30 Jun

Pengumuman Hasil Seleksi Tertulis Calon Anggota PPK dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu

KPU Kota Batu telah melaksanakan tahapan seleksi tertulis dari proses rekruitmen PPK yang telah dilaksanakan pada 29 Juni 2016 dengan dihadiri oleh 19 peserta dari Kecamatan Batu, 11 peserta dari Kecamatan Bumiaji, dan 15 peserta dari Kecamatan Junrejo. Dari hasil tes tertulis yang telah berlangsung selama kurang lebih 120 menit tersebut maka dari ke 30 peserta yang telah lulus tersebut nantinya wajib mengikuti tahap selanjutnya yaitu seleksi wawancara yang akan dilaksanakan pada: Hari: Jumat Tanggal: 01 Juli 2016 Pukul: 07.30 s/d Selesai Tempat: Kantor KPU Kota Batu Jl Raya Tlekung 212 Junrejo Kota Batu (0341) 532030 Jadwal Seleksi :

1. Calon PPK dari wilayah Kecamatan Batu dimulai Pukul 07.30 s/d 09.30

2. Calon PPK dari wilayah Kecamatan Bumiaji dimulai Pukul 09.30 s/d 11.30

3. Calon PPK dari wilayah Kecamatan Junrejo dimulai Pukul 11.00 s/d 15.00

Dengan materi seleksi wawancara meliputi :

1. Rekam Jejak Calon Anggota PPK, Kompetensi, Integritas, dan Independensi

2. Pengetahuan tentang Pemilihan yang mencakup tugas, wewenang dan kewajiban PPK, penelitian syarat dukungan Pasangan Calon Perseorangan, teknis pemungutan, perhitungan perolehan suara, dan rekapitulasi penghitungan perolehan suara.

3. Klarifikasi Tanggapan Masyarakat.

 Berikut dalam lampiran disampaikan nama-nama calon anggota PPK dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikkota Batu Tahun 2017 yang telah dinyatakan lulus seleksi tertulis.

I. Kecamatan Batu :

1. Mohamad Abdul Rokim

2. Sunarto

3. Yustin Anatus Solichah

4. Musa Khuzainudin

5. Slamet Herry Permana

6. Faishol El Rijal, SE

7. Junaedi

8. Herwanto

9. Nanik Rahayu

10. M Yusriansyah

 

II. Kecamatan Bumiaji :

1. Ahmat Bisri

2. Akhsanul Khitam

3. Abdur Rochman, ST

4. Sofyan Mashudi Saiful Muchlisin

5. Bambang Ristanto

6. Wiwin Wahyu Wijayanti

7. Jaenal Setiawan

8. Heri Sutanto

9. Bayu Risma Gunawan, Spd

10. Juwaidi

 

II. Kecamatan Junrejo :

1. Adi Pamudji, Spd

2. Aris Dinasti Wardana

3. Proy Pramana

4. Imam Asvali

5. Wawan Eka Prasetya

6. Adi Purwantoro

7. Helly Purnomo

8. Eko Ardianto

9. Mohamad Hariono

10. Supriyanto

29 Jun

Anggota Panwaslih Meninjau Pelaksanaan Seleksi Tertulis Calon Anggota PPK

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Anggota Panwaslih Kota Batu, Supriyanto, turut meninjau pelaksanaan seleksi tertulis calon anggota PPK yang diselenggarakan KPU Kota Batu hari ini (29/6).

Dalam kunjungannya, Supriyanto mengatakan bahwa seleksi calon anggota PPK ini berjalan cukup baik. Peserta yang mengikuti seleksi menjadi anggota PPK lebih banyak daripada yang sebelumnya yaitu 47 orang yang berasal dari 3 Kecamatan yaitu Batu, Bumiaji dan Junrejo. “Dengan seleksi semacam kini diharapkan akan menghasilkan petugas PPK yang benar-benar memahami tugas dan fungsinya, serta cakap” tandasnya.

Sebagai informasi ada 52 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran calon anggota PPK. Setelah dilakukan penelitian administrasi, 47 orang dinyatakan lulus sedangkan 5 orang dinyatakan tidak lulus administrasi karena belum memenuhi usia 25 tahun.

Selain itu, mantan komisioner KPU Kota Batu periode 2009-2014 ini juga menyampaikan agenda Panwaslih dalam waktu dekat, “Panwaslih dalam minggu ini juga akan akan membuka pendaftaran calon Panwaslih tingkat Kecamatan” tutup Supriyanto.

