27 Feb

Pentingnya Pemuktahiran Data, KPU Kota Batu Adakan Raker dengan Pemangku Kepentingan pada PILGUB Jatim 2018

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (26/02/2018) – Pentingnya Pemuktahiran Data yang valid untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, KPU Kota Batu menggelar Rapat Kerja (Raker) Pemangku Kepentingan pada Pilgub Jatim 2018, Selasa (27/02). Rapat Kerja yang diadakan di Aula KPU Kota Batu ini dihadiri oleh : Camat se Kota Batu, Dandim 0818, Dispendukcapil, Panwaslu, Dinas Pendidikan Kota Batu, Polres Batu dan PPK se Kota Batu.

Rapat Kerja dalam rangka pemuktahiran daftar pemilih hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh KPU Kota Batu adalah sebagai agenda pertama koordinasi terkait langkah kebijakan yang bisa diambil sebelum melakukan perubahan hasil pemutakhiran data ke aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) maupun masukan terhadap permasalahn dan kendala di luar penyelenggara, yakni kepada pihak TNI,Polri, Dinas Pendidikan maupun Dispendukcapil Kota Batu.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) sebagai nara sumber dalam rapat kerja dengan Pemangku Kepentingan pada Pilgub 2018 ini menyampaikan tentang beberapa hal terkait dengan pemuktahiran data diantaranya adalah tentang potensi pemilih yang dipastikan belum memiliki KTP Elektronik, bisa dituntaskan di awal dan masuk dalam aplikasi Sidalih.

Dalam Raker dengan Pemangku Kepentingan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, Dinas Pendidikan menjelaskan bahwasanya pihaknya sudah mengirimkan surat ke Dispendukcapil terhadap data seluruh siswa yang masuk ke KPU Kota Batu terkait sosialisasi dan proses perekaman KTP Elektronik pada siswa – siswi di Kota Batu yang berusia 17 tahun sampai dengan 27 Juni 2018.

Dispendukcapil dalam penjelasannya di Raker yang diadakan di Aula KPU Kota Batu menjelaskan tentang proses perekaman KTP Elektronik yang dilakukan yaitu secara mobile maupun layanan di kantor Dispendukcapil. Dispendukcapil dalam hal ini menggunakan dua tipe perekaman yaitu perekaman pertama dilakukan terhadap warga kota Batu yang memang belum memiliki KTP Elektronik dan kedua adalah perekaman yang dibuat database kependudukan khususnya untuk pemilih pemula yang belum mempunyai identitas KTP Elektronik. Menurut laporan Dispendukcapil, bahwasanya pihaknya juga sudah memberikan nama-nama warga Kota Batu yang belum mempunyai KTP Elektronik kepada Kepala Desa dan Kelurahan sehingga PPK maupun PPS bisa berkoordinasi kepada perangkat desa untuk mendistribusikan nama-nama warga yang belum E-KTP pada pengurus RT/RW agar segera melakukan perekaman E-KTP.

Menurut Ashar Chilmi, Raker yang diadakan KPU Kota Batu ini merupakan peristiwa penting supaya KPU dan Panwaslu memiliki dasar untuk mencermati Pemuktahiran Data.”Target utama dari agenda Raker pagi ini adalah memberikan supervisi untuk PPK di tingkat Kecamatan dan PPS di tingkat Desa,’’ terang Ashar Chilmi di depan peserta Raker dengan Pemangku Kepentingan pada Pilgub 2018.(eka/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 4 =