19 Mar

ADAKAN RAPAT PLENO PENETAPAN DPTB TAHAP II KPU KOTA BATU UNDANG PARPOL PESERTA PEMILU

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (19 Maret 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelenggarakan Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap II Tingkat Kota Batu, Selasa (19/03/2019) di Hotel Purnama. Kegiatan yang menghadirkan seluruh partai politik (parpol) peserta se-Kota Batu tersebut sebagai tindak lanjut dari rapat pleno tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya oleh PPK Junrejo, PPK Batu, dan PPK Bumiaji. Selain perwakilan parpol, juga hadir Ketua Badan Pengawas Pemilu (Abdur Rochman) dan perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Duspendukcapil) Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) dalam sambutannya mengatakan jika rapat pleno kali ini merupakan tindak lanjut dari surat dinas yang dikeluarkan oleh KPU tentang perlunya dilakukan penetapan rekapitulasi DPTb tahap II secara berjenjang, yakni rekapitulasi tingkat PPS, tingkat PPK, dan tingkat kota/kabupaten. “Menindaklanjuti surat dinas dari KPU tertanggal 27 Februari nomor 334/PL.02.SD/01/KPU/II/2019 perihal Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan Tahap Kedua bahwa Rekapitulasi dan Penetapan DPTb dilakukan secara berjenjang dalam rapat terbuka yang dimulai dari tingkat PPS, tingkat PPK, dan tingkat kota, dan alhamdulillah rekap tingkat PPS dan PPK sudah kita lakukan. Berdasarkan hal tersebut maka dipandang perlu rapat pleno terbuka tingkat kota,” paparnya.

Selain Saifudin, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) juga memberi penjelasan jika setelah proses rapat pleno tingkat kota selesai maka KPU Kota Batu akan mengumumkan hasil Rekapitulasi Penetapan DPTb tersebut secara terbuka kepada masyarakat melalui papan pengumuman di setiap desa/kelurahan serta website KPU Kota Batu. “Setelah PPK melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan tanggal 18 Maret 2019, kita berkewajiban menindaklanjuti dan meneruskan rekap di tingkat kota, selanjutnya besok (20 Maret 2019) di tingkat provinsi dan di KPU RI pada tanggal 22 Maret 2019. Selanjutnya daftar nama-nama yang sudah ditetapkan pada hari ini yang tersebar di 24 desa/kelurahan dan beberapa TPS yang ada daftar nama DPTb, maka selanjutnya akan kita umumkan dan tempelkan di papan pengumuman yang ada di masing-masing desa/kelurahan serta website, agar Bawaslu, partai politik, dan masyarakat mengetahui siapa-siapa yang berhak memilih, TPS nomor berapa, karena alasan apa. Itu akan bisa terpantau,” jelasnya.


Setelah masing-masing PPK menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan dan peserta rapat pleno memberikan tanggapan, maka diperoleh hasil rekapitulasi DPTb sebagai berikut: DPTb (masuk) yang mengurus di daerah asal sejumlah 175 orang, DPTb (masuk) yang mengurus di daerah tujuan sejumlah 904 orang, DPTb (keluar) yang mengurus di daerah asal sejumlah 252 orang, dan DPTb (keluar) yang mengurus di daerah tujuan sejumlah 286 orang. Total jumlah pemilih di Kota Batu setelah dilakukan penetapan rekapitulasi DPTb tahap II ialah 155.367 orang. (ats/pdp)

