21 Feb

KPU KOTA BATU GELAR BIMBINGAN TEKNIS PELAKSANAAN PKPU NOMOR 03 TAHUN 2019 BERSAMA PPK DAN PPS Se-KOTA BATU

Bumiaji, kpu-kotabatu.go.id (21 Februari 2019) – Merespon disahkannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (P-KPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum, KPU Kota Batu menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaksanaan P-KPU tersebut dengan mengundang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Batu pada Kamis (21/02/2019) di Hotel Purnama, Jalan Raya Selecta, Bumiaji. Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) beserta Komisioner KPU Kota Batu Divisi Teknis (Erfanudin), Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi), Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi (Mardiono), Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas (Heru Joko Purwanto) juga hadir untuk memberikan materi dan pendampingan kepada semua peserta bimtek.

Kegiatan bimtek diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Jingle Pemilu 2019 serta diteruskan dengan do’a yang dipimpin oleh Kasubbag Hukum (Badrut Tamam). Saifudin Zuhri dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan bimtek ini sangat penting diselenggarakan dikarenakan di dalam PKPU tersebut terdapat hal-hal mendasar tentang penyelenggaran pemilu. Misal, ia menyontohkan tentang perlunya membawa dokumen lengkap ketika hari pencoblosan, dan pemilihan lokasi yang akan dijadikan Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Bimtek ini jadi penting, apalagi PKPU baru ditetapkan kemarin. Di dalamnya (PKPU) banyak hal yang baru, misal, selain undangan C6 pemilih juga harus membawa KTP ketika menyoblos. Bagaimana jika lupa? Ya tidak bisa,” terangnya meneruskan penjelasan Anggota KPU RI Divisi Teknis Penyelenggaraan (Ilham Saputra).

Berkaitan dengan pemilihan lokasi TPS misalnya, Saifudin bercerita jika ia pernah menemukan sebuah TPS yang cukup susah untuk diakses karena lokasinya berada di jalan menurun dan berkelok. “Saya pernah lihat TPS di Bulukerto, lokasinya sulit untuk dijangkau karena medannya menurun. Nah, ke depan diusahakan agar lokasi TPS tidak seperti itu lagi. Juga usahakan pembagian TPS tidak memecah anggota keluarga. Itu isi di Pasal 11 P-KPU tersebut,” terangnya.

 

Untuk mengantisipasi permasalahan-permasalahan yang mungkin muncul ketika hari pencoblosan, maka Saifudin akan lebih giat memberi pemahaman teknis kepada semua PPK dan PPS sekaligus ia berharap agar semua elemen penyelenggara dapat membangun kesolidan. “Mari kita solidkan barisan penyelenggara agar pemilu berjalan sukses. Saya yakin jika kita bisa membangun solidaritas antar penyelenggara, maka harapan itu bisa tercapai,” tegasnya. (ats)

21 Feb

KPU KOTA BATU BERI ARAHAN WARGA DESA BEJI PADA ACARA PADANG REMBULAN

Beji, kpu-kotabatu.go.id (20 Februari 2019) – Tak hanya di lembaga-lembaga formal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu juga melakukan sosialisasi pemilu pada acara budaya yang diselenggarakan masyarakat. Hal tersebut tercermin pada kehadiran KPU Kota Batu dalam acara Padang Rembulan yang diadakan oleh masyarakat Dusun Krajan, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Selasa (19/02/2019) malam. Selain elemen KPU Kota Batu, acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu dan perwakilan Perangkat Desa Beji, serta Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu.

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) diberi kesempatan pertama untuk memberikan wawasan tentang Pemilu 2019 kepada masyarakat yang hadir memadati lokasi acara. Berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019 Saifudin menjelaskan  bahwa KPU Kota Batu sudah siap melaksanakannya. Ia juga menegaskan jika pihaknya terus memberi bekal kepada penyelenggara pemilu agar dapat melaksanakan jalannya pemilihan dengan baik. “Para penyelenggara pemilu akan kita bimbing, sehingga kita jamin pemilu dapat berjalan profesional. KPU dan seluruh jajarannya berkomitmen menjaga pemilu agar berjalan adil. Oleh karena itu para caleg jangan khawatir,” jelasnya.

Saifudin juga menerangkan jika ia merasa senang dengan kondisi masyarakat Desa Beji yang bisa menjaga kerukunan dan persaudaran, sehingga suasana tetap kondusif. “Desa Beji adalah miniatur Indonesia. Di wilayah ini ada makam China, ada Sekolah Al-Kitab, tetapi masyarakat tetap bisa menjaga kerukunan dan persaudaraan. Semoga semuanya bisa selalu menjaga kedua hal itu. Jangan hanya karena beda pilihan, maka keduanya retak,”paparnya disambut tepuk tangan meriah masyarakat desa.

Selain Saifudin, Ketua Bawaslu Kota Batu (Abdur Rochman) juga memberikan nasehat kepada masyarakat yang hadir, termasuk beberapa caleg yang hadir dalam rangka deklarasi damai. Ia mengatakan agar semua pihak, baik caleg maupun masyarakat, agar menghindari money politik (politik uang) dalam Pemilu 2019 ini. Menurutnya, memilih pemimpin harus berdasarkan kualitasnya, bukan karena iming-iming uang. “Mohon para caleg tidak mengiming-iming masyarakat dengan uang. Kita hindari money politik, itu tidak perlu ada karena para caleg sudah memiliki massa masing-masing di tingkat grassroot. Maka pilihlah caleg yang mempunyai kualitas,” tegasnya.

relawan demokrasi KPU Kota Batu bersosialisasi

Acara pertunjukkan budaya bernama “Padang Rembulan” ini merupakan inisiatif dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Beji. Ke depan Padang Rembulan akan dilaksanakan secara rutin, yakni 2 bulan sekali. Tujuan dengan adanya acara ini ialah menjalin dan menguatkan kerukunan dan solidaritas antar anggota masyarakat Desa Beji, sesuai dengan temanya: Padang Rembulan “Urun Rembug Guyup Rukun”. (ats)

19 Feb

KPU KOTA BATU GELAR RAPAT PLENO REKAPITULASI DAN PENETAPAN DPTb dan DPK PEMILU 2019

Sisir, kpu-kotabatu.go.id (18 Februari 2019) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu bersama seluruh stakeholder penyelenggara Pemilu 2019 mengadakan konsolidasi di Samara Hotel and Resort, Kota Batu, Senin (18/01/2019). Kegiatan dengan tema Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) Tingkat Kota Batu dalam Pemilu 2019 tersebut dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU Kota Batu, Sekretaris KPU Kota Batu (Thomas Maydo), Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Batu, Junrejo, dan Bumiaji, serta Ketua Partai Politik Peserta Pemilu 2019 se-Kota Batu. Kegiatan rapat pleno ini merupakan rangkaian dari kegiatan rapat pleno tingkat kecamatan yg telah diselenggarakan oleh PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Batu di masing-masing kecamatan pada Jum’at hingga Minggu (15-17/02/2019).

Rapat pleno kali ini bermaksud untuk menyampaikan hasil rekapitulasi DPTb dan DPK yang telah dilakukan oleh PPK dan PPS di waktu sebelumnya sekaligus proses penetapan daftar pemilih yang telah selesai dikerjakan. Selain itu, kegiatan rapat pleno tersebut juga memberi kesempatan kepada Bawaslu Kota Batu serta PPK dan seluruh partai politik peserta Pemilu 2019 se-Kota Batu untuk memberikan masukan jika ada hal-hal yang belum maksimal berkaitan dengan jumlah daftar pemilih di Kota Batu. Sedangkan keberadaan perwakilan Dispendukcapil diharapkan dapat membantu kerja KPU Kota Batu dalam memobilisasi penduduk yang belum mempunyai kelengkapan dokumen kependudukan sebagai syarat daftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) dalam sambutannya menjelaskan jika lembaganya terus bekerja keras melayani masyarakat dalam hal pendataan dan pendaftaran sebagai pemilih pada Pemilu 2019, sehingga dapat menggunakan hak pilih mereka dengan baik dan bertanggung jawab. “Setiap waktu kita selalu berusaha melayani masyarakat dengan maksimal. Tujuannya sederhana, yakni agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik, dengan harapan mereka bisa berpartisipasi positif terhadap Pemilu 2019 ini,” jelasnya.


Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) lebih jauh menjelaskan tentang kondisi di lapangan berkaitan dengan sosialisasi dan pelayanan formulir A5. Ia menerangkan jika di beberapa lokasi ada keinginan untuk mendirikan TPS secara mandiri, misalnya di Sekolah Al Kitab Kota Batu yang memliki siswa dan staf pengajar hampir mencapai 300 orang sehingga dinilai memenuhi syarat mendirikan TPS di lingkungannya. Namun dengan berbagai pertimbangan, maka pendirian TPS tersebut tidak bisa dilakukan. “Kemarin ada rencana membuat TPS baru, misalnya di Sekolah Al Kitab atau Pascasarjana UIN. Tapi tidak jadi kita lakukan karena beberapa alasan, antara lain menjaga wibawa lembaga yang bersangkutan, menjaga netralitas, dan agar para petugas tetap nyaman dalam menjalankan tugasnya,” paparnya.

Menurut Ashar, langkah untuk menghadapi kondisi tersebut ialah dengan mendistribusikan para pemilih dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) ke TPS-TPS terdekat, dengan tujuan agar memudahkan untuk mengakses lokasi pemungutan suara. “Kita akan mendistribusikan para pemilih tambahan ke TPS terdekat. Misalnya Sekolah Tinggi Agama Budha dan SMA Immanuel kita arahkan memilih ke TPS di sekitarnya. Ya memang harus ada yang ‘ngalahi’,” jelasnya.

Kegiatan rapat pleno diakhiri dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Penetapan Perbaikan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) kepada semua peserta Pemilu 2019 di Kota Batu oleh Ashar Chilmi. Adapun jumlah pemilih masuk yang terdaftar sebagai DPTb rinciannya ialah 128 orang di Kecamatan Batu, 7 orang di Kecamatan Bumiaji, dan 364 orang di Kecamatan Junrejo, sehingga total pemilih dalam DPTb sebanyak 499 orang. (ats)

15 Feb

KPU KOTA BATU MAKSIMALKAN PENGAMANAN SURAT SUARA PEMILU 2019

Tlekung – kpu-kotabatu.go.id (14 Februari 2019) – Upaya tak kenal lelah terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu dalam menyukseskan agenda Pemilu 2019, terutama terkait dengan kelancaran persiapan di wilayah Kota Batu. Salah satu hal yang menjadi fokus KPU Kota Batu ialah dengan pengamanan logistik pemilu berupa surat suara. Pengamanan yang dimaskud meliputi pengawalan pengiriman surat suara, penataan ruang penyimpanan, pencegahan kerusakan, hingga pengawasan di ruang penyimpanan.

   
 

Saat ini sudah ada dua jenis surat suara yang dikirimkan oleh PT. Temprina Media Grafika Malang sebagai mitra KPU Kota Batu dalam pencetakan, yakni surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Timur. Masih terdapat tiga jenis surat suara yang sedang dikerjakan di percetakan, antara lain surat suara Presiden dan Wakil Presiden RI, DPD RI, dan DPRD Kota Batu. “Hari ini adalah hari ketiga proses pelipatan surat suara. Petugas sedang melipat dua jenis surat yang sudah datang sejak minggu lalu, sedangkan tiga jenis surat suara yang lain akan datang menyusul,” kata Thomas Maydo, Sekretaris KPU Kota Batu, Kamis (14/02/2019).

Thomas juga menjelaskan bahwa proses pelipatan surat suara tahap pertama ini ditargetkan selesai dalam waktu enam hari dengan melibatkan sekitar 20-30an orang, yang terdiri dari masyarakat dan staf di KPU Kota Batu. Hingga Kamis siang, terdapat 64 box surat suara yang telah selesai dikerjakan. Rinciannya ialah 32.748 surat suara terhitung, 32.468 surat suara terlipat, dan 352 surat suara cacat/rusak. Sisa surat suara yang ada akan diselesaikan dalam waktu tiga hari ke depan.

Hal yang tak kalah penting menurut Thomas ialah terkait dengan pengamanan surat suara. Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian pada Senin (11/02/2019) lalu, antara KPU dan Bawaslu Kota Batu serta Kepolisian Resort Kota Batu bersepakat untuk melakukan kerja sama dalam hal pengawalan pengiriman surat suara dari PT. Temprina Media Grafika Malang di Jalan Raya Pepen Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang hingga ke Kantor KPU Kota Batu di Jalan Raya Tlekung 212 Kecamatan Junrejo. “Untuk pengamanan surat suara dari percetakan ke KPU, harus didampingi oleh petugas kepolisian. Kemarin sudah disepakati bahwa dari Polres siap mengawal dan pendampingan,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa selain pengamanan dari kepolisian, perlu juga diperhatikan tentang keamanan ruang penyimpanan surat suara, baik dari gangguan yang datangnya berasal dari faktor manusia maupun faktor fisik, misalnya air hujan, binatang, dan kapasitas ruangan.

Thomas menjelaskan untuk mencegah dan meminimalisir adanya gangguan yang akan berdampak pada penyalahgunaan dan kerusakan tersebut, Thomas bersama semua elemen KPU Kota Batu melakukan beberapa tindakan, antara lain pengawasan terhadap petugas pelipat suara, penjagaan kebersihan ruang penyimpanan surat suara, hingga pemberian palet untuk alas kardus kotak dan surat suara. “Ruang di atas (aula) harus steril, petugas yang melipat pun dilarang membawa tas besar dan harus ada penjaganya. Masing-masing kelompok (pelipat) ada koordinator dari KPU yang mendampingi. Untuk pengamanan logistik, yaitu kotak dan surat suara, harus terbebas dari air, serangga, kecoa, tikus, semut, dan jamur. Makanya gudang penyimpanan kita beri alas palet, agar tidak langsung tersentuh dengan lantai,” jelasnya. (ats)

13 Feb

KETUA KPU KOTA BATU PIMPIN PELIPATAN SURAT SUARA DI HARI PERTAMA

Tlekung, kpu-kotabatu.go.id (13 Februari 2019) – Logistik pemilu berupa surat suara sudah diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu dari PT. Temprina Media Grafika Malang beberapa hari lalu. Setelah dilakukan pengecekan, maka tahap selanjutnya ialah melakukan pelipatan surat suara. Bertempat di aula lantai 2 KPU Kota Batu, para staf dibantu oleh masyarakat sekitar mulai mengerjakan pelipatan surat suara untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/02/2019). Pada hari pertama terdapat 20 box yang dibuka dengan masing-masing berisi 500 surat suara.

Ketua KPU Kota Batu (Saifudin Zuhri) didampingi oleh Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik (Fitrya Faradevi) hadir untuk memberikan arahan terkait dengan tata cara melipat surat suara secara benar. Berdiri di depan sekitar 20 orang masyarakat yang akan membantu pelipatan surat suara, Saifudin memberikan contoh langsung bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan. Ia memulai dengan membuka satu surat suara secara lebar, lalu mengajak masyarakat untuk mengikuti melipat surat suara sesuai dengan tata cara yang telah diberikan oleh KPU pusat. “Sesuai dengan arahan yang diberikan oleh KPU tentang  teknik melipat surat suara Pemilihan Umum 2019, maka ada 5 langkah melipat yang harus kita lakukan sehingga hasil lipatan bisa baik dan benar,” jelasnya.

