01 Feb

Ketua KPU Kota Batu Hadiri Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2017

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Selasa (31/1) Ketua KPU Kota Batu bersama dengan Ketua Panwas Kota Batu, Kajari Kota Batu, Kapolres Kota Batu dan Dandim 0818 Malang – Batu menghadiri Rapat Koordinasi Nasional

Dalam rangka pemantapan pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2017 di 101 Daerah di Indonesia yang diselwnggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri. Salah satu narasumber dalam rakornas tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.

Tujuan dari pendirian negara, disebut Wiranto, salah satunya adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga ketertiban dunia. Wiranto berpesan bahwa penyelenggaraan pilkada yang berintegritas akan melahirkan pemimpin yang berintegritas pula, “Bila penyelenggaraan Pilkada berlangsung berintegritas, pemimpin yang lahir juga berintegritas, pemimpin yang tahu tugasnya, memahami masalah, mengubah sesuatu menjadi lebih baik dan berfikir antisipasi jauh kedepan bukan rutin saja,” tutupnya.

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional pemantapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017 dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan. Selain Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, turut menjadi narasumber adalah Kapolri dan Panglima TNI yang memaparkan mengenai keamanan NKRI.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyampaikan dalam paparannya bahwa hingga saat ini ada setidaknya 220 laporan pelanggaran kampanye dan 9 tindakan pidana pemilu dalam Pilkada serentak 2017. Tito juga menyampaikan hingga pasca pemilihan diharapkan semua pihak tidak anarkis, “Pendekatan intens akan dilakukan sebelum penghitungan suara. Diharapkan yang menang tidak eforia dan tetap cool dan membesarkan hati yang kalah, apabila ada perbedaan maka selesaikan melalui jalur hukum jangan dengan cara yang anarkis,” jelas Tito.

Sedangkan Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo menambahkan bahwa kini TNI dan Polri harus menyatukan visi untuk menciptakan kondisi yang kondusif, “Untuk menjaga pilkada yang aman kini TNI dan Polri memiliki satu visi untuk menciptakan kondisi yang kondisi yang kondusif, keluarga tidak harus pertalihan darah tetapi juga pertalihan hati,” ungkap Gatot.

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

54 + = 61