18 Mar

KUMPULKAN PPK DAN PPS SE-KOTA BATU, KPU KOTA BATU AJAK SHARING PENYELESAIAN DIM

Batu, kpu-kotabatu.go.id (17 Maret 2019) – Bertema Rapat Koordinasi Kesiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu mengumpulkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Batu untuk melakukan pemantapan pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura), Sabtu (16/03/2019) di Aster Hotel. Selain membahas kesiapan Tungsura, di dalam kegiatan rapat koordinasi tersebut juga dilakukan sharing penyelesaian terhadap Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang telah disusun oleh masing-masing PPK dan PPS.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Teknis (Erfanudin) mengatakan jika rapat koordinasi kali ini bersifat penting dikarenakan masih terdapat hal teknis yang perlu benar-benar dipahami secara detail oleh penyelenggara pemilu. Ia juga mengatakan, dengan semakin dekatnya waktu menjelang April 2019, maka koordinasi dan konsolidasi antara KPU Kota Batu dengan penyelenggara di tingkat PPK dan PPS harus sering digiatkan. Hal lain yang menurut Erfanudin juga harus didiskusikan dalam forum tersebut ialah tentang permasalahan-permasalahan yang ditemukan oleh penyelenggara yang pada akhirnya disusun dalam DIM.

Kesempatan pertama diberikan kepada PPK Batu untuk menyampaikan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi. Misalnya, mereka becerita tentang adanya rumah salah satu Calon Legislatif (Caleg) yang ditawarkan jadi lokasi TPS dengan alasan bahwa rumah tersebut sedang tidak ditempati karena pemiliknya berada di luar kota. Menanggapi hal ini secara tegas Erfanudin menjawab bahwa tawaran tersebut tidak perlu diambil. Alasannya ialah menghindari kemungkinan penilaian yang tidak baik dari masyarakat luas. “Jika ada kasus seperti itu, lebih baik dihindari karena dapat menimbulkan persepsi macam-macam dari masyarakat,” tegasnya.

Pertanyaan lain juga ke luar dari PPS Sumberejo. Perwakilan dari PPS tersebut menanyakan tentang sikap yang harus dilakukan oleh KPPS jika menemukan ada anggota tim sukses yang ikut campur di dalam TPS dan melakukan instruksi kepada petugas TPS. Menurut Erfanudin mudah saja menyelesaikan masalah ini, yakni melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Yang berkewenangan mengatur di TPS adalah teman-teman KPPS. Laporkan saja ke Bawaslu bahwa orang tersebut telah mengganggu proses pelaksanaan pemungutan dan penghitungan di TPS,” jawabnya.

Dengan adanya sharing penyelesaian masalah tersebut Erfanudin berharap tiap penyelenggara di tingkat PPK dan PPS memperoleh bekal wawasan yang berguna dalam membantu kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019. (ats/pdp)

18 Mar

TUBUH SEHAT, JADI PEMILIH CERDAS

Batu, kpu-kotabatu.go.id (17 Maret 2019) – Tubuh sehat dan menjadi pemilih cerdas. Itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan acara sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu pada acara senam pagi bersama Komunitas Zumba Kota Batu di Halaman Parkir Lippo Plaza Batu, Minggu (17/03/2019). Acara sosialisasi Pemilu 2019 tersebut menjadi semakin menarik karena dilakukan di saat kondisi hujan. Namun, hujan yang mengguyur Kota Batu sejak pagi hari tersebut tidak menghalangi para peserta untuk melakukan senam pagi dan berpartisipasi aktif dalam agenda sosialisasi yang langsung dipandu oleh Komisoner KPU Divisi SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto).

Acara diawali dengan melakukan senam secara bersama-sama. Terdapat sekitar 50-an orang mengikuti gerakan senam yang dipimpin oleh 3 orang instruktur. Setelah 3 irama senam diikuti oleh peserta, giliran KPU Kota Batu tampil di atas panggung memberikan materi sosialisasi. Pada momen yang bersifat have fun tersebut Heru tidak ingin memberikan materi yang berat dan membosankan, namun ia menyampaikannya dengan santai dan menyenangkan sehingga peserta senam yang mayoritas anggota Komunitas Zumba tersebut dapat menerima dengan mudah.

Berkaitan dengan Pemilu 2019 Heru memberikan informasi tentang jumlah surat suara yang harus dicoblos, perbedaan warna masing-masing surat suara, tanggal dan hari pelaksanaan, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan teknis penyelenggaraan Pemilu 2019. Misalnya, ia memberi pertanyaan berhadiah pulsa senilai 50 ribu kepada peserta. “Ada yang tau nggak kenapa Pemilu 2019 diselenggarakan pada hari Rabu?,” tanyanya. Beragam jawaban pun muncul dari para peserta. Sayangnya tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban dengan tepat.

