18 Okt

Bimbingan Teknis Kampanye Dalam Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Hari ini (18/10) di Roemah YWI Kota Batu dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) kampanye dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu periode tahun 2017.

Bimbingan teknis yang dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Batu Rochani, dihadiri oleh PPK dan PPS se- Kota Batu. dalam sambutannya Rochani menyatakan nantinya PPK dan PPS memahami peranannya dalam tahapan kampanye. Rochani menyampaian, masa kapanye Pilwali Kota Batu 2017 ini sepanjang 107 hari. “Sesungguhnya dalam 107 hari ke depan, PPK PPS tahu bagaimana perannya dalam tahapan. Apalagi kewenangan untuk menyelesaikan permasalahan di lapangan adalah panwaslih sehingga PPK PPS harus paham Bagaimana peran PPK dan PPS,” jelas Rochani.

Bimbingan teknis kampanye ini, menghadirkan Komisioner KPU Provinsi Jatim Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Gogot Cahyo Baskoro S.sos sebagai narasumber. Dalam sambutannya Rochani berharap Gogot juga dapat memberikan arahannya mengenai partisipasi masyarakat, “Dikarenakan Pak Gogot komisioner KPU Jatim di bidang masyarakat, maka harapannya yang dibahas tidak hanya permasalahan kampanye, namun bagaimana peran strategis PPK PPS dalam peningkatan partisipasi masyarakat di Pilkada 2017,” ujar Rochani.

Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro mengawali bimbingan teknis ini dengan mengajak peserta bimbingan teknis untuk bersama-sama menyanyikan nyanyian sederhana yang dibuat oleh Gogot untuk membakar semangat peserta bimbingan teknis. Dalam pembukaannya Gogot menekankan kepada semua peserta Bimbingan teknis bahwa masa kampanye adalah masa yang krusial, “Masa kampanye adalah masa yang paling krusial dimana masa ini adalah masa yang ideal untuk menyampaikan visi misi dari paslon kepada pemilih dan sekaligus mempengaruhi pemilihan agar nanti ke TPS pada saat 15 Februari 2017, untuk memilih yang bersangkutan. Dan bagi pemilih juga menjadi masa yang sangat penting karena saat itu adalah masa yang bersangkutan yaitu para pemilih untuk mendapatkan informasi yang utuh dari paslon,” jelas Gogot.

Seperti yang disampaikan Gogot bahwa kampanye pada saat ini lebih terbuka dan dialogis “Sekarang paradigmanya sudah beralih, dulu konvoi, hura-hura dan lain sebagainya, paradigma sekarang sudah dialogis, ” ungkap Gogot. Gogot juga menyampaikan harapannya untuk partisipasi masyarakat Kota Batu bisa mencapai angka lebih dari 80%

Komentar via Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

67 − = 61