14 Nov

Sosialisasi Pemilih Pemula Di SMA Negeri 2 Batu

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Senin (14/11), KPU Kota Batu melakukan sosialisasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu 2017 dengan program Sehari Menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 2 Batu.

Ketua KPU Kota Batu, Rochani, menyatakan KPU Kota Batu akan melakukan sosialisasi ini secara terus menerus karena dirasa sosialisasi kepada pemilih pemula menjadi hal yang penting dalam Pilwali Kota Batu, “Kedepan KPU Kota Batu akan melaksanakan agenda road show ini secara terus-menerus setiap hari Senin dalam program sehari menjadi pembina upacara. Program ini menjadi penting karena ternyata pemilih pemula yaitu pemilih yang baru berusia 17 tahun Pada saat 15 Februari 2017 nanti jumlahnya cukup besar di kota Batu,” jelas Rochani.

Tingkat siswa yang menjadi pemilih pemula di Kota Batu dinilai Rochani cukup besar, sekitar 2.500 siswa. Di SMA Negeri 2 Batu sendiri dijelaskan bahwa 300 siswa yang sudah bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu yang diadakan di tahun 2017 nanti.

Selain agenda Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu yang pemungutan suaranya diadakan pada tanggal 15 Februari 2017, Rochani juga menyampaikan adanya agenda politik yang lain pada tahun 2018 yaitu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Tahun 2019 juga akan diadakan Pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden secara serentak.

Rochani berharap Siswa memahami apabila sudah berusia 17 tahun maka siswa sudah memiliki hak untuk memilih, “3 tahun ke depan agenda politik Indonesia cukup padat, oleh karena itu siswa harus memahami pada saat sudah berusia 17 tahun maka sesungguhnya siswa sudah memiliki hak untuk memilih. Siapa pemimpin Kota Batu lima tahun kedepan sebagian besar nanti adalah siswa yang menentukan. Kami berharap siswa yang ada di SMA Negeri 2 yang sudah berusia 17 tahun pada 15 Februari nanti bisa  datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya,” ungkap Rochani.

Syarat menggunakan hak pilih harus terdaftar dalam Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan problem yang terjadi saat ini pemilih pemula yang memiliki usia 17 tahun tepat pada tanggal 15 Februari 2017, tidak bisa memilih dikarenakan belum melakukan perekaman E-KTP. Rochani mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dispendukcapil Kota Batu yang didalam aturan dari Dispendukcapil perekaman E-KTP dapat dilakukan satu (1) tahun sebelum berusia 17 tahun.

Diakhir acara KPU Kota Batu melakukan penandatanganan MoU dan penyampaian souvenir untuk SMA Negeri 2 Batu, dengan harapan kerjasama tersebut tidak hanya terjalin untuk Pilwali Kota Batu, “Hari ini kami nanti juga akan menandatangani kerjasama antara KPU Kota Batu dengan SMA Negeri 2 Batu. Kami berharap kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berhenti  hari ini, kegiatan sosialisasi hari ini tidak hanya semata-mata untuk pemilihan walikota dan wakil walikota,  kami berharap kerjasama ini juga akan berlangsung untuk pendidikan demokrasi.” harap Rochani

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *