28 Nov

Sosialisasi Pra Pemilih SDN Ngaglik 03 Kota Batu

Batu,kpu-kotabatu.go.id – Ketua KPU Kota Batu,Rochani, beserta staf sekretariat melanjutkan sosialisasi pra pemilih kepada siswaSDN Ngaglik 03 Kota Batu yang diikuti oleh siswa kelas 6 SD, hari ini (28/11), setelah spsialisasi di SLB Negeri Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu Rochani langsung memberikan materi tentang pelaksanaan pemungutan suara. Rochani juga menjelaskan mekanisme pemungutan suara mulai dari waktu datang ke TPS hingga prosedur memberikan hak suara. Dikatakan oleh Rochani bahwa kegiatannya di SDN Ngaglik 03 Kota Batu ini adalah pendidikan pemilih, “Kegiatan hari ini adalah bagian dari pendidikan pemilih atau voter education yang memberikan pemahaman sejak dini tentang prosedur terkait pemilu,” kata Rochani.

Materi yang diberikan antara lain, mengapa ada pemilu di Indonesia, jenis-jenis pemilu, jumlah partai politik, jenis dan para peserta pemilu dan penyelenggara pemilu. Selain itu juga diberikan pemahaman tentang Siapa itu pemilih, Bagaimana tata cara memberikan suara, sehingga siswa akan mengetahui bagaimana surat suara yang sah maupun tidak sah. Tidak ketinggalan KPU juga menjelaskan tentang pelayanan suara untuk pemilih yang sakit maupun yang sedang berurusan dengan masalah hukum.

Rochani dalam materinya juga menginformasikan mengenai golput, dijelaskan bahwa Golput bukan merupakan pilihan tidak baik karena satu suara saja sangat menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin kedepan. “Kalau kita tidak menggunakan hak pilih kita eman-eman. Jadi kalau adik adik nanti mendengar istilah Golput yang mungkin dibicarakan orang maka adik-adik sudah tahu bahwa itu merupakan hal yang tidak baik”. Kata rochani.

Sementara itu tentang kegiatan roadshow ini Rochani menjelaskan, bahwa hal ini merupakan rangkaian, kegiatan sosialisasi kepada peserta didik, “Meskipun mereka anak usia SD belum memiliki hak pilih tetapi mereka perlu tahu tentang agenda politik yang ada di kotanya,” ujar Rochani.

Rochani menjelaskan bahwa KPU Kota Batu memprioritaskan pemilih pemula di SMA dan SMK di Kota Batu, “Prioritas kami adalah pemilih pemula seperti SMA SMK dan mengapa pemilih pemula perlu diberi sosialisasi, karena pemilih pemula perlu diberi wawasan, perlu dikuatkan hatinya agar mereka memiliki pemahaman yang benar tentang pemilu, dan punya keberanian untuk datang ke TPS, kegiatan kampanye itu tidak boleh langsung di sekolah maka peran KPU yang harus mampu masuk ke lembaga-lembaga pendidikan untuk menyampaikan informasi terkait dengan adanya pemilihan,“ jelas Rochani.

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

85 − 75 =