Adapun 5 langkah melipat surat suara tersebut ialah (1) lipatan kesatu, lipat kertas 1/2 bagian ke atas; (2) lipatan kedua, lipat kertas 1/2 bagian ke kiri; (3) lipatan ketiga, lipat kertas 1/3 bagian ke atas; (4) lipatan keempat, lipat 1/2 bagian ke atas; dan (5) lipatan kelima, lipat kertas 1/2 bagian kiri. Jika semua langkah tersebut sudah dilakukan, maka surat suara akan tampak depan dan belakang dengan benar. Lalu, Saifudin menegaskan lagi kepada petugas pelipat suara, “Apakah sudah cukup? Atau perlu diulangi lagi?” tanya Saifudin. “Sudah cukup, Pak,” jawab semua orang serentak.

Dalam kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga sore tersebut disusun rekapitulasi hasil pelipatan dan sortir surat suara untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, yakni jumlah kotak yang dibuka sebanyak 20 box dengan isi per kotak 500 surat suara, 10.000 surat suara telah dihitung dengan rincian 9.720 surat suara terlipat, dan sisanya sebanyak 280 cacat/rusak. Selanjutnya, pelipatan surat suara akan terus dilakukan tiap hari hingga semua surat suara tuntas dilipat. (ats)

 

13 Feb

SEHARI BERSOSIALISASI PINDAH PILIH (A5) DI TIGA TEMPAT, INI HARAPAN KPU KOTA BATU

Batu, kpu-kotabatu.go.id (13 Februari 2019) – Giat sosialisasi dan pelayanan formulir A5 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu. Pada Selasa (12/02/2019) terdapat tiga tempat yang dikunjungi oleh KPU Kota Batu untuk memaksimalkan layanan pindah tempat memilih tersebut, antara lain Vihara Dhammadipa Arama, Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, dan Sekolah Al Kitab.  Pemilihan lokasi sosialisasi tersebut dikarenakan ketiganya ialah lokasi berkumpulnya siswa-siswi  yang mayoritas dari luar Kota Batu untuk melaksanakan tugas belajar.

Kegiatan sosialisasi sendiri dipimpin langsung oleh Komisioner KPU Kota Batu Divisi Perencanaan dan Data (Ashar Chilmi) dengan didampingi oleh Kassubag Program dan Data (Irfan Darmawan), Staf Teknis Pemilu dan Hupmas (Prasetiya), Staf Hukum (Mahyuni), Staf Program dan Data (Septiana wulandari dan Samsul Arifin), serta beberapa staf pendukung KPU Kota Batu. Hadir juga sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Batu untuk membantu pelaksanaan sosialisasi tersebut. Juga ada satu Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu yang turut mendampingi dan mengawasi jalannya sosialisasi, yakni Yogi Eka Cholid Farobi.

Tempat pertama yang dikunjungi oleh Tim KPU Kota Batu dalam rangkaian sosialiasi tersebut ialah Vihara Dhammadipa Arama yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno 311 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Di dalam Vihara yang juga menjadi Sekolah Tinggi Agama Budha tersebut terdapat sekitar 121 orang yang meliputi siswa-siswi dan tenaga pengajar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, misalnya Banyuwangi, Bali, Mataram, Makasar, Lampung, dan berbagai daerah lainnya. Ashar Chilmi mengatakan jika KPU Kota Batu membutuhkan waktu satu hingga dua hari dalam memroses data-data yang sudah diberikan oleh pihak Vihara untuk memastikan bahwa nama-nama yang ada telah terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) masing-masing daerah. “Setelah kami cek satu dua hari ke depan, kalau benar-benar sudah terdaftar di tempat asal sebagai Daftar Pemilih Tetap, maka kami akan melayani pindah pilih dengan A5, dengan mendistribusikan ke beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) terdekat di Vihara untuk dilayani oleh KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, red),” terangnya.