Heru berharap dengan adanya sosialisasi terhadap komunitas-komunitas seperti ini, maka gaung Pemilu 2019 bisa diterima dan dipahami oleh banyak pihak. Tentunya, KPU Kota juga berharap partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS semakin baik dan meningkat. (ats/pdp)

17 Mar

KETUA KPU KOTA BATU : BANYAK TEKANAN, PPK DAN PPS HARUS TETAP TEGUH PADA ATURAN

Batu, kpu-kotabatu.go.id (16 Maret 2019) – Menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menyelenggarakan rapat koordinasi bagi penyelenggara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Batu dengan tema “Rapat Koordinasi Kesiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pelaksanaan Pemilu 2019” di Aster Hotel, Sabtu (16/03/2019). Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini ialah memberi wawasan lebih mendalam kepada anggota PPK dan PPS agar benar-benar siap dalam melaksanakan Pemilu 2019. Selain itu kegiatan ini juga sebagai wadah untuk sharing permasalahan yang dialami oleh penyelenggara selama proses melaksanakan tahapan Pemilu 2019.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut ialah Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri), Komisioner Divisi Teknis (Erfanudin), Komisioner Divisi SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto), Sekretaris KPU (Thomas Maydo), Kasubbag Teknis (Ariansyah Mustafa), Kasubbag Hukum (Badrut Tamam), serta staf dan tenaga operator KPU. Kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Jingle Pemilu 2019, kemudian dilanjutkan dengan membaca doa yang dipimpin oleh Badrut Tamam. Ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh Saifudin ketika memberikan sambutan di awal kegiatan, antara lain tentang komitmen anggota PPK dan PPS dalam menghadapi tekanan pihak luar, permasalahan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan tantangan yang dihadapi oleh angota Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu.

Misalnya, satu hal penting yang diulas oleh Saifudin ialah tentang sikap yang harus ditunjukkan oleh penyelenggara dalam menghadapi berbagai tekanan dan kritik dari pihak luar. Ia memberikan nasehat agar para anggota PPK dan PPS tetap kuat dan patuh kepada aturan yang ada. Tujuannya ialah agar pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 tetap on the track. “Di tengah padatnya tahapan Pemilu 2019 yang kita lakukan ada berbagai macam tekanan, ada berbagai macam situasi yang terjadi di lapangan. Nah, dalam merespon ini kami menjawab dengan sangat diplomatis. Kami berharap teman-teman berpegang teguh pada aturan,” terangnya.

Berkaitan dengan penyelenggaraan rapat koordinasi ini Saifudin berharap terwujud kesuksesan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Harapan positif tersebut berkaca pada penyelenggaran Pilkada dan Pilgub 2018 yang juga meraih kesuksesan. “Kita mengadakan bimtek di Aster Hotel ini juga sebagai napak tilas karena ketika bimtek Pilkada dan Pilgub tahun kemarin juga diadakan di sini. Oleh karena itu semoga bimtek kita saat ini juga bisa membawa kesuksesan dalam pelaksanaan Pemilu 2019,” jelasnya. (ats/pdp)

15 Mar

LAKUKAN PERGANTIAN ANTAR WAKTU KPU KOTA BATU BERHARAP PPK TETAP SOLID

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (15 Maret 2019) – Di tengah kesibukan persiapan Pemilu 2019 yang akan digelar 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap satu orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bumiaji dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Punten, Rabu (13/03/2019) di Bata Merah Cafe. Alasan dilakukannya PAW ini ialah adanya satu orang anggota PPK Bumiaji, yakni Danang Wicaksono, yang mengundurkan diri dikarenakan diterima sebagai PNS di luar kota. Untuk mengisi kekosongan tersebut ditunjuklah Mawan Heri Triantono sebagai pengganti, sebelumnya ia bertugas sebagai anggota PPS Desa Punten. Sedangkan posisi kosong yang ditinggalkan oleh Mawan diisi oleh Eni Erfianti.

