24 Feb

Pasca Rekapitulasi Tingkat Kota, Kapolres Kota Batu Pulangkan Satuan Brimob

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Pasca rapat pleno terbuka enetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kota kemarin, Kapolres Kota Batu memulangkan Satuan Brimob yang telah membantu mengamankan Tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu tahun 2017.

Kapolres Kota Batu AKBP Leonardus Simamarta dalam wawancaranya mengatakan bahwa pemulangan satuan brimob hari ini telah direncanakan sebelumnya, “Hari ini kita mengembalikan untuk kekuatan brimob kita ke kesatuannya. Tapi nanti akan kembali lagi ke Kota Batu pada saat penetapan pemenang,” ungkap AKBP Leonardus.

Satuan brimob ini dipulangkan kebeberapa daerah yang antara lain Ampeldento Malang, Bondowoso dan Surabaya. Pemulangan satuan ini tidak hanya terdiri dari satuan penanggulangan huru hara saja tetapi juga ada bagian lain seperti tim anti anarkis, tim ez jet water canon dan tim barracuda.

24 Feb

KPU Kota Batu Gelar Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilwali Kota Batu Tahun 2017

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu telah melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017 tingkat kota, yang diselenggarakan di Royal Orchids Garden Hotel pada hari Kamis (23 Februari 2017).

Lokasi kegiatan ini dijaga ketat oleh aparat Kepolisian dan TNI sejak malam sebelumnya. Pihak aparat mengawal kotak suara dari kantor KPU Kota Batu ke lokasi acara tiga puluh menit sebelum acara dimulai. Dan panitia, tamu undangan dan jurnalis harus melewati metal detector sebelum memasuki tempat acara.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB, dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh para hadirin yaitu saksi dari empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, PPK dari 3 kecamatan di Kota Batu, Panwas Kota Batu, KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Provinsi Jawa Timur, PPS se-Kota Batu, Forkompinda, pimpinan partai politik, pimpinan DPRD Kota Batu dan lembaga pemantau pemilihan.

Selanjutnya Ketua KPU Kota Batu, Rochani, membacakan agenda rapat dan tata cara rekapitulasi. Rochani menyebutkan Rekapitulasi tingkat Kota Batu dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan tahapan yang diatur dalam Peraturan KPU, “Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan KPU nomor 3 tahun 2016 tentang Tahapan Program dan Jadwal, bahwa tahapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara di tingkat Kota dilaksanakan mulai 22 Februari (2017) sampai dengan 24 Februari (2017), oleh karenanya hari ini tanggal 23 Februari masih masuk didalam tahapan tersebut,” papar Rochani.

Rekapitulasi dimulai dengan pembacaan formulir DA1-KWK (Sertifikat Rekapitulasi Dan Rincian Penghitungan Perolehan Suara Dari Setiap Desa/Kelurahan di Tingkat Kecamatan) oleh PPK Batu, PPK Bumiaji dan PPK Junrejo. Pada pembacaan DA1-KWK oleh PPK Batu, terjadi pembetulan penulisan surat suara dalam formulir model DAA-KWK (Sertifikat Rekapitulasi Hasil Dan Rincian Penghitungan Perolehan Suara Dari Setiap TPS Dalam Wilayah Desa/Kelurahan) yang diterima TPS 3 Songgokerto dari 344 diubah menjadi 405 suara. Yang seharusnya tertulis sesuai dengan C1 (Sertifikat Hasil Penghitungan Perolehan Suara di TPS) yaitu 405 ditulis di DAA sebanyak 344. Serta kesalahan input DPT Desa Beji Kecamatan Junrejo. Pembetulan-pembetulan tersebut telah disepakati KPU Kota Batu, Panwas Kota Batu dan saksi pasangan calon yang hadir serta selanjutnya ditulis formulir DB2-KWK sebagai kejadian khusus.

