23 Apr

KPU KOTA BATU MERANGKUL DUA GENERASI DENGAN GELAR SENI BUDAYA MENYONGSONG 1 TAHUN PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (21/04/2018) – Menyongsong satu tahun pelaksanaan Pemilu 2019, KPU Kota Batu mengadakan pagelaran kesenian dengan merangkul dua generasi sekaligus, hal ini tampak dari penonton yang hadir di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu(21/04). Pagelaran kesenian yang dikemas dalam Gelar Seni Budaya Menyongsong 1 Tahun Pemilu 2019 ini selain menampilan kesenian tradisional dengan rampak barong dan kuda lumping “Mbegedhut”, juga menampilkan band-band indie yang sudah tidak asing lagi di Kota Apel ini yaitu : Ishikuochi, Addiction dan Tahu Brontak.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi SDM dan Parmas (Saifudin Zuhri) dalam sambutannya, menjelaskan tentang Pemilu 2019 yang akan berlangsung tanggal 17 April 2019. Disamping itu Saifudin Zuhri juga menjelaskan tentang  20 partai politik yang akan maju dalam Pemilihan Umum (PEMILU) 2019.

“Pada intinya kegiatan gelar seni budaya ini untuk menyosialisasikan Pemilu 2019 termasuk kapan akan dilaksanakan, maskot Pemilu 2019 sang sura dan jingle Pemilu 2019, termasuk 20 partai politik yang nantinya akan maju dalam Pemilu 2019,” terang Saifudin Zuhri.

  

Sedangkan dari Pemerintahan Kota Batu diwakili oleh plt. Sekda Kota Batu (Dr. Alwi M.Hum). Dalam sambutannya, Alwi menjelaskan bahwasanya akan ada kegiatan Pilgub 2018 dan Pemilu 2019, hendaknya sebagai warga negara yang baik, masyarakat Kota Batu menggunakan hak pilihnya dan menghindari GOLPUT.

Kuda Lumping “Mbegedhut” yang menampilkan beberapa penari dengan menggunakan  kuda lumping sebagai tunggangannya dan juga beberapa barong tampil memukau penonton yang dengan rela duduk lesehan mengitari panggung. Sesekali muncul  teriakan penonton ketika penari kuda lumping bercanda dengan barong sambil menepukkan telapak tangannya  masing-masing. Mungkin inilah yang dimaksud dengan  Mbegedhutnya  kuda lumping.

Penonton semakin merangsek ke depan ketika band indie tampil di atas panggung. Penampilan Ishikuochi dilanjut dengan Addiction dan setelah itu Tahu Brontak. Penonton yang memadati depan panggung ketika Tahu Brontak tampil adalah golongan pemilih muda. Kesempatan ini tidak di sia-siakan oleh band-band indie Kota Batu untuk mengingatkan anak-anak muda yang hadir dalam acara gelar seni budaya untuk memberikan suaranya dalam kegiatan Pemilihan Umum atau Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung. Di samping itu, mereka juga mengingatkan untuk tidak GOLPUT. (eka/pdp)

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *