08 Mar

BERSAMA GOW KOTA BATU KPU SIAP SUKSESKAN PEMILU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (8 Maret 2019) – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batu menyelenggarakan pertemuan rutin di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, Jum’at (8/03/2019). Kegiatan yang diadakan oleh GOW tersebut setidaknya dihadiri oleh 25 organisasi wanita yang eksis di Kota Batu, sedangkan jumlah peserta yang mengikuti pertemuan pada Jum’at siang tersebut sebanyak 50-an orang. Pada kesempatan yang baik tersebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu memaksimalkannya untuk melakukan sosialisasi Pemilu 2019.

Hadir pada acara tersebut ialah istri Wakil Walikota Batu sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu (Wibi Asri Punjul Santoso), Ketua GOW Kota Batu (Kurotu Ayuni), dan Ketua Nasyiatul Aisyiyah Kota Batu (Nur Ita Rahmawati) sekaligus sebagai tuan rumah penyelenggara. Perwakilan KPU Kota Batu yang hadir ialah Komisioner Divisi SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto), Sekretaris KPU (Thomas Maydo), Kasubbag Teknis Pemilu (Ariansyah Mustafa) dan beberapa staf bagian teknis. Sebagai penanggung jawab urusan sosialisasi pemilu, Heru menyampaikan banyak hal penting kepada para peserta yang mewakili organisasinya masing-masing.

Salah satu hal penting yang disampaikan Heru kepada para peserta anggota GOW Kota Batu ialah tentang bagaimana cara mencoblos yang benar. Ia memberikan contoh kasus tentang adanya surat suara yang dicoblos hingga 5 kali dalam satu surat suara. “Apakah sah?” tanya Heru kepada para peserta. Jawaban yang diberikan pun berbeda. Ada yang bilang sah dan ada yang bilang tidak sah. Menanggapi hal ini, maka Heru menjelaskan jika cara mencoblos yang dianjurkan oleh KPU ada beberapa cara, yakni mencoblos partai politiknya, mencoblos nama calonnya, mencoblos foto calonnya, atau mencoblos nomor calonnya. Nah, dalam pencoblosan cukup dilakukan satu kali coblos saja. “Perlu ibu-ibu semua ketahui bahwa kita cukup nyoblos satu kali saja pada masing-masing kertas suara,” jelasnya.

Selain memberikan pengetahuan tentang cara mencoblos, Heru juga menerangkan tentang perbedaan warna kertas surat suara, kesiapan KPU Kota Batu dalam menyelenggarakan Pemilu 2019, sekaligus menunjukkan contoh surat suara yang akan dicoblos. Selain itu ia juga memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya hal atau permasalahan seputar Pemilu 2019. Pada akhir acara sosialisasi Heru mengajak semua peserta untuk meneriakkan secara lantang komitmen menyukseskan Pemilu 2019. (ats)

08 Mar

KPU KOTA BATU GELAR SOSIALISASI PEMILU DI PKK KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (7 Maret 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelenggarakan sosialisasi Pemilu 2019 kepada puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (Tim Penggerak PKK) se-Kota Batu di Balai Among Tani, Kota Batu, Rabu (6/03/2019). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu (Wibi Asri Punjul Santoso) serta seluruh ketua PKK tingkat kecamatan dan kelurahan/desa se-Kota Batu. Sedangkan perwakilan KPU Kota Batu yang hadir ialah Komisioner Divisi SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto), Kasubbag Teknis Pemilu (Ariansyah Mustafa) dan beberapa staf bagian teknis, serta Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu.

Kegiatan sosialisasi tersebut memanfaatkan momen pertemuan rutin Tim Penggerak PKK Kota Batu. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat, terutama pendidikan keluarga, keberadaan Tim Penggerak PKK ini diharapkan mampu menjadi elemen yangsecara efektif  dapat membantu menyosialisasikan pentingnya pemilu kepada masyarakat di lingkungannya. Kepada para peserta diklat, Heru Joko Purwanto memberikan pemahaman mendasar terkait dengan penyelenggaraan Pemilu 2019. Misalnya, Heru menjelaskan tentang tanggal pencoblosan, contoh surat suara, perbedaan warna surat suara, cara mencoblos, dan pentingnya berpartisipasi dalam memilih.

Salah satu hal penting yang disampaikan Heru kepada para ketua PKK kecamatan dan kelurahan/desa se-Kota Batu ialah tentang pentingnya PKK dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat berkaitan dengan informasi-informasi Pemilu 2019. Heru berharap dengan adanya PKK maka kerja KPU untuk menyosialisasikan penyelenggaran pemilu bisa berjalan dengan baik dan dapat tersebar ke masyarakat luas secara masif. “Kita berharap dengan keberadaan PKK ini kerja KPU semakin mudah. Karena PKK dekat dengan masyarakat di lingkungannya, maka akan sangat baik untuk memberikan informasi pemilu,” jelasnya. (ats)