13 Agu

TAMPIL DI ATV, KPU KOTA BATU BEBERKAN LANGKAH PENCERDASAN DEMOKRASI

Batu, kpu-kotabatu.go.id (13 Agustus 2019) – Rangkaian panjang agenda Pemilu 2019 telah diselesaikan dengan baik oleh KPU Kota Batu. Puncaknya ialah penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Batu beberapa waktu lalu, dengan didahului adanya agenda pra-penetapan yang dihadiri stakeholder lembaga pemerintah dan tokoh pemuda serta masyarakat. Setelahnya terdapat agenda rapat evaluasi fasilitasi kampanye sebagai mekanisme sharing permasalahan dan gagasan terhadap pelaksanaan pemilu.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisoner Divisi SDM dan Parmas KPU Kota Batu (Marlina) dalam sesi pembuka Dialog Interaktif ATV, Senin (12/08/2019). Ia menerangkan jika agenda-agenda tersebut memiliki dua maksud penting. Pertama, sebutnya, bahwa sebagai lembaga publik yang mengurusi kontestasi politik posisi KPU sangat resisten terhadap berbagai kepentingan. Oleh karena itu KPU harus berupaya selalu transparan dan informatif kepada masyarakat. Kedua, lanjutnya, adanya evaluasi dimaksudkan agar pelaksanaan pemilu pada waktu yang akan datang lebih berkualitas, baik peraturan, teknis penyelenggaraan, maupun output pemimpin yang dihasilkan.

Lebih lanjut Marlina mengungkapkan bahwa selesainya momentum pemilu tidak menjadikan KPU berhenti menjalankan tugas. Menurutnya salah satu hal yang akan dilakukan KPU adalah agenda pencerdasan demokrasi kepada masyarakat Kota Batu melalui forum Sekolah dan Gebyar Demokrasi serta Rumah Pintar Pemilu (RPP). “Tanggung jawab melakukan pendidikan pemilih tidak berhenti. Kita akan terus bergerak mengedukasi masyarakat tentang demokrasi. Wujudnya bisa berupa Sekolah Demokrasi, Gebyar Demokrasi, dan pendirian RPP,” ungkapnya.

Tentang Sekolah dan Gebyar Demokrasi Marlina menyebutkan bahwa keduanya dimaksudkan untuk memberikan wawasan tentang demokrasi dan pemilu kepada masyarakat secara luas. Menurutnya secara teknis keduanya dilakukan melalui agenda roadshow ke sekolah-sekolah dan organisasi masyarakat di Kota Batu. “Kita telah menyusun rencana kegiatan roadshow ke sekolah dengan konsep Sekolah Demokrasi. Sasarannya jelas untuk pelajar, karena mereka berstatus pemilih pemula. Nah, untuk Gebyar Demokrasi sasarannya adalah organisasi masyarakat yang ada di Kota Batu,” terangnya.

Selain itu, ia menjelaskan jika rencana pendirian RPP merupakan langkah tepat yang bisa dimanfaatkan untuk pencerdasan demokrasi. Ia membeberkan bahwa keberadaan RPP akan menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk mengetahui sejarah, tata cara, dan urgensi pemilu. “November 2019 kita menargetkan launching RPP. Kita optimis bahwa keberadaannya dapat memberikan informasi tentang kepemiluan dengan baik. Konsep digitalisasi dan segala perlengkapan pemilu dari tahun ke tahun akan disajikan di sana (ruang RPP),” jelasnya optimis. (ats/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

67 + = 72