Berkaitan dengan penditribusian nama-nama ke TPS-TPS yang berada di sekitar lokasi Vihara, maka Ashar menerangkan jika KPU Batu akan memfasilitasi dengan membaginya ke beberapa TPS yang ada di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, dengan tujuan memudahkan para penghuni Vihara untuk melakukan pemilihan. “Di wilayah Mojorejo itu ada kisaran 4 TPS yang nanti akan kami sediakan, semoga mencukupi dari 120-an itu,” jelasnya menambahkan.

Tempat kedua dan ketiga yang menjadi tujuan sosialisasi pelayanan tempat pindah memilih selanjutnya ialah Pondok Pesantren (Ponpes) Anwarut Taufiq di Jalan Metro 103 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, dan Sekolah Al Kitab di Jalan Ir. Soekarno 7 Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Berbeda dengan Vihara dan Sekolah Al Kitab yang telah menuntaskan pendataan kepada seluruh siswa-siswi dan pengajarnya, pihak pengelola Ponpes Anwarut Taufiq belum memberikan data dikarenakan baru pertama kali berdialog dengan KPU Kota Batu tentang mekanisme pelayanan formulir A5. Sedangkan, di Sekolah Al Kitab proses pelayanan sudah mencapai tahap lanjut, yakni pemaparan hasil pencocokan data dengan DPT asal yang telah selesai dikerjakan oleh Tim Data KPU Kota Batu. Dari 319 nama orang yang sudah masuk dalam data, terdapat 89 nama belum terdaftar di DPT asal dan 6 nama tidak memiliki data pendukung untuk kelengkapan pendaftaran sebagai pemilih.

Merespon permasalahan yang ada di Sekolah Al Kitab, Ashar memberikan arahan jika siswa-siswi yang belum terdaftar di DPT asal maupun data pendukungnya tidak lengkap agar segera berkomunikasi dengan orang tua di rumah untuk membantu pengurusan mendaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019 ini, sehingga mempunyai kesempatan untuk pindah tempat memilih, yakni di wilayah Kota Batu. “Selama ada waktu, minta ke anggota keluarga untuk segera mendaftarkan ke panitia pemilihan setempat di masing-masing desa atau kelurahan agar dimasukkan  ke dalam daftar DPT, ” tuturnya.

Adanya kegiatan sosialisasi ini  disambut positif oleh siswa-siswi di Sekolah Al Kitab. Salah satu siswa, Benyamin Agung Laksono, mengatakan jika ia dan teman-temannya merasa terbantu dengan informasi yang diberikan oleh KPU Kota Batu terkait dengan pelayanan pindah tempat memilih ini. Ia juga berharap jika dengan pelayanan yang maksimal akan mendukung terselenggaranya pemilu yang lebih baik. “Dengan adanya pelayanan ini saya harap akan mendukung pemilu semakin baik dan lancar. Karena kewajiban kita semua sebagai warga negara adalah memilih, jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya,” terangnya.

Terakhir, Ashar Chilmi memberi penjelasan jika semua kegiatan sosialisasi dan pelayanan pindah tempat memilih yang dilakukan KPU Kota Batu secara intensif diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat demi kesuksesan Pemilu 2019 dan secara simultan mendorong mereka menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang berkualitas. “Harapan kami, partisipasi seluruh warga Kota Batu dalam Pemilu Serentak 2019 bisa menambah tingkat persentase kehadiran. Semoga saja juga meningkatkan penggunaan hak pilih yang berkualitas, sehingga terpilih dan tercipta pemimpin-pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar berintegritas,” harapnya optimis. (ats)