 

Acara diakhiri dengan penandatangan berita acara rekapitulasi oleh seluruh komisioner KPU Kota Batu dan saksi pasangan calon. Namun, hanya saksi dari pasangan calon nomor urut dua yang bersedia menandatangani berita acara. Sedangkan saksi dari pasangan calon lainnya menolak untuk menandatangani berita acara tersebut.

Ditanya mengenai saksi pasangan calon yang tidak menandatangani berita acara, Rochani menegaskan bahwa dirinya menghormati hak saksi, “Itu adalah hak saksi untuk tidak tanda tangan. Silakan saja. Tidak mengurangi legalitas hasil rekapitulasi,” tuturnya.

Hasil Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017 adalah sebagai berikut :

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batu Nomor Urut 1  Rudi – Sujono mendapatkan perolehan suara sebanyak 24.228 suara.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batu Nomor Urut 2  Dewanti Rumpoko –  H. Punjul Santoso, SH, MM mendapatkan perolehan suara sebanyak  51.754 suara.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batu Nomor Urut 3  H. Hairuddin, Drs – Hendra Angga Sonatha mendapatkan perolehan suara sebanyak 20.508 suara.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batu nomor Urut 4 Abdul Majid, S.Psi –  Drs. HA. Kasmuri Idris mendapatkan perolehan suara sebanyak 19.634 suara.

 

SK KPU Kota Batu tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemiihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017

21 Feb

KPU Kabupaten Morowali Kunjungi KPU Kota Batu

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu mendapatkan kunjungan dari rombongan Komisioner beserta sekretariat KPU Kabupaten Morowali Selasa pagi (21/2).

Kedatangan KPU Kabupaten Morowali ke kantor KPU Kota Batu disambut hangat oleh Ketua KPU Kota Batu Rochani. Ketua KPU Kabupaten Morowali Wahyudin mengatakan kedatangannya ke Kantor KPU Kota Batu adalah dalam ragka silaturahmi dan Study Komparasi, “Dalam rangka Pilkada 2018, ada beberapa hal yang ingin kami ketahui, insyaallah bisa jadi komparasi yang baik secara teknis bagi Pilkada yang akan kami lakukan di tahun 2018 mendatang”, ungkap Wahyudin.

Ketua KPU Kota Batu Rochani, secara merinci menjelaskan tahapan demi tahapan yang dilalui oleh KPU Kota Batu dalam pemilihanan Walikota dan Wakil Walikota Batu tahun 2017. Rochani menyebutkan bahwa lepas Pilwali 2017, KPU Kota Batu akan kembali melaksanakan pemilihan di tingkat Gubernur, “Tahapan kami memang runtut, setelah pelaksanaan Pilwali di tahun 2017 kami akan melakukan pemilihan Gubernur di tahun 2018 dan pilpres di tahun 2019, ” jelas Rochani.

Terkait dengan data pemilih, Komisioner KPU Kota Batu divisi program dan data yang juga menangani data pemilih Ashar Chilmi menyebutkan bahwa kini kita tidak lagi meminta data DP4 kepada Daerah , “Sesuai dengan Peraturan KPU basis data terakhir adalah DPT terakhir yang telah disingkronisasi oleh KPU RI bersama Kemendagri,” Papar Ashar.
Menambahkan pernyataan yang dikeluarkan oleh Ashar, Rochani menyebutkan Data pemilih terus bergerak hingga hari H pemungutan dan penghitungan suara, “Fakta hari ini DPTB 1733 pengguna surat keterangan dan KTP elektronik, jadi ini bisa menjadi gambaran bagi teman-teman, dulu awalnya kalau AC masih banyak kekawatirannya adalah surat suara, 2,5% dari DPT kami adalah 3700 jika semua 1733 bergerak menggunakan surat keterangan dan KTP elektronik, surat suara kita masih aman, ” jelas Rochani.

21 Feb

Penyerahan Kotak Suara dari 3 PPK ke KPU Kota Batu

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu telah menerima kotak suara dari 3 PPK yaitu Batu, Bumiaji dan Junrejo, kemarin (20 Februari 2017).