 

29 Jun

KPU Kota Batu Gelar Seleksi Tertulis Calon Anggota PPK

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu menyelenggarakan seleksi tertulis untuk calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pilwali Batu 2017, yang dilaksanakan di SDN 02 Junrejo, hari ini (29/6).

Rochani, Ketua KPU Kota Batu menjelaskan, jumlah pendaftar sebanyak 52 orang, terdiri dari 8 peserta perempuan. Namun dari 52 pendaftar tersebut. Ada 5 calon yang tidak lolos seleksi administrasi karena umur dibawah 25 tahun.

Rochani juga menjelaskan para peserta mengerjakan soal tulis dengan sejumlah pertanyaan. “Jumlah soal ada 75 berbentuk pilihan ganda atau multiple choice, dan 5 buah soal essay dengan bobot nilai 25. Pengerjaan soal tersebut harus diselesaikan dalam waktu dua jam,” Kata Rochani.

Ketua KPU ini juga menambahkan, materi yang diujikan adalah tentang kepemiluan, tupoksi PPK, verifikasi calon independen, pemutakhiran data pemilih, pemungutan dan penghitungan serta rekapitulasi hasil suara.

Usai seleksi tertulis ini, akan dilanjutkan tes wawancara pada tanggal 1 Juli 2016. “Hasilnya akan diketahui dari tes wawancara, sementara besok akan langsung diumumkan hasil tes tulisnya,” Imbuh Rochani. Hasil tes wawancara akan langsung diplenokan pada hari sabtu, 2 Juli 2016 . Sehingga pada hari minggu tanggal 3 juli, akan ditetapkan PPK yang lolos. Dalam sambutannya sebelum ujian tes dimulai, Rochani berpesan, peserta seleksi PPK yang tidak lolos, masih bisa berpesan dalam Pilkada Batu 2017 mendatang ini sebagai PPS, Panwascam maupun PPL. “Panwascam, Panitia Pengawas Lapangan, maupun Panitia Pemungutan Suara, dengan PPK juga sama – sama penyelenggara, jadi yang tidak lolos di PPK ini bisa ambil peran yang lain,” Tutup Rochani.

27 Jun

Pengumuman Hasil Penelitian Administrasi Calon Anggota PPK Dalam Pilwali Kota Batu Tahun 2017

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu telah menggelar Rapat Pleno Penelitian Administrasi Kelengkapan Persyaratan Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dalam Pilwali Kota Batu Tahun 2017, kemarin (26/6). Hasil dari rapat pleno tersebut adalah 47 orang yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Ke 47 Calon Anggota PPK yang lulus Penelitian Administrasi wajib mengikuti seleksi tertulis yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Juni 2016, mulai pukul 09.00 WIB di SDN 02 Junrejo, dengan catatan wajib hadir 30 menit sebelum tes tertulis serta membawa tanda terima pendaftaran, KTP dan alat tulis.

Masyarakat diharapkan menyampaikan masukan/tanggapan terkait kompetensi, integritas dan netralitas Calon Anggota PPK tersebut secara tertulis kepada KPU Kota Batu yang beralamat di Jalan Raya Tlekung No. 212 Kecamatan Junrejo Kota Batu Telp (0341) 532030 Fax (0341) 531866 atau melalui email: humas@kpu-kotabatu.go.id paling lambat hari Jumat, 1 Juli 2016.

Untuk mengetahui Calon Anggota PPK yang lulus Penelitian Administrasi, silakan klik tautan yang ada di bawah ini.

Pengumuman Hasil Penelitian Administrasi Kelengkapan Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017

26 Jun

KPU Kota Batu Mengumumkan Peserta Sayembara Maskot Dan Jingle

Batu, kpu-kotabatu.go.id – KPU Kota Batu telah melaksanakan rapat pleno Rekapitulasi Hasil Pendaftaran Sayembara Cipta Maskot dan Jingle Dalam Pilwali Kota Batu Tahun 2017 yang dilaksanakan di aula kantor KPU, pagi tadi (26/6). Rekapitulasi tersebut tertuang dalam Berita Acara KPU Kota Batu  Nomor 270/17/BA/VI/2016.

Tercatat ada 18 peserta Sayembara Maskot dan 17 peserta Sayembara Jingle, yang akan dinilai oleh 5 dewan juri yang berasal dari latar belakang kesenian, pada tanggal 27 sampai dengan 30 Juni 2016.

Pemenang Sayembara Cipta Maskot dan Jingle Pilwali Kota Batu Tahun 2017 diumumkan tanggal 1 Juli 2016.

