31 Jan

PESAN KETUA KPU RI UNTUK MENANGKAL HOAKS

Surabaya, kpu-kotabatu.go.id (28-Januari-2019) – Dewasa ini hoaks atau berita bohong menjadi tantangan dalam dunia informasi. Dampak adanya berita hoaks ialah tersebarnya informasi yang tidak valid secara masif, atau lebih  dikenal dengan istilah viral. Berbagai cara pun digunakan oleh berbagai pihak dalam rangka melawannya, tak terkecuali Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu di Indonesia.

Ketua KPU Republik Indonesia (Arif Budiman), dalam acara Bimbingan Teknis Sidalih dan Keamanan Sistem Informasi Pemilu 2019 yang berlangsung 3 (tiga) hari dan dihadiri oleh 177 KPU Kabupaten/Kota dari  6 Provinsi Seluruh Indonesia (Gelombang Pertama) menyampaikan bahwa perlu ada mekanisme bloking (penanggulangan) terhadap informasi yang menyebar di media sosial, khususnya berkaitan dengan pemilu dan isu-isu politik. Menurutnya, masifnya penyebaran berita hoaks akan mempengaruhi kredibilitas KPU. “Isu atau berita yang tidak valid akan berdampak buruk bagi KPU sebagai penyelenggara utama Pemilu 2019,” jelasnya di Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (28/01).

Operator Sidalih Peserta Bimtek (Septiana Wulandari/KPU Kota Batu)

KPU Kota Batu yang hadir dalam acara Bintek Sidalih dan Keamanan Sistem Informasi Pemilu 2019 ini adalah Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) dan Operator Sidalih KPU Kota Batu (Septiana Wulandari).

Pak Arif, sapaan akrabnya, melanjutkan jika salah satu langkah yang ditempuh KPU ialah membuat meme anti hoaks. Meme yang dibuat berisi ajakan untuk mengonfirmasi setiap berita yang didapat, apalagi sifatnya sudah viral. “Cara yang dapat kita lakukan ialah dengan membuat meme. Isinya berupa ajakan atau himbaun kepada masyarakat agar rajin mengonfirmasi berita yang menyebar viral. Ini sebagai langkah bloking terhadap berita hoaks,” ujarnya.

Adapun bentuk nyata dari gagasan tersebut ialah dengan membuat tim kreatif di banyak provinsi untuk memproduksi meme positif, sehingga intensitas penyebaran berita hoaks bisa terkurangi. “Kita sudah membuat tim-tim khusus di berbagai provinsi untuk membuat meme tersebut. Targetnya ada minimal 100 meme tiap bulan. Kita berharap langkah ini berdampak positif terhadap Pemilu 2019 ini,” tandasnya dengan optimis. (ats)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 2 =