Erfanudin, komisioner KPU Batu divisi Umum, Keuangan dan Logistik mengatakan, panitia pemilihan Kecamatan Bumiaji sudah merampungkan rekapnya, dari total 127 kotak suara yang didistribusikan di wilayah kecamatan bumiaji. “ Logistik Pilwali Batu berupa kotak suara tersebut jam 07.00 pagi tadi di untuk Bumiaji sudah kita terima semua logistiknya, kotak suara dan juga rekapnya , tinggal nanti menunggu dari PPK batu yang hari ini masih melaksanakan melaksanakan rekap ditingkat Kecamatan, tapi penghitungan dari masing-masing Desa sudah selesai dilakukan. Kemungkinan kecamatan Batu akan kita geser sekitar pukul 14.00 sampai 15.00″ jelas Erfanudin.

Erfan panggilan akrabnya juga mengatakan untuk pergeseran logistik dari Kecamatan ke KPU Kota Batu tidak ada kendala sama sekali. Pengamanan dan pengawalan kotak suara dari Kecamatan menuju ke KPU dikawal ketat oleh kepolisian dan linmas. Untuk sekedar diketahui bahwa jumlah kotak suara yang dibawa dari Kecamatan Bumiaji sebanyak 127 kotak suara, sementara dari Kecamatan junrejo sebanyak 100 kotak suara, dan sisanya 193 kotak suara berasal dari Kecamatan Batu. Erfanudin menambahkan, hari ini ( Senin 20 Februari 2017), komisioner KPU Kota Batu memulai rapat di tingkat internal KPU kota Batu untuk melaksanakan kegiatan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kota. “Untuk hari, pastinya masih kita akan rapatkan hari ini,” tutup Erfanudin.

19 Feb

Arief Budiman Pantau Langsung Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Arif budiman, komisioner kpu RI, didampingi ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito dan ketua KPU Kota Batu, Rochani, melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara tingkat Kecamatan dalam Pilwali Kota Batu Tahun 2017 yang dilaksanakan di 3 kecamatan yaitu kecamatan Batu, Bumiaji dan Junrejo, kemarin (18 Februari 2017).

Dalam kesempatan tersebut, Arief Budiman mengatakan alasan kedatangan dirinya adalah ingin memastikan bahwa tahapan rekapitulasi hasil perhitungan suara dilakukan sesuai dengan ketentuan atau prosedur dan jadwal tahapan. Arief Budiman meminta apa pun masalah atau problem yang terjadi di setiap level untuk bisa diselesaikan di tingkat level tersebut. Sehingga saat rekap di tingkat kota, semuanya sudah clear tanpa ada masalah lain yang menumpuk di tingkat kota.

Dari hasil monitoring di tiga PPK hari ini,  diketahui tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan. Salah satunya kesalahan penulisan yang terjadi di PPK Batu, sudah bisa diselesaikan atau diperbaiki, sehingga itu sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.

Secara umum penyelenggaraan Pilkada di seluruh daerah di Indonesia berjalan dengan baik. Walau pun memang ada beberapa tempat yang di TPS tersebut mengharuskan pemungutan suara ulang dikarenakan adanya kesalahan KPPS, atau pun adanya prosedur yang tidak sesuai. Ada juga pemilihan kepala daerah yang sempat tertunda seperti di Sangihe, dimana ada 9 TPS yang tertunda pelaksanaan pemungutan suara nya karena kondisi alam yang tidak ramah pada saat pendistribusian logistik.

Namun angka dari pemilihan yang diulang maupun yang tertunda itu sangat kecil yaitu hanya nol koma sekian persen dari seluruh total TPS yang pilkada tersebut. Dan masih ada satu pilkada lagi yang menyisakan putaran kedua yaitu di DKI Jakarta.

KPU tentunya juga sudah melihat secara detail tentang catatan-catatan di yang diberikan oleh masyarakat maupun juga dari peserta pemilu, Panwas maupun juga Bawaslu terkait logistik, data pemilih, dan terkait dengan kinerja dari KPPS. “Inilah yang akan kita benahi akan kita perbaiki kedepannya, supaya 19 April seperti yang sudah dijadwalkan di DKI, itu bisa berjalan lebih baik,” tuturnya.

Saat ditanya tentang pemilihan secara elektronik, Arief mengaku bahwa KPU sudah melakukan kajian termasuk salah satunya adalah e-voting. “Berdasarkan kajian KPU, kita belum siap untuk melaksanakan e-voting. Tapi yang sudah KPU siap adalah e-rekap. Itu sudah sama persis seperti apa yang kita lakukan sekarang”,jelasnya.

Dalam e-rekap, hasil pemilihan direkapitulasi secara elektronik dan setelah itu dimasukkan dalam pusat tabulasi nasional sehingga masyarakat bisa melihat semuasemua data sudah masuk dari seluruh Indonesia yang menyelenggarakan pemilihan, dalam waktu 2 kali 24 jam. Namun yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah hasil dari elektronik ini, bukan merupakan hasil resmi karena hasil resminya tetap menggunakan Berita Acara yang ditandatangani secara manual oleh masing-masing pihak. “Sehingga hasil secara elektronik yang bisa dilihat dari tabulasi nasional adlah hasil scanning dari seluruh form C1, bukan merupakan hasil akhir atau keputusan resmi tentang penetapan dari hasil pemilihan kepala daerah. Itu hanya merupakan informasi yang disajikan secara cepat oleh KPU untuk masyarakat,” ungkap mantan komisioner KPU Provinsi Jawa Timur tersebut.

Informasi yang digunakan KPU tersebut, berfungsi untuk mengontrol supaya tidak terjadi kecurangan-kecurangan, karena hasilnya sudah dapat dilihat oleh masyarakat. Arief Budiman menegaskan kepada masyarakat agar untuk tidak resah apabila muncul kekawatiran informasi teknologi atau IT dari KPU tersebut di-hack atau diretas, karena hasil resmi dari KPU adalah yang tertuang dalam Berita Acara yang ditandatangani semua pihak pada acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara yang dilaksanakan KPU.

17 Feb

Rekapitulasi Tingkat Kecamatan, KPU Kota Batu Lakukan Monitoring

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu melakukan monitoring rekapitulasi tingkat PPK di 3 Kecamatan di Kota Batu.

Rekapitulasi ini dilakukan secara serentak baik di Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji maupun Kecamatan Junrejo. Untuk Kecamatan Bumiaji kali ini melakukan rekap untuk tiga Desa/Kelurahan yaitu Desa Pandanrejo, Desa Tulungrejo dan Desa Sumbergondo. Sedangkan untuk Junrejo melakukan rekapitulasi untuk Kelurahan Dadaprejo, Desa Tlekung dan Desa Mojorejo

Dijadwalkan rekapitulasi tingkat Kecamatan ini akan dijadwalkan akan berlangsung hingga Selasa, 21 Februari 2017. Rekapitulasi tingkat Kota sesuai dengan Peraturan KPU mengenai jadwal akan diadakan pada 22 Februari 2017 hingga 24 Februari 2017

17 Feb

KPU Kota Batu Maksimalkan Pelayanan Pada Disabilitas

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu semaksimal mungkin melayani pemilih disabilitas dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017. KPU Kota Batu bahkan mendatangi warga masyarakat yang terbaring sakit dan disabilitas, agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilwali 2017. Hal ini adalah salah satu cara yang dilakukan oleh KPU Kota Batu untuk benar-benar melayani setiap warga masyarakat Kota Batu yang memiliki hak untuk memilih pemimpinnya. 

Penyandang Disabilitas dibantu Linmas untuk memasuki Bilik Suara (Sumber: KPU Kab. Tulungagung)

Pemilih Yang Sedang Sakit Menggunakan Kursi Roda Turut Menggunakan  Hak Pilihnya 

KPPS Kunjungi Warga yang Tidak Mampu Datang Ke TPS untuk Memilih