20 Okt

Bimtek Banyuwangi Ditutup Dengan Review Dari KPU Jatim

Banyuwangi, kpujatim.go.id – Sesi terakhir dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016, Pelaksanaan Penghapusan dan Pelelangan Logistik Ex Pilkada 2013 dan Pemilu 2014, serta Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Provinsi dan KPU kabupaten/ kota,  diisi dengan review dari Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur.

Berturut-turut, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas), Gogot Cahyo Baskoro, serta Divisi Perencanaan dan Data, Choirul Anam menyampaikan reviewnya.

Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito menyampaikan tentang himbauan KPU RI mengenai serapan anggaran satuan kerja agar mencapai 95%, KPU Jatim bersama kabupaten/ kota di akhir tahun ini akan melakukan beberapa rakor, menyelesaikan anggaran pilkada bersama 18 KPU kabupaten/ kota dan Provinsi, kebijakan SDM yang akan lebih memanfaatkan tenaga outsorsing saat pilkada dan kembali normal pasca pilkada, sampai pada kelembagaan di KPU yang sifatnya hierarkis. “Sehingga kebijakan lembaga di atasnya sudah seharusnya dijalankan oleh lembaga di bawahnya, dan tidak perlu untuk diperdebatkan kembali,” kata eko (20/10/2016).

Sedangkan, Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro memaparkan evaluasi pengelolaan website KPU kabupaten/ kota, tentang E-PPID, penataan SDM dan kegiatan Partisipasi Masyarakat sebagaimana surat edaran dari KPU RI. “Jawa Timur ini sebenarnya sudah mengawali kegiatan untuk peningkatan partisipasi masyarakat (parmas). Di kabupaten/ kota sudah banyak yang bekerja sama dengan pemkab, perguruan tinggi, radio, TV, dan sekolah-sekolah. Kegiatan parmas yang sudah dilaksanakan dan akan dilaksanakan ini jadwalnya Kita laporkan ke KPU RI maksimal tanggal 5 November 2016,” papar Gogot.

Sifat pengiriman laporan ini pun berjenjang. Dari KPU kabupaten/ kota ke KPU Provinsi. Dan KPU Provinsi akan mengkoordinir laporan ke KPU RI.

Selanjutnya, Divisi Perencanaan dan Data, Choirul Anam menekankan pada kebijakan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan. “Pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dan partisipasi pemilih di tahun 2017 mendapatkan prioritas dari Bappenas. Artinya, akan banyak kegiatan terkait dua hal ini dan tentunya diiringi dengan adanya anggaran,” jelas Anam.

Untuk pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan menurut Anam akan merubah siklus pemilu di Indonesia. Sepanjang bulan, sepanjang tahun akan dilakukan pemutakhiran daftar pemilih. Sehingga ke depan dengan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan, posisi kelembagaan KPU akan semakin kuat.

Usai review hasil bimtek, acara bimtek ditutup. Bimtek ditutup jam 11 siang di kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

32 − 23 =