Menurut Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri), adanya PAW tersebut menimbulkan dua sikap yang saling bertolak belakang namun tetap dalam koridor yang positif. Pada satu sisi ia merasa sedih dengan adanya satu anggota PPK yang mengundurkan diri mengingat pelaksanaan Pemilu 2019 hanya menyisahkan waktu satu bulan. Namun, pada sisi lain pihaknya juga merasa bangga dikarenakan anggotanya memiliki kualitas yang mumpuni sehingga banyak dipercaya oleh masyarakat. “Sebenarnya dalam pelantikan ini antara bahagia, susah dan lain sebagainya menjadi satu. Sedihnya karena di tengah tahapan yang tinggal satu bulan lebih, masih ada teman-teman PPK PPS yang harus kita lakukan pergantian antar waktu. Bahagianya, ini adalah kabar gembira bagi kawan-kawan semua, ternyata yang namanya PPK dan PPS di Kota Batu ini menjadi manusia pilihan. Sehingga kemarin ada anggota PPS yang diminta untuk menjadi kepala dusun, juga ada dua anggota PPK yang menjadi CPNS,” ungkapnya.

Meskipun ada proses PAW yang waktunya dekat dengan pelaksanaan Pemilu 2019, Saifudin berharap agar persiapan yang telah dilakukan sebelumnya tidak tergganggu. Ia juga berpesan agar antara anggota PPK dan PPS yang baru dilantik bisa bersinergi dan menjaga kekompakan dengan anggota PPK dan PPS yang lebih dahulu beraktifitas di dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. “Bagi kawan-kawan yang baru saja dilantik, baik itu yang ada di PPK dan PPS, serta kawan-kawan yang sudah lama dan senior di PPK dan PPS, kami berharap kawan-kawan bisa menjaga kekompakan, bisa menjaga soliditas antar tim supaya pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan lancar dan sukses. Tanpa soliditas dan kekompakan teman-teman semua, saya yakin akan ada kendala dalam setiap tahapan,” tegasnya.

Terakhir, Saifudin menegaskan jika antara anggota PPK dan PPS yang baru dengan yang lama harus bisa saling bekerja sama. Menurutnya, anggota lama harus bersedia mengajari dan membantu kepada anggota baru. Sedangkan bagi anggota baru juga harus menerima dengan bijak jika di awal aktifitasnya sebagai PPK dan PPS akan disuruh-suruh. “Saya berharap yang senior-senior di PPK bisa membantu, mengajari, dan legowo kepada teman-teman yang baru saja dilantik. Begitu juga bagi yang baru saja dilantik, harus ikhlas jika misalkan sedikit diperintah-perintah, itu tidak masalah. Apapun yang teman-teman kerjakan, itu demi kebaikan dan kesuksesan kita dalam melaksanakan Pemilu 2019,” tandasnya (ats/pdp)

14 Mar

WALIKOTA BATU BERHARAP PEMILU 2019 MEMPEROLEH PARTISIPASI TINGGI DARI MASYARAKAT

Batu, kpu-kotabatu.go.id (14 Maret 2019) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu menyelenggarakan acara Rapat Kerja 3 Pilar di Balai Among Tani, Kamis (14/03/2019). Acara tersebut langsung dihadiri oleh Walikota Batu (Dewanti Rumpoko). Sedangkan instansi pemerintah yang diundang untuk mengikuti acara antara lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Camat, Kepala Desa/Lurah, Danramil, Kapolsek, Babinsa, dan Babinkamtibmas se-Kota Batu, serta Satpol PP Kota Batu. Diselenggarakannya acara tersebut bermaksud untuk membahas permasalahan keamanan yang dihadapi menjelang Pemilu 2019 yang dilaksanakan 17 April 2019.

