06 Feb

PERKUAT SOLIDARITAS PESERTA BIMTEK, KPU KOTA BATU ADAKAN FUTSAL BERSAMA

Batu, kpu-kotabatu.go.id (05 Februari 2019) – Peserta Bimtek Tungsura dan Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah 2 hari berada di Kota Batu. Materi demi materi diberikan untuk memperkuat pemahaman anggota KPU terkait teknis penyelenggaraan pemilu. Di balik kepadatan jadwal bimbingan teknis (bimtek), para peserta berinisiatif untuk mengadakan pertandingan futsal bersama. Dalam hal ini, KPU Kota Batu sebagai tuan rumah memfasilitasi dengan menyewa lapangan futsal yang bertempat di Hotel Zam-Zam, Batu, Minggu (07/02/19)

Para peserta bimtek datang ke lokasi futsal pukul 22.00 Wib. Sekitar 30-an orang ikut serta dalam olahraga santai tersebut. Hadir juga Anggota KPU RI Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra) di malam tersebut. Selain itu, Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo) dengan didampingi oleh Kasubbag Program dan Data Kota Batu (Erfan Darmawan) dan Kasubbag Teknis KPU Kota Batu (Ariansyah Mustofa) serta beberapa staf KPU turut datang menyambut dan mendampingi peserta bimtek yang akan bermain futsal.

Di sela-sela menunggu peserta datang secara lengkap Thomas Maydo mengatakan jika agenda futsal ini sangat baik untuk meningkatkan silaturrahmi dan solidaritas antar peserta bimtek yang berasal dari seluruh provinsi se-Indonesia. “Kegiatan futsal ini baik untuk meningkatkan kekompakkan peserta bimtek. Juga bermanfaat untuk refreshing bagi mereka,” terangnya bersemangat.

Setelah semua peserta datang, sekitar pukul 22.20 Wib pertandingan futsal dimulai. Terlihat Ilham Saputra, Thomas Maydo, dan 8 peserta bimtek lainnya mengawali bermain futsal. Lalu, secara bergantian para peserta lain masuk ke lapangan ikut bermain. Setelah hampir satu setengah jam lamanya bermain futsal, tepat pukul 24.00 Wib pertandingan diakhiri. Setelahnya, semua rombongan kembali ke Tulip Garden Hotel untuk beristirahat. (ats)

06 Feb

ILHAM SAPUTRA : GORESKAN TINTA EMAS PADA PEMILU 2019

Batu, kpu-kotabatu.go.id (5 Februari 2019) – Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang akan segera terlaksana beberapa bulan lagi harus menggoreskan tinta emas dalam pelaksanaannya. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra), dalam acara Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Suara dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Situng Pemilihan Umum Tahun 2019 di Golden Tulip Hotel, Batu, 2-5 Februari 2019. Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang dikenal dengan Bimtek TUNGSURA dan SITUNG ini diikuti oleh 34 KPU Provinsi seluruh Indonesia, dengan rincian  pesertanya ialah 1 orang Anggota KPU Provinsi Divisi Penyelenggaraan Pemilu, 1 orang Kepala Bagian dan Sub-bagian Teknis Pemilu Provinsi, dan 1 orang Operator SITUNG. Kegiatan bimtek dibuka dengan pembacaan do’a oleh KPU Kota Batu dan penampilan Tari Topeng Bapang, tarian tradisional khas Malang.

Pemukulan Gong Tanda dibukanya secara resmi Bimtek Tungsura

Adapun anggota KPU RI yang hadir, yakni Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra), Divisi Hukum dan Pengawasan (Hasyim Asy’ari), serta Ketua Komisi II DPR RI (Zainudin Amali), Kabiro Teknis dan Hupmas Setjen KPU RI (Nur Syarifah).

Ilham menyampaikan dalam kegiatan bimtek tersebut bahwa dalam sejarah penyelenggaraan pemilu, telah terdapat contoh kesuksesan yang mencatatkan tinta emas, yakni pemilu tahun 1955. “Perhatikan pemilu 1955 yang bisa mencatatkan tinta emas dalam sejarah. Kita harus bisa mencapai prestasi yang sama,” ujarnya. Lebih jauh ia menjelaskan, untuk bisa mencapai harapan besar tersebut KPU sebagai penyelenggara utama pemilu harus bisa melaksanakan pesta demokrasi ini dengan menjaga integritas, transparansi, dan tidak main-main. “Jika kita tidak ada integritas, maka akan menjadi sejarah pemilu yang jelek di mata masyarakat,” tegasnya.

Dalam kapasitas sebagai penanggung jawab teknis penyelenggaraan pemilu, Ilham berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan bimtek ini dengan sungguh-sungguh, agar setelah kegiatan selesai peserta bimtek bisa membagikan pengetahuan penting ke KPU tingkat kabupaten/kota di masing-masing provinsi. “Saya berharap setelah acara ini selesai KPU provinsi bisa berdiskusi dengan setiap KPU daerah tentang hal-hal penting berkaitan dengan persiapan pemilu 2019 ini. Gunakan grup WA sebagai diksusi dan sharing,” pesannya kepada peserta bimtek.

Setelah menyelesaikan sambutannya, Ilham secara resmi membuka kegiatan Bimtek TUNGSURA dan SITUNG tersebut dengan memukul gong sebanyak 17 kali. Menurutnya, jumlah pukulan hingga 17 kali sebagai pengingat bahwa Pemilu Serentak tahun 2019 ini akan dilaksanakan di tanggal 17, tepatnya 17 April 2019. (ats)

Tarian Selamat Datang : Tari Topeng Bapang

06 Feb

ADAKAN BIMTEK DI KOTA APEL, INI HARAPAN YANG INGIN DICAPAI KPU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (04 Februari 2019) – Menjelang Pemilu Serentak tahun 2019 yang semakin dekat pelaksanannya, Komisi Pemilihan Umum KPU Republik Indonesia (KPU RI) terus memantapkan persiapan. Salah satu agenda yang dilakukan ialah dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Suara dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Situng Pemilihan Umum Tahun 2019 di Golden Tulip Hotel, Batu, 2-5 Februari 2019.

Kabiro Teknis dan hupmas Setjen KPU RI (Nur Syarifah)

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini merupakan agenda terakhir dari seluruh rangkaian bimtek yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam kegiatan bimtek yang terakhir ini 34 KPU Provinsi seluruh Indonesia diundang hadir untuk mengikuti rangkaian agenda yang akan berlangsung selama 4 hari. Adapun pesertanya ialah 1 orang Anggota KPU Provinsi Divisi Penyelenggaraan Pemilu, 1 orang Kepala Bagian dan Sub-bagian Teknis Pemilu Provinsi, dan 1 orang Operator SITUNG Pemilihan Umum Tahun 2019.

Kepala Biro Teknis dan Hupmas Setjen KPU RI, (Nur Syarifah) dalam sambutannya mengatakan jika bimtek yang diselenggarakan di Kota Batu ini bertujuan agar seluruh KPU memiliki pemahaman yang sama terhadap proses pemungutan hingga penetapan calon, termasuk bagaimana penggunaan aplikasi SITUNG. “Tujuan diadakannya bimtek adalah memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh elemen KPU sebagai penyelenggara utama pemilu tentang tiap proses dalam pemilihan, mulai pemungutan, penghitungan, rekapitulasi, hingga penetapan, sembari kita menunggu PKPU disahkan. Juga kita akan simulasi penggunaan SITUNG,” jelasnya.

Selain terbangunnya pemahaman yang baik berkaitan dengan hal teknis pemilu, ia juga berharap bahwa bimtek ini tidak hanya menjadi acara formal tanpa membuahkan hasil ataupun solusi, namun momen ini bisa dijadikan wadah yang efektif untuk sharing pemecahan masalah. “Kita juga berharap acara bimtek ini bisa sebagai tempat untuk memecahkan setiap kendala yang dihadapi. Bahasa yang lugas, tegas, dan jelas sangat penting, agar semua bisa memahami,” tandasnya meyakinkan.

Dipilihnya Kota Batu sebagai tempat kegiatan bimtek ialah pilihan tepat, menurut Syarifah. Suasana yang sejuk dan tenang diharapkan bisa mendukung kerja keras KPU menyiapkan dan menyukseskan pemilu. (ats)