21 Feb

KPU KOTA BATU GELAR BIMBINGAN TEKNIS PELAKSANAAN PKPU NOMOR 03 TAHUN 2019 BERSAMA PPK DAN PPS Se-KOTA BATU

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (21 Februari 2019) – Merespon disahkannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (P-KPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum, KPU Kota Batu menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaksanaan P-KPU tersebut dengan mengundang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Batu pada Kamis (21/02/2019) di Hotel Purnama, Jalan Raya Selecta, Bumiaji. Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) beserta Komisioner KPU Kota Batu Divisi Teknis (Erfanudin), Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi), Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono), Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto) juga hadir untuk memberikan materi dan pendampingan kepada semua peserta bimtek.

Kegiatan bimtek diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Jingle Pemilu 2019 serta diteruskan dengan do’a yang dipimpin oleh Kasubbag Hukum (Badrut Tamam). Saifudin Zuhri dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan bimtek ini sangat penting diselenggarakan dikarenakan di dalam PKPU tersebut terdapat hal-hal mendasar tentang penyelenggaran pemilu. Misal, ia menyontohkan tentang perlunya membawa dokumen lengkap ketika hari pencoblosan, dan pemilihan lokasi yang akan dijadikan Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Bimtek ini jadi penting, apalagi PKPU baru ditetapkan kemarin. Di dalamnya (PKPU) banyak hal yang baru, misal, selain undangan C6 pemilih juga harus membawa KTP ketika menyoblos. Bagaimana jika lupa? Ya tidak bisa,” terangnya meneruskan penjelasan Anggota KPU RI Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra).

Berkaitan dengan pemilihan lokasi TPS misalnya, Saifudin bercerita jika ia pernah menemukan sebuah TPS yang cukup susah untuk diakses karena lokasinya berada di jalan menurun dan berkelok. “Saya pernah lihat TPS di Bulukerto, lokasinya sulit untuk dijangkau karena medannya menurun. Nah, ke depan diusahakan agar lokasi TPS tidak seperti itu lagi. Juga usahakan pembagian TPS tidak memecah anggota keluarga. Itu isi di Pasal 11 P-KPU tersebut,” terangnya.

 

Untuk mengantisipasi permasalahan-permasalahan yang mungkin muncul ketika hari pencoblosan, maka Saifudin akan lebih giat memberi pemahaman teknis kepada semua PPK dan PPS sekaligus ia berharap agar semua elemen penyelenggara dapat membangun kesolidan. “Mari kita solidkan barisan penyelenggara agar pemilu berjalan sukses. Saya yakin jika kita bisa membangun solidaritas antar penyelenggara, maka harapan itu bisa tercapai,” tegasnya. (ats)

21 Feb

KPU KOTA BATU BERI ARAHAN WARGA DESA BEJI PADA ACARA PADANG REMBULAN

Beji, kpu-kotabatu.go.id (20 Februari 2019) – Tak hanya di lembaga-lembaga formal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu juga melakukan sosialisasi pemilu pada acara budaya yang diselenggarakan masyarakat. Hal tersebut tercermin pada kehadiran KPU Kota Batu dalam acara Padang Rembulan yang diadakan oleh masyarakat Dusun Krajan, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Selasa (19/02/2019) malam. Selain elemen KPU Kota Batu, acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu dan perwakilan Perangkat Desa Beji, serta Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) diberi kesempatan pertama untuk memberikan wawasan tentang Pemilu 2019 kepada masyarakat yang hadir memadati lokasi acara. Berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019 Saifudin menjelaskan¬† bahwa KPU Kota Batu sudah siap melaksanakannya. Ia juga menegaskan jika pihaknya terus memberi bekal kepada penyelenggara pemilu agar dapat melaksanakan jalannya pemilihan dengan baik. “Para penyelenggara pemilu akan kita bimbing, sehingga kita jamin pemilu dapat berjalan profesional. KPU dan seluruh jajarannya berkomitmen menjaga pemilu agar berjalan adil. Oleh karena itu para caleg jangan khawatir,” jelasnya.

Saifudin juga menerangkan jika ia merasa senang dengan kondisi masyarakat Desa Beji yang bisa menjaga kerukunan dan persaudaran, sehingga suasana tetap kondusif. “Desa Beji adalah miniatur Indonesia. Di wilayah ini ada makam China, ada Sekolah Al-Kitab, tetapi masyarakat tetap bisa menjaga kerukunan dan persaudaraan. Semoga semuanya bisa selalu menjaga kedua hal itu. Jangan hanya karena beda pilihan, maka keduanya retak,”paparnya disambut tepuk tangan meriah masyarakat desa.

Selain Saifudin, Ketua Bawaslu Kota Batu (Abdur Rochman) juga memberikan nasehat kepada masyarakat yang hadir, termasuk beberapa caleg yang hadir dalam rangka deklarasi damai. Ia mengatakan agar semua pihak, baik caleg maupun masyarakat, agar menghindari money politik (politik uang) dalam Pemilu 2019 ini. Menurutnya, memilih pemimpin harus berdasarkan kualitasnya, bukan karena iming-iming uang. “Mohon para caleg tidak mengiming-iming masyarakat dengan uang. Kita hindari money politik, itu tidak perlu ada karena para caleg sudah memiliki massa masing-masing di tingkat grassroot. Maka pilihlah caleg yang mempunyai kualitas,” tegasnya.

relawan demokrasi KPU Kota Batu bersosialisasi

Acara pertunjukkan budaya bernama “Padang Rembulan” ini merupakan inisiatif dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Beji. Ke depan Padang Rembulan akan dilaksanakan secara rutin, yakni 2 bulan sekali. Tujuan dengan adanya acara ini ialah menjalin dan menguatkan kerukunan dan solidaritas antar anggota masyarakat Desa Beji, sesuai dengan temanya: Padang Rembulan “Urun Rembug Guyup Rukun”. (ats)