25 Jun

KPU Kota Batu Tutup Pendaftaran PPK

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Masa pendaftaran calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dalam Pilwali Kota Batu Tahun 2017 secara resmi ditutup hari ini, pukul 16.00 WIB (25/6). Terhitung ada 52 orang pendaftar yang mengembalikan berkas kelengkapan ke kantor KPU sampai dengan penutupan sore tadi.

Jumlah kebutuhan PPK di Kota Batu adalah 15 orang, masing-masing 5 orang disetiap kecamatan sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum.

Tahap selanjutnya adalah penelitian administrasi calon anggota PPK, “Penelitian administrasi akan dilaksanakan besok (26/6),” Terang Kasubbag Teknis Arfan Fatahillah. Dijadwalkan penelitian administrasi akan dilanjutkan dengan rapat pleno, untuk menentukan calon anggota PPK yang lolos seleksi administrasi.

Sedangkan untuk pengumuman hasil penelitian administrasi calon anggota PPK akan diumumkan hari Senin, 27 Juni 2017, dan seleksi tertulis akan dilaksanakan hari Rabu 29 Juni 2016.

 

25 Jun

Penilaian Masyarat Kota Batu Tentang Vote Buying (Pemberian Uang/Barang)

Batu, kpu-kotabatu.go.id – Laboratorium Ilmu Politik dan Rekayasa Kebijakan (LaPoRa) Universitas Brawijaya mengadakan acara pres release hasil survey Pilkada dan diskusi tentang perilaku pemilih, di Gedung FISIP Universitas Brawijaya (25/6/2016)

Dalam acara tersebut Wawan sobari menjelaskan bahwa hasil survey ini sangat Independen (Tidak ada kaitan/pesanan dari pihak manapun), independensi ini merupakan sesuatu yang wajib dilakukan karena LaPoRa merupakan laboratorium Politik Universitas. Wawan juga menjelaskan ada hasil survey yang penting terkait dengan perilaku pemilih sehingga kami merasa perlu untuk mengundang KPU dan Panwaslih Kota Batu dengan harapan data ini bisa dijadikan bahan KPU dan Panwaslih dalam melaksanakan program-progamnya.
Hasil survey LaPoRa ada data yang mengejutkan terkait perilaku pemilih, ketika responden ditanya “bagaimana pendapat Anda terhadap praktik Vote Buying (Pemberian Uang/Barang)?”, jawaban dari responden 52% mengatakan “Bisa diterima sebagai hal yang wajar” sedangkan 48% responden menjawab “Tidak bisa diterima”. Dari data ini menunjukan bahwa 52% masyarakat batu menganggap Vote Buying (pemberian uang/barang) adalah hal yang bisa diterima dan wajar. Lebih lanjut Wawan menjelaskan Vote Buying adalah Upaya memberikan sesuatu (yang/barang) kepada pemilih dengan tujuan pemilih tersebut memberikan dukungan kepada pemberi uang/barang.
Data survey LaPoRa juga menunjukan bahwa tingkat Vote Buying tidak berbanding lurus dengan hasilnya. Artinya siapapun yang melakukan Vote Buying maka akan ada margin eror yang tinggi artinya masyarakat yang menerima uang/barang tidak memilih calon yang memberi uang akan tetapi mayoritas masyarakat yang menerima uang/barang memilih calon sesuai pilihannya.
Nara sumber tim LaPoRa lainya Faza Dhora Nailufar menjelaskan bahwa hasil survey ini juga menunjukan tingkat kesejahteraan masyarakat batu sangat tinggi, rata-rata pengeluarannya 1 juta perbulan. Akan tetapi tingginya tingkat kesejahteraan tidak ada korelasinya dengan Vote buying, hal ini terbukti dengan tingginya prosentase (52%) masyarakat dalam melihat Vote Buying sebagai hal yang wajar.
KPU kota Batu menganggap data tentang perilaku pemilih (Vote Buying) yang disampaikan LaPoRa merupakan data yang sangat penting, dan akan menjadi semangat bagi KPU Kota Batu untuk terus melakukan Sosialisasi dan memberikan pendidikan politik kepada Pemilih. Hal ini disampaikan Saifudin Zuhri selaku divisi sosialisasi KPU Kota Batu. Lebih lanjut Saifudin menyampaikan untuk mengahpus/mengantisipasi tingginya Vote Buying harus dilakukan hal-hal sebagai berikut: Meningkatkan Pengawasan, memberikan sanksi yang berat bagi pelaku dan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pemilih.