12 Jun

UNDANG MEDIA, KPU KOTA BATU SHARING PASCA PELAKSANAAN PEMILU 2019

Kpu-kotabatu.go.id (11 Juni 2019) – Suasana santai dan penuh rasa kekeluargaan terlihat dalam acara Temu Media Pasca-Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Batu, Selasa (11/06/2019). Acara yang berlangsung di aula lantai 2 kantor KPU Kota Batu tersebut dihadiri oleh para jurnalis, baik tv, radio, koran, maupun portal berita online. Hangatnya suasana pertemuan merupakan gambaran keharmonisan antara KPU Kota Batu dengan media yang telah terbangun dengan baik sejak Pilwali 2017 hingga Pemilu 2019.

Dalam sambutan mengawali acara tersebut Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) menerangkan jika acara temu media ini sengaja diadakan guna menguatkan tali silaturahmi sekaligus sebagai ajang KPU melakukan sharing kepada media terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 yang telah usai. Saifudin berpendapat jika keberadaan media massa selama proses Pemilu 2019 memiliki arti penting. Menurutnya, media sangat membantu kerja KPU dalam memberikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

Komisioner KPU Kota Batu yang lain, yakni Erfanudin dan Heru Joko Purwanto, menyebutkan jika kerja sama yang terjalin baik tersebut berdampak baik dalam terwujudnya kesuksesan Pemilu 2019 di Kota Batu, salah satu ialah meningkatnya partisipasi masyarakat. “Kerja sama yang baik antara KPU dan rekan-rekan media selama ini berdampak baik. Salah satu hal yang bisa dilihat ialah tingginya partisipasi masyarakat Kota Batu dalam Pemilu 2019. Angkanya (seperti yang sudah di-share) mencapai 87 persen. Ini merupakan prestasi kita semua,” terang Heru.

Heru juga mengajak para undangan yang hadir untuk menyampaikan evaluasi dan gagasan masing-masing terkait catatan-catatan penting dalam pelaksanaan Pemilu 2019, baik sebelum, selama, dan setelahnya. Adanya sharing, menurut Heru, merupakan sarana penting untuk saling memberikan masukan demi kebaikan penyelenggaraan pemilu pada waktu yang akan datang. “Silahkan teman-teman yang hadir agar bisa menyampaikan sesuatu untuk kita sharing-kan bersama,” tutur Heru mempersilakan.

Dhani Rahman (Times Indonesia) mewakili rekan-rekan sesama jurnalis menyampaikan jika ia mengapresiasi KPU yang telah bekerja keras menyukseskan Pemilu 2019. Pada sisi lain ia juga geram melihat pihak-pihak yang mencaci maki KPU dengan tuduhan negatif. “Saya betul-betul menyaksikan bagaimana teman-teman di TPS bekerja, mulai pagi hingga tengah malam, besoknya bekerja lagi. Pasti sangat lelah. Saya menyesalkan jika ada pihak yang menuduh KPU berbuat curang dan lain-lain,” ungkapnya.

Pada sisi lain Dhani juga memberikan masukan kepada KPU Kota Batu agar ke depan lebih memasifkan lagi kegiatan sosialisasi sehingga dapat menjangkau semua lapisan di dalam masyarakat. Ia mencontohkan jika kegiatan Relawan Demokrasi (Relasi) belum terpublikasikan dengan baik. “Misalnya kegiatan teman-teman relasi, selama ini belum sampai kepada kita. Padahal kegiatan sosialisasi, seperti kepada kelompok disabilitas, sangat perlu disebar-luaskan,” terangnya.

Adapun dalam acara temu media tersebut dihadiri antara lain oleh perwakilan ATV, JTV, Batu TV, Arema TV, RRI, Malang Post, Harian Bhirawa, Harian Surya, Times Indonesia, Malang Voice, dan Malang Times. Selain para jurnalis juga hadir perwakilan Bawaslu, PPK, Korem, dan Polres Kota Batu. (ats/pdp)

12 Jun

PURNA TUGAS SEBAGAI KETUA KPU KOTA BATU BEGINI RENCANA SAIFUDIN

Kpu-kotabatu.go.id (11 Juni 2019) – Masa jabatan komisioner KPU Kota Batu segera berakhir, tepatnya pada Rabu, 12 Juni 2019. Dari kelima komisioner, tiga orang yakni Mardiono, Erfanudin, dan Heru Joko Purwanto mendaftar kembali sebagai calon komisioner KPU Kota Batu periode 2019-2024, namun dua orang lainnya tidak terlihat dalam 10 daftar nama calon komisioner KPU Kota Batu. Ashar Chilmi tidak bisa mencalonkan lagi dikarenakan telah menjabat selama 2 periode, sedangkan Saifudin Zuhri memiliki alasan lain.

Setelah selama beberapa waktu banyak pihak menanyakan alasan tidak ikut sertanya Saifudin dalam pencalonan komisioner KPU Kota Batu periode berikutnya, akhirnya pada acara Temu Media Pasca-Pemilihan Umum 2019 pada Selasa (11/06/2019) ia memberikan keterangan kepada rekan-rekan media yang hadir. Kepada media Saifudin mengungkapkan jika keputusannya tidak mendaftarkan diri sebagai calon komisioner bukan karena alasan politik maupun keengganan terlibat sebagai penyelenggara pemilu. Ia menegaskan jika setelah purna tugas sebagai ketua KPU dirinya ingin fokus menekuni bidang wirausaha.

“Hari ini merupakan hari terakhir saya duduk di sini (sebagai ketua KPU). Besok masa jabatan saya sudah habis. Banyak yang menanyakan tentang alasan saya tidak ikut daftar jadi komisioner lagi hingga memunculkan beberapa spekulasi. Saya jawab dengan gamblang bahwa setelah ini saya ingin fokus berwiraswasta,” jelasnya disambut antusias.

Ketika ditanya lebih jauh tentang usaha apa yang akan dijalankan, Saifudin tidak memberikan keterangan secara detail. Ia hanya menjawab jika apa dan bagaimana bentuk usahanya hanya urusan waktu. “Tunggu saja nanti,” jawabnya diplomatis.

Dalam kesempatan tersebut Saifudin juga menyampaikan ucapan terima kepada seluruh rekan media yang selama proses Pemilu 2019 dapat bekerja sama dengan baik dan kooperatif. Menurutnya hubungan baik ini berdampak pada adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat sekaligus menghasilkan partisipasi tinggi Pemilu 2019 di Kota Batu. (ats/pdp)