Acara Rapat Kerja 3 Pilar ini langsung dibuka oleh Dewanti Rumpoko. Dalam sambutannya ada beberapa hal penting yang ia sampaikan kepada peserta yang hadir, antara lain tentang perlunya melakukan koordinasi tingkat kecamatan untuk persiapan Pemilu 2019 sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya gangguan keamanan, koordinasi pengamanan logistik pemilu, dan koordinasi untuk persiapan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain itu Dewanti juga berpesan agar para camat, lurah, kades, anggota Koramil, anggota Kepolisian, anggota Babinsa dan Kamtibmas agar giat menjalin silaturrahmi baik kepada tokoh masyarakat, agama, maupun politik demi terciptanya suasana yang kondusif. “Saya berharap agar semua yang hadir di sini melakukan sambang kepada tokoh masyarakat, agama, dan politik untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di masing-masing kecamatan dan kelurahan,” himbaunya.

Dewanti berharap dengan adanya koordinasi yang baik di antara stakeholder keamanan masyarakat dapat menciptakan Pilpres dan Pileg yang kondusif, terkendali dan memperoleh partisipasi yang baik dari masyarakat, seperti halnya Pilkada Kota Batu tahun sebelumnya yang bisa mencapai 82 persen suara dan menjadi salah satu partisipasi tertinggi di Indonesia. “Saya berharap Pemilu 2019 ini bisa berjalan seperti Pilkada tahun kemarin yang bisa berjalan dengan kondusif, aman dan terkendali. Dan yang tak kalah penting, partisipasinya tinggi, seperti Pilkada yang bisa mencapai 82 persen suara,” tegasnya. (ats/pdp)

14 Mar

HADIRI RAPAT KERJA 3 PILAR KPU KOTA BATU SOSIALISASIKAN PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (14 Maret 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu hadir sebagai narasumber dalam acara Rapat Kerja 3 Pilar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu di Balai Among Tani, Kamis (14/03/2019). Dalam kapasitasnya sebagai narasumber KPU Kota Batu diwakili oleh Komisioner Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono) didampingi oleh Sekretaris KPU (Thomas Maydo). Selain Mardiono, narasumber lain yang dihadirkan ialah perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. Perwakilan ke dua lembaga tersebut sengaja dihadirkan dalam rangka memberikan informasi penting tentang penyelenggaraan Pemilu 2019 dan potensi terjadinya bencana alam yang dapat mengganggu pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Mardiono mengawali materi dengan menyampaikan informasi-informasi penting tentang dinamika penyelenggaraan Pemilu 2019, misalnya berkaitan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Batu, dinamika pendaftaran calon anggota legislatif (caleg), perubahan-perubahan peraturan dan undang-undang tentang kepemiluan. Ia juga menyampaikan hal teknis yang bersifat mendasar berkaitan dengan status pemilih, yakni tentang mekanisme pindah pilih dan dampaknya terhadap perbedaan jumlah hak pilih antara daftar pemilih dalam DPT, pemilih berstatus Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Menurutnya hal ini penting untuk dipahami dengan baik oleh peserta yang hadir dikarenakan posisi mereka yang strategis di tengah masyarakat.

Dalam sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan penting dari para peserta kepada Mardiono sebagai perwakilan KPU Kota Batu, misalnya tentang seberapa jauh langkah yang telah dilakukan KPU dalam melakukan sosialisasi Pemilu 2019, isu tentang penambahan 3 TPS di Kota Batu, hak pilih bagi anggota TNI dan POLRI yang telah mendekati usia pensiun, netralitas dan profesionalitas petugas di TPS, dan langkah antisipasi pengamanan kotak suara menghadapi potensi curah hujan yang tinggi. Merespon pertanyaan tersebut, misalnya tentang pengamanan kotak suara di Desa Sumberbrantas yang memiliki curah hujan tinggi pada bulan April, Mardiono mengatakan jika KPU telah menyiapkan pos anggaran untuk menyewa truk bak tertutup agar kotak suara tetap aman. “Nanti akan kita siapkan dana untuk menyewa truk bak tertutup, agar kotak suara yang terbuat dari karton tersebut tetap aman,” tegasnya.

Terakhir, dalam kaitannya dengan adanya potensi terjadinya bencana alam sepanjang pelaksanaan Pemilu 2019 ini BPBD Kota Batu berkomitmen memberikan bantuan secara cepat dan tanggap agar logistik pemilu tetap aman sehingga jalannya Pemilu 2019 dapat terlaksana dengan baik dan lancar. (ats/pdp)