21 Feb

Mayoritas Data yang Dimuktahirkan Adalah Data Baru

Tlekung,kpu-kotabatu.go.id(21/02/2018) Kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan serentak di 31 provinsi, 381 Kabupaten/Kota, 5.564 Kecamatan dan 64.534 Desa/Kelurahan telah berakhir pada tanggal 18 Februari 2018. Coklit dilakukan untuk menyusun dan memperbaiki daftar pemilih supaya mendapatkan data yang akurat pada pelaksanaan Pilkada 2018. Begitu juga dengan kegiatan Coklit yang telah dilakukan oleh KPU Kota Batu.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) menerangkan bahwasanya selama proses coklit yang dilakukan selama 30 hari, dari monitoring KPU Kota Batu, PPK dan PPS yang dilakukan selama tiga kali pertemuan, secara umum PPDP telah melaksanakan tugas pemutakhiran data sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang pemutakhiran data dan daftar pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018.

Menurut Ashar Chilmi, mayoritas data yang dimuktahirkan merupakan data awal atau baru yang berbeda dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Kota Batu 2017, artinya warga masyarakat yang dulu pernah terdaftar dalam DPT Pilwali Kota Batu 2017 ternyata ada beberapa yang belum ada dalam Daftar Pemilih Potensial Peserta Pemilu (DP4). “ Data pemilih yang telah terdaftar di satu TPS ada yang melompat ke TPS lain meskipun masih dalam satu wilayah desa dari kelurahan,” terang Ashar Chilmi. “Namun, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah melakukan konfirmasi dan koordinasi pada pengurus RT/RW maupun PPS setempat sebelum melakukan perubahan data pemilih berdasarkan domisili yang dibuktikan dengan dokumen kependudukan (KTP Elektronik) atau Surat Keterangan(Suket) dari Dispendukcapil Kota Batu,” terang Ashar Chilmi lebih lanjut.

Lebih lanjut, Ashar Chilmi mengungkapkan bahwasanya KPU Kota Batu
merasa bersyukur bahwa untuk pemilik yang belum mempunyai KTP Elektronik tidak terlalu banyak dibandingkan dengan Pilwali Kota Batu 2017. “KPU Kota Batu akan terus melakukan koordinasi dengan Dispendukcapil Kota Batu supaya warga Kota Batu yang belum memiliki KTP Elektronik supaya secepatnya dilakukan perekaman KTP Elektronik,” jelas Ashar. “Supaya mereka bisa terdaftar sebagai pemilih dan bisa menggunakan hak pilihnya pada waktu pencoblosan Pilgub Jatim 2018 tanggal 27 Juni 2018,” pungkas Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data ini. (eka/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 2 = 1