14 Sep

Gogot Cahyo Baskoro Paparkan Tujuan Program Rumah Pintar Pemilu Pada Peresmian RPP Wisata Demokrasi

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Komisioner Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro, menyampaikan bahwa 70 persen daerah di Indonesia mendapatkan program Rumah Pintar Pemilu (RPP). “Kebetulan di Jawa Timur dari 38 kabupaten kota termasuk Kota Batu ini sudah mendapatkan program ini,” Jelasnya. Hal ini diungkapkan saat memberikan sambutan pada acara Peresmian Rumah Pintar Pemilu (RPP) Wisata Demokrasi, kemarin (13/09).

Gogot Cahyo Baskoro menjelaskan bahwa RPP ini adalah program pemanfaatan ruang yang dimiliki oleh KPU, “Jadi walau pun namanya rumah, itu bukan berarti mendirikan rumah tersendiri untuk kegiatan ini,” Terangnya. Tujuannya ialah pemanfaatan ruang dan bangunan untuk perencanaan, implementasi, pelaksanaan sampai evaluasi kegiatan pendidikan pemilih baik yang dilakukan di lingkungan internal KPU mau pun eksternal.

Kepada para undangan yang hadir, Alumni Universitas Jember ini menjelaskan tujuan program RPP. Pertama adalah literasi pemilu dan kepemiluan dari warga masyarakat, “Artinya adalah masyarakat pemilih diharapkan bisa mendapatkan informasi yang akurat, informasi yang bisa dipertanggungjawabkan langsung dari sumbernya, dalam hal ini adalah KPU Kota Batu,” Terangnya. Dengan begitu ada perubahan pemahaman baik itu kognitif, afektif, dan psikomotorik dari warga pemilih untuk bisa memanfaatkan momentum pilkada dan pemilu. Jadi pada awalnya menganggap pemilu itu identik dengan permusuhan, identik dengan menghabis- habiskan anggaran bisa berubah sikap. Yang pada awalnya tidak ingin menggunakan hak pilihnya alias golput, menjadi antusias datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.

Tujuan kedua adalah peningkatan voluntaritas atau kesukarelawanan. “Harapannya dengan sukarela, mau berkontribusi, berpartisipasi dalam event kegiatan pemilu dan pilkada, “Entah itu sebagai penyelenggara, entah itu sebagai pemantau, entah itu sebagai masyarakat pemilih sekali pun.”

Tujuan ketiga adalah peningkatan partisipasi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur ini juga memberikan apresiasi atas keberhasilan KPU Kota Batu yang dalam Pilwali Kota Batu Tahun 2017 memiliki tingkat partisipasi masyarakat diatas 80 persen, melebihi target nasional sebesar 77,5 persen.

Gogot Cahyo Baskoro berpesan kepada KPU Kota Batu agar program RPP tetap berjalan, tidak hanya sampai peresmian, “Tidak kemudian RPP ini menjadi sarang hantu, genderuwo, yang tidak disopo wong, kan begitu?!” Guraunya. KPU Kota Batu diharapkan memaksimalkan penggunaan RPP, antara lain dengan melakukan invitasi kepada stakeholder, entah itu dari partai politik, dari masyarakat pemilih yang sesuai dengan segmentasinya.” Teman-teman disabilitas, pemilih perempuan, pemilih pemula, kelompok marginal, dan sebagainya,  untuk bisa memanfaatkan rumah pintar pemilu dengan baik. Jadi kita buka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat, baik itu yang datang secara pribadi, secara personal, mau pun kelompok, secara resmi (atau) secara kelembagaan. Sifatnya gratis tidak ada pungutan apa pun,” Tutupnya.

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *