19 Sep

Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) dalam Pilwali Kota Batu 2017

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu menyelenggarakan Sosialisasi Sistem Aplikasi Informasi Pencalonan (SILON) Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017, hari ini (19/9). Sosialisasi ini turut mengundang Ketua, Sekretaris dan Operator IT dari 12 partai politik di Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu Rochani dalam sambutannya, mengatakan berdasarkan Surat KPU RI 490/KPU/IX/2016 tentang Pelaksanaan Verifikasi Faktual dan Penggunaan SILON, KPU harus menginformasikan teknis penggunaan aplikasi SILON kepada partai politik. KPU Kota Batu berinisiatif mengadakan sosialiasi ini untuk menyampaikan pemahaman tentang bagaimana sesungguhnya kewajiban menginput data bakal pasangan calon dan data dukungan kedalam aplikasi SILON berdasarkan PKPU Nomor 9 tahun 2016 pasal 38 ayat 4.

Dalam sosialisasi aplikasi SILON yang diadakan di Aula KPU Kota Batu ini, dilakukan simulasi cara input data pencalonan dan data dukungan Paslon dari partai politik melalui program SILON. Rochani menyebutkan ini merupakan uji coba, nantinya uji coba ini bisa dilakukan sebelum tanggal pendaftaran. “Proses percobaan ini bisa dilakukan hari ini dan besok, kalau sudah pasti nantinya Bapak Ibu menggunakan email baru dan akan mendapatkan username dan password baru untuk digunakan saat pendaftaran,” ujar Rochani.

Selain bimbingan teknis mengenai penggunaan SILON, dalam acara sosialisasi ini juga dijelaskan oleh Rochani bahwa terdapat beberapa perubahan yang tercantum dalam Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2016. Salah satu perubahan tersebut terkait dengan waktu pendaftaran. Pendaftaran tetap dilakukan pada tanggal 21-23 tetapi jamnya berubah, “pada hari pertama dan kedua yaitu tanggal 21-22 (September 2016) pendaftaran dibuka pukul 08.00 (WIB) hingga 16.00 (WIB). Akan tetapi dihari ketiga (23 September 2016) pendaftaran akan dimulai pukul 08.00 (WIB) hingga 24.00 (WIB),” jelas Rochani. Selain waktu pendaftaran, dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2016 disebutkan bahwa dokumen yang diserahkan berbentuk hardfile dan softfile.

Pada penutupnya, Rochani menyampaikan perihal pemeriksaan kesehatan yang baru bisa dilakukan setelah pendaftaran bakal Paslon dianggap sudah memenuhi persyaratan. Rochani juga menghimbau kepada parpol untuk menjaga kesehatan Bakal Paslonnya karena nantinya pemeriksaan kesehatan akan bersifat final dan tidak bisa dilakukan pemeriksaan banding.

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *