan dan pemahaman Petugas Pemungutan Suara (PPS) dalam melaksanakan tugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Amali berharap agar KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus menggiatkan konsolidasi internal. “Tolong Bapak Ibu terus meningkatkan sosialisasi kepada internal penyelenggara. Minimal hal-hal teknis dan mendasar sudah dipahami oleh PPS, sehingga tidak ada keruwetan di saat pelaksanaan,” jelasnya menghimbau.

Jangan sampai ada kejadian “pukul dahulu baru bicara”, dikarenakan peserta pemilu lebih mengetahui daripada penyelenggara, tegas Amali. (ats)

06 Feb

PERKUAT SOLIDARITAS PESERTA BIMTEK, KPU KOTA BATU ADAKAN FUTSAL BERSAMA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (05 Februari 2019) – Peserta Bimtek Tungsura dan Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah 2 hari berada di Kota Batu. Materi demi materi diberikan untuk memperkuat pemahaman anggota KPU terkait teknis penyelenggaraan pemilu. Di balik kepadatan jadwal bimbingan teknis (bimtek), para peserta berinisiatif untuk mengadakan pertandingan futsal bersama. Dalam hal ini, KPU Kota Batu sebagai tuan rumah memfasilitasi dengan menyewa lapangan futsal yang bertempat di Hotel Zam-Zam, Batu, Minggu (07/02/19)

Para peserta bimtek datang ke lokasi futsal pukul 22.00 Wib. Sekitar 30-an orang ikut serta dalam olahraga santai tersebut. Hadir juga Anggota KPU RI Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra) di malam tersebut. Selain itu, Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) dengan didampingi oleh Kasubbag Program dan Data Kota Batu (Erfan Darmawan) dan Kasubbag Teknis KPU Kota Batu (Ariansyah Mustofa) serta beberapa staf KPU turut datang menyambut dan mendampingi peserta bimtek yang akan bermain futsal.

Di sela-sela menunggu peserta datang secara lengkap Thomas Maydo mengatakan jika agenda futsal ini sangat baik untuk meningkatkan silaturrahmi dan solidaritas antar peserta bimtek yang berasal dari seluruh provinsi se-Indonesia. “Kegiatan futsal ini baik untuk meningkatkan kekompakkan peserta bimtek. Juga bermanfaat untuk refreshing bagi mereka,” terangnya bersemangat.

Setelah semua peserta datang, sekitar pukul 22.20 Wib pertandingan futsal dimulai. Terlihat Ilham Saputra, Thomas Maydo, dan 8 peserta bimtek lainnya mengawali bermain futsal. Lalu, secara bergantian para peserta lain masuk ke lapangan ikut bermain. Setelah hampir satu setengah jam lamanya bermain futsal, tepat pukul 24.00 Wib pertandingan diakhiri. Setelahnya, semua rombongan kembali ke Tulip Garden Hotel untuk beristirahat. (ats)

06 Feb

ILHAM SAPUTRA : GORESKAN TINTA EMAS PADA PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (5 Februari 2019) – Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang akan segera terlaksana beberapa bulan lagi harus menggoreskan tinta emas dalam pelaksanaannya. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra), dalam acara Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Suara dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Situng Pemilihan Umum Tahun 2019 di Golden Tulip Hotel, Batu, 2-5 Februari 2019. Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang dikenal dengan Bimtek TUNGSURA dan SITUNG ini diikuti oleh 34 KPU Provinsi seluruh Indonesia, dengan rincian  pesertanya ialah 1 orang Anggota KPU Provinsi Divisi Penyelenggaraan Pemilu, 1 orang Kepala Bagian dan Sub-bagian Teknis Pemilu Provinsi, dan 1 orang Operator SITUNG. Kegiatan bimtek dibuka dengan pembacaan do’a oleh KPU Kota Batu dan penampilan Tari Topeng Bapang, tarian tradisional khas Malang.

Pemukulan Gong Tanda dibukanya secara resmi Bimtek Tungsura

Adapun anggota KPU RI yang hadir, yakni Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra), Divisi Hukum dan Pengawasan (Hasyim Asy’ari), serta Ketua Komisi II DPR RI (Zainudin Amali), Kabiro Teknis dan Hupmas Setjen KPU RI (Nur Syarifah).

Ilham menyampaikan dalam kegiatan bimtek tersebut bahwa dalam sejarah penyelenggaraan pemilu, telah terdapat contoh kesuksesan yang mencatatkan tinta emas, yakni pemilu tahun 1955. “Perhatikan pemilu 1955 yang bisa mencatatkan tinta emas dalam sejarah. Kita harus bisa mencapai prestasi yang sama,” ujarnya. Lebih jauh ia menjelaskan, untuk bisa mencapai harapan besar tersebut KPU sebagai penyelenggara utama pemilu harus bisa melaksanakan pesta demokrasi ini dengan menjaga integritas, transparansi, dan tidak main-main. “Jika kita tidak ada integritas, maka akan menjadi sejarah pemilu yang jelek di mata masyarakat,” tegasnya.

Dalam kapasitas sebagai penanggung jawab teknis penyelenggaraan pemilu, Ilham berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan bimtek ini dengan sungguh-sungguh, agar setelah kegiatan selesai peserta bimtek bisa membagikan pengetahuan penting ke KPU tingkat kabupaten/kota di masing-masing provinsi. “Saya berharap setelah acara ini selesai KPU provinsi bisa berdiskusi dengan setiap KPU daerah tentang hal-hal penting berkaitan dengan persiapan pemilu 2019 ini. Gunakan grup WA sebagai diksusi dan sharing,” pesannya kepada peserta bimtek.

Setelah menyelesaikan sambutannya, Ilham secara resmi membuka kegiatan Bimtek TUNGSURA dan SITUNG tersebut dengan memukul gong sebanyak 17 kali. Menurutnya, jumlah pukulan hingga 17 kali sebagai pengingat bahwa Pemilu Serentak tahun 2019 ini akan dilaksanakan di tanggal 17, tepatnya 17 April 2019. (ats)

Tarian Selamat Datang : Tari Topeng Bapang

06 Feb

ADAKAN BIMTEK DI KOTA APEL, INI HARAPAN YANG INGIN DICAPAI KPU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (04 Februari 2019) – Menjelang Pemilu Serentak tahun 2019 yang semakin dekat pelaksanannya, Komisi Pemilihan Umum KPU Republik Indonesia (KPU RI) terus memantapkan persiapan. Salah satu agenda yang dilakukan ialah dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Suara dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Situng Pemilihan Umum Tahun 2019 di Golden Tulip Hotel, Batu, 2-5 Februari 2019.

Kabiro Teknis dan hupmas Setjen KPU RI (Nur Syarifah)

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini merupakan agenda terakhir dari seluruh rangkaian bimtek yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam kegiatan bimtek yang terakhir ini 34 KPU Provinsi seluruh Indonesia diundang hadir untuk mengikuti rangkaian agenda yang akan berlangsung selama 4 hari. Adapun pesertanya ialah 1 orang Anggota KPU Provinsi Divisi Penyelenggaraan Pemilu, 1 orang Kepala Bagian dan Sub-bagian Teknis Pemilu Provinsi, dan 1 orang Operator SITUNG Pemilihan Umum Tahun 2019.

Kepala Biro Teknis dan Hupmas Setjen KPU RI, (Nur Syarifah) dalam sambutannya mengatakan jika bimtek yang diselenggarakan di Kota Batu ini bertujuan agar seluruh KPU memiliki pemahaman yang sama terhadap proses pemungutan hingga penetapan calon, termasuk bagaimana penggunaan aplikasi SITUNG. “Tujuan diadakannya bimtek adalah memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh elemen KPU sebagai penyelenggara utama pemilu tentang tiap proses dalam pemilihan, mulai pemungutan, penghitungan, rekapitulasi, hingga penetapan, sembari kita menunggu PKPU disahkan. Juga kita akan simulasi penggunaan SITUNG,” jelasnya.

Selain terbangunnya pemahaman yang baik berkaitan dengan hal teknis pemilu, ia juga berharap bahwa bimtek ini tidak hanya menjadi acara formal tanpa membuahkan hasil ataupun solusi, namun momen ini bisa dijadikan wadah yang efektif untuk sharing pemecahan masalah. “Kita juga berharap acara bimtek ini bisa sebagai tempat untuk memecahkan setiap kendala yang dihadapi. Bahasa yang lugas, tegas, dan jelas sangat penting, agar semua bisa memahami,” tandasnya meyakinkan.

Dipilihnya Kota Batu sebagai tempat kegiatan bimtek ialah pilihan tepat, menurut Syarifah. Suasana yang sejuk dan tenang diharapkan bisa mendukung kerja keras KPU menyiapkan dan menyukseskan pemilu. (ats)

01 Feb

TINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH, KPU KOTA BATU GIATKAN PELAYANAN FORMULIR A5

Beji, kpu-kotabatu.go.id (31-Januari-2019) – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Batu terus melakukan peningkatan pelayanan jelang Pemilu Serentak yang akan diselenggarakan 17 April 2019 mendatang. Salah satu hal yang dilakukan ialah memfasilitasi pindah tempat memilih bagi siswa-siswi Sekolah Al Kitab yang berada di Desa Beji, Kota Batu (31/01). Langkah ini ialah cara agar para siswa di sekolah tersebut dapat memperoleh formulir A5 sebagai syarat tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

Koordinasi Pengurusan A5 di Sekolah Al Kitab (Samsul Arifin/KPU Kota Batu)

Staf Subbag Program dan Data  KPU Kota Batu (Samsul Arifin) mengatakan bahwa giat fasilitasi tersebut bermaksud agar orang-orang yang berasal dari luar Kota Batu tetap bisa memilih pada pesta demokrasi tahun 2019 ini. Alasan dipilihnya Sekolah Al Kitab ialah karena mayoritas siswanya berasal dari luar daerah. “Jumlah siswa di Sekolah Al Kitab ada 319 orang. Sebagian besar mereka dari luar Kota Batu, bahkan luar Pulau Jawa. Misalnya, ada yang dari Sulawesi, Lombok, NTT, dan lain lain,” tutur Samsul mengawali.

Samsul menjelaskan jika ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh KPU Kota Batu dalam proses pindah tempat memilih di SMA Al Kitab. Pertama, mendata  secara kolektif semua nama siswa yang mempunyai hak pilih. Kedua, melakukan verifikasi nama-nama tersebut dengan data di masing-masing asal daerah secara online. “Jika dua tahapan awal sudah selesai, maka kita kembali datang ke Sekolah Al Kitab untuk membagikan formulir A5. Syaratnya, siswa yang bersangkutan menunjukkan KTP, ” imbuhnya.

Perlu diketahui, pengurusan formulir A5 sangat dianjurkan oleh KPU Kota Batu, terutama bagi pendatang yang saat ini berdomisili di Kota Batu, baik dalam rangka bekerja, belajar, maupun urusan lainnya. Kepemilikan formulir A5 tersebut akan memudahkan pendatang untuk menyoblos di TPS-TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batu. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2019 ini. (ats)